Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Abdimas Dinamis

PENDAMPINGAN PEMASANGAN INSTALASI FILTRASI AIR MINUM KAMPUNG SUSKUN DISTRIK ARSO TIMUR KABUPATEN KEEROM Tayane, Rosalin Theophilia; Sembor, Thelly S.H; Haurissa, Jusuf; Corsita, Lieza; Silak, Kemuel; Tokoro, Ariel R
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 5 No 2 Juni (2024): Abdimas Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jad.v5i2.1399

Abstract

Air merupakan unsur vital sanitasi bagi manusia sehingga kebutuhan akan air adalah hal mutlak yang harus dipenuhi, baik dari segi kebutuhan fisik manusia maupun dari segi kebutuhan aktifitas sehari-hari. Meskipun air adalah hal mutlak yang harus dipenuhi, tetapi tidak semua masyarakat memiliki kemudahan dalam mengakses air minum. Pembangunan sanitasi di Indonesia mengacu pada Sustainable Development Goals dimana pada tahun 2030 ditargetkan dapat menjamin ketersedian serta pengelolaan air bersih layak minum dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua. Masyarakat Kampung Suskun yang letaknya di distrik arso timur kabupaten keerom adalah salah satu daerah yang memiliki masalah terkait ketersediaan air minum. Keterbatasan air bersih dan kondisi air yang keruh, berwarna kuning kecoklatan dan berbau seperi besi membuat kebutuhan masyarakat kampung akan air bersih cukup sulit dipenuhi. Kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh tim PkM Universitas Sains dan Teknologi Jayapura bertujuan untuk memberikan solusi bagi masyarakat kampung Suskun agar mudah dalam memperoleh akses air bersih. Masyarakat Kampung Suskun saat ini menggunakan sumur galian untuk mencukupi kehidupannya sehari – hari seperti mencuci, mandi, dan lain – lain. Dan untuk mencukupi kebutuhan memasak dan minum masyarakat harus mengeluarkan uang untuk membeli air galon. Solusi yang diberikan oleh tim PkM adalah membangun sistem filtrasi air minum, dimana pada sistem filtrasi ini menggunakan alat filtrasi yang berfungsi untuk memisahkan partikel padat dari suatu fluida, membran osmosis yang berfungsi untuk menghilangkan rasa, warna dan bau yang tidak sedap, dan rasa asin atau soda yang disebabkan oleh klorida atau sulfat. Selain itu, membran osmosis juga berfungsi untuk menghilangkan racun dan zat kimia berbahaya, serta menghilangkan bakteri dan virus. Dan Lampu Ultraviolet yang berfungsi untuk membunuh bakteri. Hasil dari kegiatan PkM adalah sebuah sistem filtrasi air minum yang menghasilkan air bersih yang layak dikonsumi oleh masyarakat kampung Suskun RT 1 dan 2. Selain itu, dari kegiatan PkM ini masyarakat diberikan peralatan sistem filtrasi berupa satu buah profil tank, satu buah alat filter, 1 buah membran osmosi, satu buah lampu ultraviolet dan dua buah alat mesin pemompa air.
Pendampingan Pemanfaatan Teknologi Filtrasi Dan Desinfeksi Ultraviolet Dalam Sistem Penyediaan Air Minum Masyarakat corsita, lieza; Tanwir, Tanwir; Anggraini, Dewi
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3 No 2 Juni (2022): Abdimas Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jad.v3i2.984

Abstract

Pembangunan sanitasi di Indonesia mengacu pada Sustainable Development Goals ditargetkan dapat menjamin ketersedian serta pengelolaan air bersih layak minum dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua. Masyarakat di sebagian Kelurahan Wahno Distrik Abepura Kota Jayapura, Provinsi Papua saat ini menggunakan sumur galian untuk mencukupi kehidupannya sehari – hari. Untuk mencukupi kebutuhan memasak dan minum masyarakat mengeluarkan uang membeli air galon untuk kelangsungan hidup sehari – hari. Oleh sebab itu perlu dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat yaitu pelatihan pembuatan alat pengolahan air minum dengan proses filtrasi menggunakan media berbutir dan membran ultrafiltrasi. Media filtrasi yang digunakan adalah pasir silica, zeolite, mangan dan karbon aktif. Keempat media filtrasi tersebut memiliki kemampuan menghasilkan kualitas air sumur galian (air tanah) yang baik. Sebagai air layak untuk dikonsumsi sebagai air bersih. Selain itu digunakan Lampu Ultra Violet (UV) sebagai desinfeksi pengolahan air sehingga air bersih yang dihasilkan dapat langsung diminum oleh masyarakat. Kegiatan pendampingan kepada masyarakat di Kelurahan Wahno dalam membuat instalasi pengolahan air minum dilakukan selama bulan Januari bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Sains dan Teknologi Jayapura. Kegiatan yang masih perlu dilanjutkan adalah evaluasi terhadap kualitas air yang dihasilkan dari unit pengolahan air minum yang sudah terpasang
PENDAMPINGAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI FILTRASI DAN DESINFEKSI ULTRAVIOLET DALAM SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM MASYARAKAT corsita, lieza; Tanwir, Tanwir; Anggraini, Dewi
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4 No 1 Januari (2023): Abdimas Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jad.v4i1.1166

Abstract

Pembangunan sanitasi di Indonesia mengacu pada Sustainable Development Goals ditargetkan dapat menjamin ketersedian serta pengelolaan air bersih layak minum dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua. Masyarakat di sebagian Kelurahan Wahno Distrik Abepura Kota Jayapura, Provinsi Papua saat ini menggunakan sumur galian untuk mencukupi kehidupannya sehari – hari. Untuk mencukupi kebutuhan memasak dan minum masyarakat mengeluarkan uang membeli air galon untuk kelangsungan hidup sehari – hari. Oleh sebab itu perlu dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat yaitu pelatihan pembuatan alat pengolahan air minum dengan proses filtrasi menggunakan media berbutir dan membran ultrafiltrasi. Media filtrasi yang digunakan adalah pasir silica, zeolite, mangan dan karbon aktif. Keempat media filtrasi tersebut memiliki kemampuan menghasilkan kualitas air sumur galian (air tanah) yang baik. Sebagai air layak untuk dikonsumsi sebagai air bersih. Selain itu digunakan Lampu Ultra Violet (UV) sebagai desinfeksi pengolahan air sehingga air bersih yang dihasilkan dapat langsung diminum oleh masyarakat. Kegiatan pendampingan kepada masyarakat di Kelurahan Wahno dalam membuat instalasi pengolahan air minum dilakukan selama bulan Januari bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Sains dan Teknologi Jayapura. Kegiatan yang masih perlu dilanjutkan adalah evaluasi terhadap kualitas air yang dihasilkan dari unit pengolahan air minum yang sudah terpasang