Articles
Identifikasi Penilaian Risiko Kecelakaan Kerja dengan Metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC)
Dini Damayanti;
Ahmad Nalhadi
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 3 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/intech.v3i1.871
In construction activities do not escape from operations on iron, in iron activities cannot be separated from work accidents that often occur. As with work accidents that occur in reinforcing iron manufacturing activities, it is necessary to make further identification to determine the potential for workplace accidents that have not been identified before. Therefore, researchers are interested in identifying further the potential for whatever might occur in reinforcing iron activities, using the Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) method. HIRARC is a method used to identify, then provide a hazard assessment and control potential workplace accidents in work activities that are being carried out. This research is qualitative research. The purpose of this study was to find out the dominant factors of work accidents in reinforcing iron activities in the Pakupatan-Palima road construction project and to find out the appropriate control proposals to reduce the risk of occupational hazards and provide proper controls to reduce the risk of occupational hazards. In this study, researchers used the HIRARC method. The technique used in data collection is field observation, and interviews. Data analysis begins with calculating the risk value with a score. Based on the results of the study, it is known that there are six types of jobs obtained by the percentage of 30.8% for potential low, 61.5% for likely medium and 7.7% for likely high. To find the root causes and dominant factors of work accidents, researchers using the root cause analysis (RCA) method found that the dominant elements of work accidents in manufacturing activities were factors in human habits that did not use PPE.
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Sinter Ore dengan Metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA
Dwi Cahyono;
Sahrupi Sahrupi;
Ahmad Nalhadi
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 3 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/intech.v3i1.876
The problem that occurs in the production of sintered ore is the number of defective products. In this study it was conducted with the aim of knowing the factors that cause the product to become broken, understanding the processes that most often appear following the elements and providing proposed improvements to improve product quality and reduce them using the method of failure mode and effect analysis and seven tools. Based on the results of the highest Risk Priority Number (RPN) is the proportioning process with a score (252), Sintering with a score (168), Drum Mixing 2 with a score of 126, drum mixing 1 with a dozen (90), sintered cooling with a rating (45), and a sinter crusher with a score (18). The priority for repairs is the proportioning process.
Analisis Penjualan Baju Seragam Sekolah di Konveksi Hanifah Collection
Ahmad Fazarudin;
Ahmad Nalhadi;
Gerry Anugrah Dwiputra
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (565.995 KB)
|
DOI: 10.30656/intech.v3i2.880
Hanifah Collection is a company engaged in the convection of school uniforms. The fluctuating number of requests each month creates its problems in determining the amount of production. This study aims to find a method that matches the data pattern as the basis for determining the amount of output in the next period. The technique used in this study is the forecasting method of Moving Average, Exponential Smoothing and Triple Exponential Smoothing with parameter level errors of each way using MAD, MSE, and MAPE. From the results of this study, there is a moving average method with the most appropriate method in determining demand forecasting in the next period with a value of MAD of 172.22, MSE of 46624.34 and MAPE 46624.34.
Usulan Perbaikan Kualitas Produk Pipa Api 5L PSL2 Menggunakan Metode Six Sigma
Ahmad Nalhadi;
Nur Aida;
Gina Ramayanti
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 4 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (506.322 KB)
|
DOI: 10.30656/intech.v4i2.1083
The production process of API 5L PSL2 pipes in Pipe Companies in 2017 happened to defect products at 7%. This defect is still above the standards set by the Company at 4%. The study aims to determine the value of sigma and provide recommendations for improvement with the six sigma method. Based on the results of the DMAI analysis, the amount of the pipe sigma level was 3.65 with the value of DPMO 14448. Types of defects identified in the process such as open welding defects, high lows, contact marking, scarring, and under dimension Proposed improvements were made by designing recommendations for improvements using 5W + 1H by checking the condition of the forming machine and changing bearing components before the bearing lifetime, performing preventive maintenance every week and adding coolant bursts to the cutting tool.
