Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN DALAM MEWUJUDKAN MERDEKA BELAJAR DI ERA SOCIETY 5.0 Ristu Wahyu Setiawan; Dita Karisma Fahriani; Aldila Rahmita Putri; Rahmawati Mulyaningtyas
KOLASE Vol. 1 No. 2 (2022): KOLASE
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jk.v1i2.8798

Abstract

Merdeka belajar merupakan program belajar yang memberikan suasana belajar lebih baik, bebas, dan bahagia bagi pendidik dan peserta didik dengan memanfaatkan teknologi di era society 5.0. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan peran inovasi media pembelajaran dalam mewujudkan merdeka belajar, (2) mendeskripsikan bentuk inovasi media pembelajaran dalam mewujudkan merdeka belajar, (3) mendeskripsikan penerapan inovasi media pembelajaran dalam mewujudkan merdeka belajar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik dokumentasi digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Sumber data berupa sumber data primer dan sekunder. Kegiatan analisis data melalui empat tahap yaitu reduksi, penyajian, kemudian penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran inovasi media sebagai sarana menyalurkan pesan dari pendidik ke peserta didik dengan efektif,  inovatif, dan kreatif sehingga target pembelajaran melalui merdeka belajar dapat dicapai dengan maksimal. Beberapa bentuk inovasi media pembelajaran yang dapat diterapkan di era society 5.0 diantaranya (1) penggunaan aplikasi discord sebagai media pembelajaran jarak jauh (daring), (2) media pembelajaran berbasis local offline server dengan memanfaatkan teknologi komputer dalam pembelajaran agar pendidik dan peserta didik dapat berbagi fail dan berkomunikasi dengan bantuan server lokal tanpa menggunakan jaringan internet, (3) penggunaan papan tulis interaktif untuk memancing keaktifan siswa.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEKS PROSEDUR BERTEMA MAKANAN TRADISIONAL UNTUK SISWA SMP/MTs KELAS VII Rismanto, Arif; Mulyaningtyas, Rahmawati
MEDAN MAKNA: Jurnal Ilmu Kebahasaan dan Kesastraan Vol 21, No 2 (2023): Medan Makna Desember
Publisher : Balai Bahasa Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/mm.v22i2.6624

Abstract

Indonesian teaching materials for procedural text material with the theme of traditional food are still rarely found. Teaching materials that are currently developing do not consider graphical aspects such as choosing colors, typefaces, and using pictures or illustrations. Therefore, it is necessary to develop teaching materials for traditional food-themed procedure text materials that have attractive designs with contemporary graphics, communicative language, simple material, and consistent presentation of themes. This research aims to produce teaching materials for traditional food-themed procedure texts with content, presentation, language, and graphics that are feasible to be implemented in learning. This research uses the development model of Borg and Gall version of Sukmadinata which includes (1) preliminary study; (2) design and development; and (3) testing of teaching materials. The types of data obtained from this teaching material development research are qualitative data and quantitative data. The results of the final testing of teaching materials by experts reached a percentage of 99%. Thus, the teaching materials for traditional food-themed procedure texts that have been developed have very feasible qualifications and can be implemented in Indonesian language learning.
Bahasa Slang Generasi Milenial sebagai Produk Kreativitas Linguistik pada Media Sosial Instagram Mulyaningtyas, Rahmawati
MARDIBASA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : SATU Press Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/jpbsi.2024.4.2.90-110

Abstract

The millennial generation is a generation that is always side by side with technology. The existence of the millennial generation in social media has given birth to creative linguistic products in the form of slang. This study aims to describe (1) the use of slang on Instagram social media, (2) the development of slang language on Instagram social media, (3) the form of millennial generation creative linguistic products on Instagram social media. The research method used is descriptive qualitative. The data sources used are primary sources in the form of posts and comments from the millennial generation on Instagram social media and secondary data sources in the form of supporting literature. The data collection uses documentation techniques. This study uses descriptive data analysis techniques through four stages of analysis, namely data reduction, data presentation, conclusion drawing, and data verification. The results of this study indicate that slang is often used by the millennial generation in communicating on their social media. Slang has also continued to develop since the 1980's until now. Creative linguistic forms of millennial generation slang include normal words, reduction words, guardian words, abbreviations, and acronyms.
Interelasi Nilai Budaya dan Religi dalam Cerpen Rokat Kandung Kembar Karya Muna Masyari Mulyaningtyas, Rahmawati; Arinugroho, Yogi Dian
Narasi: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 2 No. 1 (2024): April
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/narasi.v2i1.2571

