Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Unsur Keteladanan Tokoh dalam Buku Digital H.B. Jassin: Perawat Sastra Indonesia sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Dian Etikasari; Rahmawati Mulyaningtyas
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: SEMINAR NASIONAL LALONGET II
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.5397

Abstract

The younger generation possess problems in recognizing the national figures who have contributed greatly to the Indonesian nation. The Ministry of Education and Culture by its digital library releases the site budi.kemdikbud.go.id which provides the books that are very useful for children in recognizing Indonesian national figures. One of the books is entitled H.B Jassin: Perawat Sastra Indonesia which contains about the ins and outs of H.B Jassin that gives a great role model. This can be used as a role model for children in building their character development. In addition, the digital book H.B Jassin: Perawat Sastra Indonesia can be used as a teaching material for Indonesian language learning. The purpose of this research is to describe the noble attitude of H.B Jassin and the use of the digital book H.B Jassin: Perawat Sastra Indonesia as Indonesian language teaching material. Descriptive qualitative was chosen as the research method an digital book H.B Jassin: Perawat Sastra Indonesia as the source data. From the results of the analysis, it was found that the noble character elements of H.B. Jassin, they are fond of reading, passionate and brave, confident, devoted to parents, respectful, diligent and thorough, honest and responsible, persistent, charitable, humble, simple, patient, forgiving, creative, hardworking, religious, and nationalist person. Then, the digital book H.B Jassin: Perawat Sastra Indonesia is used as a teaching material for Indonesian language learning at the high school level in grade X at basic competencies 3.14 menilai hal yang dapat diteladani dari teks biografi.
Narasi Mitos Lembu Suro dalam Cerpen Janji Kelud untuk Bapak Karya M. Rosyid H. W. Rahmawati Mulyaningtyas; Nuraini Saura Putri; Yogi Dian Arinugroho
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v5i1.8705

Abstract

Cerpen merupakan refleksi dari realitas kehidupan manusia. Cerpen berjudul Janji Kelud untuk Bapak menarik untuk dikaji karena mencantumkan mitos Lembu Suro saat Gunung Kelud erupsi. Mitos ini dipercaya oleh masyarakat di sekitar Gunung Kelud bahwa saat erupsi gunung, Lembu Suro keluar dan membalas dendam atas ketidakadilan yang dialaminya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan narasi mitos Lembu Suro yang ada dalam cerpen Janji Kelud untuk Bapak. Penelitian ini menggunakan pendekatan mitopoik. Lalu, teori strukturalisme Claude Levi-Strauss yang dimanfaatkan untuk menelaah mitos Lembu Suro dalam cerita pendek tersebut. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Sumber utama penelitian ini adalah cerpen berjudul Janji Kelud untuk Bapak karya M. Rosyid H.W. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca catat. Analisis data dilakukan dengan cara memilah dan memilih data berupa kalimat narasi atau dialog tokoh yang sesuai dengan tujuan penelitian, lalu menganalisis data sesuai teori yang digunakan dalam penelitian. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan cara membaca secara berulang-ulang data yang terkumpul dan sudah dianalisis, lalu mengaitkannya dengan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mitos Lembu Suro dapat berkaitan dengan (1) keyakinan terhadap sesuatu; (2) pola perilaku para penduduk; (3) dampak peristiwa terhadap lingkungan sekitar gunung dan negara. Mitos Lembu Suro telah ditampilkan dan dikukuhkan dalam cerita pendek berjudul Janji Kelud untuk Bapak. Penelitian ini bermanfaat untuk menambah kajian tentang mitos dalam karya sastra.
Analisis Naratif Video Animasi ‘Gunung’ di Saluran Gromore Studio Series: Kajian Futurologi terhadap Media Pembelajaran Menyimak Rahmawati Mulyaningtyas; Sudtida Tanompol
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: LALONGET VI
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.21676