Peningkatan Keandalan Load Lugger dengan Pendekatan Failure Mode and Effect Analysis
Fitriah Fitriah;
Heri Setiawan;
Ahmad Nalhadi;
Eko Hadi Sucipto;
Supriyadi Supriyadi
Jurnal Inovasi dan Kreativitas (JIKa) Vol. 1 No. 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1924.101 KB)
|
DOI: 10.30656/jika.v1i1.3290
Masalah: Keandalan peralatan merupakan salah faktor untuk meningkatkan produktivitas kerja. Tingkat downtime yang tinggi pada mesin load lugger membuat delay pekerjaan yang berdampak pada kinerja peralatan Tujuan: mengetahui tingkat availability load lugger dan perbaikan terhadap tingkat downtime untuk meningkatkan availability load lugger. Metodologi: penelitian ini menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk mengetahui proses yang menyebabkan downtime terbesar. Temuan/Hasil Penelitian: Perbaikan dengan cara memodifikasi desain pin hook serta mengganti material pin hook agar lebih kuat menahan beban scrap box dan meningkatkan lifetime pin hook dapat meningkatkan nilai availability dari 74% menjadi 99%. Implementasi FMEA efektif dalam mengidentifikasi tingkat kerusakan suatu peralatan sebagai dasar melakukan perbaikan. Jenis penelitian: Riset lapangan
Pembuatan Hand Sealer untuk Meminimalkan Cacat Kemasan Produk
Heri Setiawan;
Amarul Amarul;
Abdul Fatah;
Ahmad Nalhadi;
Dimas Alman Maulana;
Supriyadi Supriyadi
KUAT : Keuangan Umum dan Akuntansi Terapan Vol 1 No 3 (2019): Edisi November
Publisher : Polytechnic of State Finance STAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (445.029 KB)
|
DOI: 10.31092/kuat.v1i3.631
Teknologi yang masih konvensional merupakan salah satu kendala yang dialami Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam bersaing. Persoalan peralatan juga dialami oleh UKM Aneka Snack Geri Sun yang terletak di daerah Pageragung, Walantaka, Kota serang. Dalam menjalankan usahanya beberapa produk harus kembali dikarenakan kurang rekatnya pengemasan. Cacat kemasan ini disebabkan sistem pengemasan masih menggunakan media api yang sangat tergantung keterampilan dan ketelitian pekerja. Kegiatan pengabdian ini bertujuan merancang alat sealer sederhana untuk meminimalkan persoalan cacat produk dihadapi pemilik usaha. Perancangan alat dilakukan dengan memodifikasi hand sealer yang sudah ada dengan fokus penurunan beban biaya listrik yang digunakan. Berdasarkan beberapa hasil uji coba yang dilakukan dihasilkan hand sealer sederhana yang mampu bekerja lebih baik dari pada menggunakan media api. Waktu yang dibutuhkan dari proses pemanasan sampai pengemasan tidak berebda jauh dengan hand sealer yang sudah ada. Keunggulan rancangan alat ini terletak pada beban listrik yang digunakan yaitu lebih hemat 60 sampai 100 kali lipat dibandingkan dengan hand sealer yang sudah ada. Penghematan beban listrik yang ada mampu menghemat biaya produksi dibandingkan dengan menggunakan media api maupun hand sealer yang ada di pasaran.
Perancangan Kemasan Produk Kue Gipang Pangrih Menggunakan Metode Quality Function Deployment
Ahmad Nalhadi;
Bayu Subentar;
Supriyadi Supriyadi
JITEKH Vol 10 No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Harapan Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35447/jitekh.v10i2.560
UMKM Kue Gipang Pangrih merupakan industri yang memproduksi makanan ringan khas kota Cilegon yang dikemas dengan plastik berisi 250 gram. Berdasarkan hasil wawancara dengan pelanggan UMKM Kue Gipang mempunyai kekurangan terkait desain kemasan yang kurang inovatif. Desain kemasan yang hampir sama dengan competitor juga menyulitkan pelanggan dalam memilih produk. Penelitian ini bertujuan mendesain ulang kemasan Kue Gipang dengan menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Penelitian ini menggunakan 65 responden dengan kriteria responden melakukan transaksi dalam kurun waktu minimal empat bulan terakhir. Hasil importance rating menunjukkan desain visual dan warna kemasan. Rancangan desain kemasan Kue Gipang Pangrih mempunyai kemasan premium yang lebih cerah dengan perpaduan warna putih dan coklat. Bahan kemasan menggunakan karton/art paper dengan kapasitas dua kali lipat desain awal dan lebih tahan menahan beberapa tumpukan kue gipang. Penggunaan kemasan yang baru mampu membantu meningkatkan penjualan selama evaluasi selama 4 bulan. Redesain kemasan dengan menggunakan QFD mampu memberikan rancangan yang mendekati keinginan konsumen sehingga dapat meningkatkan citra UMKM.