Abstract

Cerpen Rokat Kandung Kembar menceritakan seorang wanita yang setelah delapan tahun menikah akhirnya hamil. Wujud rasa syukur keluarga tersebut adalah dengan menggelar tradisi Rokat setelah kedua adik suaminya juga dinyatakan hamil. Hal ini agar janin dapat tumbuh sehat dan lahir dengan selamat. Namun, sang wanita mengganggap bahwa tradisi Rokat merupakan cara jahiliah. Artikel ini membahas keterkaitan budaya Madura dan Islam dalam cerpen berjudul Rokat Kandung Kembar. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan wujud keterkaitan budaya tersebut. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Analisis isi (content analysis) sebagai metode dalam penelitian ini. Kajian ini termasuk dalam kajian antropologi sastra. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa keterkaitan budaya Madura dan Islam dalam bentuk tradisi upacara yang dilakukan oleh wanita yang sedang hamil, terutama jika hamil bersamaan dengan sanak saudara terdekat. Selain itu, dapat dilihat pada tradisi untuk menghitung kandungan. Berikutnya, terlihat pada syarat pakaian, sajian makanan, hingga aturan dalam upacara Rokat.
Kearifan Lokal dalam Tradisi Metri sebagai Materi Budaya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Mulyaningtyas, Rahmawati; Arinugroho, Yogi Dian
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10 No 2 (2025): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indones
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v10i2.3695

Abstract

The metri tradition embodies the local wisdom of the community, both in the dishes served and the prayers spoken by the leader of the metri. The local wisdom in the metri tradition can be utilized as cultural material for BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing: Indonesian Language for Foreigner) learners. Cultural material in BIPA learning plays an important role in teaching language. By introducing the traditions or cultures of the community, learners will have an easier time understanding the meaning of the language they are learning. Learning through culture will be more engaging and memorable for foreign learners. This research is a descriptive qualitative research. This is because the research focuses on the traditions in the community as cultural material in BIPA learning. The data sources for this research are four people: three metri leaders and one resident of Ringinpitu who still preserves the metri tradition. Data were obtained from interviews and documentation of recordings during the implementation of the metri tradition. The research findings show that the local wisdom in the metri tradition can be viewed from the implementation of the metri event, the dishes served, and the prayers spoken by the leader of the metri.
Pemanfaatan Pustaka SIBI Dalam Aktivitas Membaca Nyaring Bagi Anak Usia Dini Etikasari, Dian; Mulyaningtyas, Rahmawati; Andayani, Ruli
Narasi: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 3 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/narasi.v3i2.5812

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan alternatif bagi guru, orang tua, atau pendamping dalam menyediakan sumber bacaan dalam aktivitas membaca nyaring, melalui Pustaka SIBI (Sistem Perbukuan Indonesia). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan studi literatur yang terkait dengan Pustaka SIBI. Adapun, analisis data dilaksanakan dengan reduksi data, klasifikasi data, interpretasi data, validasi data, penarikan simpulan.  Hasil penelitian menunjukkan koleksi Pustaka SIBI memberikan manfaat praktis dalam aktivitas membaca nyaring bagi anak usia dini dengan menyediakan buku-buku dengan ilustrasi menarik, kalimat sederhana, serta tema yang sesuai dengan pengalaman dan dunia anak.  Buku-buku tersebut membantu melatih pelafalan, intonasi, dan pemahaman teks secara lebih baik.  Desain yang atraktif menjaga fokus dan minat baca anak selama membaca, sementara itu nilai-nilai karakter seperti kejujuran, kerja sama, dan kepedulian memperkaya pembelajaran membaca nyaring. Dengan demikian, pemanfaatan Pustaka SIBI memperkuat kemampuan berbahasa, menumbuhkan minat baca, dan membentuk karakter positif sejak usia dini.
PENGUATAN VISI MISI MADRASAH MELALUI PELATIHAN IMPLEMENTASI PROGRAM MADRASAH RAMAH ANAK DI MAN 2 TULUNGAGUNG Mulyaningtyas, Rahmawati; Natsir, Ahmad
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MAN 2 Tulungagung sudah mendeklarasikan diri sebagai Madrasah Ramah Anak melalui SK yang mereka terbitkan di tahun 2023. Deklarasi tersebut merupakan sebuah tindaklanjut atas visi misi mereka yang mengedepankan lingkungan pembelajaran yang kondusif untuk belajar. Namun, modal yang demikian belum dirasa cukup untuk mengimplementasi Sekolah Ramah Anak di lingkungan madrasah. Tulisan ini bertujuan untuk menelisik modal yang dimiliki MAN 2 Tulungagung untuk implementasi sekolah ramah anak. Kemudian memberikan deskripsi bagaimana program sosialisasi program ramah anak diadakan di MAN 2 Tulungagung. Penelitian berbasis pengabdian ini menggunakan metode pengabdian Asset Based Community Development dengan mengarusutamakan potensi yang dimiliki oleh MAN 2 Tulungagung kemudian diadakan pengembangan (development). Penelitian ini mengambil kesimpulan bahwa MAN 2 Tulungagung telah mengantongi modal berupa Surat Keputusan Kepala Madrasah, serta sosialisasi SK tersebut kepada seluruh civitas akademika MAN 2 Tulungagung. Sosialisasi Program Ramah anak yang dilaksanakan oleh Tim Pengabdian telah menghasilkan rekomendasi MAN 2 Tulungagung untuk menerbitkan Standard Operasional Prosedure untuk menanggulangi peristiwa yang bertentangan dengan prinsip ramah anak.
Pemanfaatan Noveltoon sebagai Media Pembelajaran Prosa di SMA Mulyaningtyas, Rahmawati; Ekafebriyanti, Valentina
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v2i2.3938

