Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Faktor-Faktor Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang behubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Mandala Mekar Kota Bandung Pamungkas, Gugum; Naelul Inayah, Neli
Sehat MasadaJurnal Vol 14 No 1 (2020): Jurnal Sehat Masada
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v14i1.125

Abstract

Latar Belakang: Jaminan kesehatan merupakan jaminan berupa perlindungan kesehatan agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan. Kepesertaan JKN terdiri dari PBI dan Bukan PBI. Puskesmas Mandala Mekar adalah puskesmas dengan jumlah kunjungan terendah yaitu 866 atau (30,6%) dari 2.827 atau (69,4%) peserta JKN, dengan peserta PBI sebanyak 1867 atau (66%) peserta. Tujuan: untuk Mengetahui Faktor-Faktor Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) PBI yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Mandala Mekar kota Bandung. Metode: Metode penelitian kuantitataif, dengan desain Cros sectional dengan populasi sebanyak 1867 atau (66%) peserta PBI. Pengambilan sampel dengan tehnik Accidental sampling sebanyak 72 orang. Hasil: Analisis data menggunkan Uji Chi Square. Hasil penelitian, yang memanfaatkan pelayanan kesehatan 28 orang atau (38,9 %) dan yang tidak memanfaatkan 44 orang atau (61,1%). Simpulan: Ada hubungan antara umur, dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan dengan (p=0,007) dan sikap (p=0,011). Tidak ada hubunga keyakinan, lokasi sarana, dan kebutuhan dengan Pemanfaatan pelayanan kesehatan
Analisis Beban Kerja Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan di Puskesmas Ciwidey Kabupaten Bandung Menggunakan Metode Workload Indicators Of Staffing Need (WISN) Pamungkas, Gugum; Kusmiati, Eem
Sehat MasadaJurnal Vol 15 No 1 (2021): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v15i1.167

Abstract

Kunjungan pasien yang datang periksa ke Puskesmas Ciwidey yaitu dengan rata- rata kunjungan pasien per hari 120 -170 orang dan per bulan rata-rata kunjungan 2000-2500 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis beban kerja Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan di Puskesmas Ciwidey Kabupaten Bandung menggunakan metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN). Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah 21 responden. Teknik sampling dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan sampling jenuh berjumlah 21 responden. Hasil penelitian diperoleh waktu kerja tersedia tahun 2018 berdasarkan jumlah kerja efektif di Puskesmas Ciwidey adalah 2,017 Jam / Tahun atau 121,050 Menit. Beban kerja petugas kesehatan di Puskesmas Ciwidey yang memiliki beban kerja tinggi adalah dokter umum, dokter gigi, perawat gigi, perawat, bidan, apoteker, rekam medis, promkes dan yang memiliki beban kerja rendah adalah tenaga gizi, sanitarian sedangkan analis memilki beban kerja sedang. Standar kelonggaran waktu di Puskesmas Ciwidey adalah 1,063, Jumlah SDM tenaga kesehatan dengan menggunakan metode WISN di Puskesmas Ciwidey dibutuhkan sebanyak 31 orang petugas kesehatan. Penelitian ini maka disarankan Kepada Puskesmas Ciwidey Penambahan jumlah SDM perlu segera diusulkan untuk mengurangi beban kerja dengan menggunakan anggaran yang ada baik dari dana Biaya Oprasional Kesehatan (BOK) ataupun dari dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) atau kapitasi sehingga bisa mengatasi pengurangan beban kerja dari masing masing tenaga kesehatan yang ada.
Persepsi Mahasiswa Prodi Sarjana Kesehatan Masyarakat Stikes Dharma Husada Bandung Terhadap Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru Di Masa Pandemi COVID-19 Tahun 2021 Pamungkas, Gugum; Dwi Tamara, Metha; Puspita Sari, Intan
Sehat MasadaJurnal Vol 16 No 1 (2022): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v16i1.280

