Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Hubungan Frekuensi Konsumsi Lemak, Tingkat Pemenuhan Asupan Lemak, dan Kualitas Tidur dengan Kejadian Gastritis pada Mahasiswi Gizi Angkatan 2023-2024 UNESA Evelyna Clarissa Adristi; Choirul Anna Nur Afifah
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v5i2.9509

Abstract

Gastritis incidence is relatively high in East Java, reaching 44.5%. Gastritis, condition characterized by chronic or acute inflammation of stomach lining, and common among productive age, including female students. Gastritis influenced by dietary habits and daily sleep quality. This study to determine the relationship between frequency fat consumption, level fat intake fulfillment, and sleep quality with gastritis incidence in Female Nutrition Students of 2023-2024 Class UNESA. This study used a quantitative cross-sectional design, and data collected using purposive sampling. Respondent’s study were 92 Female Nutrition Students from 2023-2024 Class UNESA. Frequency fat consumption and level fat intake fulfillment collected by Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) interviews, sleep quality collected by Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire, and gastritis incidence collected from medical history based on a doctor’s diagnosis. The data were analyzed using Chi-Square test. The results showed that there was no relationship between frequency fat consumption (p-value=0.254) and level fat intake fulfillment (p-value=0.295) with incidence of gastritis, however, there was a relationship between sleep quality (p-value=0.010) and incidence of gastritis in Female Nutrition Students of 2023–2024 Class UNESA. Therefore, Female Nutrition Students of 2023-2024 Class UNESA are advised to improve sleep quality to reduce their risk of gastritis.
KARAKTERISTIK KELUARGA DENGAN BALITA GIZI BURUK DI KOTA SURABAYA Amalia Ruhana; Choirul Anna Nur Afifah; Rita Ismawati; Veni Indrawati; Siti Sulandjari; Rahayu Dewi
LENTERA: JOURNAL OF GENDER AND CHILDREN STUDIES Vol 1 No 1 (2019): Lentera: Journal of Gender and Children Studies ( 2019 )
Publisher : LPPM Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/lentera.v1i1.6812

Abstract

Gizi buruk merupakan suatu keadaan balita yang apabila dilihat secara antropometri dengan menggunakan indeks berat badan per umur, memiliki ambang batas di bawah -3 Z-Score. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik keluarga yang memiliki balita gizi buruk. Penelitian ini menggunakan metode Cross Sectional Study. Hasil dari penelitian rata-rata umur ibu dan standar deviasi adalah 33,75±6,79 tahun, sebagian besar ayah (41,9%) berpendidikan SMA dan sebagian besar ibu juga berpendidikan SMA (46,2%), sebagian besar ibu merupakan ibu rumah tangga (68,7%), dan sebagian besar keluarga (78.75%) memiliki pendapatan dibawah upah minimum kota Surabaya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah keluarga yang memiliki balita gizi buruk memiliki Ibu berumur dewasa, sebagian besar orang tua memiliki pendidikan tertinggi SMA, sebagian besar ibu menjadi Ibu Rumah Tangga dan sebagian besar pendapatan keluarga berada di bawah Upah Minimum Kota Surabaya