Pendampingan UMKM “Nur Lia” dalam Meningkatkan Produktivitas Produksi Keripik Pisang
Ahmad Nalhadi;
Bintang Arga Fahriadava;
Brilian Bintang Ramadhan;
Dadi Cahyadi;
Sahrupi Sahrupi;
Mohamad Jihan Shofa;
Supriyadi Supriyadi
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v6i2.5112
Penggunaan alat pengiris pisang manual berdampak pada tingkat produksi yang rendah, hasil irisan yang beragam dan berpotensi terjadinya kecelakaan kerja terkait tangan tersayat irisan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendesain alat pengiris pisang untuk meningkatkan kualitas dan safety pekerja. Kegiatan dilakukan dengan cara wawancara dengan mitra terkait permasalahan proses produksi. Perancangan alat menggunakan House of Quality berdasarkan masukan dari responden dan expert sebagai dasar pegembangan alat. Tahap evaluasi dilakukan untuk mengukur kinerja rancangan alat. Pengembangan alat bantu pengiris pisang difokuskan pada dua hal sesuai hasil respon teknis dalam HoQ yaitu kualitas pisau dan bahan alat dari stainless steel. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan produktivitas dalam pembuatan keripik pisang yaitu proses tiga kali lebih cepat, tenaga kerja lebih sedikit dan hasil irisan yang lebih seragam. Penggunaan alat bantu pengiris juga dapat meminimalkan kemungkinan tangan tersayat pada saat proses pengirisan.
Perencanaan Perawatan Mesin Electrolytic Tinning Line Menggunakan Metode Risk Based Maintenance
Ira Wahyuli;
Ardita Maharani;
Ahmad Nalhadi;
Supriyadi Supriyadi
JITEKH Vol 11 No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Harapan Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35447/jitekh.v11i1.694
Mesin Electrolytic Tinning Line adalah mesin yang penting dalam produksi tinplate, yang merupakan bahan dasar untuk membuat kaleng makanan dan minuman. Dalam proses produksinya, mesin ini mengalami downtime sehingga berpengaruh pada proses produksi tinplate. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi risiko kegagalan menggunakan Risk Based Maintenance (RBM) dan merekomendasikan sistem pemeliharaan berdasarkan hasil Fault Tree Analysis (FTA). RBM digunakan menentukan tingkat kerusakan pada mesin produksi. FTA dapat memprediksi probabilitas kegagalan dan mengidentifikasi sebab akar kegagalan secara sistematis. Penelitian ini menggunakan data proses produksi selama tahun 2020. Berdasarkan hasil dari identifikasi risiko menggunakan RBM diperoleh hasil bahwa abration dan dent merupakan dua jenis kegagalan yang menjadi prioritas dan termasuk kategori catastrophic dengan nilai RPN sebesar 648 dan 512 . Hasil identifikasi menggunakan FTA diketahui bahwa penyebab defect abration adalah pada proses pickling section dan tin plating section. Penyebab defect dent yaitu pada mesin yaitu pada proses exit section dan exit loop tower. Rekomendasi perbaikan adalah dengan memperbaiki proses pemeriksaan dan perawatan rutin. Langkah lainnya adalah melakukan sistem monitoring menggunakan sensor sehingga dapat menampilkan informasi secara real-time. Sistem ini mempermudah tindak lanjut pemeliharaan sesuai dengan permasalahan yang terdeteksi.
Pemodelan Sistem Persediaan Menggunakan Pendekatan Sistem Dinamik
Tubagus Evan Zulfikar;
Supriyadi Supriyadi;
Rosihin Rosihin;
Ahmad Nalhadi
JITEKH Vol 11 No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Harapan Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35447/jitekh.v11i2.783
Kondisi bisnis yang tidak menentu dapat berdampak pada permasalahan terkait dengan permintaan dan persediaan. Tingkat persediaan yang kurang baik berdampak pada permasalahan kekurangan maupun persediaan. Penelitian ini bertujuan mensimulasikan tingkat persediaan suatu distributor berdasarkan estimasi tingkat permintaan yang terjadi. Penelitian ini menggunakan model simulasi program dinamik dengan bantuan tools Powersim 10. Hasil pemodelan dinyatakan valid apabila titik validasi AME kurang dari 30% dan dinyatakan menyerupai bila titik validasi AME kurang dari 10% Hasil simulasi menunjukkan pemodelan pada stok gudang mendapatkan nilai validasi 3,37 dan tingkat permintaan sebesar 2,02 yang yang menyatakan model data dikatakan valid. Hasil pengujian menunjukkan hasil simulasi memberikan sistem prediksi lebih baik dibandingkan dengan menggunakan metode moving average.