Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN BANK SYARIAH DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Tri Widianto; Supriyono Supriyono
ProBank Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/probank.v3i2.379

Abstract

This research aims to know: 1) the influence of a leadership toward the employees performance, 2) the influence of an organization culture toward the employees performance, 3) the influence of a leadership toward the job satisfaction of the employee, 4) the influence of an organization culture toward the job satisfaction of the employee, 5) the influence of a job satisfaction toward the employees performance. The data are collected from 90 respondents by using a census method. They are analyzed through the research instruments such as a validity test by using a product moment test and the reliability test by using a cronbach alpha technique; path analysis; a determination coefficient (R2); t test; F test and direct and indirect effect. The research result shows that 1) the influence is positive significant of a leadership toward the employees performance, 2) the influence is positive significant of an organization culture toward the employees performance, 3) the influence is positive significant of a leadership toward the employees job satisfaction, 4) the influence is positive but not significant of an organization culture toward the employee job satisfaction, 5) the influence is positive significant of a job satisfaction toward the employee performance, 6) the influence is positive not significant of an organization culture toward the employee performance via employee job satisfaction, but the leadership influences positive significant toward the employee performance via the employee job satisfaction as intervening variable, 7) the coefficient determination the first similarity shows that R Square is 0,093 or 9.3%, means job satisfaction variable explains leadership and organization culture is 9.3% and while its remain 90.7% is explained by other variables which are not involved in the regression model such as a job environment and discipline, so that coefficient determination of the second similarity shows that R Square is 0.652 or 65.2%, means the performance explains a leadership, organization culture and job satisfaction is 65.2% and while its remain 34.8% is explained by other variable which is not involved in the regression model such as a job environment and discipline.       Key word: leadership, organization culture, job satisfaction, performance
Pendampingan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Jatirejo, Girimarto Wonogiri Dengan Pengelolaan Bank Sampah Andri Octaviani; Yosephine Angelina; Tri Widianto; Lukman Ahmad Imron Pahlawi
WASANA NYATA Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v5i2.1078

Abstract

Perkembangan kerusakan lingkungan saat ini banyak terjadi karena disebabkan oleh eksploitasi sumber daya alam dan konsumsi yang berlebihan dikarenakan terjadinya pertumbuhan ekonomi yang cepat. Pemanasan global, penipisan lapizan ozon dan degradasi lingkungan (tanah, udara dan air) merupakan konsekuensi yang harus ditanggung akibat kerusakan lingkungan yang dapat mengancam kesehatan dan jiwa. Maka dari itu perlu kesadaran diri agar dapat melestarikan lingkungan salah satunya dengan menggunakan produk-produk ramah lingkungan. Produk yang dikembangkan adalah produk dari limbah rumah tangga yang bisa di daur ulang menjadi kerajinan atau berang tepat guna.Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan pembuatan kerajinan dari limbah rumah tangga dimana memanfaatkan barang bekas yang sudah tidak terpakai. Selain itu, pelatihan ini juga dapat mendorong untuk membuka jiwa kreativitas dan jiwa wirausaha baru di bidang produk ramah lingkungan. Pelatihan akan dilaksanakan di  Kecamatan Matesih Kabupaten Karanganyar, peserta pelatihan ditargetkan sebanyak 50 orang dari anggota ibu-ibu PKK di Kecamatan Matesih Kabupaten Karanganyar
Pendampingan Dan Pelatihan Peningkatan Ketahanan Pangan Dengan BUDIKDAMBER Desa Palur Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo Tri Widianto; Lukman Ahmad Imron P
WASANA NYATA Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v5i1.858

Abstract

Budidaya ikan dalam ember atau yang kerap disebut Budikdamber merupakan salah satu solusi pangan masa depan yang bisa dikembang di lahan terbatas untuk menciptakan kemandirian pangan masyarakat terutama di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. Urban Farming adalah suatu metode pertanian kota dengan konsep berkebun di lahan yang terbatas. Hasilnya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, juga menunjang kondisi ekonomi masyarakat itu sendiri melalui pemasaran hasil panen urban farming.Pengabdian ini telah dilaksanakan terhadap warga masyarakat desa Palur Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo dengan Sosialisasi dan penyuluhan di awal pada tanggal 25 Oktober 2020. Peserta pelatihan berjumlah 17 Warga Masyarakat vyang terdiri dari berbagai element tingkat ekonomi. Pelaksanaan pendampingan kegiatan adalah selama 4 bulan.dengan praktek membuat budidaya ikan di dalam ember dengan system aquaponic menanam kangkung diatas kolam ember yang di isi ikan lele sampai dengan panen.                Luaran yang dihasilkan dari pengadian ini adalah setelah mengikuti pelatihan dan pendampingan masyarakat mampu untuk meningkatkan ketahanan pangan dengan Budikdamber ini peserta diharapkan mampu mengembangkan dan memperbanyak secara mandiri budi daya ikan dalam ember dan menanam sayur mayur untuk peningkatan ekonomi ditengah pandemic covid-19 saat ini.
PELATIHAN PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN SEKTOR PUBLIK BERDASARKAN PSAK 45 DAN PP NO 71 TAHUN 2010 PADA BKAD KABUPATEN SRAGEN Adi Penawan; Tri Widianto; Anggoro Panji Nugroho
WASANA NYATA Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v3i2.523

