Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Mental Health Psychoeducation: Effort to Increase Mental Health Literacy in Adolescence Alqifari, Salman; Amellia, Riska Azza; Septiany, Fildzah Ayudhia; Merida, Sarita Candra
Developmental and Clinical Psychology Vol. 5 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/dcp.v5i2.17098

Abstract

Some adolescents demonstrate a deficiency in awareness regarding mental health. This deficit in knowledge is attributable to a lack of mental health literacy. The objective of this research is to ascertain the efficacy of psychoeducation in enhancing mental health literacy among teenagers belonging to the Karang Taruna organisation. Eighteen participants were selected using a purposive sampling technique, with the criteria being young men or women who were members of Karang Taruna. The methodology employed in this study is a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest. The results of the data analysis, conducted using the Paired Sample T-test, indicating a statistically significant difference between the pretest and posttest results. The results demonstrated a notable increase in scores from the pretest to the posttest following the administration of psychoeducation. This outcome substantiates the efficacy of psychoeducation in enhancing public awareness about mental health literacy. It is anticipated that by fostering mental health literacy, individuals will be better equipped to identify, comprehend, and avert issues pertaining to mental health.
Analisis Deskriptif : Self Esteem Pengguna Instagram Ditinjau dari Profil Demografis Merida, Sarita Candra; Yuliana, Yomima Viena; Tasya, Faidah Ana
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 12 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12588038

Abstract

In Digital Era, The use of social media is increasing. Nowdays, an individual with positive self-esteem will present himself more often on social media. For Example, the people using Instagram. In fact, If the people receive appreciation in the form of positive comments, the individual becomes more valuable and their self-esteem increases. Therefore, Instagram users try to present themselves as well as possible to get positive feedback from other people. The purpose this research is to describe the self-esteem of Instagram users in terms of the demographic profile which includes the area of residence and gender of the respondent. After being able to describe the self-esteem variable, the implication of this research is that through Instagram, users can share useful content so that they can increase self-esteem. The method used in this research is descriptive quantitative. The results of this research show that the self-esteem of Instagram users is in the high category in both the city and district.
Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) dan Student Well-Being Pada Mahasiswa Semester Akhir Merida, Sarita Candra; Febrieta, Ditta; Husnah, Hilmiatul; Ria, Roma; Novianti, Rospita
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 10, No 2 (2021): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v10i2.5695

Abstract

Proses pembelajaran dalam perkuliahan menuntut mahasiswa semester akhir lebih bertanggung jawab dari semester sebelumnya, sehingga adanya perubahaan, tentunya perlu penyesuaian baru supaya mahasiswa dapat lebih produktif dan berkontribusi untuk fakultas. Dalam proses penyesuaian tersebut tidak mudah, salah satunya muncul indikator well-being yaitu stress sehingga perlu peningkatan student well-being untuk mendukung kesuksesaan mahasiswa diperguruan tinggi. Pada penelitian ini mahasiswa diberikan terapi SEFT untuk meningkatkan student well-being salah satunya ialah komponen emosi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 13 mahasiswa sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan one group pretest-posttest design. Analisis statistika menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test untuk mengukur perbedaan data prestest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara pretest dan posttest dengan skor Z -2950ᵇ dan signifikansi sebesar 0,003 serta terdapat peningkatan dari pretest ke posttest. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan adanya pengaruh terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) terhadap peningkatan student well-being pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.
Self-concept dengan Citra Tubuh pada Mahasiswi Novianti, Rospita; Merida, Sarita Candra
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 10, No 1 (2021): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v10i1.4516

Abstract

Setiap perempuan saat ini memiliki standar tubuh ideal. Ideal yang dimaksudkan adalah keselarasan antara tinggi dan berat badan. Hal ini membuat mereka melakukan sebuah upaya dalam meningkatkan atau mengubah penampilannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-concept dengan citra tubuh pada mahasiswi. Subjek penelitian ini sebanyak 174 mahasiswi di Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Kampus II: Bekasi. Metode yang dipergunakan kuantitatif dengan jenis korelasional. Proses pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan teknik incidental sampling. Pengumpulan data menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui google form. Analisis data penelitian menggunakan teknik korelasi pearson product-moment. Koefisien korelasi yang diperoleh sebesar 0,571** dengan nilai signifikansi (p) 0,000 ≤ 0.01. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan positif antara self-concept dengan citra tubuh pada mahasiswi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Kampus II: Bekasi.
Studi Komparatif Kecemasan Pada Atlet Judo Pelatda Alqifari, Salman; Sarita Candra Merida
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari (2026)
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58343/6w16pr20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat kecemasan olahraga pada atlet judo dari tiga provinsi: DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Kecemasan diukur menggunakan Sport Anxiety Scale-2 (SAS-2) oleh Smith et al. (2006), yang mencakup tiga dimensi: kecemasan somatik, kekhawatiran, dan gangguan konsentrasi. Dengan desain kuantitatif komparatif, data dikumpulkan dari 106 atlet melalui teknik stratified random sampling. Instrumen terbukti valid dan reliabel (r = 0,437–0,842; α = 0,924). Analisis One-Way ANOVA (SPSS v26) menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antar provinsi (p = 0,617). Namun, terdapat kecenderungan perbedaan dimensi dominan: Banten pada kecemasan somatik, Jawa Barat pada kekhawatiran, dan DKI Jakarta pada gangguan konsentrasi. Secara umum, seluruh atlet berada pada kategori kecemasan sedang. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelatih dan psikolog olahraga dalam merancang intervensi mental yang lebih kontekstual.
Rancangan Model Peer Support Family Meeting Program (FMP 2C1S): Upaya Pemulihan Pasien Stroke terhadap Frekuensi Kekambuhan Stroke Berulang Lina Indrawati; Kiki Deniati; Sarita Candra Merida
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53239

Abstract

Kejadian stroke berulang sampai saat ini masih menjadi fokus perhatian pada program rehabilitasi pasien pasca stroke. Tantangan terbesar bagi tenaga kesehatan dengan multidisplin untuk menyadarkan pasien dan keluarga pentingnya informasi mengenai layanan Masyarakat setelah keluar dari perawatan di rumah sakit. