Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL AGRILAND

Kajian fase reproduktif dan penentuan saat panen tanaman gandum dataran tinggi tropis (Triticum aestivum L.) varietas Dewata Nugraheni Widyawati; Theresa Dwi Kurnia; Hendrik Johanes Nadapdap
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 3 (2021): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v9i3.4997

Abstract

Kajian fase reproduktif tanaman gandum (Triticum aestivum L) varietas Dewata dari aspek fisiologis dan morfologis.  Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana yang berlokasi di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, pada elevasi 900 m dpl. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui proses pembentukan biji dan proses kemasakan biji dari aspek morphologis dan fisiologis dalam rangka penentuan saat panen untuk produksi benih gandum. Penelitian dilakukan melalui pengambilan sampel sebanyak 10 kali, masing-masing 10 rumpun dari populasi tanaman gandum. Pengamatan morfologis meliputi struktur bunga, fase perkembangan bunga, fase perkembangan biji dan daya berkecambah biji pada berbagai umur tanaman untuk menentukan saat panen. Data diperoleh melalui pengamatan morphologis, anatomi dan uji laboratoris. Dari hasil penelitian, disimpulkan: 1. Bunga tersusun dalam sebuah spike (malai), rerata panjang spike adalah 12.9 cm ± 0.8, tersusun atas 9 ± 2.2 spikelet. Setiap spikelet terdiri atas 2-3 floret dan sepasang glume. Setiap floret terdiri atas lemma, palea, stamen (jantan) dan pistil (betina). 2. Fase pembungaan adalah fase yang mengakhiri pembentukan daun (vegetatif). Fase pembungaan tanaman gandum yang terlihat secara fisik terdiri atas fase bunting, fase mrocot dan fase antesis. 3. Daya berkecambah biji gandum semakin meningkat hingga tercapai 88% (maksimum) pada umur 120 hst dengan kadar air 10.3%. 4. Umur panen yang dianjurkan adalah 120 hst.
Analisis Persepsi Civitas Akademika Fakultas Pertanian dan Bisnis terhadap Variasi Pola Vertikal Garden Antonius Wirangga Prasetyo Wicaksono; Nugraheni Widyawati; Alfred Jansen Sutrisno
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 1 (2022): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v10i1.5343

Abstract

Pada salah satu sudut Gedung Diponegoro 66 terdapat kualitas visual yang buruk. Hal ini menurunkan nilai estetika gedung karena letak sudut tersebut pada pintu masuk. Sehingga, cara untuk mengatasi permasalahan tersebut ialah membangun vertical garden. Cara ini dipilih karena area sudut tersebut memiliki area yang sempit dan ditutupi oleh pavement. Namun, sebelum melakukan pembangunan terlebih dahulu dilakukan analisis terhadap pola desain vertical garden. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mendapatkan pola desain vertical garden yang memiliki nilai estetika yang tinggi dan mampu menjawab permasalahan minimnya lahan sehingga dapat diterapkan. Metode yang digunakan ialah uji validitas dan reliabilitas untuk pengujian data, setelah itu menggunakan analisis deskriptif untuk melihat bagaimana persepsi civitas akademika untuk setiap 10 pola desain Vertical garden. Hasil uji validitas dan realibilitas menunjukkan bahwa data valid dan realiabel. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa nilai tertinggi pada pola desain ke 9 tetapi dikombinasikan dengan kontras warna pola desain ke 3. Pada pola desain ketiga memiliki kontras warna yang sangat cerah sehingga membuat desain pola vertical garden lebih enak untuk dilihat, sedangkan untuk pola desain ke sembilan memiliki pola desain yang unik dan cocok dan sesuai untuk kondisi fisik tempat.
REDESIGN LANDSCAPE TAMAN SITUS PENINGGALAN PURBAKALA DESA PUGUNG RAHARJO, LAMPUNG TIMUR SEBAGAI TAMAN EDUKASI Bagas Yanu Prayoga; Nugraheni Widyawati
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2023): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v11i1.6974

Abstract

Taman situs peninggalan purbakala Pugung Raharjo merupakan salah satu situs destinasi wisata yang ada  di Kabupaten Lampung Timur, Lampung. Sebagian banyak pengunjung taman situs peninggalan purbakala ini merupakan pelajar yang terdiri dari pendidikan Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Mahasiswa dan Orang Tua. Sehingga taman situs peninggalan purbakala ini sangat cocok untuk dilakukan perbaikan atau redesign dan kemudian dijadikan sebagai taman edukasi bagi para pengunjungnya. Edukasi yang dimaksudkan yaitu, pengunjung dapat mengetahui zaman megalitikum serta peradapan pergantian zaman, dimulai dari zaman megalitikum  hingga  zaman modern pada saat ini, sehingga pengunjung dapat mengetahui perbedaan yang nyata yang telah dialami dari zaman kezaman, dimulai dari tradisi yang dipakai, bahasa yang dipakai dan teknologi yang digunakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi presepsi dari pengunjung taman situs purbakala dalam fungsi estetika, fungsi sosial dan fungsi edukasi, serta memberikan rekomendasi design landscape edukasi dari analisis presepsi pengunjung terhadap taman situs peninggalan purbakala guna menjadi taman edukasi bersejarah
REDESIGN LANDSCAPE TAMAN SITUS PENINGGALAN PURBAKALA DESA PUGUNG RAHARJO, LAMPUNG TIMUR SEBAGAI TAMAN EDUKASI Bagas Yanu Prayoga; Nugraheni Widyawati
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2023): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v11i1.7470

Abstract

Taman situs peninggalan purbakala Pugung Raharjo merupakan salah satu situs destinasi wisata yang ada  di Kabupaten Lampung Timur, Lampung. Sebagian banyak pengunjung taman situs peninggalan purbakala ini merupakan pelajar yang terdiri dari pendidikan Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Mahasiswa dan Orang Tua. Sehingga taman situs peninggalan purbakala ini sangat cocok untuk dilakukan perbaikan atau redesign dan kemudian dijadikan sebagai taman edukasi bagi para pengunjungnya. Edukasi yang dimaksudkan yaitu, pengunjung dapat mengetahui zaman megalitikum serta peradapan pergantian zaman, dimulai dari zaman megalitikum  hingga  zaman modern pada saat ini, sehingga pengunjung dapat mengetahui perbedaan yang nyata yang telah dialami dari zaman kezaman, dimulai dari tradisi yang dipakai, bahasa yang dipakai dan teknologi yang digunakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi presepsi dari pengunjung taman situs purbakala dalam fungsi estetika, fungsi sosial dan fungsi edukasi, serta memberikan rekomendasi design landscape edukasi dari analisis presepsi pengunjung terhadap taman situs peninggalan purbakala guna menjadi taman edukasi bersejarah.