Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Media Flipbook Digital sebagai Inovasi Pembelajaran terhadap Minat Belajar Peserta Didik Hasanudin Kasim; Jalal Jalal; Arfenti Amir; Muh. Reski Salemuddin
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v5i2.7175

Abstract

This study aimed to: (1) examine the implementation of flipbook-based instructional media in Social Studies learning at Amanah Nusantara Junior High School; (2) describe students’ learning interest when using flipbook media in Social Studies instruction; and (3) analyze the effectiveness of flipbook-based learning in enhancing students’ learning interest. The study employed an experimental approach using a pre-experimental design, specifically a one-group pretest–posttest design. Data analysis procedures included prerequisite tests (normality and homogeneity tests), paired sample t-test, linearity test, and simple linear regression analysis. The findings revealed that the use of flipbook instructional media was effective in improving students’ learning interest, as indicated by a significant increase in mean scores from the pretest (70.37) to the posttest (76.23). Statistical analysis further demonstrated a strong and significant linear relationship between the use of flipbook media and students’ learning interest, with a contribution value of 65% and a strong correlation coefficient (R = 0.806). The paired t-test results confirmed a significant difference between pretest and posttest scores, with a calculated t-value of −10.956 exceeding the critical t-value of 2.045 (absolute value), indicating a meaningful effect of flipbook media on students’ learning interest. Moreover, the F-test result (F = 51.939; p = 0.000) indicated that the regression model was statistically feasible for predicting learning interest. Overall, the findings confirm that flipbook-based instructional media exert a significant influence on enhancing students’ learning interest in Social Studies learning.
Pola Perilaku Sosial Masyarakat Dalam Mempertahankan Budaya Lokal (Studi Kasus Pembuatan Rumah di Desa Minanga Kecamatan Bambang Kabupaten Mamasa) Rilmi Eptiana; Arfenti Amir; Akhiruddin; Sriwahyuni
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN BUDAYA Vol 1 No 1 (2021): December (EDULEC)
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/edulec.v1i1.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui bagaimana pola perilaku sosial masyarakat dalam mempertahankan budaya lokal pembuatan rumah di Desa Minanga Kecamatan Bambang Kabupaten Mamasa 2) mengetahui mengapa budaya lokal pembuatan rumah masih dipertahankan bagi masyarakat di Desa Minanga Kecamatan Bambang Kabupaten Mamasa 3) mengetahui apa dampak budaya lokal pembuatan rumah bagi masyarakat di Desa Minanga Kecamatan Bambang Kabupaten Mamasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Adapun jumlah informan 14 orang dengan rincian anggota masyarakat yang memiliki rumah 20-39 tahun 3 orang dan yang baru memiliki rumah 1-13 tahun 3 orang, tokoh adat 1 orang, ketua pemuda 2 orang, Tokoh Agama 1 orang dan Kepala Tukang bangunan 4 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi, Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Peneliti menggunakan member check untuk memperoleh keabsahan data. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, 1) Pola perilaku sosial dalam mempertahankan budaya lokal pembuatan rumah yaitu (a) Gotong royong (b) Tolong menolong. 2) Alasan budaya lokal pembuatan rumah masih dipertahankan oleh masyarakat Desa Minanga antara lain (a) Merupakan suatu tradisi sejak zaman nenek moyang yang diwariskan secara turun-temurun (b) Mempunyai ciri khas dan keunikan. 3) Dampak budaya lokal pembuatan rumah yaitu, dampak positifnya seperti merasa nyaman dan terhindar dari segala penyakit dalam menghuni rumah, sedangkan dampak negatif tidak merasa nyaman dalam menghuni rumah dan terjadinya kebakaran jika membangun rumah tidak sesuai dengan kebiasaan.
Peran Guru Dalam Membangun Karakter Siswa Kelas X IPS 1 di SMA Nasional Makassar Arfenti Amir; Akhiruddin; Gusti Rani; Hasanudin Kasim
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN BUDAYA Vol 4 No 1 (2024): Vol. 4 No. 1 (2024): April (EDULEC)
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/edulec.v4i1.215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1. Peran guru dalam membangun karakter siswa kelas X IPS 1 SMA Nasional Makassar, 2. Strategi apa yang dilakukan oleh guru dalam membangun karakter siswa 3. Dampak positif dan negatif dalam membangun karakter siswa. Dengan menggunakan penelitian kualitatif yang datanya berupa kata, tertulis uraian dari responden. Dengan informan yang ditentukan dengan teknik purposive sampling adalah (1). Informan kunci yaitu kepala sekolah, (2). Informan utama yaitu Guru sosiologi 1 orang , Guru Bk 1 orang, Guru Agama 1 orang dan Orang tua murid kelas X IPS 1, dan (3). Informan pendukung yaitu Siswa 5 orang kelas X IPS 1. Teknik Pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian di SMA Nasional Makassar tentang peran guru dalam membangun karakter siswa meliputi guru sebagai pendidik, guru sebagai pengajar, guru sebagai motivator, guru sebagai demonstrator, dan guru sebagai inspiratory. Dalam membangun karakter siswa yang baik, guru menggunakan berbagai strategi yang berbeda-beda seperti guru berceramah, guru memberi nasehat/pemahaman, dan demonstrasi. Adapun dampak dalam membangun karakter siswa yaitu dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif dalam membangun karakter siswa yaitu Meningkatnya pengetahuan tentang moral, Meningkatnya perasaan sikap moral siswa, dan Meningkatnya tindakan/perbuatan moral siswa. Sedangkan Dampak negatifnya dikarenakan ada beberapa faktor yang mempengaruhi, diantaranya adalah masalah lingkungan/pergaulan dan faktor kurangnya perhatian dari keluarga/orang tua.