Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Farmer to Farmer Extension Approach to increase Coffee Farmers' Food Security Andi Warnaen; Nurlaili Nurlaili; Yastutik Yastutik
Agriekonomika Vol 11, No 1: April 2022
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Universitas Trunojoyo Madura, Indonesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriekonomika.v11i1.13217

Abstract

The purpose of this study was to determine what factors influence the food security of coffee farmers, primarily through the Farmer-to-Farmer approach (or independent extension officer) and formulate a model of food security for coffee farmer families. This approach uses a quantitative approach with survey research methods. The research was conducted in Malang Regency, East Java Province, especially in the Districts of Ampelgading, Sumbermanjing Wetan, Trirtoyudo and Dampit. This study's population was 2,622 coffee farmers with a total sample size of 96 people selected using the Propositional random sampling technique. Data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) based on the variant Generalized structured component analysis (GSCA). The results showed that the Family Farmers' Food Security was more dominantly influenced by independent Extension Officers' Role. Meanwhile, the role of independent extension officers is more dominantly influenced by the role of civil servant extension officers. The conclusion of this study is to increase the role of Independent Extension Workers in increasing the food security of coffee farmers. It is necessary to increase the role of independent extension officer, especially in providing consultation to farmers.
METODE KOMUNIKASI PENYULUHAN PERTANIAN MELALUI RADIO KOMUNITAS Andi Warnaen; Nurlail Nurlail; Andi Vita Sukmarini
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35967/jkms.v6i1.4231

Abstract

Radio komunitas merupakan lembaga siaran yang diselenggarakan dari,oleh dan untuk komunitas itu sendiri, sehingga radio komunitas dapat berperan maksimal sebagai metode penyuluhan untuk membangun dan memberdayakan masyarakat petani oleh dan untuk petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Radio Komunitas sebagai metode penyuluhan pertanian yang partisipatif. Penelitian dilaksanakan di Radio Komunitas Pass FM Kota Batu. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, adapun informan pada penelitian ini adalah para pendiri dan pengurus Pass FM. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah teknik Triangulasi diantaranya observasi partisipatif moderat, focus group discussion (FGD), wawancara semiterstruktur dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis interaktif Miled dan Huberman. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Metode komunikasi penyuluhan pertanianmelalui radio komunitas memudahkan penyuluh untuk menyampaikan informasi tentang inovasi-inovasi pertanian dan sesuai dengan prinsip-prinsip medote penyuluhan pertanian. Kondisi sarana dan prasarana penyuluhan seperti Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan serta kelembagaan petani yang dibentuk dengan berkelompok yaitu membentuk kelompok tani dan gapoktan, dapat menjadi potensi yang sangat baik untuk difasilitasi radio komunitas sebagai salah satu metode penyuluhan pertanian ditingkat kecamatan, kelompok tani dan gapoktan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode komunikasi penyuluhan pertanian melalui radio komunitas dapat dilaksanakan baik di BPP, Kelompok tani maupun di Gapoktan.
DAYA SERAP DAN RETENSI MEMORI MATERI PADA PENYULUHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DENGAN BERBAGAI MEDIA AUDIOVISUAL DI PETERNAK SAPI PERAH DESA TLEKUNG KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU Windari, Wahyu; Rozin, Muhammad Wafi; Nurlaili
Agrica Ekstensia Vol 18 No 1 (2024): Edisi Juni
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55127/ae.v18i1.197