Abstract

Cybersastra atau sastra siber adalah aktivitas sastra yang memanfaatkan media elektronik atau internet. Sastra bergenre prosa sebagai salah satu sarana hiburan dan bahan pembelajaran saat ini dapat diakses melalui teknologi digital. Salah satu aplikasi daring yang dapat digunakan untuk mengakses prosa secara digital ialah NovelToon. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan cara penggunaan NovelToon, menjelaskan keunggulan dan kelemahan NovelToon, serta pemanfaatan NovelToon sebagaimedia pembelajaran prosa di SMA.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode penelitian ini menggunakan analisis isi (content analysis). Teknik dokumentasi dan catat merupakan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi NovelToon diawali dengan membuat akun pengguna, baik sebagai penulis maupun pembaca karya. Keunggulan NovelToon adalah fitur audio yang bisa ditambahkan pada setiap cerita sehingga pembaca dapat mendengarkan isi cerita selain membacanya. Di samping itu, adanya review karya dari tim NovelToon sehingga karya semakin berkualitas. Salah satu kelemahan aplikasi ini adalah bab cerita terbaru cenderung lama terbit tergantung pada durasi penilaian karya.Selain itu, mayoritas karya bergenre romantis. Pemanfaatan NovelToon sebagai media pembelajaran prosa dapat ditinjau dari pola dan strategi pemanfaatannya di dalam pembelajaran.
Analisis Naratif Video Animasi ‘Gunung’ di Saluran Gromore Studio Series: Kajian Futurologi terhadap Media Pembelajaran Menyimak Rahmawati Mulyaningtyas; Sudtida Tanompol
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: LALONGET VI
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.21676

Abstract

The use of animated videos featuring the legends of “mountains” can serve as a relevant alternative medium for enhancing listening skills while simultaneously instilling local cultural values in students. This study analyzes the narrative structure of mountain legend animations from the Gromore Studio Series YouTube channel, as well as the potential and challenges of using such videos as listening comprehension learning media. A descriptive qualitative approach with narrative analysis was employed. The data sources consisted of three animated videos titled Legenda Gunung Merapi, Legenda Gunung Kelud, and Asal-Usul Gunung Arjuna, produced by Gromore Studio Series on YouTube. The analysis was conducted using Tzvetan Todorov's narrative structure theory and educational futurology to assess the media's relevance in future learning contexts. The data analysis process included (a) data reduction, (b) data presentation, and (c) conclusion drawing/verification. Source triangulation was used to ensure data validity. The findings reveal that all three videos follow a complete narrative structure (equilibrium, disruption, recognition, repair, and new equilibrium). Moreover, the videos have the potential to engage students through contextual visualization of folklore and strengthen listening skills via audio-visual support. They also contribute to character building and local value reinforcement. Challenges include limited technological access in schools, teachers' digital media competency gaps, and alignment with current curriculum especially the learning objectives. Therefore, the use of animated videos as learning media must be supported by policies, training, and comprehensive evaluation to ensure their effectiveness and sustainability in enhancing students’ listening literacy.
Desain Media Gachapon dalam Pembelajaran Menulis Teks Puisi bagi Siswa Kelas VIII SMP Mulyaningtyas, Rahmawati; Abidin, Dimas Fajar
Jurnal Pembelajaran Sastra Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pembelajaran Sastra
Publisher : Hiski Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51543/hiskimalang.v7i2.83

Abstract

Learning to write poetry plays an important role in developing students' language skills, imaginative power, and emotional sensitivity. Despite its importance, poetry writing lessons often face obstacles, such as students having difficulty starting their writing, choosing diction, or finding suitable ideas. Consequently, a learning medium is needed that can stimulate creativity while helping students find ideas for writing. Gachapon media offers uniqueness because it combines elements of games, interactivity, and creativity in poetry writing lessons. Inspired by Japanese capsule toy machines, this medium utilizes random vocabulary to stimulate students' imaginations, making learning more enjoyable through play. The purpose of this research is to design and describe Gachapon media as a tool in teaching poetry writing materials in Grade VIII. This research is categorized as development research that produces a Gachapon learning media product. The development model used adapts the 4D model consisting of the define, design, and develop stages. Meanwhile, this media has not yet reached the disseminate stage due to limited time and costs. Media validation was carried out by one media expert lecturer. The results of the study show that Gachapon can be utilized as a medium in learning to write poetry in Grade VIII. However, the validation results indicate that there are several things that need to be improved, namely the paper containing vocabulary needs to be typed and there needs to be instructions for using the media.