Nuril Badriyah
Faculty Of Animal Science, Universitas Islam Lamongan, Lamongan, Indonesia

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Pakan Fermentasi Limbah Sayur Sawi dan Eceng Gondok terhadap Pertambahan Bobot Cacing Tanah African Night (Eudrilus Eugniae) Khilmi Wawandi; Nuril Badriyah; Qabilah Cita
International Journal of Animal Science Vol. 4 No. 03 (2021): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ijasc.v4i03.68

Abstract

Cacing tanah merupakan salah satu komoditas bisnis ternak sebagai penghasil obat-obatan, bahan campuran kosmetik dan sebagai bahan pakan ternak yang memiliki potensi besar di Indonesia. Riset memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian sawi fermentasi dan eceng gondok terhadap kenaikan berat badan cacing malam crawler Afrika (Eudrilus Eugeniae). Riset memakai metode rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan, 3 ulangan serta tiap tes menggunakan 100 gram. Perawatan P0 = Pakan tanpa fermentasi mustard dan eceng gondok P1 = Pakan yang terbuat dari 100% mustard yang difermentasi + 0% fermentasi eceng gondok P2 = Pakan yang terbuat dari 50% mustard yang difermentasi + 50% fermentasi eceng gondok P3 = Pakan yang dibuat dari 0% mustard yang difermentasi + 100 % eceng gondok difermentasi. Parameter yang diamati pada riset yakni pertambahan berat cacing tanah African Night Crawler (Eudrilus Euegeniae). Hasil riset menunjukkan bahwa rata-rata pertambahan berat badan cacing selama penelitian pada perlakuan P0 (0,12), P1 (0,17) P2 (0,11), P3 (0,08). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penyediaan kubis limbah nabati yang difermentasi dan eceng gondok untuk penambahan berat cacing tanah African Night Crawler (Eudrilus Eugeniae), secara statistik tidak memiliki pengaruh yang signifikan (P> 0,05).
Pengaruh Pemberian Tepung Daun Mengkudu (Morinda citrifolia) terhadap Pertambahan Bobot Badan Ayam Kampung di Desa Ngayung Kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan Andi Saputro; Nuril Badriyah; Qabilah Cita Kurnia Nastiti Sumarsono
International Journal of Animal Science Vol. 4 No. 04 (2021): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/asj.v4i04.73

Abstract

Tanaman obat yang dimanfaatkan sebagai bahan campuran pada ransum unggas belum banyak dilakukan meskipun telah banyak digunakan oleh manusia, perlu dilakukan pengujian mengingat permintaan serta preferensi konsumen yang semakin kritis pada bahan makanan yang dikonsumsi. Pengumpulan data penelitian dilakukan mulai 1 maret sampai 30 maret 2021 di kandang bapak Mukarap Desa Ngayung kecamatan Maduran Kabupatan Lamongan. Riset bertujuan guna mengetahui pengaruh pemberian tepung daun mengkudu pada ransum terhadap bobot badan ayam kampung. Hasil penelitian diharapkan mampu digunakan sebagai informasi mengenai penggunaan tepung daun mengkudu pada level berapa sehingga menambah nafsu makan yang memiliki guna meningkatkan bobot badan ayam kampung. Materi riset yakni ayam kampung yang berada di kandang bapak Mukarap Desa Ngayung Kecamatan Maduran Kabupatan Lamongan sebanyak 36 ekor ayam kampung yang berumur 3 bulan. Riset menggunakan metode percobaan dengan Rancangan acak lengkap yang terdiri dari 4 perlakuan serta 3 ulangan, adapun perlakuan tersebut yakni dengan pemberian tepung daun mengkudu 5%, 10%, 15% dari ransum. Selama penelitian variabel yang diamati yakni penambahan bobot badan ayam kampung dengan varian kemudian dilanjut dengan uji beda nyata terkecil. Hasil riset menunjukkan bahwa bobot badan ayam kampung berbeda sangat nyata pada taraf signifikan 5% (P<0,05 ) dan 1% (P<0,01). Sedangkan pada konsumsi pakan tidak berbeda nyata pada taraf signifikan 5% dimana F hitung 0,271 lebih kecil dari F tabel 1% (4,07) terhadap konsumsi pakan. Percobaan ini merekomendasikan bahwa tepung daun mengkudu dapat diberikan sebanyak 10% terhadap ransum ayam kampung agar mendapat performan dan produktifitas yang optimal.
Perbandingan Block Debeaking dan Conventional Debeaking Terhadap Pertambahan Bobot Badan Anak Ayam Bangkok Juanda Aris Satya; Nuril Badriyah; Qabilah Cita Kurnia Nastiti Sumarsono
International Journal of Animal Science Vol. 5 No. 01 (2022): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/asj.v5i01.78

