Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Application of Sliding Mode Control in Indirect Field Oriented Control (IFOC) for Model Based Controller Aaditya, Angga Wahyu; Happyanto, Dedid Cahya; Sumantri, Bambang
EMITTER International Journal of Engineering Technology Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.275 KB) | DOI: 10.24003/emitter.v5i2.193

Abstract

Indirect Field Oriented Control (IFOC) is one of the vector control methods that can be applied to induction motor in the industrial world rather than Direct Field Oriented Control (DFOC) because of the flux is obtained from the formulation. However, IFOC can not guarantee the robustness and stability of the systems. Stability analysis such as Lyapunov Stability Theory can be used to make the system stable but not the robustness. Model based controller that can guarantee the stability and robustness such as sliding mode control (SMC) and fuzzy needs to be added in IFOC system to achieve proportional response system. Robust current regulator using sliding mode control was designed in this paper from state space model for model based controller. In transient response and under disturbance SMC shows better performance than PID in rising time and robustness at rotor speed and stator current.
Sistem Keamanan pada Kapal Nelayan di Penajam Paser Utara Menggunakan SMS Gateway Berbasis Solar Cell Widagda, Mikail Eko Prasetyo; Aditya, Angga Wahyu; Hilmansyah, Hilmansyah; Setiadi, Edwin Panca; Kolibu, Jooyen Tamamku; Cahyo, Satrio Dwi; Ari, Ade Nafiq Nur
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 2 (2022): JAMSI - Maret 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.283

Abstract

Masalah yang sering terjadi pada nelayan yaitu bocornya kapal nelayan yang tidak diketahui oleh pemilik kapal, bila ini dibiarkan dapat mengakibatkan tenggelamnya kapal nelayan tersebut. Dari masalah tersebut muncul sebuah ide dimana penulis dapat membuat alat pendeteksi kebocoran kapal dan dapat dimonitor menggunakan SMS Gateway. Penggunaan teknologi pembangkit listrik energi terbarukan baru dapat mendorong hal ini dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya nelayan. Solar Cell adalah alat yang dapat mengubah energi sinar matahari menjadi energi listrik dengan menggunakan prinsip efek fotovoltaik. Efek fotovoltaik mengacu pada terjadinya tegangan akibat sambungan atau kontak dua elektroda. Sistem kerja alat ini, jika ada air masuk ke lantai dasar kapal dengan ketinggian air yang sudah ditentukan dari sensor ultrasonik saat mendeteksi ketinggian air tersebut, maka pompa air akan aktif untuk segera menyedot air tersebut keluar kapal agar tidak dipenuhi oleh air yang masuk ke lantai dasar kapal supaya kapal tidak tenggelam. Manfaat dari alat ini, nelayan tidak perlu mengecek kapal secara manual jika ada air yang masuk ke lantai dasar kapal, karena kapal nelayan sudah dilengkapi dengan alat yang dapat mengirim informasi menggunakan SMS sebagai pemberitahuan kepada nelayan saat pompa penyedot air sedang menyedot air keluar dari lantai dasar kapal nelayan. Dengan demikian alat berfungsi benar.
Rancang Bangun Battery Monitoring System (BMS) berbasis LabVIEW Ihsan Ihsan; angga wahyu aditya
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 9, No 1 (2021): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v9i1.972