Abstract

Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) merupakan kelanjutan kegiatan khusus pengelolaan pinjaman dana bergulir setelah kegiatan Program  Pemberdayaan Masyakat Mandiri perdesaan (PNPM-MD) berakhir pada tahun 2014, Program Pemberdayaan Masyakat Mandiri perdesaan (PNPM-MD) yang dirancang sebagai upaya Pemerintah Indonesia untuk memberdayakan masyarakat perdesaan secara terpadu dan berkelanjutan. PNPM-MD membangun kelembagaan Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) beserta unit kerja yang mendukung kegiatan paska program PMPM Mandiri Perdesaan, yaitu Unit Pengelola Kegiatan (UPK), Tim Verifikasi (TV) dan Badan Pengawas (BP). Unit-unit kerja tersebut adalah lembaga pengelola dana bergulir dengan fungsi memberdayakan masyarakat miskin danmarjinal melalaui pemberian pinjaman untuk modal usaha masyarakat yang dipandang tidak bankable dan visible dari mata lembaga keuangan formal ataupun Bank dan tugas penting dari para pengelola Kegiatan DAPM adalah menjaga kelestarian serta keberlanjutan dana bergulir tersebut.Sumber Daya Manusia  yang berkualitas dan profesional diyakini mampu menentukan visi, misi dan tujuan organisasi, untuk mencapai visi, misi dan tujuan organisasi Kelembagaan DAPM, Khususnya untuk BKAD perlunyapelatihan secara teknis dalam pembuatan Laporan Keuangan terhadap penggunaan dana sosial dan dana Kelembagaan yang telah di dapatkan dari hasil suplus Unit Pengelola Keuangan Daerah Sragen. Laporan yang dibutuhkan harus bisa mencerminkan posisi Arus Kas, Laporan Realisasi Anggaran dan Neraca agar mudah di pahami sesuai dengan PSAK45 tetang Laporan keuangan Sektor public yang diperkuat dengan Peraturan Pemerintah No. 5 tahun 2005 yang telah diperbaharui menjadi Peraturan Pemerintah No 71 Tahun 2010. Pengabdian ini telah pada 29 – 30 April 2019 di Hotel Syariah Solo  dengan peserta adalah seluruh AnggotaBKAD Kabupaten Sragen sejumlah 40 Peserta yang terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara. Pelaksanaan ini menggunakan metode simulasi praktek dengan  membuat laporan keuangan sesuai dengan PSAK 45 dan PP no 71 tahun 2010 tentang laporan keuangan sektor publik.
PELATIHAN INDENTIFIKASI INDEKS SAHAM USA UNTUK MEMPREDIKSI FLUKTUASI IHSG: LINCOM ANALYSIS PADA NASABAH TYPE SWINGER RELIANCE SURAKARTA Tri Widianto; Yenni Khristiana; Nugroho Wisnu Murti
WASANA NYATA Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v4i1.581

Abstract

ABSTRACT            Capital market practices in the type of stock instruments undergo a shift in the way of analysis. This is not in line with the theory of stock fundamental analysis which explains that fundamental factors become the main variable in determining stock investment decisions for the long term. Fundamental analysis of stocks takes into account various factors including company performance, macroeconomic analysis and the industrial sector. The fundamental variable of stock analysis is used as a consideration of the investment portfolio of the stock for the long term. Users of these variables are usually the owners of capital with the type of investor. Investor type is the owner of capital with the main purpose of buying shares by expecting stock valuations in the long run and dividends, not short-term capital gains. The need for the development of applied science of technical analysis and fundamental analysis of stock investors who have a form of trading activities on a daily basis generally only conduct transactions on the capital market using speculation from each investor. This of course in terms of education that novice stock investors do must have the same time in obtaining maximum income in the trading stock market            This service is carried out on customers of PT Reliance Surakarta. There were 13 training participants, namely customers who became stock investors but did not trade every day for a short period of time. The service was held for 1 day. Expected outputs from the event are expected that after attending the training the participants are expected to be able to carry out fundamental and technical analysis of JCI fluctuations on a daily basisKeywords: Stock index, JCI Fluctuation Prediction, Swinger Type
Pendampingan Sistem Pembukuan Sederhana Pada Klaster UMKM Mbangun Makuthoromo Di Karanganyar Ridwan Wahyudi; Mulyadi Mulyadi; Yenni Khristiana; Dibyo Iskandar; Tri Widianto
WASANA NYATA Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v6i1.1242

