Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PARENTING MANAJEMEN PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI BERBASIS KELUARGA DI PAUD AS SAKINAH PEKANBARU suharni suharni; Adolf Bastian; Yesi Novitasari
Jurnal ABDI PAUD Vol 2, No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdipaud.v2i2.19759

Abstract

Keterlibatan orang tua secara aktif dalam pendidikan anak usia dini, khususnya dalam memanajemen pembelajaran yang dilakukan oleh anak merupakan hal yang sangat penting. Namun terkadang, beberapa kendala seperti keterbatasan pengetahuan serta kesibukkan orang tua sehingga orangtua menyerahkan seutuhnya tanggungjawab dalam pembelajaran kepada guru disekolah. Kadang karna kurangnya komunikasi sering terjadi miskomunikasi antara guru dan orang tua tentang pembelajaran yang dilaksanakan disekolah maupun diluar sekolah.Manajemen pembelajaran yang baik sangat penting agar kegiatan pembelajaran tidak hanya dilaksanakan disekolah namun dapat dilaksanakan diluar sekolah maupun dirumah dalam pengasuhan serta pantauan orangtua. Orang tua ikut berpartisiapsi dalam kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah ketika ada kegiatan yang dilaksanakan oleh guru untuk orang tua dan anak. Adapun solusi yang ditawarkan yaituParentingManajemen Pembelajaran Anak Usia Dini Berbasis Keluarga di Paud As Sakinah Pekanbaru. Melalui kegiatan ini diharapkan orang tua dapat menyadari pentingnya peranan orang tua di lingkungan keluarga dalam memanajemen pembelajaran yang dilakukan oleh anak agar hubungan anak dan orang tua lebih dekat serta anak akan termotivasi menunjukkan kemampuan yang dimiliki dalam pembelajaran yang dilakukan disekolah maupun di luar sekolah.
PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI E-LEARNING BERBASIS WEB UNTUK GURU PAUD DI KECAMATAN RUMBAI KOTA Suharni Suharni; Yesi Novitasari; Sri Wahyuni
Jurnal ABDI PAUD Vol 3, No 1 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdipaud.v3i1.22374

Abstract

Permasalahan mitra yaitu kurangnya pemahaman guru-guru Paud tentang aplikasi e- Learning dalam pengajaran online. Dimasa pandemi guru-guru menjadi kesulitan dalam memberi materi atau tugas kepada anak yang pembelajarannya tidak tatap muka, sehingga membuat pembelajaran menjadi kurang efektif terutama dalam membagikan materi dan memberikan penilaian kepada anak. Ini menjadi permasalahan yang dialami hampir semua guru di kecamatan Rumbai. Pembelajaran ada juga dilakukan menggunakan beberapa aplikasi seperti zoom atau google meeting tapi ini aplikasi menjadi beban bagi anak terutama di kuota internetnya. Dengan adanya permasalahan ini, maka pihak sekolah berencana menggunakan sebuah aplikasi atau sistem informasi e-learning dan tim pengabdian akan memberikan pelatihan penggunaan aplikasi e-learning tersebut kepada guru- guru. Dimana aplikasi ini guru-guru bisa membuat pembelajaran dan soal-soal serta anak juga bisa mengisi absensi. Dengan aplikasi ini juga membuat kemudahan bagi guru-guru untuk merekap nilai. Aplikasi ini menyesuaikan dengan kebutuhan guru Paud Se Kecamatan Rumbai.Target yang ingin dicapai pada pelaksanaan pengabdian ini adalah semua guru PAUD Kecamatan Rumbai dapat mengalikasikan e-learning dalam pembelajaran secara online sehingga proses belajar mengajar berjalan lancar walaupun dimasa pandemic.
Hubungan Pemberian Reward terhadap Kedisiplinan Anak Usia 5-6 Tahun di TK Ihsan Kids Kota Pekanbaru Sean Marta Efastri; Azlin Atika Putri; Suharni Suharni
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9845

Abstract

Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan Pemberian Reward terhadap Kedisiplinan anak usia 5-6 tahun di TK Ihsan Kids Kota Pekanbaru Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif korelasional. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dalam penelitian ini bahwa ada hubungan yang positif antara pemberian reward terhadap kedisiplinan anak usia 5-6 tahun di TK Ihsan Kids Kota Pekanbaru, hal ini di buktikan hasil korelasi r hitung menunjukan 0,562 sedangkan r table pada 5% yakni 0,361, maka dapat dikatakan r hitung > r table (0,562>0,361). Dengan demikian dapat dikatakan Ha diterima Ho ditolak atau adanya hubungan yang positif pemberian Reward terhadap kedisiplinan anak.
The Effect of Digital Literacy-Based Learning on Student Motivation and Socialization Ability Sri Wahyuni; Yesi Novitasari; Suharni Suharni; Reswita Reswita
Consilium : Berkala Kajian Konseling dan Ilmu Keagamaan Vol 9, No 2 (2022): July-December 2022
Publisher : Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/consilium.v9i2.13454

