Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Studi kelayakan finansial Kapal Dogol dan Kapal Bouke-Ami di Desa Eretan Kulon, Kabupaten Indramayu: Financial Feasibility Study of Dogol Boats and Bouke-Ami Boats in Eretan Kulon Village, Indramayu Regency Apriyanto, Tedi; Rahmani, Urip; Ernaningsih, Dwi
Jurnal Ilmiah Satya Minabahari Vol. 10 No. 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Februari - July 2025
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Satya Negara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53676/jism.v10i1.209

Abstract

Industri perikanan Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan dengan salah satu sektor yang menjanjikan adalah perikanan cumi-cumi. Cumi-cumi merupakan komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang terus meningkat. Metode penelitian yang digunakan metode studi kasus, dengan melakukan pengamatan terhadap finansial dari kapal dogol dan kapal bouke-ami yang terdapat di PPP Eretan, Indramayu, serta wawancara terhadap juragan/pengurus kapal. Berdasarkan hasil data di lapangan, nilai investasi kapal dogol sebesar Rp. 312.000.000 dan biaya operasional selama 1 tahun sebesar Rp. 515.455.320 serta penerimaan sebesar Rp. 622.860.000 didapatkan keuntungan sebesar Rp. 107.404.680 dengan pengembalian modal selama 3 (tiga) tahun. Nilai investasi kapal bouke-ami sebesar Rp. 1.200.000.000 dan biaya operasional selama 1 tahun sebesar Rp. 859.446.976 serta penerimaan sebesar Rp. 2.397.741.000 didapatkan keuntungan sebesar Rp. 1.538.294.024 dengan pengembalian modal selama 1 (satu) tahun. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa usaha penangkapan dogol dan bouke-ami di Desa Eretan Kulon dapat dilanjutkan dengan memperhatikan musim tangkapan serta menyesuaikan biaya operasional dengan kebutuhan sehingga tidak terjadi pembengkakan biaya dalam setiap trip operasi penangkapan yang dapat mempengaruhi keuntungan dari usaha penangkapan dogol dan bouke-ami.
Tingkat pemanfaatan fasilitas slipway di PT. Perikanan Indonesia cabang Jakarta: Level of slipway facilities utilization at PT. Indonesian Fisheries Jakarta Branch Sunardi, Nandang; Ernaningsih, Dwi; Telussa, Riena; Agus Mulyanto, Itok
Jurnal Ilmiah Satya Minabahari Vol. 10 No. 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Februari - July 2025
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Satya Negara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53676/jism.v10i2.215

Abstract

Galangan kapal merupakan fasilitas penting yang terletak di tepi laut atau sungai dan berfungsi untuk pemeliharaan serta perbaikan kapal. Galangan ini menunjang persyaratan kelaikan kapal sebelum melaut. PT Perikanan Indonesia Cabang Jakarta mengelola dua unit slipway yang dibangun pada tahun 1984. Namun, area ini kerap dilanda banjir yang mengganggu aktivitas docking. Penelitian dilakukan melalui survei langsung ke lokasi dan wawancara dengan 10 orang pekerja, termasuk asisten manajer. Data primer dan sekunder dikumpulkan dari pengamatan di lokasi slipway. Slipway memiliki luas area 2.793,33 m²; slipway 1 dibangun tahun 1984 dan slipway 2 pada 2003. Penyewa slipway mayoritas adalah kapal kayu di bawah 400 GT. Komponen utama slipway meliputi mesin winch, cradle, rel, tali sling, dan balok kayu, sebagian telah mengalami penggantian. Pemanfaatan slipway 1 hanya 20%, sementara slipway 2 mencapai 75%. Analisis menunjukkan kondisi slipway 1 kurang baik, sedangkan slipway 2 masih dalam kondisi prima. Tingkat pemanfaatan di kedua slipway belum maksimal. Dengan tingginya risiko banjir, peninggian area galangan sangat diperlukan untuk menjaga keberlangsungan aktivitas docking di masa depan.
Studi efisiensi pengolahan dan penyimpanan Ikan Asin Layang (Decapterus spp.) di Usaha Dagang DMD Jaya Muara Angke: Study efficiency of processing and storage of Salted Layang Fish (Decapterus spp.) at the DMD Jaya Muara Angke Trading Business Islami, Fiqih; Ernaningsih, Dwi; Telussa, Riena
Jurnal Ilmiah Satya Minabahari Vol. 10 No. 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Februari - July 2025
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Satya Negara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53676/jism.v10i2.217