Abstract

Informasi akuntansi dapat menjadi dasar yang andal bagi pengambilan keputusan ekonomis dalam pengelolaan usaha, antara lain pengembangan pasar, penetapan harga dan lain-lain. Laporan keuangan menjadi salah satu komponen yang mutlak harus dimiliki oleh usaha mikro jika mereka ingin mengembangkan usaha dengan mengajukan modal kepada kreditur yang dalam hal ini adalah pihak perbankan. Salah satu kendala yang paling sering dihadapi oleh para pelaku usaha ini adalah masalah penyusunan laporan keuangan, hal ini bisa dimaklumi karena tidak semua pelaku bisnis usaha mikro memiliki latar belakang akuntansi, sedangkan jika harus memperkerjakan seorang akuntan masih belum memungkinkan secara finansial. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilaksanakan kegiatan Pengabdian Bagi Masyarakat yang memberikan memberikan penyuluhan mengenai pentingnya pembukuan dan pelatihan mengenai pembuatan pembukuan secara sederhana dengan menggunakan Buku Kas atas semua kegiatan operasional UMKM serta mengevaluasi perhitungan harga pokok produksinya. Pengabdian ini telah dilaksanakan di Wilayah klaster UMKM Mbangun Makuthoromo di Karanganyar. Peserta pelatihan diikuti sebanyak kurang lebih 30 anggota klaster UMKM Mbangun Makutharomo Karanganyar, serta diikuti oleh 2 mahasiswa STIE AUB. Pelaksanaan ini dilaksanakan selama satu hari dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan secara langsung dan pendampingan secara berkelanjutan.
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DAN MANAJEMEN RITEL BAGI ANGGOTA DAN KARYAWAN KOPERASI KARYAWAN RUMAH SAKIT ISLAM SURAKARTA UNTUK PROGRAM PENINGKATAN PEMBERDAYAAN ANGGOTA Supriyono Supriyono; I Gusti Putu Diva Awatara; Tri Widianto
WASANA NYATA Vol 1, No 3 (2017)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v1i3.224

Abstract

Dengan berlandaskan UU No. 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian menimbang bahwa koperasi perlu lebih membangun dirinya dan dibangun menjadi kuat dan mandiri berdasarkan prinsip koperasi sehingga mampu berperan sebagai soko guru perekonomian Nasional. Oleh karena itu koperasi ikut bertanggung jawab dalam pembinaan terhadap anggotanya untuk bisa mandiri dalam hal pemberdayaan ekonomi anggotanya untuk mengembangkan jiwa berwirausaha sehingga mampu membantu meningkatkan kesejahteraan anggota , sebagai implementasi dari program tersebut anggota perlu di lakukan pembinaan dan pelatihan dalam berwirausaha sehingga mampu menjadi wirausahawan yang mandiri dan berkarakter, salah satu usaha yang dilakukan yaitu usaha perdagangan melalui bisnis ritel yang dikelola secara profesional dan memiliki daya saing. Pengabdian ini akan dilaksanakan di KOPKAR RSIS atau Koperasi karyawan Rumah Sakit Islam Surakarta Jl. A Yani Pabelan Kartasura Sukoharjo, peserta pelatihan ditargetkan sejumlah 30 peserta dari anggota dan karyawan KOPKAR RSIS. Pelaksanaan ini direncanakan selama 6 bulan. Luaran yang diharapkan dari pengadian ini diharapkan setelah mengikuti pelatihan peserta diharapkan memiliki jiwa berwirausaha yang mandiri dan mampu mengaplikasi ilmu dan ketrampilan yang diperoleh untuk bisa mempunyai usaha ritel yang dikelola secara profesional dan terprogram serta mempunyai daya saing di bisnis serupa.Kata kunci : Kewirausahaan, Manajemen Ritel, Koperasi
Pelatihan Pembuatan Minyak Daun Bawang Untuk Ibu-Ibu Rumah Tangga desa Sumbung Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali Nur Fadila; Ari Wahyono; Amy Wulandari; Sumiyati Sumiyati; Lutvia Tribuwana; Tri Widianto; Suhendra Suhendra; Putri Nawang Asri; Diva Amelia Merryana Putri; David Kadar Saputro; Aditya Santoso; Joko Warsito
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Vol. 2 No. 4 (2023): Desember : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/jpmis.v2i4.746