Abstract

Potong paruh adalah cara yang sering digunakan dalam menekan kanibalisme dan tingkah laku mematuk bulu pada peternakan unggas. Tingkah laku mematuk bulu menimbulkan permasalahan yang berat pada peternakan ayam, sebab tingkah laku ini, bisa mengakibatkan beberapa ayam dalam satu kandang bisa mengalami luka, cacat, dan mati.. Keuntungan potong paruh pada umur lebih muda antara lain ternak lebih mudah dipegang, mengurangi stress, efisiensi pakan lebih baik,mengurangi makan bulu (pickorder), daya hidup akan lebih baik dan pertumbuhan badan lebih seragam. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Ayam Bangkok pengaruh perbandingan block debeaking dan convetional debeaking terhadap pertambahan bobot badan anak ayam bangkok. Penelitian ini di menggunakan DOC ayam bangkok usia 5-7 hari dengan berat 27-36 gram sebanyak 27 ekor. Hasil penelitian pemotongan paruh dengan metode perbandingan block debeaking dan conventional debeaking tidak berbeda nyata terhadap pertambahan berat badan untuk variable konsumsi pakan (P> 0,05) yang mana F hitung 0,337 lebih kecil dari F tabel 30,82 sehingga tidak berbeda nyata.
Analisis Kelayakan Usaha Budidaya Burung Murai Batu di Desa Binangun Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban Dwi Bambang Hirawan; Nuril Badriyah; Alfian Adi Yatma
International Journal of Animal Science Vol. 5 No. 01 (2022): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/asj.v5i01.80

Abstract

Budidaya burung berkicau serta burung hias merupakan salah satu kegemaran masyarakat Indonesia. Burung kicau atau burung hias sangat digemari oleh masyarakat sebab lahan yang dibutuhkan lahan yang cukup luas serta tidak menimbulkan pencemaran lingkungan yang secara signifikan di lingkungan. Burung berkicau juga dapat berkicau dengan indah, sehingga dapat dijadikan hiburan bagi masyarakat. Apabila hal tersebut dikelola dan dapat dimanfaatkan secara optimal, maka dapat mendapatkan keuntungan secara ekonomis, mampu meningkatkan pendapatan masyarakat,bahkan memiliki peluang yang cukup besar sebagai ajang bisnis. Tujuan dari enelitian ini ialah untuk mengetahui profil peternak Burung Murai Batu serta menganalisis kelayakan usaha budidaya Burung Murai Batu di Desa Binangun. Total biaya yang dikeluarkan oleh peternak pada usaha budidaya Burung Murai Batu sebesar Rp 110.164.000 pendapatan dari usaha budidaya Burung Murai Batu diperoleh dari hasil penjualan anakan burung serta indukan afkir. Total penerimaan yang di terima oleh peternak sebesar Rp. 10.237.792 /bulan. Dari hasil penelitian total keuntungan yang diterima selama 1 tahun adalah Rp. 122.853.500. Hasil analisis kelayakan usaha yang dilakukan dapat diketahui dengan menghitung total biaya modal dibagi keuntungan bersih per bulan, demikian biaya pengembalian modal dapat tercapai selama 10 bulan 8 hari. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, bahwa usaha budidaya But=rung Murai Batu sangat mengutungkan serta layak untuk dikembangkan.
Pengaruh Umur terhadap Pola Pertumbuhan Kambing Boerka Jantan di UPT. Agri Science Technopark Universitas Islam Lamongan Afrilian Norma Karlinda; Nuril Badriyah; Ratna Kumala Dewi
International Journal of Animal Science Vol. 5 No. 01 (2022): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/asj.v5i01.82

