Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FINANCIAL LITERACY (Studi Pada Mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi Universitas Pamulang) GUNARTIN GUNARTIN; FIQOH AFRILIANI; SAIFUL ANWAR
Eduka : Jurnal Pendidikan, Hukum, dan Bisnis Vol 4, No 2 (2019): Eduka : Jurnal Pendidikan, Hukum, dan Bisnis
Publisher : Faculty of training and education, Pamulang university

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/eduka.v4i2.3848

Abstract

Kesejahteraan seseorang tidak terletak pada berapa besar pendapatan yang dihasilkan setiap bulannya mealinkan bagaimana mengelola pendapatan tersebut seefektif dan seefisien mungkin sehingga semua kebutuhan dapat terpenuhi. Maka dari itu sangat penting seseorang memiliki kemampuan mengelola keuangan pribadinya untuk aman secara ekonomi. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan faktor apa saja yang mempengaruhi literasi keuangan di kalangan mahasiswa program studi Pendidikan Ekonomi Universitas Pamulang. Adapun pendekatan yang digunakan pada penelitian agar dapat menggali informasi yang dibutuhkan dengan menggunakan pendekatan deskriptif metode kualitatif. Data dikumpulkan dengan bersumber dari primer yang berasal dari informan, studi literature dan studi dokumen. Dari data yang terkumpul dilakukan analisa data secara mendalan dengan cara membaca secara berulang, mereduksi, dan menarik kesimpulan serta mendeskripsikan hasil analisa data sesuai dengan dilakukannya penelitian ini. Pada penelitian ini diperoleh hasil bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kemampuan seseorang mengelola keuangan pribadi (literasi keuangan) dikalangan mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Pamulang yaitu: 1) tingkat pendidikan;, 2) tingkat pendapatan; 3) jenis kelamin; 4) usia dan 5) status bekerja. Pada penelitian ini yang dapat dideskripsikan terdapat lima faktor yang mempengaruhi kemampuan mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi untuk mengelola keuangan pribadinya.Kata Kunci:  literasi keuangan, keuangan pribadi, pendapatan
PENGUATAN UMKM SEBAGAI PILAR MEMBANGUN EKONOMI BANGSA GUNARTIN GUNARTIN
Eduka : Jurnal Pendidikan, Hukum, dan Bisnis Vol 2, No 2 (2017): Eduka : Jurnal Pendidikan, Hukum, dan Bisnis
Publisher : Faculty of training and education, Pamulang university

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/eduka.v2i2.3764

Abstract

 Pemberdayaan UMKM terbukti menjadi penggerak roda perekonomian nasional dengan kontribusi dan perannya dalam menyerap tenaga kerja lebih banyak dibanding entitas bisnis lainnya, membuktikan bahwa UMKM mampu menekan jumlah angka pengangguran dan kemiskinan. Permasalahan yang umum dihadapi pelaku UMKM seperti keterbatasan permodalan, SDM yang kurang kompeten dibidangnya dan penggunaan teknologi perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak dalam bentuk penguatan. Tujuan penelian ini ingin mendeskripsikan bahwa penguatan UMKM mampu mewujudkan peran UMKM sebagai pilar membangun ekonomi bangsa. Metodologi pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan data dengan menggunanan metode literatur yaitu dengan cara pengumpulan data pustaka. Sumber data adalah textbook, artikel, jurnal, review literatur dan data statistik. Analisa mengacu pada penelitian terdahuludan dari hasil studi literatur. Hasil penelitian dapat dideskripsikan bahwa dalam kurun waktu lima tahun (2012-2017) dengan diberikan lampu hijau untuk penguatan UMKM dalam bentuk permodalan dan pengembangan SDM, terbukti UMKM mampu berkontribusi menyerap tenaga kerja lebih banyak dan meningkat juga meningkat dari 96,99% menjadi 97,22%. Hal ini menunjukkan UMKM mampu menekan angka pengangguran dan mengatasi kemiskinan. Atas pertumbuhan UMKM  yang membaik dari tahun ke tahun UMKM terbukti telah berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto meningkat dari 57,84% menjadi 60,34%. Hal ini menunjukkan bahwa penguatan UMKM sebagai pilar membangun ekonomi bangsa.Kata Kunci: penguatan UMKM, membangun ekonomi
BAHAYA PENYALAHGUNAAN NARKOBA TERHADAP ANAK DAN REMAJA SERTA AKIBAT HUKUM DAN TINDAK PIDANANYA (Studi Kasus di LPKA Kelas 1 Tangerang) Gunartin Gunartin; Yoyon M Darusman; Bambang Wiyono; Ade Nomi; Anggara Dwi Putra; Asti Saraswati; Dimas Putra Pratama; Hasnan Habib Sutikno; Muhammad Taufik Dwi S; Muhammad Wafatajul Arifin; Mutya Deliantika; Rizwan Darmawan; Sheila Mutia; Wahyu Rusdiantoro; Yarman Hulu; Yuddy Jayusman
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): Edisi Mei
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/al-jpkm.v3i2.20313

