Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA PADA PENERANGAN LAMPU JALAN TENAGA SURYA DI RT 67 PERUMAHAN BUMI MAKMUR KELURAHAN SEPINGGAN KOTA BALIKPAPAN Andi Sri Irtawaty; Maria Ulfah; Armin Armin; Hadiyanto Hadiyanto; Angga Wahyu Aditya; Dwi Lesmideyarti; Hilmansyah Hilmansyah; Mikail Eko Prasetyo
Abdimas Galuh Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i1.10015

Abstract

Penerangan Lampu Jalan (PJU) tenaga surya masih jarang diberdayakan di lingkungan masyarakat. Selain agak mahal dalam pengadaannya, juga agak rumit dalam perawatannya. Namun dari sisi positifnya, sangat menguntungkan karena sumber powernya berasal dari sinar matahari yang dapat dikonversikan pada beban lampu DC ataupun lampu AC (sesuai kebutuhan). Jika ditambahkan dengan sensor cahaya (photocell), maka lampu penerangan tesebut akan bersifat otomatis. Pada malam hari, nilai tahanan sensor cahaya akan turun, sehingga lampu DC akan menyala. Sebaliknya, pada siang hari nilai tahanan akan naik, dan lampu DC akan padam. PJU tenaga surya tersebut akan menerangi lingkungan sekitar jalanan, sehingga memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan terutama di malam hari. Berdasarkan survey tim PkM, RT 67 Kelurahan Sepinggan Balikpapan belum memiliki PJU. Oleh karena itu, tim PkM telah merancang 1 tiang penerangan lampu jalan kapasitas 20 wp di RT tersebut dengan beban daya 1 lampu DC 5 watt pada ruas jalan utama. Adapun komponen utama   Penerangan Lampu Jalan (PJU) tenaga surya meliputi panel surya 20 wp, controller 10 ampere, aki VRLA 10 Ah, kabel serabut, lampu DC 5 watt, saklar on off dan fitting. Hasil pengujian ketahanan aki setelah panel surya tercharge selama 5 jam (saat matahari terik), maka lampu penerangan tersebut dapat digunakan selama 12 jam. Ketua RT 67 Kelurahan Sepinggan mengharapkan keberlanjutan kerja sama antara RT 67 Kelurahan Sepinggan dengan tim PkM Politeknik Negeri Balikpapan, terutama dalam penambahan unit penerangan lampu jalan panel surya. Karena di area RT 67 terdapat 2 perumahan yaitu Perumahan Melati dan Perumahan Bumi Makmur yang sama sekali tidak ada lampu penerangan jalannya.
PENGUJIAN DAYA PANCAR ANTENA YAGI TERHADAP EMPAT JENIS ANTENA PENERIMA Andy Sri Irtawaty; Maria Ulfah; Hadiyanto Hadiyanto
Jurnal Ecotipe (Electronic, Control, Telecommunication, Information, and Power Engineering) Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Ecotipe, Oktober 2017
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/ecotipe.v4i2.10

Abstract

In this study, yagi antena is used as a receiving antena at a frequency of 500 MHz. The receiving antena to be tested for its characteristics are 4 types, namely dipole antena, monopole antena, circular loop antena and yagi antena. The purpose of this research is to know the quality of antena yagi as the sending antena to 4 types of receiving antena tested. The parameters used as benchmark comparison is the gain and antena polarization. The process of measuring the parameters of antena yagi as transmitter antena and dipole antena, monopole antena, circular loop antena and yagi antena as the receiving antena is done by an antena trainner with supporting software. Data retrieval is done in 2 conditions namely Line Of Sight (LOS) and using obstacle (NO-LOSS). The distance between the transmitting antena and the receiving antena is 1.5 meters, 2 meters, 2.5 meters, 3 meters and 5 meters. The slope position of the antena is also a determining factor in the measurement process. There are 3 categories namely, horizontal (antena sender) and horizontal (antena receiver), vertikal (antena sender) and vertikal (antena receiver) and combination of horizontal (antena sender) and vertikal (antena receiver).. The results of antena quality testing showed that among the 4 types of antena (dipole, monopole, circular loop and yagi), it was proven that the yagi antena had a perfect 100% accuracy test. The yagi antena is proved to have a gain value and an ideal radiation pattern, so it is suitable to be implemented as a transmitting antena and receiving antena.
Pengembangan kuantitas lampu jalan dengan teknologi tenaga surya di perumahan melati kelurahan Sepinggan kota Balikpapan Andi Sri Irtawaty; Maria Ulfah; Armin Armin; Hadiyanto Hadiyanto; Hilmansyah Hilmansyah; Angga Wahyu Aditya; Dwi Lesmideyarti; Mikail Eko Prasetyo Widagda; Zulkarnain Zulkarnain
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.22036

