Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Waris Pengganti Perspektif Kompilasi Hukum Islam Hasbiyallah, Iklil; Dimyati, Yayat
Al-Mawaddah: Jurnal Studi Islam dan Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyyah) Vol 1 No 1 (2024): Al-Mawaddah
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61181/al-mawaddah.v1i1.429

Abstract

This study intends to analyze the background of determining the substitute inheritance as well as to map the philosophical meaning and maslahah contained in the law of replacement inheritance as regulated in the Islamic Law Compilation. This is a research study and types of literature data that revolve around the basics of a law to collect data, to analyze the author using deductive and descriptive methods. The results of this study indicate that the background for determining replacement inheritance law in the Islamic Law Compilation is based on justice and mutual benefit and in accordance with the needs of the Indonesian people. The stipulation of the law also does not violate Islamic law (Maslahah Mursalah), which is good deeds according to society but is not regulated in the text nor is there any prohibition from the texts. Meanwhile, the philosophical meaning of the determination of the substitute inheritance law in the Islamic Law Compilation is the achievement of family welfare, especially the successor heirs, who have been left by their parents. Thus, no party will be harmed and persecuted. And Maslahah contained in the law of substitute inheritance is the benefit that can be obtained from a substitute heir, so as to avoid the dangers that will befall in the form of poverty and poverty due to his parents having died first.
Analysis of Marriage Dispensation Factors: (Case Study of Class 1A Jombang Religious Decision Results) Dimyati, Yayat
Al-Mawaddah: Jurnal Studi Islam dan Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyyah) Vol 1 No 2 (2024): Al-Mawaddah
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61181/al-mawaddah.v1i2.477

Abstract

A marriage dispensation is an exception to the rules or law that is given to an applicant to enter into a marriage. In this research the author examines the decision on requests for marriage dispensation in the Jombang religious court. The focus of the research problem formulation is: 1. What is the level of requests for marriage dispensation in the Jombang religious court. 2. What is the background for submitting the application for marriage dispensation? 3. What are the judge’s considerations in determining the application for marriage dispensation in the Jombang religious court? The type of research is descriptive analysis research. This descriptive characteristic is to get a good, clear picture, and can provide as thorough an analysis of the data as possible about the object under study. The results of this research show that the factors behind the request for marriage dispensation are internal and external factors. The judge’s legal consideration in granting marriage dispensation is that there is Article 7 paragraph 2 of Law No. 1 of 1974 concerning deviations from the age limit for marriage. Court or other official appointed by both parents of the man and woman.
PEMBERDAYAAN SANTRI DALAM PEMANFAATAN LIMBAH KAYU BANGUNAN SEBAGAI SOUVENIR DI PONDOK PESANTREN AL-GHOZALIYAH DESA SUMBERMULYO KEC JOGOROTO JOMBANG Dimyati, Yayat; Abidin, Hasan
ABDIMASY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/abdimasy.v2i1.1869