Abstract

Online learning programs require students to use digital literacy. The question is how does digital literacy affect student learning motivation, then does it also affect students' ability to socialize. The purpose of the study was to describe the level of digital literacy, learning motivation and social skills of FKIP students at Lancang Kuning University. The research methodology used is descriptive analysis with hypothesis testing using regression. The number of samples is 99 students who are drawn by total sampling from all respondents. The results showed that 1) the digital literacy level of students was at a moderate level. 2) low student learning motivation. 3) students' social skills are low. 4) there is a positive influence between digital literacy on the learning motivation of FKIP students. 5) there is a positive influence between digital literacy on the social skills of FKIP students at Lancang Kuning University. The implications of this research are as material for consideration for counselors in providing services to students who have an impact on digital literacy on learning motivation and social skills.
Pemahaman Mahasiswa PG-PAUD Semester III Terhadap Kemampuan Menggunakan Aplikasi Blanded Learning dalam Perkuliahan Suharni; Sean Marta Efastri; Azlin Atika Putri
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i2.1016

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman mahasiswa PG-PAUD semester III dalam penggunaan aplikasi Blanded Learning. Penelitian deskriptif ini dilakukan dengan pemberian angket kepada mahasiswa sehingga peneliti mengetahui permasalahan dan kendala yang dihadapi oleh mahasiswa dalam penggunaan aplikasi Blanded Learning pada pembelajaran dimanapun mahasiswa berada. Diharapkan dengan penelitian ini dapat mengetahui pemahaman mahasiswa dalam menggunakan aplikasi Blanded Learning sebagai media pembelajaran. Hasil penelitian sementara menunjukkan bahwa pemahaman sebagian mahasiswa semester III terhadap kemampuan penggunaan aplikasi blanded learning rata-rata baik namun masih ada sebagian kecil yang mengalami kendala yaitu dalam menggunakan metode yang terdapat dalam aplikasi dan masih dibantu dalam mengakses fitur blanded learning sehingga mahasiswa harus tetap didampingi dan diarahkan dalam menggunakan aplikasi blanded learning. Dari hasil penelitian menunjukkan fitur blanded learning merupakan aplikasi yang efektif ketika tidak bertatap muka sehingga sangat membantu mahasiswa maupun dosen ketika tidak memungkinkan untuk melakukan pembelajaran dikelas.
The Effectiveness of Steam Digitalization in Slow Pedagogy: Building Early Childhood Literacy Through Malay Culture Suharni Suharni; Sean Marta Efastri; Lucky Lhaura Van FC
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 9 (2025): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i9.12614

Abstract

Developing early childhood literacy requires innovative and contextual learning approaches that integrate technology and local cultural values. This study aims to analyze the effectiveness of STEAM digitalization within a slow pedagogy framework to enhance literacy skills among early childhood learners by incorporating Malay cultural elements into the learning process. The proposed solution is the implementation of a digitalized STEAM-based learning model supported by interactive multimedia, designed to create meaningful, engaging, and culturally relevant learning experiences. This research employed a quantitative experimental design involving two groups of early childhood students: an experimental group receiving instruction through digitalized STEAM-based slow pedagogy and a control group using conventional teaching methods. The study involved 60 children selected through purposive sampling. Data were collected using literacy performance tests, observation sheets, and teacher assessments. The findings indicate that the implementation of STEAM digitalization in slow pedagogy significantly improved children's literacy achievement. Results of the paired sample t-test show a significant difference between pre-test and post-test scores in the experimental group (t = 8.412; p < 0.05), demonstrating the effectiveness of the approach. Furthermore, the independent sample t-test revealed a significant difference between the experimental and control groups (t = 2.132; p < 0.05). The study concludes that STEAM digitalization combined with slow pedagogy is an effective strategy for enhancing early childhood literacy while promoting Malay cultural identity. It is recommended that culturally grounded and interactive digital STEAM resources be integrated into early childhood education to foster sustainable and meaningful literacy development
PELATIHAN EDPUZZLE SEBAGAI INTERACTIVE TEACHING MEDIA DI SMART INDONESIA Destina Kasriyati; Yesi Novitasari; Suharni Suharni
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v4i1.1588