Abstract

Maraknya Narkoba dan obat-obatan terlarang banyak mempengaruhi mental dan sekaligus pendidikan bagi para pelajar saat ini. Masa depan bangsa tergantung pada upaya pembebasan kaum muda dari bahaya narkoba. Narkoba saat ini telah menyentuh lingkaran yang semakin dekat dengan masyarakat khususnya anak-anak. Dengan masalah ini, seharusnya masyarakat senantiasa berpikir jernih untuk menghadapi globalisasi teknologi dan globalisasi yang berdampak langsung pada keluarga, khususnya anak sebagai generasi penerus bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan keterangan yang sejelas-jelasnya tentang bahaya penyalahgunaan narkoba terhadap anak dan remaja serta akibat hukum dan tindak pidananya dengan menggunakan dasar materi hukum berupa UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan tujuan agar peserta kegiatan penyuluhan hukum dapat mengetahui ancaman bahaya narkotika terutama bagi generasi muda sebagai generasi harapan penerus bangsa. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang sangat berarti.Kata Kunci: Narkoba, Penyalahgunaan, Anak dan Remaja.
The Influence Current Ratio and Debt to Asset Ratio on Return of Assets In PT. Sukabaja Panelindo Utama Jakarta Gunartin Gunartin; Hamdana Hamdana; Sri Hastutik; Achmad Mamduh
Kontigensi : Jurnal Ilmiah Manajemen Vol 9 No 1 (2021): Kontigensi: Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Program Doktor Ilmu Manajemen, Universitas Pasundan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.919 KB) | DOI: 10.56457/jimk.v9i1.111

Abstract

This study aims to determine the Current Ratio and Debt's effect on Asset Ratio on Return on Assets at PT. Sukabaja Panelindo Utama in Jakarta. The method used is explanatory research with a sample of 85 respondents. The analysis technique uses statistical analysis with regression testing, correlation, determination and hypothesis testing. This study's results, Current Ratio, significantly affect Return on Assets by 41.3%, hypothesis testing obtained a significance of 0.045 <0.05. Debt to Asset Ratio has a significant effect on Return on Assets of 78.5%; hypothesis testing obtained a significance of 0.001 <0.05. Current Ratio and Debt to Asset Ratio simultaneously affect but not significant to the Return on Assets of 85.0%, hypothesis testing obtained a significance of 0.001> 0.05.
Financial Support on SMEs Impact of the Covid 19 Pandemic Gunartin Gunartin; Heri Pratikto; Sopiah Sopiah
Kontigensi : Jurnal Ilmiah Manajemen Vol 9 No 2 (2021): Kontigensi: Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Program Doktor Ilmu Manajemen, Universitas Pasundan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56457/jimk.v9i2.234