Abstract

Proses pengolahan dan penyimpanan ikan sangat penting untuk memastikan kualitas produk. Pengawetan ikan, termasuk penggaraman, dapat membantu memperpanjang masa simpannya dengan cara mengurangi kadar air dalam tubuh ikan dan mencegah pertumbuhan bakteri. Usaha Dagang DMD Jaya Muara Angke, berjuang untuk mempertahankan kualitas dan efisiensi dalam pengolahan dan penyimpanan ikan asin layang. Usaha Dagang ini berfokus pada pengolahan ikan asin layang di Muara Angke, namun mengalami penurunan produksi dari tahun 2022 hingga 2023. Metode studi kasus dengan pengamatan pada penanganan dan penyimpanan ikan asin layang. Berdasarkan penelitian, didapatkan pengolahan ikan asin di Usaha Dagang DMD Jaya melewati tahapan persiapan, penggaraman dan pengemasan dengan waktu sekitar 3-5 hari, dalam 1 tahun Usaha Dagang DMD Jaya dapat memproduksi hingga 50.400 kg ikan asin. Usaha Dagang DMD Jaya tidak melewati proses penyimpanan dikarenakan ikan yang sudah dikemas akan langsung dikirimkan ke distributor tanpa penyimpanan di gudang. Bahan yang tepat, penanganan ikan, serta kebersihan pada proses pengolahan ikan asin sangat mempengaruhi kualitas produk. Perhitungan R/C Ratio sebesar 1.59, menunjukkan sudah efisien dikarenakan nilai R/C > 1.
RESOURCES OF SCALP FISH (Trichiurus lepturus) AND ITS FISHING GEAR IN CILACAP WATERS Ernaningsih, Dwi; Bintoro, Sigit; Rahmani, Urip
Jurnal Ilmiah Universitas Satya Negara Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): November 2024 - April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi, & Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Satya Negara Indonesia (LP3M-USNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59408/jisni.v2i1.21

Abstract

Hairtail is one commodities of fish economically important that be caught in Cilacap waters. The increased demand of hairtail in every years, caused hairtail resources potentially exploited as great as possible and when not controlled will caused disturbed hairtail resources. This study aims were to analysis fisheries biology condition of hairtail in Cilacap waters and to analyse fishing gear effectiveness. Research implemented in November to Desember 2014 on fish landing sites (TPI) Pandanarang, Tegal Katilayu, Lengkong and surrounding Cilacap waters. The research methodology was a survey method to fish catching activities with sirang nets (drift gillnet), payang nets (denish seine) and arad nets. Fisheries biology conditions analyzed with fishing gear effectiveness analyzed with catch per unit effort (CPUE) every fishing gear. The result of research were range in total length and length mode 25,2- 79,9 cm and 69 cm, range in weight and weight mode 15- 285 gram and 165 gram. Growth pattern of hairtail was negative allometric. Efective fishing gear was drift gillnet with CPUE was 0,57 ton/units.
Produktivitas Kapal Pancing Tonda Yang Berbasis Di PPN Palabuhanratu Sukabumi Ernaningsih, Dwi; Telussa, Riena F.; S Kedang, Gregorius
Jurnal Ilmiah Satya Minabahari Vol. 8 No. 1 (2022): JISM VOL. 8 NO. 1 Agustus 2022
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Satya Negara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53676/jism.v8i1.170

Abstract

Ecosystem Appraoch to Fisheries Management (EAFM) adalah sebuah konsep bagaimana menyeimbangkan dimensi-dimensi pengelolaan melalui pendekatan yang terintegrasi dan berbasis ekosistem. Domain EAFM yang menjadi fokus dalam penelitian yaitu domain teknik penangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perikanan Layur di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN)Palabuhanratu dan menilai keberlanjutan pengelolaan perikanan Layur di PPN Palabuhanratu berdasarkan kriteria EAFM pada domain teknik penangkapan ikan. Metode penilaian mengacu pada metode yang digunakan oleh National Working Group on EAFM, Direktorat Sumberdaya Ikan, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Analisis data menggunakan skor likert berbasis ordinal 1, 2, 3 terhadap 6 indikator yaitu, metode penangkapan ikan yang merusak/ilegal, modifikasi alat penangkapan ikan, kapasitas perikanan dan upaya penangkapan, selektifitas penangkapan, kesesuaian fungsi dan ukuran kapal, serta sertifikasi awak kapal perikanan. Pengelolaan perikanan Layur di PPN Palabuhanratu mayoritas mendapatkan skor 3 pada domain teknik penangkapan ikan kecuali indikator kapasitas perikanan dan indikator sertifikasi awak kapal perikanan hanya memperoleh skor 1, perolehan nilai komposit sebesar 86,67, artinya pengelolaan perikanan Layur di PPN Palabuhanratu berdasarkan kriteria EAFM dikategorikan “Baik Sekali”.
ANALISIS TINGKAT PEMANFAATAN CUMI-CUMI (Loligo spp.) YANG DIDARATKAN DI PPS NIZAM ZACHMAN: ANALYSIS OF UTILIZATION RATE OF SQUID (Loligo spp.) THAT LANDED AT PPS NIZAM ZACHMAN Kartika, Herawati; Ernaningsih, Dwi; F Telussa, Riena
Jurnal Ilmiah Satya Minabahari Vol. 9 No. 2 (2024): JISM VOL. 9 NO. 2 Februari 2024
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Satya Negara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53676/jism.v9i2.188