Abstract

Percepatan pengembangan kendaraan listrik di Indonesia telah tertuang di dalam peraturan presiden (Perpres) nomor 55 tahun 2019. Percepatan pengembangan kendaraan listrik ini dilatarbelakangi oleh cadangan bahan bakar minyak yang terus menurun dan bahaya pencemaran lingkungan. Selain itu, pengembangan konsep kendaraan Low-Cost Green Car (LCGC) menjadi fokus penelitian di beberapa negara untuk memerangi pencemaran lingkungan. Pengembangan teknologi komponen penyusun battery, battery monitoring system (BMS) menopang sekitar 60% keberhasilan pengembangan kendaraan listrik. BMS dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan mengenai monitoring tegangan, arus dan temperature battery. Sensor tegangan pada BMS didesain menggunakan prinsip pembagi tegangan dengan mempertimbangkan tegangan kerja analog to digital converter (ADC) microcontroller. Penggunaan sensor arus ACS758 mempertimbangkan kebutuhan arus maksimal dari motor listrik yang digunakan. Sedangkan sensor temperature menggunakan PT100. Komunikasi serial digunakan untuk mengirimkan data dari microcontroller ke LabVIEW dengan protokol pengiriman data berupa data pembacaan tegangan, arus dan temperatur sebesar dua digit. Protokol pengiriman data dari microcontroller dicacah pada program block diagram LabVIEW dan ditampilkan pada front panel dalam bentuk grafik.
PEMODELAN STATE SPACE MOTOR INDUKSI TIGA FASA SEBAGAI PENGGERAK MOBIL LISTRIK Angga Wahyu Aditya; Ihsan Ihsan; Restu Mukti Utomo; Hilmansyah Hilmansyah
Jurnal Teknologi Vol 12, No 1 (2020): Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jurtek.12.1.39-48

Abstract

The use of induction motors in electric cars was developed since vector control technology was discovered and developed. In vector control technology requires dynamic modeling of induction motors on electrical and mechanical sides. Along with the development of controlling system technology, especially controllers based on system modeling, dynamic modeling of induction motors that are simple and easy to process to design a controller is needed. The state space equation is a solution that can be used to simplify induction motor modeling so that it is easier to determine vector control equations and design controllers to get maximum induction motor performance. In addition, the induction motor state space equation can also be used to design and determine the stability of an induction motor control system. The response to the basic characteristics of an induction motor includes the response of the characteristics of the stator current, rotor speed and electromagnetic torque at no-load conditions and at full load.
Perbandingan trajectory tracking pada prototype excavator sistem pneumatic dengan sistem kontrol menggunakan joystick dan smartphone android Randis Randis; Angga Wahyu Aditya
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Turbo Desember 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.247 KB) | DOI: 10.24127/trb.v8i2.1031

Abstract

Trajectory tracking testing is mostly implemented both on vehicles, mobile robots, flying robots, and excavators to generate a small value of trajectory tracking to effectiveness and efficiency by the tasks and functions of each unit or product. This study aims to compare trajectory tracking on pneumatic excavator units with a manual control system with a joystick and a remote control system using an Android smartphone. Two tracks are used where the first track uses combine straight and radius shapes and the second track combines horizontal and vertical lines that form an angle of 90º. The results showed the use of remote control using an Android smartphone still has a higher trajectory tracking error when compared to manual control with a joystick even though on average the error results obtained are small, so more remote control is needed. Keywords: Pneumatic excavator system, joystick control system, remote control system, error trajectory tracking.
Evaluasi Motor Listrik Sebagai Penggerak Mobil Listrik Angga Wahyu Aditya; Ihsan Ihsan; Restu Mukti Utomo; Hilmansyah Hilmansyah
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 3 No. 2 September 2019: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.785 KB) | DOI: 10.30595/jrst.v3i2.4424