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh umur terhadap pola pertumbuhan kambing Boerka jantan di UPT. Agri Science Technopark Universitas Islam Lamongan. Materi yang dipakai yakni kambing boerka jantan berjumlah 17 ekor (3 ekor kambing prasapih, 9 ekor lepas sapih, dan 5 ekor kambing dewasa). Variabel yang diamati meliputi berat badan, lingkar dada, tinggi pundak, serta panjang badan. Data yang didapat ditabulasi dan dianalisis secara kuantitatif dengan analisis regresi polynomial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pertumbuhan kambing boerka jantan mengikuti kurva sigmoid (S) dengan persamaan regresi polinomial berganda berturut-turut, yaitu : bobot badan y = 0,003x3 - 0,1226x2 + 2,748x + 2,1532; lingkar dada y = -0,1095x² + 3,8853x + 39,898; tinggi pundak y = -0,0358x² + 2,1436x + 41,699; dan panjang badan y = -0,0431x2 + 2,1206x + 43,398. Dengan nilai koefisien determinasi berturut-turut : bobot badan 98,47%, lingkar dada 89,25%, tinggi pundak 92,32%, dan panjang badan 59,88%. Pola pertumbuhan bobot badan serta ukuran tubuh lainnya pada kambing Boerka jantan di UPT. Agri Science Techopark UNISLA mengalami pertumbuhan yang terus meningkat mulai dari umur 0-18 bulan. Hal ini terjadi karena ternak belum mencapai usia tua. Apabila umur ternak semakin tinggi maka bobot badan maupun ukuran tubuh lainnya juga akan bertambah. Nilai koefisien determinasi paling tinggi pada bobot badan 98,47% dan terendah pada panjang badan 59,88%. Perihal ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh umur terhadap pola pertumbuhan kambing Boerka jantan di UPT. Agri Science Techopark UNISLA.
Persepsi dan Minat Generasi Muda Terhadap Usaha Bidang Peternakan di Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi Afifah Nurul Maghfiroh; Nuril Badriyah; Ratna Kumala Dewi
International Journal of Animal Science Vol. 5 No. 02 (2022): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/asj.v5i02.100

Abstract

Pembangunan sektor peternakan diarahkan untuk meningkatkan produksi peternakan, sehingga perlu adanya dukungan terhadap pembangunan peternakan terutama para generasi muda selaku para penerus pengembangan usaha peternakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi dan minat generasi muda terutama pada skala siswa SLTA Sederajat di Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi terkait usaha dibidang peternakan. Penelitian ini dilaksanakan dengan memberikan kuisioner berupa beberapa pertanyaan yang diberikan kepada responden, dimana responden ini merupakan siswa kelas X, XI, XII. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, dengan pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin. Jumlah total sampel siswa sekolah berjumlah 252 siswa. Variabel yang digunakan adalah persepsi dan minat para siswa terhadap usaha peternakan. Analisis data yang digunakan ialah Analisis Deskriptif, dimana data akan disajikan dalam bentuk tabel frekuensi dengan pengukuran Skala Likert. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa persepsi dan minat generasi muda terhadap usaha bidang peternakan di Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi termasuk kategori yang tinggi. Dimana persepsi siswa terhadap usaha peternakan dimana usaha peternakan dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan, sebagai pekerjaan utama masyarakat dan juga dapat dijadikan sebagai peluang pekerjaan.
Analisis Tata Niaga Telur Itik Di Kelompok Ternak Sumber Rejeki Desa Tawang Rejo Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan Ahmad Nur Efendi; Nuril Badriyah; Ratna Kumala Dewi
International Journal of Animal Science Vol. 5 No. 02 (2022): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/asj.v5i02.101

Abstract

Perkembangan peternakan di Indonesia relatif lebih maju. , jika dibandingkan dengan industri lain. Keadaan ini terlihat dari kontribusi protein hewani yang disumbangkan untuk daging dan telur oleh peternakan unggas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui alur distribusi sistem penjualan telur itik di Kelompok Ternak Sumber Rejeki Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan. Tidak ada pemasaran yang terlibat dalam tata niaga telur itik pada kelompok ternak di Desa Tawang Rejo Kecamatan Turi yaitu : Pedagang Besar (Penjual) - Pasar (Penjual dan Pengecer) - Pengecer (Toko). Bagian keuntungan yang diperoleh masing-masing pedagang adalah: Rp 1.000 untuk pedagang besar (pengumpul), Rp 60.000 untuk pasar (penjual dan pengecer) Rp 70.000 untuk pengecer (toko) Rp 35.000 jadi semakin besar populasi ternak maka semakin efisien pemasarannya. diterima petani
Pengaruh Pemberian Probiotik Effective Microorganisms-4 (EM-4) dalam Air Minum terhadap Kualitas Fisik Daging Ayam KUB di UPT. Agri Science Technopark Ermawati Sholeha; Nuril Badriyah; Qabilah Cita
International Journal of Animal Science Vol. 5 No. 02 (2022): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/asj.v5i02.103