Abstract

Teachers are still unable to fully control the entire multimedia-based learning process. This is due to the minimum learning management system (LMS) development training followed by teachers in the school. Training organized by policy organizers can often only be followed by one teacher from each school. Taking into account the problems faced by the partners, the community dedication team has provided Edpuzzle training as an interactive learning resource at the partner schools. The event was conducted and attended by seven participants, namely, the teachers of the partner schools. The results of this activity have positive benefits and get a good response from the teachers. In addition to the training results, there was an increase in the participants' knowledge about the Edpuzzle. 
Efektivitas Malay Eco Culture Project berbasis Pembelajaran Bermakna terhadap Interaksi Sosial Anak Usia Dini Siti Fadillah; Heleni Filtri; Suharni Suharni; Sri Purwasih; Debby Muslihatun
EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies Vol. 6 No. 2 (2026): EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/edu.v6i2.12131

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the Eco Culture Project based on meaningful learning on the social interactions of early childhood children in Pembina 3 Pekanbaru State Kindergarten. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental method through a pretest-posttest control group design. The research subjects were 60 early childhood children consisting of 30 children in the experimental class and 30 children in the control class. The experimental class received treatment in the form of Eco Culture Project activities based on meaningful learning, while the control class followed regular learning. Data were collected through observation sheets for children's social interactions consisting of 26 indicators, including the ability to cooperate, communicate, share, respect friends, obey rules, and participate in group activities. The results of the study in the experimental class showed an increase in children's social interactions after being given treatment. The total pretest score of the experimental class was 1,498 with a percentage of 48.01%, increasing to 2,436 with a percentage of 78.08% in the posttest. The average increase in scores was 31.27 points with an N-Gain value of 0.58 which is included in the moderate category. The results of the paired sample t-test showed a significant difference between the pretest and posttest scores of the experimental class with a significance value of p < 0.001. Thus, the Eco Culture Project based on meaningful learning is effective in improving social interactions in early childhood. These findings indicate that project activities that integrate environmental exploration, local culture, group work, and reflection on learning experiences can create contextual, collaborative, and meaningful learning for children's social development.
Permainan Tradisional Berbasis Budaya Melayu dalam Pengembangan Karakter Anak Adolf Bastian; Suharni; Yesi Novitasari
Atfaluna: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol. 2 No. 2 (2019): July-December
Publisher : Atfaluna: Journal of Islamic Early Childhood Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/atfaluna.v2i2.974

Abstract

This study aims to develop the character of early childhood by using cultural malay-based traditional games. The children's world is synonymous with the playing world so that learning is more easily absorbed by children through play. Traditional games are very important to be introduced so children can find out games that have been around for generations. Children are introduced to traditional games that elevate Malay culture. The Malay culture is a characteristic of the Lancang Kuning earth, so that it became the Riau Vision and Mission in building its territory in reference to Malay Culture. In addition, through Malay culture children are educated in character building. The character of children is shaped according to Malay culture which is full of morality and religion. Child character development is very important to be formed early because character is permanent and inherent in children to adulthood. This study belongs to the category of descriptive research which describes the data relating to the formulation of the problems examined in this study. Data collection used in this study was carried out by total sampling technique. This research uses a Likert scale, namely from the results of observations and interviews. Then, the data analysis technique used is descriptive technique.
PENGGUNAAN MEDIA DIGITAL STORYTELLING INTERAKTIF: PEMAHAMAN NILAI-NILAI MORAL ANAK USIA DINI DI TK BHAYANGKARI 3 KOTA PEKANBARU Suharni; Siti Fadillah; Heleni Filtri
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 11 No 2 (2025): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v11i2.27324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas penggunaan media digital storytelling interaktif berbasis aplikasi ChatterKid dalam meningkatkan pembelajaran moral pada anak usia dini. Pembelajaran moral merupakan aspek penting dalam perkembangan anak, dan teknologi digital menawarkan cara inovatif untuk menyampaikan nilai-nilai moral dengan cara yang menarik dan interaktif. Aplikasi ChatterKid digunakan untuk memungkinkan anak-anak membuat cerita dengan gambar yang dapat berbicara, sehingga mereka dapat berperan aktif dalam mengisahkan dan memahami cerita moral. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan melibatkan sejumlah anak usia dini sebagai sampel. Media digital storytelling yang dikembangkan dengan ChatterKid dirancang untuk menggabungkan narasi moral dengan elemen interaktif yang memungkinkan anak berpartisipasi aktif dalam cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ChatterKid secara signifikan meningkatkan pemahaman anak terhadap nilai-nilai moral seperti empati, kejujuran, dan rasa hormat. Respon positif dari anak dan keterlibatan mereka dalam cerita juga menunjukkan potensi besar aplikasi ini dalam pembelajaran moral pada anak usia dini. Temuan ini menyarankan bahwa penggunaan ChatterKid sebagai media digital storytelling interaktif dapat menjadi alat efektif dalam pendidikan moral di tingkat PAUD, serta menjadi referensi bagi pendidik dan orang tua dalam mendukung perkembangan moral anak melalui teknologi.