Abstract

Pengembangan konsep kendaraan Low-Cost Green Car (LCGC) dan zero emission menjadi fokus penelitian pada beberapa negara. Hal ini dilatarbelakangi cadangan bahan bakar minyak yang terus menurun dan bahaya pencemaran lingkungan. Motor listrik merupakan satu – satunya penggerak utama yang dapat diaplikasikan pada mobil listrik yang mengusung kedua konsep tersebut. Pada generasi awal pengembangan mobil listrik, motor DC menjadi solusi yang paling sesuai dikarenakan kemudahan pengoperasiannya dan pengaturan kecepatannya. Setelah teknologi kontrol vektor untuk motor induksi ditemukan dan dikembangkan, motor induksi mulai dipakai oleh beberapa pabrikan mobil listrik. Pada kontrol vektor, fluks dan torsi pada motor induksi dapat dikendalikan secara terpisah sehingga pengaturan motor induksi menyerupai motor DC. PMSM merupakan satu – satunya jenis motor listrik yang mampu menyamai motor induksi sebagai penggerak mobil listrik. Namun, PMSM memiliki kekurangan yang sangat vital yaitu mudah mengalami kerusakan magnetisasi akibat panas atau reaksi armature, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengaplikasikan PMSM pada mobi listrik. Motor listrik jenis SRM banyak digunakan pada mobil hybrid yang memadukan penggunaan mesin berbahan bakar minyak dengan motor listrik. SRM memiliki banyak kekurangan apabila diaplikasikan pada mobil listrik berskala kecil namun sangat sesuai untuk diaplikasikan pada mobil listrik berskala besar seperti bis.
STUDI TENTANG PERBAIKAN JATUH TEGANGAN DI TIANG UJUNG JARINGAN TEGANGAN RENDAH PADA PT.PLN UP3 AREA SAMARINDA Nur Rani Alham; Restu Mukti Utomo; Hilmansyah Hilmansyah; Muslimin Muslimin; Angga Wahyu Aditya; Abdul Mubarak
Jurnal Teknik Elektro Uniba (JTE UNIBA) Vol. 6 No. 2 (2022): JTE UNIBA (Jurnal Teknik Elektro Uniba)
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jteuniba.v6i2.140

Abstract

Abstract— Electric power distribution system is one of the systems in electric power that has an important role that is directly related to the user of electric energy. In the distribution system must have the appropriate reliability of the standards applied but in reality the distribution of electric power distribution is not appropriate, such as falling voltage commonly called drop voltage that reaches the consumer. This is caused by several factors so that the quality of existing electricity is not optimally beneficial and can even cause damage to electrical equipment. In phase S, from the analysis of calculations and measurements made by the author based on basic theory, conclusions can be drawn as follows. In calculations and measurements in phaseS R and T the voltage fall is caused by the length of the delivery. In phase S, when viewed from the calculation and measurement of voltage fall due to the length of the delivery and other factors, namely the cable connection is not perfect. From the data obtained by the author of the voltage fall at the GNK 383 Distribution Substation is not constant because the load changes the use of electrical energy by different consumers The voltage fall at the GNK 383 Distribution Substation occurs at night because the load usage activity by consumers is very high.
Rancang Bangun Alat Monitoring Penggunaan Daya Listrik Gedung Terpadu Politeknik Negeri Balikpapan Menggunakan Arduino Berbasis Internet of Things Hilmansyah Hilmansyah; Angga Wahyu Aditya (SCOPUS ID 57205442066); Firman Ari Laksono
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 10, No 2 (2022): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v10i2.1584

Abstract

Dalam pemanfaatannya, daya listrik merupakan salah satu kebutuhan manusia sebagai sumber daya ekonomi yang dibutuhkan dalam berbagai kegiatan.  Penggunaan daya listrik yang berlebihan dan tidak efisien akan meningkatkan biaya penggunaan daya listrik, oleh karena itu perlu adanya program pemantauan penggunaan daya listrik. Oleh karena itu pula dirancang alat yang dapat mempermudah melakukan aktivitas pemantauan daya listrik. Pengumpulan data penggunaan daya listrik ini dilakukan menggunakan Power Meter PM2120 yang diletakan terhubung dengan panel distribusi utama di gedung tersebut. Untuk memudahkan pengumpulan data digunakan tambahan alat komunikasi serial berbasis Internet of Things berupa mikrokontroler Arduino Uno dan Ethernet Shield yang dapat terhubung dengan jaringan internet dan terintergritas ke dalam Website agar data hasil pemantauan daya litrik dapat ditampilkan ke dalam Website. Berdasarkan hasil pengujian alat pemantauan penggunaan daya listrik ini dapat terhubung secara online dan real time, serta dapat dipantau secara jarak jauh dengan menggunakan Website Blynk. Penggunaan daya listrik dalam sehari pada Gedung Terpadu terpantau untuk daya aktif sebesar 17 kW sampai dengan 42.04 kW sedangkan untuk daya reaktive 0,4 kVAR sampai dengan 5 kVAR dan untuk daya semu 17 kVA sampai dengan 43 kVA. Peningkatan penggunaan daya listrik terjadi dimulai pukul 06:00 WITA sampai pukul 18:00 WITA hal ini disebabkan terdapat aktivitas perkuliahan di Gedung Terpadu pada Politeknik Negeri Balikpapan.
Implementation of Switching Algorithm for SVPWM Inverter in Induction Motor Drive System on Electric Vehicle Applications Bayu Praharsena; Mohammad Jauhari; Era Purwanto; Mentari Putri Jati; Angga Wahyu Aditya; Aries Alfian Prasetyo
Elinvo (Electronics, Informatics, and Vocational Education) Vol 6, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Department of Electronic and Informatic Engineering Education, Faculty of Engineering, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1414.456 KB) | DOI: 10.21831/elinvo.v6i2.43409