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik Effective Microorganisms-4 (EM4) dalam air minum terhadap kualitas fisik daging ayam KUB di UPT. Agri Science Technopark. Metode penelitian menggunakan analisa laboratorium dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu perlakuan P0 (air minum tanpa pemberian probiotik EM4 (kontrol)), P1 (probiotik EM4 0,5 ml + air minum 1000 ml), P2 (probiotik EM4 1 ml + air minum 1000 ml), P3 (probiotik EM4 1,5 ml + air minum 1000 ml). Parameter yang diamati adalah kualitas fisik daging ayam KUB meliputi daya ikat air (%), susut masak (%), dan keempukan (N). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh pemberian probiotik EM4 dalam air minum dengan level 0,5-1,5 ml/liter air terhadap kualitas fisik daging ayam KUB di UPT. Agri Science Technopark yang meliputi daya ikat air, susut masak, dan keempukan. Nilai rataan daya ikat air sebesar 5,33-7%, rataan susut masak sebesar 29,59-31,58%, dan rataan keempukan sebesar 8,57-14,03 N.
Analisis Perbedaan Penjualan Daging Ayam Broiler Di Pasar Cendere Kecamatan Karanggeneng Kabupaten Lamongan Dengan Pasar Kliwon Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik Ahmad Mudrikul Falaq; Nuril Badriyah; Alfian Adi Atma
International Journal of Animal Science Vol. 5 No. 02 (2022): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/asj.v5i02.105

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan keuntungan pemasaran daging ayam broiler di pasar cendere karanggeneng dengan pasar kliwon kecamatan Dukun, serta mengetahui tingkat penjualan ayam broiler di pasar Cendere Karanggeneng dengan pasar kliwon. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode studi kasus, survei dan observasi. Hasil penelitian menjelaskan jika terdapat perbedaan tingkat penjualan di pasar Cendere dan pasar Kliwon. Pasar Cendere paling banyak dapat menjual 35 ekor dengan keuntungan sebesar 273.000, sedangkan Pasar Kliwon paling banyak dapat menjual 150 ekor dengan keuntungan 1.335.000 diambil dari jumlah penjual terbanyak.
Pengaruh Pemberian Tepung Daun Mengkudu (Morinda citrifolia) terhadap Pertambahan Bobot Badan Ayam Kampung di Desa Ngayung Kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan Andi Saputro; Nuril Badriyah; Qabilah Cita Kurnia Nastiti Sumarsono
International Journal of Animal Science Vol. 4 No. 04 (2021): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/asj.v4i04.73

Abstract

Tanaman obat yang dimanfaatkan sebagai bahan campuran pada ransum unggas belum banyak dilakukan meskipun telah banyak digunakan oleh manusia, perlu dilakukan pengujian mengingat permintaan serta preferensi konsumen yang semakin kritis pada bahan makanan yang dikonsumsi. Pengumpulan data penelitian dilakukan mulai 1 maret sampai 30 maret 2021 di kandang bapak Mukarap Desa Ngayung kecamatan Maduran Kabupatan Lamongan. Riset bertujuan guna mengetahui pengaruh pemberian tepung daun mengkudu pada ransum terhadap bobot badan ayam kampung. Hasil penelitian diharapkan mampu digunakan sebagai informasi mengenai penggunaan tepung daun mengkudu pada level berapa sehingga menambah nafsu makan yang memiliki guna meningkatkan bobot badan ayam kampung. Materi riset yakni ayam kampung yang berada di kandang bapak Mukarap Desa Ngayung Kecamatan Maduran Kabupatan Lamongan sebanyak 36 ekor ayam kampung yang berumur 3 bulan. Riset menggunakan metode percobaan dengan Rancangan acak lengkap yang terdiri dari 4 perlakuan serta 3 ulangan, adapun perlakuan tersebut yakni dengan pemberian tepung daun mengkudu 5%, 10%, 15% dari ransum. Selama penelitian variabel yang diamati yakni penambahan bobot badan ayam kampung dengan varian kemudian dilanjut dengan uji beda nyata terkecil. Hasil riset menunjukkan bahwa bobot badan ayam kampung berbeda sangat nyata pada taraf signifikan 5% (P<0,05 ) dan 1% (P<0,01). Sedangkan pada konsumsi pakan tidak berbeda nyata pada taraf signifikan 5% dimana F hitung 0,271 lebih kecil dari F tabel 1% (4,07) terhadap konsumsi pakan. Percobaan ini merekomendasikan bahwa tepung daun mengkudu dapat diberikan sebanyak 10% terhadap ransum ayam kampung agar mendapat performan dan produktifitas yang optimal.