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengukur daya serap dan retensi memori materi penyuluhan para peternak sapi perah di Desa Tlekung Kecamatan Junrejo Kota Batu yang telah mendapatkan penyuluhan dengan media yang berbeda. Pada penelitian ini materi penyuluhan yang diberikan adalah pembuatan pupuk organik sesuai standar nasional. Kelompok 1 berasal dari kelompok peternak sapi Harapan Jaya mendapatkan penyuluhan dengan menggunakan media video tutorial, kelompok 2 dari kelompok peternak sapi Sumber Harapan 1 menggunakan media video dialog interaktif, dan kelompok 3 dari kelompok peternak sapi Sumber Harapan 3 menggunakan media video animasi. Jumlah sampel pada penelitian adalah 54 peternak, dengan mengambil 18 peternak dari tiap kelompok. Untuk mengukur daya serap materi penyuluhan dilakukan dengan mengukur peningkatan poin test, yaitu nilai posttest 1 dikurangi dengan pretest. Selanjutnya untuk mengukur retensi memori materi penyuluhan, dilakukan dengan mengukur penuruan poin test, yaitu nilai posttest 1dikurang nilai posttest 2. Berdasarkan hasil penelitian ini,kesimpulan pertama adalah penggunaan media video animasi menghasilkan tingkat daya serap materi penyuluhan yang tertinggi, yaitu sebesar 2,45 poin atau 17,6%. Kesimpulan kedua diperoleh bahwa penggunaan media video animasi juga memberikan retensi memori materi penyuluhan yang tertinggi, dimana tingkat penurunan pengetahuan peternak yang terjadi sebesar 0,67 poin atau 4,1%.
Strategi Penumbuhan Kelembagaan Ekonomi Petani di Kecamatan Junrejo Kota Batu Provinsi Jawa Timur Servasius Noeng; Wahyu Windari; Nurlaili Nurlaili
Jurnal Penyuluhan Pembangunan Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v1i1.17

Abstract

Karya Ilmiah Penugasan Akhir ini bertujuan untuk (1) mengetahui kondisi kelembagaan petani, (2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penumbuhan kelembagaan ekonomi petani, (3) mengetahui strategi penumbuhan kelembagaan ekonomi petani, (4) menyusun rancangan penyuluhan tentang strategi penumbuhan kelembagaan ekonomi petani, (5) mengetahui sikap petani terhadap strategi penumbuhan kelembagaan ekonomi petani dan (6) mengetahui analisis rancangan penyuluhan tentang strategi penumbuhan kelembagaan ekonomi petani di Kecamatan Junrejo. Kegiatan KIPA dilaksanakan di Kecamatan Junrejo Kota Batu Provinsi Jawa Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel responden 96 orang menggunakan simple random sampling. Data yang diambil adalah data primer dan sekunder dimana pengumpulannya melalui wawancara, observasi dan penyebaran kuesioner. Hasil Karya Ilmiah Penugasan Akhir menunjukan (1) kelembagaan petani telah berjalan dengan baik sesuai dengan perannya sebagai kelas belajar, wahana kerjasama dan unit produksi, (2) faktor yang berpengaruh terhadap penumbuhan kelembagaan ekonomi petani adalah motivasi dan komunikasi, (3) koperasi pertanian merupakan hasil dari perumusan strategi penumbuhan kelembagaan ekonomi petani, (4) materi penyuluhan yang disuluhkan adalah koperasi pertanian sebagai strategi penumbuhan kelembagaan ekonomi petani dengan menggunakan metode diskusi dan penyebaran folder yang dibantu media penyuluhan berupa folder, file presentasi powerpoint dan video, (5) petani memberikan sikap menerima terhadap kegiatan penyuluhan yang diberikan dan (6) rancangan penyuluhan yang disusun sesuai dengan karakteristik responden.
Adopsi Inovasi oleh Peternak Sapi Perah di Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur Nurlaili Nurlaili; Rochijan Rochijan
Jurnal Penyuluhan Pembangunan Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v1i1.95

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat adopsi dan jenis inovasi di bidang peternakan sapi perah yang telah diadopsi oleh peternak sapi perah di Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Objek yang diamati adalah peternak sapi perah di Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data melalui observasi, kuesioner, dan wawancara. Tingkat adopsi inovasi dilihat dari kelanjutan penggunaan teknologi ini oleh peternak hingga saat penelitian dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi seperti pakan konsentrat, inseminasi buatan (IB) dan biogas merupakan inovasi yang masih digunakan oleh sebagian besar peternak yaitu pakan konsentrat sebesar 95,0%, Inseminasi Buatan 78,3% dan Biogas sebesar 33,3%. Sementara inovasi seperti amoniasi dan fermentasi jerami, pakan lengkap (complete feed), pemilihan bibit ternak unggul, lumbung pakan ternak, pembuatan kompos, rekording, mesin pemerahan, mesin perajang (Chopper) dan fermentasi kulit kopi rata-rata 80% belum pernah digunakan oleh peternak sapi perah di Kabupaten Pasuruan. Peternak sapi perah tidak mengadopsi inovasi peternakan karena kurangnya informasi tentang inovasi ini. Sehingga layanan penyuluhan peternakan perlu ditingkatkan.
Respon Peternak terhadap Pembuatan Ekstrak Daun Sirsak (Annona Muricata L) untuk Pengobatan Scabies (Sarcoptes Scabiei) pada Ternak Kambing Niken Gratycia Natalia; Setya Budi Udrayana; Nurlaili Nurlaili
Jurnal Penyuluhan Pembangunan Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v2i2.2102