Abstract

Abstrak Beberapa wilayah perumahan di Kelurahan Sepinggan masih kekurangan lampu penerangan jalan bahkan ada yang belum memiliki akses penerangan tersebut.  Lampu penerangan jalan sangat dibutuhkan untuk menambah kenyamanan dan mengurangi resiko terjadinya kecelakaam bagi pengguna jalan di malam hari. Terutama bagi pengendara motor. Selain itu tanpa fasilitas tersebut, akan timbul rasa was-was terhadap tindakan criminal, utamanya bagi pejalan kaki Berdasarkan survey dan data-data dari Kelurahan, maka tim PkM Politeknik Negeri Balikpapan telah merancang 2 unit lampu penerangan jalan serta ditempatkan pada lokasi jalan menuju perumahan Melati yang terletak di area masjid Tuanku Tunggang Parangan. Pada kegiatan PkM sebelumnya di tahun 2023, Politeknik Negeri Balikpapan, telah menyumbangkan 1 unit lampu penerangan jalan di RT 67 tepatnya di sekitar Perumahan Bumi Makmur, dan merupakan lampu jalan utama dan satu-satunya menggunakan teknologi panel surya dengan kapasitas 20 wp. Warga sangat antusias dengan hadirnya teknologi tersebut dan hasil kuisioner yaitu warga berharap tim PkM Politeknik Negeri Balikpapan dapat menambah beberapa unit lampu untuk akses menuju masjid di wilayah Perumahan tersebut. Telah berhasil terpasang 2 unit lampu penerangan jalan dengan kemampuan tiap unit berupa 1 panel surya 20 wp, 1 aki VRLA 7 Ah, 1 lampu DC 5 watt dan 1 photocell sebagai saklar otomatis yang akan menyalakan lampu hanya pada malam hari. Hasil pengujian kinerja lampu tersebut sebesar 100% dapat menyala sepanjang malam selama 12 jam, jika aki tercharge penuh selama 5 jam saat matahari terik. Jika cuaca mendung, aki hanya mampu menyalakan  lampu selama 7.5 jam (kinerja 58%). Namun jika hujan sepanjang hari, sisa charge aki hanya mampu menyalakan lampu selama 4,6 jam                            (kinerja 25%). Kata kunci: perumahan melati; panel surya; aki VRLA; photocell; lampu DC Abstract Several residential areas in Sepinggan Village still lack street lighting and some even do not have access to such lighting. Street lighting is needed to increase comfort and reduce the risk of accidents for road users at night. Especially for motorbike riders. Apart from that, without these facilities, there will be a feeling of anxiety about criminal acts, especially for pedestrians. Based on surveys and data from the Subdistrict, the Balikpapan State Polytechnic PkM team has designed 2 units of street lighting and placed them on the road to the Melati housing complex. which is located in the Tuanku Tunggang Parangan mosque area. In the previous PkM activity in 2023, Balikpapan State Polytechnic donated 1 unit of street lighting in RT 67, precisely around the Bumi Makmur Housing Complex, and is the main and only street lamp using solar panel technology with a capacity of 20 wp. Residents are very enthusiastic about the presence of this technology and the results of the questionnaire show that residents hope that the Balikpapan State Polytechnic PkM team can add several light units for access to the mosque in the housing area. 2 units of street lighting have been successfully installed with the capability of each unit being 1 20 watt solar panel, 1 7 Ah VRLA battery, 1 5 watt DC lamp and 1 photocell as an automatic switch which will turn on the lights only at night. The test results show that the lamp's performance is 100%, it can light up all night for 12 hours, if the battery is fully charged for 5 hours when the sun is hot. If the weather is cloudy, the battery can only light the lights for 7.5 hours (58% performance). However, if it rains all day, the remaining battery charge will only be able to turn on the lights for 4.6 hours (25% performance). Keywords: jasmine housing; solar panels; VRLA batteries; photocells; DC lights
PKMS Aplikasi Penerapan Energi Terbarukan Solar Cell untuk Pemenuhan Kebutuhan Air di Panti Asuhan Al-Yaumuddin Randis Baharuddin; Hadiyanto Hadiyanto; Hadi Hermawan
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 4 No. 02 (2020): JURNAL ABDIMAS MAHAKAM
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v4i02.973