Abstract

Boyolali is one of the districts in Central Java which is geographically located on two mountainous plains which are rich in natural potential. Cepogo subdistrict is part of Boyolali district which makes agriculture one of the main economic activities. As an effort to explore the economic potential hidden in leeks in Sumbung village, located in Cepogo sub-district, Boyolali Regency, training was held on making leek oil. Leek oil can be a high-value product with broad market potential. Leeks are used in cooking and have benefits for lowering cholesterol levels. The aim of this training is to improve the skills and knowledge of the Sumbung Village community in the leek oil production process and to initiate the development of new MSMEs in Sumbung Village. It is hoped that this training can help the community to utilize leeks more effectively and develop micro-enterprises at the household level.
Pelatihan Fermentasi Daun Kering sebagai Alternatif Pakan Ternak di Desa Sumbung Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali Nur Fadila; Ari Wahyono; Amy Wulandari; Sumiyati Sumiyati; Lutvia Tribuwana; Tri Widianto; Suhendra Suhendra; Putri Nawang Asri; Diva Amelia Merryana Putri; David Kadar Saputro; Aditya Santoso; Joko Warsito
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Vol. 4 No. 3 (2025): September: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/jpmis.v4i3.759

Abstract

Boyolali is known as a milk-producing city, which makes animal husbandry one of the biggest options for economic activity. Limited forage resources are one of the problems faced by breeders. This activity aims to provide fermentation training using dry leaves as an alternative animal feed. The method used is to collect dry leaves from local resources in Sumbung Village, followed by training on the fermentation process using probiotic bacteria, which has been proven to be effective in increasing the nutritional value of feed. Fermented dry leaves have an aroma and taste that livestock like, thereby increasing feed consumption. Utilizing fermented dried leaves as animal feed can be a sustainable solution for overcoming limited food sources in Sumbung Village. Apart from providing a higher-quality alternative feed, this research can also support efforts to manage dry leaf waste and encourage environmental sustainability.
PEMBERDAYAAN MITRA USAHA PEGIAT ANGGUR ORGANIK DAN PENGOLAHAN PRODUK TURUNAN ANGGUR DI KOTA SURAKARTA I Gusti Putu Diva Awatara; Prabang Setyono; Tri Widianto; BRM Suryo Triono
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i1.4140

Abstract

Kondisi eksisting yang terjadi saat ini kegiatan budidaya Anggur organik di mitra sasaran 1 Point Farm berjalan dengan budidaya secara konvensional, sehingga belum maksimal dalam produksi buah karena kontrol penyiraman, pupuk dan obat-obatan masih dilakukan seara manual, sedangkan kondisi produksi produk turunan Anggur yang dikelola mitra sasaran 2 D Bun Kitchen berupa Sirup, Selai, Nastar Aggur dan Fermentasi Sari Anggur sudah berjalan namun kurang maksimal dalam pemasaran dan produksi. Hal ini dikarenakan alat produksi yang terbatas sehingga kapasitas produksi kurang. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini untuk memperkuat peningkatan industri anggur dan mampu mendorong potensi produk anggur serta terwujudnya kemitraan dengan pemangku kepentingan industri anggur di Kota Surakarta bahkan Nasional. Metode pelaksanaan dilakukan sosialisasi program mitra 1 (point farm); pelatihan penggunaan irigasi tetes untuk mitra 1 (point farm); pendampingan dan evaluasi berupa digital marketing dan market place. Output dan Outcome yang akan dicapai berupa produksi anggur organik dengan target pasar pegiat anggur; perusahaan industri agrokompleks; masyarakat dan bisa berguna untuk kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk memastikan keberlanjutan program dalam kegiatan ini dilakukan kolaborasi dengan berbagai stakeholders, monitoring dan evaluasi yang dilakukan secara periodik dengan melibatkan seluruh komponen baik dari pihak tim pelaksana, mitra sasaran, Pemerintah Daerah Kota Surakarta maupun eksternal dari tim Kemendikbudristek. Hasil kegiatan mitra sasaran 1 point farm adanya penambahan bahan baku penanaman bibit anggur sebanyak 50 tanaman anggur, selanjutnya untuk produksi akan dilakukan penggunaan teknologi irigasi tetes. Solusi pemasaran dilakukan dengan digital marketing berupa website dan marketplace. Mitra sasaran kedua D Bun Kitchen solusi produksi dilakukan penambahan alat produksi berupa mixer, oven dan alat peras anggur, sedangkan untuk solusi pemasaran dilakukan dengan digital marketing berupa website dan market place serta bermitra dengan toko oleh-oleh.