Abstract

Persepsi merupakan proses pemberian arti terhadap lingkungan atau objek oleh individu. Persepsi yang muncul dari dalam individu ini kemudian menggerakkan masing-masing individu untuk dapat mengatur dan mengelola dirinya dalam menerapkan protokol kesehatan sebagai kebiasaan baru yang diberlakukan di beberapa tatanan pada masa pandemi COVID-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa kesehatan terhadap AKB pada masa pandemi COVID-19. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat akhir non regular dan mahasiswa tingkat dua regular, jumlah keseluruhan sampel berjumlah 6 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi kepada mahasiswa kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan Pesepsi mahasiswa kesehatan terhadap penerapan AKB di kampus, terdapat mahasiswa yang berpersepsi bahwa protokol kesehatan yang sudah diberlakukan di kampus masih kurang efektif. Persepsi mahasiswa kesehatan terhadap penerapan AKB di tempat ibadah, hampir semua mahasiswa berpersepsi penerapan AKB di tempat ibadah sudah efektif. Persepsi mahasiswa kesehatan terhadap penerapan AKB di transportasi umum, hampir semua berpersepsi bahwa penerapan protokol kesehatan yang sudah di terapkan pada transportasi umum online seperti Gojek dan Grab sudah cukup baik. Persepsi mahasiswa kesehatan terhadap penerapan AKB di tempat umum, sebagian mahasiswa berpersepsi bahwa penerapan AKB tersebut masih kurang efektif dan kondusif. Persepsi mahasiswa kesehatan terhadap rencana tindak lanjut sebagai mahasiswa kesehatan dalam menghadapi AKB adalah dengan melakukan promosi kesehatan.
HUBUNGAN PERSEPSI KUALITAS PELAYANAN VAKSINASI COVID-19 DENGAN KEPUASAN PESERTA VAKSINASI DI UPT PUSKESMAS SEKELOA KOTA BANDUNG TAHUN 2021 Pamungkas, Gugum; Widia Utami, Rezki
Sehat MasadaJurnal Vol 16 No 2 (2022): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v16i2.365

Abstract

Pelayanan vaksinasi merupakan salah satu upaya preventif pada pandemi Covid-19. Berdasarkan studi pendahuluan, kualitas pelayanan vaksinasi Covid-19 di UPT Puskesmas Sekeloa Kota Bandung masih kurang yaitu tempat vaksinasi yang kurang luas, petugas bersikap acuh dalam memberikan pelayanan, dan waktu mulai pelayanan terlambat. Kualitas suatu pelayanan sangat penting dalam menentukan kepuasan pelanggan. Masyarakat yang puas terhadap kualitas pelayanan vaksinasi dapat menjadi ajakan bagi masyarakat yang lain dan meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19. Tujuan penelitian mengetahui hubungan persepsi kualitas pelayanan vaksinasi Covid-19 dengan kepuasan peserta vaksinasi di Puskesmas Sekeloa Kota Bandung Tahun 2021. Jenis penelitian kuantitatif analitik dengan rancangan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi pada penelitian ini adalah 200, dengan besar sampel 130 peserta vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Sekeloa Kota Bandung Tahun 2021. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Terdapat hubungan antara persepsi kualitas pelayanan vaksinasi Covid-19 dengan kepuasan peserta vaksinasi dengan nilai p-value 0,000. Masing-masing dimensi kualitas yang berhubungan dengan kepuasan peserta vaksinasi Covid-19 adalah dimensi empathy, responsiveness, reliability, dan assurance. Sedangkan dimensi tangible tidak berhubungan dengan kepuasan peserta vaksinasi Covid-19 di UPT Puskesmas Sekeloa Kota Bandung Tahun 2021. Saran perlu dilakukan supervisi terhadap pelayanan vaksinasi dengan memprioritaskan semua aspek pelaksanaan sesuai dengan daftar tilik pelaksanaan pelayanan vaksinasi Covid-19.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PELANGGAN DI LABORATORIUM KLINIK PRODIA BUAH BATU rohimah, ai titin; pamungkas, gugum
Sehat MasadaJurnal Vol 18 No 2 (2024): Jurnal Sehat Masada
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v18i2.482