Abstract

Pemanfaatan limbah kayu bangunan secara optimal sebagai souvenir di Pondok Pesantren Al-Ghozaliyah telah diupayakan dalam sebuah program pemberdayaan santri. Pendekatan yang digunakan dalam pelaksanaan adalah Pendekatan edukatif), di mana tim pelaksana pengabdian dan mitra pengabdian (pengurus bidang kesenian dan pengelola limbah kayu) menggunakan aset yang sudah ada setelah itu dikembangkan dan didayagunakan. Pemberdayaan pengurus pondok bidang kesenian ini menunjukkan upaya peningkatan kapasitas kader. Pengurus bidang kesenian dan tutor dari pengelola /pertukangan terbukti dapat mengakui potensi peserta pelatihan sekecil apapun. Hal ini sejalan dengan prinsip bahwa setiap manusia terlahir dengan kelebihan masing-masing. Tidak ada yang tidak memiliki potensi, walau hanya sekedar kemampuan untuk tersenyum. Semua berpotensi dan semua bisa berkontribusi. Keberhasilan desiminasi keterampilan dalam bidang pertukangan untuk pemanfaatan limbah kayu bangunan untuk souvenir bernilai jual membuktikan telah terjadi difusi inovasi pendidikan. Praktik service learning melalui pelatihan yang dilaksanakan menunjukkan upaya pengurus dan santri memupuk soft skill nya. Keberhasilan tim pelaksana pengabdian dalam dinilai dari dampak-dampak perubahan, antara lain: Kemunculan kader baru yang memiliki bekal ketrampilan pembuatan souvenir yang nantinya akan dipasarkan pengurus bidang kesenian di kalangan santri serta Pengalaman para pengurus membangun kemitraan sehingga dapat mengoptimalkan potensi dan asset yang mereka miliki untuk mengembangkan kreativitas santri di bidang pertukangan.
Pengembangan Model Pembelajaran Bahasa Arab Pada Aspek Kemahiran Menulis dengan Pendekatan Kooperatif Jigsaw di SDI Ulul Albab Badas Luthfi, Ibnu Mas ud; Dimyati, Yayat
ABDIMASY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Juni
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/abdimasy.v3i1.2830

Abstract

Pembelajaran bahasa Arab di SDI baik keterampilan mendengarkan (Istima’), keterampilan berbicara (Kalam), keterampilan Qiroah dan keterampilan menulis (Kitabah) saat ini masih banyak berbasis struktural. Pengajaran masih terfokus pada Nahwu. Implikasinya, pembelajaran menjadi abstrak, monoton, kurang kontekstual, kurang menarik, kurang interaktif, dan kurang komunikatif. Langkah yang dapat diambil adalah pengajar harus dapat menampilkan pelajaran bahasa Arab dengan metode mutakhir yang efektif dan teknik pembelajaran yang menarik. Siswa dilibatkan dalam proses belajar mengajar di kelas sehingga mereka merasa senang dan nyaman dalam pembelajaran bahasa Arab. Hal ini dapat ditempuh dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif Jigsaw. Tujuan penelitian adalah menghasilkan model perencanaan pembelajaran bahasa Arab pada aspek KITABAH dengan pendekatan kooperatif Jigsaw di SDI ULUL ALBAB model langkah-langkah pembelajaran, dan dokumentasi pembelajaran bahasa Arab pada aspek Kitabah dengan pendekatan kooperatif Jigsaw di SDI ULUL ALBAB dalam bentuk CD interaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah model pengembangan (research and development) Borg dan Gall. Dari keseluruhan aspek dan kriteria penilaian terhadap produk pengembangan berupa model perencanaan pembelajaran menurut ahli pembelajaran bahasa Arab, didapat hasil persentase sebesar 90%. Hal ini dapat diartikan bahwa keseluruhan aspek dan kriteria yang dinilai oleh ahli pembelajaran bahasa Arab berada pada kriteria valid karena berada pada skala 76% - 100%. Berdasarkan kriteria kelayakan produk dapat disimpulkan bahwa produk hasil pengembangan tersebut layak/tidak revisi dan tidak dilakukan uji coba ulang.
Ubudiyah Practice Assistance for the Congregation of the Baitus Sholihin Mosque, Sidowaras, Sumbermulyo, Jogoroto, Jombang Dimyati, Yayat; Luthfi, Ibnu Mas’ud
Ihsanniat: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): Ihsanniat
Publisher : LP3M STAI At-Tahdzib Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61181/ihsanniat.v1i1.461