Abstract

The use of animated videos featuring the legends of “mountains” can serve as a relevant alternative medium for enhancing listening skills while simultaneously instilling local cultural values in students. This study analyzes the narrative structure of mountain legend animations from the Gromore Studio Series YouTube channel, as well as the potential and challenges of using such videos as listening comprehension learning media. A descriptive qualitative approach with narrative analysis was employed. The data sources consisted of three animated videos titled Legenda Gunung Merapi, Legenda Gunung Kelud, and Asal-Usul Gunung Arjuna, produced by Gromore Studio Series on YouTube. The analysis was conducted using Tzvetan Todorov's narrative structure theory and educational futurology to assess the media's relevance in future learning contexts. The data analysis process included (a) data reduction, (b) data presentation, and (c) conclusion drawing/verification. Source triangulation was used to ensure data validity. The findings reveal that all three videos follow a complete narrative structure (equilibrium, disruption, recognition, repair, and new equilibrium). Moreover, the videos have the potential to engage students through contextual visualization of folklore and strengthen listening skills via audio-visual support. They also contribute to character building and local value reinforcement. Challenges include limited technological access in schools, teachers' digital media competency gaps, and alignment with current curriculum especially the learning objectives. Therefore, the use of animated videos as learning media must be supported by policies, training, and comprehensive evaluation to ensure their effectiveness and sustainability in enhancing students’ listening literacy.
PENGUATAN VISI MISI MADRASAH MELALUI PELATIHAN IMPLEMENTASI PROGRAM MADRASAH RAMAH ANAK DI MAN 2 TULUNGAGUNG Rahmawati Mulyaningtyas; Ahmad Natsir
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MAN 2 Tulungagung sudah mendeklarasikan diri sebagai Madrasah Ramah Anak melalui SK yang mereka terbitkan di tahun 2023. Deklarasi tersebut merupakan sebuah tindaklanjut atas visi misi mereka yang mengedepankan lingkungan pembelajaran yang kondusif untuk belajar. Namun, modal yang demikian belum dirasa cukup untuk mengimplementasi Sekolah Ramah Anak di lingkungan madrasah. Tulisan ini bertujuan untuk menelisik modal yang dimiliki MAN 2 Tulungagung untuk implementasi sekolah ramah anak. Kemudian memberikan deskripsi bagaimana program sosialisasi program ramah anak diadakan di MAN 2 Tulungagung. Penelitian berbasis pengabdian ini menggunakan metode pengabdian Asset Based Community Development dengan mengarusutamakan potensi yang dimiliki oleh MAN 2 Tulungagung kemudian diadakan pengembangan (development). Penelitian ini mengambil kesimpulan bahwa MAN 2 Tulungagung telah mengantongi modal berupa Surat Keputusan Kepala Madrasah, serta sosialisasi SK tersebut kepada seluruh civitas akademika MAN 2 Tulungagung. Sosialisasi Program Ramah anak yang dilaksanakan oleh Tim Pengabdian telah menghasilkan rekomendasi MAN 2 Tulungagung untuk menerbitkan Standard Operasional Prosedure untuk menanggulangi peristiwa yang bertentangan dengan prinsip ramah anak.
Kearifan Lokal dalam Tradisi Metri sebagai Materi Budaya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Rahmawati Mulyaningtyas; Yogi Dian Arinugroho
Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10 No 2 (2025): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indones
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v10i2.3695

Abstract

The metri tradition embodies the local wisdom of the community, both in the dishes served and the prayers spoken by the leader of the metri. The local wisdom in the metri tradition can be utilized as cultural material for BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing: Indonesian Language for Foreigner) learners. Cultural material in BIPA learning plays an important role in teaching language. By introducing the traditions or cultures of the community, learners will have an easier time understanding the meaning of the language they are learning. Learning through culture will be more engaging and memorable for foreign learners. This research is a descriptive qualitative research. This is because the research focuses on the traditions in the community as cultural material in BIPA learning. The data sources for this research are four people: three metri leaders and one resident of Ringinpitu who still preserves the metri tradition. Data were obtained from interviews and documentation of recordings during the implementation of the metri tradition. The research findings show that the local wisdom in the metri tradition can be viewed from the implementation of the metri event, the dishes served, and the prayers spoken by the leader of the metri.
PENGEMBANGAN MEDIA DIGITAL RUANG CIPTA DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PANTUN BAGI SISWA KELAS VII Wati, Alin Ulya; Mulyaningtyas, Rahmawati
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1110

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan produk media digital bernama Ruang Cipta dan mengukur kelayakannya dalam pembelajaran menulis materi teks pantun. Media Ruang Cipta yang dikembangkan berupa flipbook terintegrasi dengan platform FlipHTML5, Google Sites, serta Google Form. Media ini memiliki kelebihan pada tampilan visual layaknya buku yang bisa dibolak-balik per halaman, kemudahan akses dari berbagai perangkat digital, serta fleksibilitas untuk pembelajaran secara individual maupun kelompok. Penelitian pengembangan ini mengadaptasi model ADDIE yang terdiri dari analysis (analisis), design (perancangan), development (pengembangan) disesuaikan dengan kebutuhan penelitian. Uji kelayakan media dilakukan oleh seorang ahli materi sekaligus media pembelajaran. Sementara itu, uji coba dilakukan kepada kelompok kecil yaitu empat orang siswa sekolah menengah pertama kelas VII. Data penelitian ini digolongkan menjadi dua macam yaitu data kuantitatif berupa skor/angka dari lembar validasi ahli dan angket respons siswa. Data kualitatif berupa komentar, saran, dan catatan observasi/wawancara dari ahli dan siswa yang digunakan untuk menjelaskan temuan dan menjadi dasar revisi media. Hasil validasi oleh ahli materi dan media menunjukkan tingkat validitas sangat tinggi, dengan skor validasi materi 100% dan media 92,8%. Uji coba pada kelompok kecil, siswa memberikan respons positif dengan rata-rata skor 97,75%, yang mengindikasikan media Ruang Cipta layak digunakan dalam pembelajaran menulis pantun.