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Wonorejo Kecamatan Lawang Kabupaten Malng. Dengan tujuna untuk mengetahui bagaimana respon peternak dan karakterisitk apa saja yang berhubungan terhadap pembuatan ekstrak daun sirsak (Annona Muricata L) untuk pengobatan scabies (Sarcoptes Scabiei) pada ternak kambing.variabel yang digunak yaitu variabel X1 (umur), X2 (tingkat pendidikan), X3 (jumlah ternak) X4 (lama beternak), X5 (tanggungan Keluarga), X6 (motivasi) dan variabel Y( respon peternak). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu survei serta pengambilan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari 72 orang responden yang di dapatkan berdasarkan Simple Random Sampling dengan wawancara berdasarkan dan pembagian kuesioner. Data sekunder di dapatkan dari kantor Desa Dan pihak BPP. Data yang didapat dianalisis ststistik menggunakan Kolerasi Rank Spearman. Dari hasil analisis didapatkan variabel yang berhubungan yaitu X2 (tingkat pendidkan), X3 (lama beternak).
Perilaku Peternak tentang Silase Limbah Tebon Jagung untuk Pakan Ternak Sapi Potong Desa Kedungmaling Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto Provinsi Jawa Timur Bagastarya Yudistira Pambudi; Sad Likah; Nurlaili Nurlaili
Jurnal Penyuluhan Pembangunan Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v3i2.2126

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto, Desa Kedungmaling ini memiliki satu Gabungan Kelompok tani yaitu Surya Sari Empat. Mereka memiliki ternak sapi potong dengan pemberian hijauan, tetapi pada musim kemarau peternak kesulitan dalam pakan hijauan tersebut. Oleh karena itu perlu diadakan kegiatan penyuluhan tentang silase tebon jagung untuk pakan ternak sapi potong. Metode yang digunakan adalah metode kaji terap dan metode analisis deskriptif tentang pengetahuan, sikap, keterampilan terhadap silase tebon jagung. Hasil dari rancangan penyuluhan mencakup sasaran sebanyak 30 orang yang tergabung dalam kelompok Surya Sari Empat. Hasil Evaluasi penyuluhan tentang pengetahuan “Tinggi” sikap peternak dalam pembuatan silase tebon jagung adalah “menerima” sedangkan keterampilan peternak dalam pembuatan silase tebon jagung adalah “ terampil”. Materi penyuluhan yang ditetapkan adalah pembuatan silase tebon jagung untuk pakan ternak sedangkan metode yang digunakan ceramah dan diskusi kelompok serta demontrasi cara, media yang digunakan dalam penyuluhan adalah video, leaflet, benda sesungguhnya.
Harnessing Islamic Education for Agricultural Empowerment: The Islamic Boarding School Model in Indonesia Nurlaili; Warnaen, Andi; Ugik, Romadi; Haryanto, Yoyon
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 20 No 1 (2025)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51852/2wp5we67