Abstract

Penerangan dikompleks Panti asuhan YaumiddinKm.24 Balikpapan masih sangat terbatas yaitu dengan menggunakan penerangan dari PLN yang sangat tidak memadai, Pengurus panti juga menggunakan generator set sebagai sumber energi untuk menggerakkan pompa namun hal ini hanya untuk beberapa saat mengingat kemampuan/daya beli pengurus panti terhadap bahan bakar generator set yang kurang. Program Pengabdian kepada Masyarakat Stimulus (PKMS) yang telah dilaksanakan oleh tim dari Politeknik Negeri Balikpapan telah memberikan dampak signifkan kepada masyarakat mitra dalam hal ini panti asuhan yaumuddin Balikpapan utara. Penerapan pemenuhan sistem energi listrik dengan memanfaatkan energi terbarukan berupa panel solar cell telah memberikan dampak yang sangat signifikan dengan bekerjanya pompa air yang sebelumnya harus dijalankan dengan bantuan genset, kini dapat digerakkan oleh perangkat solar cell yang telah dipasang oleh tim PKMS, sehingga mengurangi biaya tambahan untuk membeli bahan bakar. Terpasangnya instalasi untuk menghidupkan sound system masjid dengan kualitas suara yang cukup baik, guna menunjang pelaksanaan ibadah warga panti asuhan.
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PLTS MINI KAPASITAS 20 WP UNTUK TERAS RUMAH WARGA DI KELURAHAN MANNGGAR KOTA BALIKPAPAN Andi Sri Irtawaty; Maria Ulfah; Armin Armin; Hadiyanto Hadiyanto
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v1i2.961

Abstract

Energi listrik merupakan salah satu kebutuhan manusia yang sangat penting karena hampir semua peralatan industry dan rumah tangga menggunakan energy listrik. Oleh sebab itu ketersediaan energi listrik harus tetap tersedia. Berdasarkan kondisi geografis mitra, solusi yang tepat untuk menyediakan sumber energi listrik alternatif adalah perancangan PLTS 20 wp untuk penerangan teras rumah warga di Kelurahan Manggar Kota Balikpapan. Ada 7 unit PLTS 20 wp dan 1 unit kapasitas lebih besar yaitu 50wp yang dilengkapi inverter dan sensor cahaya. Kegiatan dilaksanakan selama 2 pekan. Sosialisasinya dilaksanakan pada tanggal 24 Juni 2022. Dihadiri 15 peserta dari pihak mitra . Kegiatan sosialisasi bertujuan untuk menjelaskan cara pengimplementasian PLTS mini 20 wp, sekaligus tim PkM membantu warga Kelurahan Manggar untuk memasang instalasinya. Sekitar 7 unit PLTS mini 20 wp terpasang di rumah warga dan 1 unit PLTS 50 wp terpasang di kantor Kelurahan Manggar. Hasil pengujian yang dilakukan yaitu PLTS mini 20 wp dapat menyalakan lampu dc 5 watt sebanyak 2 buah selama 12 jam jika proses pengechargesan baterai berlangsung 5 jam saat matahari bersinar terik.