Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : INOVTEK POLBENG

Analisis Kekuatan Memanjang Akibat Perubahan Panjang pada Kapal Feri Ro-Ro 687 GT Amalia Ika Wulandari; Alamsyah Alamsyah; Ayuna Noor aini
INOVTEK POLBENG Vol 11, No 2 (2021): INOVTEK VOL.11 NO.2 2021
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v11i2.2170

Abstract

Abstrak Kekuatan struktur konstruksi merupakan salah satu aspek teknis yang turut mempengaruhi tingkat keamanan kapal. Secara teoritis, penambahan panjang pada kapal akan berpengaruh pada kekuatan memanjang kapal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui analisa kekuatan memanjang kapal feri ro-ro 687 GT menggunakan aplikasi berbasis finite element method. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu non-linier finite element method (NLFEA). Hasil yang didapatkan pada kondisi hogging yakni tegangan di deck senilai 60.95 N/mm2 dan di bottom senilai -68.71 N/mm2. Sedangkan pada kondisi sagging menghasilkan tegangan di deck senilai 43.81 N/mm2 dan di bottom senilai -47.34 N/mm2. Untuk momen ultimate pada kondisi hogging yakni bernilai 1.49 x 1012 Nmm dan momen total bernilai 0.16 x 1012 Nmm. Sedangkan pada kondisi sagging, momen ultimate bernilai -1.42 x 1012 Nmm dan momen total bernilai -0.15 x 1012 Nmm. Kekuatan memanjang akibat perubahan panjang pada kapal memenuhi persyaratan Rules BKI dengan faktor keamanan diatas 1.1 untuk kondisi sagging dan 1.21 untuk kondisi hogging. Kata kunci : Kekuatan Memanjang, Momen Curvature, Ro-Ro
Analisis Kekuatan Batas Terhadap Perubahan Jarak Gading Pada Kapal Ferry Ro-ro Dengan Metode Elemen Hingga Amalia Ika Wulandari
INOVTEK POLBENG Vol 10, No 2 (2020): INOVTEK VOL 10, NO 2
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v10i2.1647

Abstract

Salah satu aspek yang harus diperhatikan saat proses perancangan kapal yaitu kekuatan konstruksi kapal yang sangat mempengaruhi tingkat keamanan kapal saat beroperasi di laut. Maka dari itu pemilihan desain dan material harus efisien agar konstruksi tetap kuat namun memiliki berat yang relatif lebih ringan dan sesuai dengan peraturan Biro Klasifikasi Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui permodelan kapal KMP. Batumandi dengan perubahan jarak gading menggunakan software Finite Elemen Method, mengetahui nilai tegangan maksimum di setiap variasi jarak gading,mengetahui hubungan antara kekuatan batas dengan perubahan jarak gading pada kapal KMP.Batumandi, dan mengetahui jarak gading optimal untuk kapal KMP. Batumandi saat beroperasi pada kondisi sagging dan hogging. Hasil penelitian didapatkan nilai tegangan maksimum pada variasi jarak gading 600 mm yaitu 161.488 N/mm2 pada kondisi sagging dan 132.439 N/mm2 pada kondisi hogging, pada jarak gading 800 mm yaitu 187.444 N/mm2 pada kondisi sagging dan 134.787 N/mm2 pada kondisi hogging, dan pada jarak gading 1000 mm yaitu 227.505 N/mm2 pada kondisi sagging dan 151.379 N/mm2 pada kondisi hogging. Hubungan antara kekuatan batas dengan perubahan jarak gading pada kapal KMP.Batumandi bahwa semakin besar jarak gading maka kekuatan batas yang didapatkan juga semakin kecil dan 600 mm merupakan jarak gading optimal untuk kapal KMP.Batumandi