Abstract

Laboratories are required to improve the quality of service so that customer satisfaction increases. Based on a preliminary study of secondary data on the results of the customer satisfaction index (CSI) in 2021, the results obtained for service CSI were 97.34%, while in 2022 the results obtained were 92.95%, with a CSI target of ≥ 85%. Even though the target has been reached, from this evaluation there is a decrease in CSI results in 2022 of 4.39% compared to 2021, this occurs because there is a decrease in scores related to service quality. The purpose of this study was to determine the relationship between service quality and customer satisfaction at the Prodia Buah Batu Clinical Laboratory. The research design is a quantitative type with a correlative analytic design using a cross sectional approach. The sampling technique used was purposive sampling and obtained 79 respondents. Data analysis using univariate and bivariate, Chi quare test. The results showed that there was a relationship between service quality and customer satisfaction at the Prodia Buah Batu Clinical Laboratory, with a p value = 0.000. Based on the results of the study it can be concluded that the quality of service received by customers can affect the condition of customer satisfaction. It is recommended for the Prodia Buah Batu Clinical Laboratory to improve service quality, especially the Responsiveness aspect and for customer satisfaction, especially the service excellence aspect.
EVALUASI PEMANFAATAN APLIKASI MATERNAL PERINATAL DEATH NOTIFICATION (MPDN) DI WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANDUNG TAHUN 2024 Pamungkas, Gugum; Luthfiyani, Heni; nurhayati asih, tri; Ramdhan, Arfian Hikmat
Sehat MasadaJurnal Vol 19 No 1 (2025): Jurnal Sehat Masada
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Based on the results of the 2020 Long Form Population Census, there was a decrease in the Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) nationally. However, when compared to other ASEAN countries, Indonesia is still among the countries with the highest MMR and IMR. Maternal Perinatal Death Notification (MDPN) is a fast, structured maternal and infant death reporting application utilising the latest information technology and can be used for tactical decision-making in efforts to reduce MMR and IMR. MPDN is also an integral part of the Maternal Perinatal Surveillance & Response (AMP-SR) Audit process. The purpose of the study was to evaluate the utilisation of the MPDN application in the working area of the Bandung Regency Health Office in 2024 based on the input, process and output components. The research method is qualitative research with in-depth interviews and observations to 7 informants. Research results: input: Human resources have been socialised, MPDN management should not be assigned to one person, facilities and infrastructure are sufficient, budget is available from the Health Operational Assistance (BOK) Puskesmas for death case tracking, Team Decree needs to be updated annually. Process: study sites have been registered in MPDN, not all deaths have been notified, reporting of Autopsy Verbal (OV) and Medical Summary (RM) is incomplete and not within the specified timeframe, zero reporting has not been done every month. Output: Recap of death report has not been made and reported every month, OV and RM documents need to be hardcopy/softcopy. Conclusion: Death notification has been implemented quite well, but needs improvement in reporting death cases in MPDN so that it can be optimally utilised for AMP-SR.
ANALISIS KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN DI KLINIK PM 1 Pamungkas, Gugum; Aulia, Nursyifa
Jurnal Gici Jurnal Keuangan dan Bisnis Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Gici Jurnal Keuangan dan Bisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi GICI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58890/jkb.v17i1.364

Abstract

Sumber daya manusia kesehatan yaitu berbagai jenis tenaga kesehatan klinik maupun nonklinik yang melaksanakan upaya medis dan intervensi kesehatan masyarakat. Kinerja dari pelayanan kesehatan sangat tergantung kepada pengetahuan, keterampilan dan motivasi dari orang-orang yang bertanggung jawab terhadap pelayanan kesehatan. Sumber daya manusia kesehatan berhubungan erat dengan masing-masing fungsi suatu organisasi kesehatan dan juga berinteraksi diantara fungsi-fungsi tersebut. Untuk mencapai visi dan misi suatu organisasi diperlukan keterampilan dan kemampuan SDM yang mampu mendiagnosa permasalahan dan mengintervensi sehingga didapatkan penyelesaian dari setiap permasalahan yang menjadi tugas pokok dan fungsi organisasi. Sumber daya manusia tersebut juga dapat menjadi ancaman bagi pelaksana kebijakan, strategi, program, dan prosedur suatu kegiatan apabila tidak dikelola dengan baik dan tepat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat kompetensi SDM Kesehatan di Klinik PM 1 yang mencakup seluruh karakteristi kompetensi SDM Kesehatan antara lain pengetahuan, keterampilan, sikap, konsep diri, dan motivasi. Jenis penelitian kualitatif dengan metode wawancara mendalam, dilakukan kepada 1 key informan dan 5 secondary informan. Sudah seluruh pegawai memilik pengetahuan dan keterampilan yang baik, memiliki sikap yang sabar serta sopan dalam menghadapi pasien yang cenderung tidak sabar, masih ada beberapa yang tidak memiliki konsep diri atau merasa tidak percaya diri pada pekerjaannya, memiliki motivasi yang tinggi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Diharapkan kepada pihak instansi untuk memberikan pelatihan-pelatihan khusus kepada pegawai untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih optimal.
STRATEGI PEMASARAN LAYANAN KESEHATAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANDUNG KIWARI Pamungkas, Gugum
Sehat MasadaJurnal Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Sehat Masada
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RSUD Bandung Kiwari is a hospital owned by the Bandung City Government which was previously named the Bandung City Mother and Child Special Hospital (RSKIA) and is registered with the Indonesian Ministry of Health. In 2019-2020 RSUD Bandung Kiwari experienced a decrease in visits, but in 2021-2022 RSUD Bandung Kiwari experienced an increase in return visits. Purpose is analyze the health service marketing strategy at Bandung Kiwari Hospital in 2023. Research method is qualitative descriptive. Data collection techniques use interview, observation and documentation. There were seven informants consisting of four key informants and three secondary informants. The hospital continues to maintain the quality and add new services needed by the community. The services Bandung Kiwari Hospital are more oriented towards Type B General Hospital, prices are set in accordance with Perwal/175/2018, the place is in the middle of Bandung City, promotions are carried out using all the updated media.
Tingkat Kualitas Pelayanan Dengan Kepuasan Pasien Kepesertaan JKN/KIS ditempat Pendaftaran Pasien Rawat Jalan UPT Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung Tahun 2018 Pamungkas, Gugum; Rosalina, Ranti Resmi
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 13 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v13i1.75