Abstract

The worship practice orientation program was carried out by the Human Development Cadre Team in Sidorawas Hamlet, Sumbermulyo Village by inviting fostered partners and congregations for the Maghrib prayer at the Baitus Sholihin mosque, Sidorawas hamlet, Sumbermulyo Village, Jogoroto District, Jombang Regency using the lecture and question and answer method. The approach in this service uses the Asset Based Community Development (ABCD) approach. The results of this mentoring research are able to add knowledge to congregations, realize mosque prosperity, create new enthusiasm in carrying out daily worship and create cooperation between parties in building society.
PENDAMPINGAN PENERJEMAHAN KITAB SAFINATUN NAJA KELAS III ULA MADRASAH DINIYAH AL-GHOZALIAH (PONDOK PESANTREN AL- GHOZALIAYAH JOMBANG) Dimyati, Yayat; Luthfi, Ibnu Mas'ud
Journal of Community Engagement in Economics Vol 1 No 2 (2023): Journal of Community Engagement in Economics
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Al- Hikmah Indonesia - Jurnal Ekonomi Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/jcee.v1i2.691

Abstract

Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat diharapkan dapat memberikan hasil yang terbaik untuk masyarakat, santri Pondok Pesantren Al-Ghozaliyah, sasaran yang dikenai program. Permasalahan yang muncul adalah penerjemahan santri kelas III Ula Madrasah Diniyah Al-Ghozaliyah yang tekadang tidak sesuai kaidah bahasa Arab karena kurangnya ketlatenan para santri dalam penerjemahan kitab. Metode pendekatan yang dipakai dalam pelaksanaan pengabdian ini meliputi membaca naskah atau kitab materi, belajar menerjemah sesuai kaidah bahasa Arab. Kedua proses ini dalam pembelajaran menerjemah dilaksanakan pada awal kegiatan pembelajaran. Materi yang digunakan pada kegiatan ini adalah kitab fikih klasik yang masyhur dengan sebutan kitab Safinatun Naja melalui bentuk teks dan pendampingan secara efektif sampai pelajar dapat menerjemah kitab Safinatun Naja denagn benar dan sesuai kaidah bahasa Arab. Melalui kegiatan pembelajaran ini diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh santri kelas III Ula Madrasah Diniyah Al-Ghozaliyah. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat kemampuan santri dalam menerjemah kitab. Kegiatan ini dilakukan dengan mendampingi santri dalam menerjemah kitab fikih secara mandiri. Melalui kegiatan observasi, para santri sangat antusias. Selain itu pembelajaran juga sesuai dengan target yang diharapkan. Penerapan pembelajaran ini menunjukkan bahwa para santri tekun dalam belajar menerjemah. Selain itu, pembelajaran tersebut dapat meningkatkah hasil menerjemah kitab klasik.
Pendampingan Penerjemahan Kitab Akhlaqul Banat Juz 1 bagi Santriwati Pondok Pesantren Al-Ghozaliyah Jombang Yayat Dimyati; Hanik Latifah; Zainal Fanani; Ibnu Mas'ud Luthfi; Hasan Abidin
Ihsanniat: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): Ihsanniat
Publisher : LP3M IAI At-Tahdzib

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61181/fembg802

Abstract

Artikel ini melaporkan hasil pendampingan penerjemahan kitab Akhlaqul Banat Juz 1 untuk santriwati di Pesantren Al-Ghozaliyah Jombang. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya keterampilan membaca dan penerjemahan kitab kuning secara mandiri di kalangan siswi jenjang pemula. Program ini bertujuan untuk memberikan metodologi penerjemahan yang sistematis, melatih kemampuan bahasa Arab, dan meningkatkan pemahaman santriwati terhadap isi kitab akhlak. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui ceramah interaktif, latihan penerjemahan ayat demi ayat, diskusi kelompok kecil, dan evaluasi berkala. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan kemampuan santriwati dalam hal pemahaman kosakata, tata bahasa Arab dasar, dan keberanian untuk mempresentasikan hasil terjemahan di kelas. Selain itu, terjadi perubahan sikap yang positif berupa peningkatan motivasi untuk mempelajari kitab kuning dan kesadaran akan pentingnya moral dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini merekomendasikan perlunya tindak lanjut berupa program pembiasaan halaqah tarjim mingguan agar keterampilan yang diperoleh dapat dipertahankan secara berkelanjutan.
Exploring the Scientific Truth of Marriage Dispensation: An Interdisciplinary Study of Islamic Teachings Yayat Dimyati
At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Vol 13 No 2 (2025): At-Tahdzib
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib, Ngoro, Jombang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61181/vrnac615