Abstract

Electric cars are the way to reduce global warming and fuel shortages. Performance variable speed drive is needed for various drive electric vehicle applications. Unfortunately, high performance is still being investigated with a variety of drive systems. This paper presents a design, analysis, and implementation of the SV-PWM inverter motor drive system. The SV-PWM algorithm in design using Matlab, to analyze the system include signal response, THD-V, THD-I. All algorithms are embedded in STM32F4, as the main controller. The hardware uses a 3-phase motor control Steval power module. Response speed and output signal inverters are shown in chart form for analysis
PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA PADA PENERANGAN LAMPU JALAN TENAGA SURYA DI RT 67 PERUMAHAN BUMI MAKMUR KELURAHAN SEPINGGAN KOTA BALIKPAPAN Andi Sri Irtawaty; Maria Ulfah; Armin Armin; Hadiyanto Hadiyanto; Angga Wahyu Aditya; Dwi Lesmideyarti; Hilmansyah Hilmansyah; Mikail Eko Prasetyo
Abdimas Galuh Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i1.10015

Abstract

Penerangan Lampu Jalan (PJU) tenaga surya masih jarang diberdayakan di lingkungan masyarakat. Selain agak mahal dalam pengadaannya, juga agak rumit dalam perawatannya. Namun dari sisi positifnya, sangat menguntungkan karena sumber powernya berasal dari sinar matahari yang dapat dikonversikan pada beban lampu DC ataupun lampu AC (sesuai kebutuhan). Jika ditambahkan dengan sensor cahaya (photocell), maka lampu penerangan tesebut akan bersifat otomatis. Pada malam hari, nilai tahanan sensor cahaya akan turun, sehingga lampu DC akan menyala. Sebaliknya, pada siang hari nilai tahanan akan naik, dan lampu DC akan padam. PJU tenaga surya tersebut akan menerangi lingkungan sekitar jalanan, sehingga memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan terutama di malam hari. Berdasarkan survey tim PkM, RT 67 Kelurahan Sepinggan Balikpapan belum memiliki PJU. Oleh karena itu, tim PkM telah merancang 1 tiang penerangan lampu jalan kapasitas 20 wp di RT tersebut dengan beban daya 1 lampu DC 5 watt pada ruas jalan utama. Adapun komponen utama   Penerangan Lampu Jalan (PJU) tenaga surya meliputi panel surya 20 wp, controller 10 ampere, aki VRLA 10 Ah, kabel serabut, lampu DC 5 watt, saklar on off dan fitting. Hasil pengujian ketahanan aki setelah panel surya tercharge selama 5 jam (saat matahari terik), maka lampu penerangan tersebut dapat digunakan selama 12 jam. Ketua RT 67 Kelurahan Sepinggan mengharapkan keberlanjutan kerja sama antara RT 67 Kelurahan Sepinggan dengan tim PkM Politeknik Negeri Balikpapan, terutama dalam penambahan unit penerangan lampu jalan panel surya. Karena di area RT 67 terdapat 2 perumahan yaitu Perumahan Melati dan Perumahan Bumi Makmur yang sama sekali tidak ada lampu penerangan jalannya.