Abstract

The purpose of this literature review is to reveal the role of financial support for MSMEs as a result of the Covid-19 pandemic. This paper is sourced from secondary data with a review approach from the previous article. Several articles from various countries have produced that finance has a very important role in the sustainability of MSMEs. Restrictions on community activities as an effort to prevent exposure to Covid-19 impact the decline of the economy in various countries, which results in a decline in the performance of MSMEs. The decline in people's purchasing power impacts the decline in aggregate demand for goods and services, causing a decrease in income for MSME actors. Under these conditions, MSMEs need financial support from various parties for their business continuity. With financial support (capital strengthening or financing), it is hoped that MSME actors can continue their business amidst the economic crisis due to the Covid-19 pandemic. It can be concluded that financial support provides strength for MSMEs to cover operational costs and survive in conditions of economic crisis. Financial support can be in the form of disbursing stimulus funds in cash or credit, tax reductions, credit interest relief, deferral of tax payments, reduced rental fees, exemption from administrative costs to open access to financing or capital. Apart from financial support, it is also carried out to accelerate the digitization of MSMEs to open access to market expansion. Also, the women's business empowerment program (Puspa) from the East Java provincial government to increase family income.
ANALISA FAKTOR-FAKTOR KENDALA KETERCAPAIAN SMART MOBILITY DALAM UPAYA MENUJU KONSEP SMART CITY (STUDI PADA KOTA TANGERANG SELATAN) Gunartin Gunartin
Inovasi Vol 5, No 2 (2018): Inovasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.462 KB) | DOI: 10.32493/Inovasi.v5i2.p33-41.2092

Abstract

ABSTRAKANALISA FAKTOR-FAKTOR KENDALA KETERCAPAIAN SMART MOBILITY DALAM UPAYA MENUJU KONSEP SMART CITY (STUDI PADA KOTA TANGERANG SELATAN) Fokus permasalahan penelitian ini yaitu faktor apa saja yang menjadi kendala ketercapaian smart mobility dalam upaya menuju konsep smart city di Kota Tangerang Selatan. Adapun tujuan penelitian untuk menganalisa faktor-faktor yang menjadi kendala ketercapaian smart mobility dalam upaya menuju konsep smart city Kota Tangerang Selatan. Metode analisis data adalah mendeskripsikan teknik analisis apa yang digunakan oleh peneliti untuk menganalisa data yang telah dikumpulkan. Penelitian ini menggunakan metode analisa statistik deskriptif. Sumber data penelitian adalah studi literatur, observasi dan wawancara dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Lokasi penelitian di Kota Tangerang Selatan, Banten. Hasil penelitian diperoleh informasi bahwa faktor-faktor kendala ketercapaian smart mobility dalam upaya menuju konsep smart city di Kota Tangerang Selatan antara lain aspek: 1) Peraturan Pemerintah Daerah, belum keluarnya Peraturan Pemerintah yang menjadi payung induk program smart city sehingga pelaksanaannya belum optimal; 2) Sumber Daya Manusia, yaitu minimnya jumlah sumber daya manusia yang latar belakang pendidikannya berbasis IT yang siap menjalankan program smart city; 3) Anggaran, hal ini karena sifatnya sentralisasi dan terkait birokrasi sehingga membutuhkan waktu untuk merealisasikan anggaran sementara permasalahan di lapangan membutuhkan penanganan yang cepat; dan 4) Kesadaran Masyarakat, bahwasanya kesadaran masyarakat mempunyai peran yang sangat besar dalam mewujudkan ketercapaian smart mobility menuju konsep smart city, karena program ini diperuntukkan masyarakat sehingga masyarakat harus mendukung ketercapaian program smart city secara optimal. Kata kunci: smart city, smart mobility
Analisa Efektivitas Bank Sampah sebagai Alternatif Pengelolaan Sampah Dalam Upaya Menuju Smart City di Kota Tangerang Selatan Gunartin Gunartin
Inovasi Vol 6, No 1 (2019): Inovasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.108 KB) | DOI: 10.32493/Inovasi.v6i1.p1-6.3042