Abstract

This research investigates the role of Islamic Boarding School in empowering Santri-farmers to achieve agricultural self-reliance in Indonesia, which addresses crucial issues of farmer regeneration and rural economic development. This research examines Islamic Boarding School-based agricultural empowerment programs and the level of empowerment of santri-farmers. The article focuses on a unique Islamic Boarding School model that integrates Islamic education with practical agrarian skills. Using a quantitative research design, this study collected data from Santri Farmers in three Islamic Boarding School in East Java, Indonesia, representing different institutions (Salafiyah, Modern, and Integrated).  The total population was 318 Santri Farmers, from which a sample of 116 participants was selected using a combination of simple random sampling and census techniques. Data were collected mainly through questionnaires and analyzed using descriptive statistics to measure the level of empowerment. The study revealed that Islamic Boarding School contributes to the agricultural empowerment of Santri-farmers. Effective empowerment activities include integrating agricultural education with religious education, providing agribusiness assistance, agricultural extension, and facilitating market access. Santri-farmers show a high level of empowerment, especially in terms of agricultural technical skills, resource management, and communication. Meanwhile, mastery of information technology is still lacking.
Pembuatan Keju Mozzarella dengan Enzim Papain dan Ekstrak Jeruk Nipis Tatyana Patahanny; Luki Amar Hendrawati; Nurlaili Nurlaili
Agriekstensia : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol. 18 No. 2 (2019): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.922 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v18i2.421

Abstract

Keju mozzarella adalah keju yang terbuat dari rennet dan asam sitrat. Rennet adalah enzim yang digunakan untuk memisahkan bagian padat dan cair susu. Rennet didapatkan dari lambung mamalia yang mencerna susu, sehingga sulit ditemukan dan harganya mahal. Enzim papain memiliki fungsi yang sama dengan rennet, sehingga dapat dijadikan alternatif pengganti rennet. Sedangkan jeruk nipis dapat menggantikan asam sitrat. Penelitian ini menggunakan metode percobaan faktorial 3 x 3 dengan 3 kali pengulangan yang terdiri atas 2 faktor, yakni jumlah enzim papain (P) P1 = 0 %, P2 = 0,1 %, P3 = 0,2 % dan ekstrak jeruk nipis (J) J1 = 3 %, J2 = 3,5 %, J3 = 4 %. Variabel yang diukur adalah nilai rendemen dan uji organoleptik warna, aroma, rasa, dan tekstur. Perbedaan penggunaan konsentrasi enzim papain dan ekstrak jeruk nipis berpengaruh nyata terhadap nilai rendemen dan hasil uji organoleptik kecuali aroma. Kata kunci—keju mozzarella, enzim papain, ekstrak jeruk nipis
Pupuk Organik Cair Limbah Kotoran Kambing dengan Penambahan Mikroorganisme EM4, PGPR, dan Mol Air Leri Riyanto Riyanto; nurlaili nurlaili; Andi Idhil Ramadhan
Agriekstensia : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol. 20 No. 2 (2021): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.983 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v20i2.1874

Abstract

Dalam usaha peternakan rakyat masih perlu dalam pengembangan dalam mengelola hasil peternakan baik berupa daging yang dapat dijadikan olahan makan maupun limbah yang dapat di jadikan pupuk padat atau cair organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kandungan terbaik dalam pembuatan POC dari limbah feses kambing dengan penambahan Mikroorganisme EM4, PGPR dan Mol Air Leri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan untuk pengujian kandungan pH, C-Organik, N, P,dan K pupuk organik. Hasil kajian pemanfaatan limbah ternak kambing dalam pembuatan pupuk organik cair yaitu terdapat perbandingan perlakuan terbaik dari hasil uji laboratorium, yaitu Perlakuan P2 menggunakan Mol Air Leri (Air Cucian Beras) dengan kadar kandungan terbaik yaitu pH : 5,95, C-organik : 4,46, N : 0,58, P : 0,66, K : 0,85. In the community livestock business, it is still necessary to develop managing livestock products in the form of meat that can be used as processed food and waste that can be used as solid fertilizer or organic liquid. This study aims to compare the best content in making POC from goat fecal waste with the addition of EM4 Microorganisms, PGPR, and Leri Water Mole. The method used in this study was a Complete Randomized Design (RAL) with three treatments and six tests for testing the pH, C-Organic, N, P, and K content of organic fertilizers. The results of the study on the use of goat waste in the manufacture of liquid organic fertilizer are that there is a comparison of the best Treatment from the effects of laboratory tests, namely P2 Treatment using Mol Leri Water (Rice Washing Water) with the best content, namely pH: 5.95, C-organic: 4.46, N: 0.58, P: 0.66, K: 0.85.