Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Midwifery Health Journal

PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUMDI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDURANG KABUPATEN BENGKULU SELATAN TAHUN 2019 Ruri Maiseptya Sari
MIDWIFERY HEALTH JOURNAL Vol 5 No 1 (2020): MIDWIFERY HEALTH JOURNAL
Publisher : STIKES Keluarga Bunda Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.439 KB) | DOI: 10.52524/midwiferyhealthjournal.v5i1.26

Abstract

Penelitian ini berujuan untuk melihat pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu post partum di wilayah kerja puskesmas kedurang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pra eksperimental dengan pendekatan bersifat Eksperimen One Group Pre-Test-Post Test. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang memiliki tapsiran persalinan bulan juni dan juli yang berjumlah 19 orang dengan sampel menggunakan teknik accedental sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data primer untuk melihat identitas responden dan data sekunder dengan cara melakukan pijat oksitosin pada responden. Analisis data dilakukan dengan uji shapiro-wilk dan uji paired sample t-test.hasil penelitian didapatkan : (1) dari 17 sampel terdapat 13 responden produksi ASI kurang dan 4 responden produksi ASI cukup. (2) dari 17 responden terdapat 6 orang responden produksi ASI kurang dan 11 responden produksi ASI cukup. (3) terdapat pengaruh yang signifikan antara pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu post partum di wilayah kerja puskesmas kedurang kabupaten bengkulu selatan tahun 2019. Diharapkan pihak puskesmas untuk dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat khususnya tentang cara peningkatan jumlah produksi ASI pada ibu post partum dengan cara melakukan penyuluhan tentang pijat oksitosin dalam meningkatkan jumlah produksi ASI.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN HIPERTENSI PADA PESERTA PROLANIS MENOPAUSE Ruri Maiseptya Sari; Desi Fitriani; Mika Oktarina; Yulisa Yulisa
MIDWIFERY HEALTH JOURNAL Vol 6 No 1 (2021): Midwifery Health Journal
Publisher : STIKES Keluarga Bunda Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.594 KB) | DOI: 10.52524/midwiferyhealthjournal.v6i1.60

Abstract

Kejadian hipertensi berdasarkan umur dan jenis kelamin Prevalensi tertinggi menurut jenis kelamin yaitu pada perempuan 36,9% dan berusia diatas 45 tahun sementara itu Prevalensi kejadian tertinggi menurut karakteristik pekerjaan adalah yang tidak bekerja sehingga kurang aktivitas fisik yaitu 39,7%. Tujuan penelitian ini yaitu Mempelajari adanya hubungan antara aktivitas fisik dengan hipertensi pada peserta prolanis menopause di Puskesmas Suka Merindu. Jenis Penelitian merupakan jenis penelitian analitik observasional dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta prolanis menopause yang menderita hipertensi di wilayah kerja Puskemas Suka Merindu sebanyak 32 orang, Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling, analisis yang digunakan univariat dan bivariat dengan melakukan uji chi_square dan uji statistic contingency coefficient (C). Hasil penelitian didapatkan dari 32 orang responden terdapat 12 orang (37,5%) dengan aktifitas fisik sedang, terdapat 18 orang (56,3%) mengalami hipertensi tahap I. Ada hubungan yang signifikan antara Aktifitas fisik dengan hipertensi pada peserta prolanis lansia menopause di puskesmas suka merindu kabupaten seluma. Diharapkan meningkatkan pemberian konseling dan promosi kesehatan dan membantu lansia yang mengalami hipertensi melalui kegiatan yang lebih edukatif dan dilakukan secara rutin memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN TINDAKAN SADARI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEMBANG MUMPO KABUPATEN SELUMA Metha Fahriani; Ruri Maiseptya Sari; Yuni Ramadhaniati; Ervie Conefi
MIDWIFERY HEALTH JOURNAL Vol 6 No 2 (2021): MIDWIFERY HEALTH JOURNAL
Publisher : STIKES Keluarga Bunda Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.01 KB) | DOI: 10.52524/midwiferyhealthjournal.v6i2.67

Abstract

Kanker payudara adalah kanker terbanyak kedua di dunia merupakan kanker yang sering terjadi pada perempuan dengan perkiraan 1,67 juta kasus kanker baru yang didiagnosa pada tahun 2012 (25% dari semua kanker). Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari Hubungan pengetahuan ibu dengan tindakan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di Wilayah Kerja Puskesmas Kembang Mumpo. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh wanita usia subur (WUS) yang berkunjung ke Puskesmas Kembang Mumpo bulan Juli-Agustus 2020 sebanyak 47 orang. Teknik pengambilan sampel dengan Accidental Sampling sebanyak 47 orang. Teknik Pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Analisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariate dengan Contingency Coefficient (C). Hasil penelitian Dari 47 ibu usia subur terdapat 27 orang (57,4%) yang tidak pernah melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI); Dari 47 ibu usia subur terdapat 20 orang (42,6%) ibu yang berpengetahuan cukup; Ada hubungan pengetahuan ibu dengan tindakan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di Wilayah Kerja Puskesmas Kembang Mumpo dengan kategori sedang. Diharapkan Pihak Puskesmas untuk mengoptimalkan peran tim kesehatan khususnya kesehatan masyarakat dan tenaga promosi sebagai ujung tombak kesehatan bagi wanita usia subur dan mengatur jadwal untuk waktu untuk penyuluhan kepada wanita usia subur.