Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Grain Size Variations of Reclaimed CO2 Sand Mold on Hardness and Metal Surface Roughness Khasanah, Sabtun Ismi; Nurdin, Akhmad; Daryanto, Tri
JMPM (Jurnal Material dan Proses Manufaktur) Vol. 7 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jmpm.v7i2.17547

Abstract

Studies on reclaiming CO2 sand mould waste have the opportunity to increase productivity. This research was conducted to learn further about the potential of reclaimed CO2 sand moulds. The effect of the grain size of the reclaimed CO2 sand mould on the hardness and metal surface roughness was analyzed. In addition, a comparison of casting quality analysis was carried out between products using new sand and reclaimed CO2 sand moulds. The CO2 sand moulds were crushed and then sieved using 12, 25 and 40 mesh sieves. The sand waste grains were reclaimed through a detergent washing process. SEM-EDS characterization was carried out to determine the elements contained. The hardness of the casting product was tested using the Rockwell method with a load of 981 N. Meanwhile, the metal surface roughness was characterized through the Roughness Test and visual identification using the JIS 82 standard. Based on the results of the SEM-EDS characterization, the three variations of the reclaimed CO2 sand have the potential to be reused. The quality of the hardness and metal surface roughness of the reclaimed CO2 sand with 25 mesh size variation is close to the quality of the casting product using a new sand mould.
PELATIHAN PENGGUNAAN ALAT UKUR JANGKA SORONG PADA SISWA SMP ISLAM RUMPUN MUSLIM WONOGIRI Al Hassany, Ibnu Rosyid; Daryanto, Tri; Afandi, Ridwan; Syamsudin, Arif; Atina, Vivin Zulfa; Nurdin, Akhmad
Perwira Journal of Community Development Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjcd.v4i2.344

Abstract

Salah satu kegiatan praktikum pada pelajaran IPA ialah tentang pengamatan dan pengukuran menggunakan jangka sorong. Berdasarkan hasil wawancara dengan Guru IPA Sekolah Menegah Pertama (SMP) Islam Rumpun Muslim Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri., kurikulum IPA dengan materi pengukuran jangka sorong hanya diberikan melalui gambar atau display jangka sorong, dan belum dipraktikkan secara langsung. Hal tersebut menyebabkan siswa cukup kesulitan untuk memahami cara kerja atau penggunaan alat ukur tersebut. Sebagai solusi dari tantangan tersebut, pelatihan dan pendampingan penggunaan alat ukur perlu dilakukan di SMP Islam Rumpun Muslim. Program tersebut terdiri atas pemberian fasilitas jangka sorong dan pelatihan penggunaannya. Pelatihan diawali dengan pemberian soal pre-test, dilanjutkan dengan paparan materi dan diskusi, kemudian praktek mengukur dengan jangka sorong, lalu diakhiri dengan post-test. Soal pre-test dan post-test identik. Pelatihan dilaksanakan kepada siswa kelas 7 SMP Islam Rumpun Muslim, dengan jumlah siswa 42. Hasil pre-test menunjukkan bahwa tidak ada siswa yang mampu menjawab dengan benar dari tiga soal yang diberikan. Akan tetapi setelah paparan materi dan praktek langsung, terjadi perbaikan pemahaman siswa mengenai jangka sorong. Hal tersebut ditunjukkan dengan peningkatan presentase siswa yang mampu menjawab dengan benar, pada tahapan post-test. Secara kumulatif, pemahaman siswa mengenai fungsi dan penggunaan jangka sorong meningkat sekitar 37,3%. Praktek langsung penggunaan jangka berdampak positif terhadap pemahaman siswa. Penggunaan alat peraga pada proses pembelajaran terbukti dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai materi yang dipelajari oleh siswa.