Abstract

ABSTRAKAnalisa Efektivitas Bank Sampah sebagai Alternatif Pengelolaan Sampah Dalam Upaya Menuju Smart City di Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini difokuskan pada efektivitas bank sampah dalam pengelolaan sampah dalam upaya menuju konsep smart citydi Kota Tangerang Selatan.Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menggambarkan keberadaan bank sampah di Kota Tangerang Selatan dan menganalisa efektivitas bank sampah dalam pengelolaan sampah sebagai  upaya menuju konsep smart city.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisa deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik analisa data deskriptif dari data yang telah dikumpulkan dan dilakukan secara triangulasi yaitu merupakan gabungan cara pengumpulan data dengan mengkolaborasikan beberapa cara pengumpulan data dari informan dan peneliti sebagai instrumennya. Peneliti menggunakan metode analisa deskriptif, yaitu suatu analisa yang dimaksudkan untuk menjelaskan data dari satu variabel yang diteliti. Sumber data penelitian adalah data primer dan skunder dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Lokasi penelitian di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Dari hasil penelitian diperoleh informasi bahwa keberadaan bank sampah di Tangerang Selatan mengalami perkembangan yang baik dari tahun 2012-2018, yaitu 239 bank sampah dengan 8.162 nasabah bank sampah. Sedangkan efektivitas bank sampah sejauh ini dipandang kurang efektif karena pengelolaan sampah ini baru sebatas memindahkan dan memilah sampah sesuai jenisnya, belum sampai pengelolaan sampah sehingga menjadi bebas sampah.Memang bank sampah membuat sambah bernilai ekonomis dan memberikan keuntungan bagi penghasil sampah tetapi belum mengatasi permasalahan sampah.Kata kunci: sampah,bank sampah, smart city
ANALISIS KOTA JAKARTA SEBAGAI SMART CITY DAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI MENUJU MASYARAKAT MADANI Endang Puji Astutik; Gunartin Gunartin
Inovasi Vol 6, No 2 (2019): Inovasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.212 KB) | DOI: 10.32493/Inovasi.v6i2.p41-58.3678

Abstract

ABSTRAKANALISIS KOTA JAKARTA SEBAGAI SMART CITY DAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI MENUJU MASYARAKAT MADANI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mendeskripsikan perkembangan Jakarta Smart Cityter masuk keunggulan-keunggulan dan kekurangan dari  Jakarta Smart City yang dikaitkan dengan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk menuju masyarakat madani setelah berjalan empat tahun lebih. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan analisa deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik analisa deskritif dari data yang telah dikumpulkan. Teknik pengumpulan data  menggunakan data sekunder  yaitu dari web site Jakarta Smart City Go. Id dan data primer melalui wawancara langsung dengan nara sumber yaitu divisi Jakarta Smart City (JSC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan komponen-komponen Jakarta Smart City seperti smart mobility, smart government, smart economy, smart environment, smart living dan smart people sudah berjalan baik serta sangat terintegrasi dengan penggunaan teknologi informasi. Demokrasi, toleransi, pluralisme juga sudah terlihat, keadilan sosial sedang diwujudkan dengan adanya perhatian Pemprov DKI terhadap rakyatnya. Begitu pula dengan berdirinya lembaga swadaya masyarakat, pers, dan partai politik bahwa setiap warga Jakarta berhak menyalurkan aspirasinya. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan perkembangan Jakarta Smart City yang sekarang sudah baik, hubungan dengan penggunaan Teknologi Informasi sangat erat, sedangkan kekurangan dari Jakarta Smart City yaitu perkembangan inovasi teknologi informasi lebih cepat dibandingkan dengan regulasi artinya jika ada inovasi teknologi yang terkini belum bisa langsung dijalankan, harus melalui sistem regulasi anggaran. Tatanan Masyarakat Madani di kota Jakarta sudah terlihat dengan tandai banyaknya pembangunan wilayah publik yang luas serta bebas berpolitik tanpa adanya tekanan. Pemerintah, swasta dan masyarakat sudah terjalin kerjasama dalam pembangunan Jakarta yang lebih inovatif dan transparan. Kata Kunci : Smart City, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Masyarakat Madani
The Role of the Creative Economy in Accelerating the Recovery of SMEs from the Impact of the Covid-19 Pandemic (Study on Table and Chair Crafts from Tires) Gunartin Gunartin
SENTRALISASI Vol. 11 No. 2 (2022): Sentralisasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/sl.v11i2.1725

