Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : journal of education science

REVITALISASI HIKAYAT ACEH SEBAGAI WARISAN INTELEKTUAL ISLAM NUSANTARA MELALUI DIGITAL HUMANITIES UNTUK PENGUATAN LITERASI KEISLAMAN GENERASI MUDA DI SMAN 1 PIDIE JAYA Aris Munandar; Muhammad Tahir; Achmad Zaki
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aceh dikenal sebagai salah satu pusat penyebaran Islam di Nusantara yang memiliki kekayaan intelektual berupa manuskrip dan hikayat bernafaskan Islam. Hikayat Aceh tidak hanya berfungsi sebagai karya sastra klasik, tetapi juga menjadi media transmisi nilai-nilai keislaman, pendidikan moral, sejarah, kepemimpinan, dan identitas budaya masyarakat Aceh. Kandungan hikayat tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Aceh telah membangun tradisi literasi Islam yang kuat sejak masa Kesultanan Aceh Darussalam. Oleh karena itu, Hikayat Aceh merupakan bagian penting dari warisan intelektual Islam Nusantara yang memiliki nilai historis, religius, dan akademik yang perlu dilestarikan secara berkelanjutan. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk mengevaluasi efektivitas model yang dikembangkan terhadap peningkatan literasi keislaman generasi muda. Pengukuran dilakukan melalui penyebaran angket, tes literasi keislaman (pretest–posttest), serta penilaian terhadap tingkat keberterimaan (acceptability) dan kemudahan penggunaan (usability) platform Digital Humanities. revitalisasi Hikayat Aceh melalui pendekatan Digital Humanities merupakan paradigma baru dalam pelestarian warisan intelektual Islam Nusantara. Selama ini, upaya pelestarian manuskrip lebih banyak berorientasi pada konservasi fisik, katalogisasi, dan penyimpanan arsip sehingga akses masyarakat terhadap kandungan intelektual manuskrip masih sangat terbatas.
REVITALISASI HIKAYAT ACEH SEBAGAI WARISAN INTELEKTUAL ISLAM NUSANTARA MELALUI DIGITAL HUMANITIES UNTUK PENGUATAN LITERASI KEISLAMAN GENERASI MUDA DI SMAN 1 PIDIE JAYA Aris Munandar; Muhammad Tahir; Achmad Zaki
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/

Abstract

Aceh dikenal sebagai salah satu pusat penyebaran Islam di Nusantara yang memiliki kekayaan intelektual berupa manuskrip dan hikayat bernafaskan Islam. Hikayat Aceh tidak hanya berfungsi sebagai karya sastra klasik, tetapi juga menjadi media transmisi nilai-nilai keislaman, pendidikan moral, sejarah, kepemimpinan, dan identitas budaya masyarakat Aceh. Kandungan hikayat tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Aceh telah membangun tradisi literasi Islam yang kuat sejak masa Kesultanan Aceh Darussalam. Oleh karena itu, Hikayat Aceh merupakan bagian penting dari warisan intelektual Islam Nusantara yang memiliki nilai historis, religius, dan akademik yang perlu dilestarikan secara berkelanjutan. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk mengevaluasi efektivitas model yang dikembangkan terhadap peningkatan literasi keislaman generasi muda. Pengukuran dilakukan melalui penyebaran angket, tes literasi keislaman (pretest–posttest), serta penilaian terhadap tingkat keberterimaan (acceptability) dan kemudahan penggunaan (usability) platform Digital Humanities. revitalisasi Hikayat Aceh melalui pendekatan Digital Humanities merupakan paradigma baru dalam pelestarian warisan intelektual Islam Nusantara. Selama ini, upaya pelestarian manuskrip lebih banyak berorientasi pada konservasi fisik, katalogisasi, dan penyimpanan arsip sehingga akses masyarakat terhadap kandungan intelektual manuskrip masih sangat terbatas.