Abstract

Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman (PPSNZ) merupakan pelabuhan perikanan terbesar di Indonesia. Cumi-cumi merupakan jenis komoditi unggulan ketiga setelah cakalang dan madidihang serta kapal yang berpangkalan dominan menargetkan cumi (bouke ami, cast net, dan pancing cumi) sebesar 53,8% tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil tangkapan per unit upaya penangkapan (Catch Per Unit Effort/CPUE), Maximum Sustainable Yield (MSY), dan tingkat pemanfaatan cumi-cumi (Loligo spp.) di perairan Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 711 yang di daratkan di PPSNZ menggunakan Model Produksi Surplus (MPS) yang sesuai. MPS yang digunakan adalah Schaefer, Fox. Walters-Hilborn, Schnute, dan Clarke-Yoshimoto-Pooley (CYP). Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif menggunakan data sekunder hasil tangkapan dan unit upaya penangkapan dari tahun 2013 sampai dengan 2022. Hasil analisis data menunjukkan bahwa berdasarkan model yang sesuai, yaitu Model Fox yang sesuai nilai CPUE sebesar 8,151 ton/unit dan hasil tangkapan maksimum lestari lestari 16.293,230 ton dengan upaya optimum 4.850 unit. Status tingkat pemanfaatan cumi-cumi, yaitu moderate, sehingga penambahan upaya penangkapan masih dapat ditambahkan.
PENGARUH SUHU PERMUKAAN LAUT DAN KLOROFIL – A TERHADAP HASIL TANGKAPAN IKAN TERI (Stolephorus sp.) DI TELUK BANTEN: THE INFLUENCE OF SEA SURFACE TEMPERATURE AND CHLOROPHYL – A ON CATCH RESULTS OF ANIMAL FISH (Stolephorus sp.) IN BANTEN BAY Imran, Alferryo; Patanda, Mercy; Ernaningsih, Dwi
Jurnal Ilmiah Satya Minabahari Vol. 9 No. 1 (2023): JISM VOL. 9 NO. 1 Agustus 2023
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Satya Negara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53676/jism.v9i1.191

Abstract

Ikan teri merupakan sumber daya hayati laut yang sebagian besar terdapat di perairan Indonesia dan melimpah di wilayah pesisir. Pelabuhan Perikanan Kepulauan (PPN) Karangantu merupakan salah satu tempat penyerap hasil perikanan tangkap di Teluk Banten dengan total hasil tangkapan mencapai 610,8 ton atau 23,64% dari total tangkapan pada tahun 2020. Suhu permukaan laut merupakan salah satu unsur yang mempengaruhi perairan. kehidupan, karena suhu berdampak pada metabolisme dan kemampuan organisme untuk bereproduksi. Kajian konsentrasi klorofil-a sangat vital dan signifikan karena sebaran konsentrasi klorofil-a erat kaitannya dengan kondisi oseanografi suatu perairan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis kisaran nilai temporal suhu permukaan laut (SST) di Teluk Banten. 2) Menganalisis kisaran nilai temporal klorofil-a di Teluk Banten. 3) Menganalisis hubungan suhu permukaan laut (SPL) dengan klorofil-a pada hasil tangkapan ikan teri. Pengambilan sampel di Teluk Banten dilakukan pada bulan Agustus 2022. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengambil langsung suhu permukaan laut dan mengunduh data suhu permukaan laut dan klorofil-a pada tahun 2013 – 2022. Analisis temporal suhu permukaan laut dan klorofil-a data dilakukan dengan menggunakan grafik deret waktu.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN PENGOLAHAN DAN PEMASARAN IKAN DI PULAU HARAPAN KEPULAUAN SERIBU JAKARTA Ernaningsih, Dwi; Sudarsono, Achmad Budiman; Stefhani, Yosi
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1945

Abstract

The income of the people of Harapan Island is still highly dependent on fishing.  They have not been able to increase their income from fish processing.  The Harapan Island “Red Snapper” Processing and Marketing Group (Polaksar) has problems: (1) Simple fish processing; (2) There is only one processed fish product; (3) Simple product packaging; (4) Limited marketing; (5) Simple business management; (6) Products have not received product certification (SNI) from the Ministry of Marine Affairs and Fisheries. The purpose of the activity is to increase knowledge and skills in processing and marketing processed fish products.  So that fish processing products are more diverse, hygienic, attractive, and use marketing techniques that reach a wider market. The methods used were socialization, training, technology application, mentoring and evaluation. Evaluation was carried out by testing participants' understanding before and after training with a questionnaire followed by statistical tests. Furthermore, the organoleptic test of the resulting product includes aspects of taste, crispness and product color. Mackerel as a raw material for making cheese pilus and fish sticks in fresh conditions based on organoleptic test level obtained a score of 8,2.  The average understanding of the trainees before the training was quite understanding with an average score of 2,81 (quite knowing/understanding) to 4,48 after the training. The two products produced by the 3 groups of participants had an average score for taste of 4, for crispness of 3,9 and color appearance of 4. These scores are good for beginners who have just processed the 2 products.  Product packaging and logos were made more attractive and trainees used Instagram as a promotional medium. Overall, the trainees were able to make the products according to the trainer's directions, in a short time the processed results were quite good.