Abstract

This paper aims to describe the role of the creative economy in accelerating the recovery of SMEs due to the Covid-19 pandemic. The approach used is descriptive qualitative. Data were collected through observation, interviews and documentation. The Covid-19 pandemic has had an impact on various sectors which in the weakening of the national economy. To survive in business, you must be competitive and able to adapt to changes. Based on the results of the study, the creative economy of tables and chairs from recycling used tires was able to survive the Covid-19 pandemic and contribute to improving the community's economy. The creative economy is one solution to reduce unemployment, because the rate of population growth is not proportional to the rate of employment. The creative economy synergizes with SMEs to improve the competitiveness and quality of SMEs which have a major role in the economy both in the economic and social fields, namely creating jobs. Meanwhile, human resource development and easy access to capital financing can help accelerate the recovery of SMEs from the impact of the COVID-19 pandemic
STRATEGI PEMASARAN HOME INDUSTRY TEMPE DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN EKONOMI DI KAMPUNG PULO Gunartin Gunartin
Pekobis : Jurnal Pendidikan, Ekonomi, dan Bisnis Vol 4, No 1 (2019): PEKOBIS
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.768 KB) | DOI: 10.32493/pekobis.v4i1.P24-34.2766

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi pemasaran yang dilakukan oleh para home industry tempe di Kampung Pulo Tangerang Selatan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi, di era persaingan yang kompetitif dengan banyaknya pilihan makanan yang ditawarkan oleh produsen. Peneliti memilih pendekatan metode kualitatif deskriptif pada penelitian ini dengan fokus pada eksploitasi fenomena dan mendeskripsikan strategi memasarkan produk tempe sehingga bisa bertahan di era persaingan  yang  kompetisi. RT 04 RW 20 Kampung Pulo Kecamatan Kedawung merupakan lokasi penelitian home industry tempe, dengan pertimbangan merupakan sentral pengrajin tempe di Tangerang Selatan dan menjadi unik karena sebagian besar warga Kampung Pulo adalah pengrajin tempe. Data yang dikumpulkan bersifat primer melalui obeservasi dan wawancara langsung terhadap informan agar diperoleh data yang diperlukan serta data skunder yang bersumber dari artikel, jurnal dan situs di internat terkait dengan topik penelitian. Adapun teknik pengumupulan data melalui obserwasi, dokumentasi dan wawancara mendalam guna memperoleh data yang akurat, serta dianalisa secara keseluruhan atau menjelaskan tahap akhir untuk dideskripsikan, sehingga disebut teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian dapat dideskripsikan bahwa dalam memasarkan produknya warga pengrajin tempe Kampung tempe melalui strategi: 1) pemilihan bahan baku untuk menghasilkan tempe yang berkualitas; 2) harga yang bersaing; 3) bentuk dan ukuran yang disesuaikan; 5) kemasan yang menarik; 6) cara mendistribusikan dan 7)  menjaga keharmonisan sesama pengrajin. Hal ini dilakukan untuk mencapai omset penjualan maksimal dengan demikian dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Kata Kunci: Strategi Pemasaran, Home Industri, Kesejahteraan Ekonomi