Abstract

Background. This scientific paper examines marriage dispensation in Islam through an interdisciplinary approach that combines the perspectives of religion, law, sociology, psychology, and health. Marriage dispensation, as a form of legal exception in early marriage, is often understood narrowly only from the religious normative side. In fact, in the contemporary social and scientific context, this practice has multidimensional implications that require a more holistic analysis. By examining the sharia arguments and the maqashid al-syari'ah framework. Aim. The findings show a gap between the understanding of dogma and scientific reality that should complement each other. Therefore, a contextual reinterpretation of Islamic teachings is needed that takes into account scientific and humanitarian dimensions. This study recommends the integration of revelation and science as a basis for formulating a just and sustainable marriage dispensation policy. Thus, an interdisciplinary approach becomes an important tool in exploring the scientific truth of religious dogma wisely and responsibly.  Methods. The research method in the study that you have compiled is an interdisciplinary qualitative approach with a case study strategy and empirical data analysis. The following is a complete description of the interdisciplinary qualitative approach. This study uses a qualitative approach because it aims to understand the meaning, views, and social impacts of the practice of marriage dispensation, not to test hypotheses statistically. This approach is interdisciplinary because it combines perspectives from its purpose is to produce a comprehensive and contextual understanding of the issue of marriage dispensation and this strategy was chosen to examine several concrete cases of marriage dispensation in Indonesia, including data from religious courts and interviews available in reports from official institutions such as UNICEF, National Commission on Violence Against Women, and Indonesian Child Protection Commission. Case studies allow for in-depth analysis of the social and religious dynamics behind the practice. Results. This study recommends the integration of revelation and science as a basis for formulating a just and sustainable marriage dispensation policy. Thus, an interdisciplinary approach becomes an important tool in exploring scientific truth from religious dogma wisely and responsibly.
Empowerment of Micro, Small and Medium Enterprises in Increasing Sales Turnover Through the Ramadhan Market in Brodot Village, Bandarkedungmulyo District Yayat Dimyati; Ilyas Nurul Azzam; Sutrisno; M. Fahmi; Rima Anjani
Ihsanniat: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Ihsanniat
Publisher : LP3M IAI At-Tahdzib

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61181/ihsanniat.v1i2.509

Abstract

This community service aims to empower Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Brodot Village to increase sales turnover through optimizing the Ramadhan Market activities. MSMEs are an important sector in the local economy that has great potential but often faces various challenges, such as limited market access, minimal product innovation, and lack of effective marketing strategies. This activity was carried out by a team from STAI At-Tahdzib in collaboration with the Brodot Village government. The activity methods include field observation, training, direct assistance, and ongoing evaluation. Initial observations showed that the majority of MSMEs did not have adequate understanding of digital marketing and attractive product packaging. In the training, participants were given materials about promotional techniques, the use of social media, simple financial management, and product branding. The Ramadhan Market was used as a direct practice medium to sell their products openly to the public. MSMEs were facilitated with tents, promotional banners, and social media as promotional tools. The results of the activity showed a significant increase in sales turnover, especially for snack and pastry products. In addition to financial improvements, this activity also increased the knowledge and confidence of business actors in developing their products. Participants began to actively utilize online platforms such as WhatsApp, Instagram, and Facebook for promotion. Several MSMEs began to package products with more attractive labels and designs. This activity also encouraged collaboration between business actors and created a stronger local business network. During the activity, community enthusiasm was very high. The Ramadan Market became a seasonal economic center that had a positive impact on the village economy. Students involved also gained practical experience in the community empowerment process based on devotion.