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan kesehatan merupakan salah satu hak mendasar masyarakat yang penyediaannya wajib diselenggarakan oleh pemerintah sebagaimana telah diamanatkan  dalam Undang-undang Dasar 1945 pasal 28 ayat (1) setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan dan Pasal 34 ayat (3)  Negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan faslitas pelayanan umum yang layak Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tingkat kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien kepesertaan JKN/KIS ditempat pendaftaran pasien rawat jalan UPT Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung Tahun 2018. Metoda: Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif  yakni data yang berhubungan dengan angka-angka, baik yang diperoleh dari hasil pengukuran, maupun dari nilai suatu data yang diperoleh dengan jalan mengubah data kualitatif  kedalam data kuantitatif, misalnya scor dari hasil tes, atau hasil dari perhitungan Hasil dan pembahasan: Gambaran kepuasan pasien yang merasa puas yaitu sebesar 62 pasien atau 61,4%, dan responden yang merasa kurang puas berjumlah 39 (38,6%), Adanya hubungan kehandalan dengan kepuasan pasien  ditempat pendaftaran pasien rawat jalan UPT. Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung dengan nilai p value = 0,05 (p 0,05). Adanya hubungan jaminan dengan kepuasan pasien  ditempat pendaftaran pasien rawat jalan UPT. Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung dengan nilai p value = 0,00 (p 0,05). Adanya hubungan bukti nyata dengan kepuasan pasien  ditempat pendaftaran pasien rawat jalan UPT. Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung dengan nilai p value = 0,02 (p 0,05). Adanya hubungan empati dengan kepuasan pasien  ditempat pendaftaran pasien rawat jalan  UPT. Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung dengan nilai p value = 0,00 (p 0,05). Adanya hubungan daya tanggap dengan kepuasan pasien  ditempat pendaftaran pasien rawat jalan UPT. Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung dengan nilai p value = 0,00 (p 0,05).
HUBUNGAN KELENGKAPAN SARANA DAN PRASARANA PUSKESMAS DENGAN KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS MELONG ASIH KOTA CIMAHI TAHUN 2019 Pamungkas, Gugum; Kurniasari, Nina
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 13 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v13i2.92

Abstract

Sarana dan prasarana dapat diartikan segala sesuatu (baik fisik maupun unag) yang dapat memudahkan dan melancarkan pelaksanaan suatu usaha. Penyelenggaraan Puskesmas memerlukan sarana dan prasarana guna mendukung keberhasilan pelayanan keseahatan. Salah satu indikator keberhasilan pelayanan kesehatan di Puskesmas adalah kepuasan pelanggan. Nilai hasil survey kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Puskesmas Tahun 2018, unsur kelengkapan sarana dan prasarana dibawah target, dan Puskesmas Melong Asih merupakan yang terendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kelengkapan sarana dan prasarana Puskesmas dan hubungan kelengkapan sarana dan prasarana Puskesmas dengan kepuasan pasien di Puskesmas Melong Asih Kota Cimahi. Jenis penelitian berupa penelitian kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Sampel penelitian yaitu pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, sebanyak 98 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, yang telah diuji vailiditas dan reliabilitas. Analisis penelitian ini menggunakan univariat, dan bivariat menggunakan Chi-Square. Hasil analisis univariat menggambarkan 54,1% menyatakan sarana puskesmas lengkap, nyaman, bersih, dan tertata, 61,2 % menyatakan prasarana Puskesmas lengkap, dan 73,5% puas terhadap sarana dan prasarana Puskesmas. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara sarana Puskesmas (p value = 0,001) dan prasarana Puskesmas (p value = 0,000) dengan kepuasan pasien. Kesimpulannya adalah terdapat hubungan kelengkapan sarana dan prasarana Puskesmas dengan kepuasan pasien di Puskesmas Melong Asih Kota Cimahi Tahun 2019, sehingga disarankan kepada Puskesmas Melong Asih agar meningkatkan kelengkapan sarana dan prasarana Puskesmas.Kata Kunci : Sarana, Prasarana, Puskesmas, Kepuasan PelangganKepustakaan : 26 buah (2004-2018)