Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PERAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS 2 SDN KARANGTENGAH KOTA BLITAR Kumala Wurdaningrum; Sigit Wibowo; Surayanah; Faisadini Intan Bahari
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v4i1.4906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh teman sebaya terhadap motivasi dan hasil belajar matematika siswa Sekolah Dasar (SD). Melalui metode deskriptif kualitatif dapat digunakan untuk mengidentifikasi pengaruh teman sebaya terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika di kelas 2 SDN Karangtengah, Kota Blitar. Ditemukan bahwasanya interaksi antar teman sebaya memang memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap motivasi dan hasil belajar. Tingginya motivasi belajar siswa sangat dipengaruhi oleh kualitas interaksi mereka dengan teman sebaya. Dukungan positif dari teman sebaya dapat membantu meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa, sementara interaksi yang negatif, seperti gangguan atau kurangnya dukungan, dapat menghambat proses pembelajaran dan menurunkan hasil belajar siswa.
ANALISIS TAYANGAN YOUTUBE CLASH OF CHAMPIONS RUANG GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA Sofyandi, Eka Nur; Bhagaskoro, Shakti Ario; Sigit Wibowo
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i3.4866

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin maju, penggunaan media sosial dikalangan siswa sudah menjadi hal umum, banyak anak usia sekolah dasar sudah memiliki handphone untuk berselancar di media sosial seperti Instagram, Tik Tok, maupun YouTube. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tayangan YouTube Clash of Champions dalam memotivasi siswa untuk belajar. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode analisis konten. Populasi dari penelitian ini yaitu seluruh komentar-komentar di YouTube Ruang Guru pada tayangan Clash of Champions per tanggal 15 Desember 2024 mulai dari episode pertama sampai episode terakhir. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan memilih 1 komentar pada setiap episode yang sesuai dengan tujuan penelitian. Teknik analisis data menggunakan metode Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu dari 11 komentar yang diambil dari channel YouTube Ruang Guru pada program Clash of Champions, mereka memberikan komentar positif terhadap program Clash of Champions. Mereka menganggap bahwa Clash of Champions memberikan dampak yang signifikan terhadap dunia pendidikan di Indonesia terutama dalam menumbuhkembangkan motivasi siswa untuk belajar. Penelitian ini merekomendasikan agar dari kalangan siswa lebih selektif dalam memilih tontonan di media sosial terutama dari platform YouTube. Salah satu tayangan yang memiliki nilai edukatif yaitu YouTube Ruang Guru dengan program Clash of Champions. Tayangan tersebut tidak hanya ditonton kemudian dilupakan akan tetapi setiap pesan yang disampaikan dapat diterapkan dalam proses menuntut ilmu.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN ROLE PLAYING TERHADAP SIKAP KERJASAMA PADA SISWA KELAS V UPT SD NEGERI GAPRANG 01 Agustina, Silvia Eka Putri; Anggi Tri Arsaha; Azhari, Cindy Putri Ranny; Sigit Wibowo
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v5i1.6464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode role playing terhadap peningkatan sikap kerja sama peserta didik kelas V. Sikap kerja sama merupakan salah satu aspek penting yang perlu dikembangkan dalam proses pembelajaran untuk menunjang keberhasilan belajar siswa. Oleh karena itu, metode role playing digunakan sebagai alternatif pembelajaran yang diharapkan dapat meningkatkan sikap kerja sama peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen jenis pre-experimental design, menggunakan desain one-group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V UPT SD Negeri Gaprang 01 yang berjumlah 22 orang, sekaligus menjadi sampel penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan angket sikap kerja sama, sedangkan analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif dan analisis inferensial menggunakan uji statistik paired sample t-test dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode role playing tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan sikap kerja sama siswa. Hal ini dibuktikan dari hasil uji hipotesis yang menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,370, yang lebih besar dari 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode role playing belum terbukti secara signifikan dalam meningkatkan sikap kerja sama siswa kelas V UPT SD Negeri Gaprang 01.
Business Actors Liability For Defective Products In The Perspective Of Law Number 8 Of 1999 Concerning Consumer Protection Noviyani, Nia; Sigit Wibowo
Widya Pranata Hukum : Jurnal Kajian dan Penelitian Hukum Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/widyapranata.v8i1.2153

Abstract

This research originates from the issue of increasing consumer losses caused by detective, damaged, or misleading products that do not correspond to the information promised by business actors. The purpose of this study is to analyze and identify the forms of business actors’ responsibility for detective products as reviewed under Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection, as well as the regulation of cinsumers rights to obtain compensation under the same law. The research method used is normative juridical with a statutory approach and literature study of primary and secondary legal sources. The results show that business actors have strict liability for losses suffered by consumer do to defective products. The forms of compensation may includerefunds, products replacements, medical care, or financial assistance, which must be provided within seven (7) days after the transaction. Consumers rights to obtain compensation are regulated in Articles 4, 19, and 23 of Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. In the event of a dispute, resolution can be carried out trhough non-litigation (Consumer Dispute Settlement Agency) or litigation (court)
Moderation Based Al-Qur'an Education Park Curriculum at TPA Lampung Al-Qur'an Center Rifkah Dewi; Sigit Wibowo; Herawati
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v6i4.778

Abstract

The government is currently intensively introducing the issue of moderation to all elements of the state in Indonesia to be internalized by the Indonesian people. Terrorism and liberalism are considered as the impact of an immoderate understanding of religion, therefore an appropriate method is needed to internalize the values of moderation from an early age, because early age is the right time to build one's character. The purpose of this study is to examine and present the implementation of the Al-Qur'an Education Park curriculum based on moderation. The method in this research is literature study and field study with content analysis. Al-Qur'an Education Parks are required to be able to instill the values of moderation, namely tawasuth, tawazun, i'tidal, tasamuh and al-musawah through the learning process at the TPA. The inculcation of moderation values is practically derived from the four components of the curriculum, namely objectives, content, methods and evaluation. The four components must always synergize in its implementation. In its implementation, it shows that the inculcation of moderation values in the TPA curriculum contributes to forming a moderate TPA environment.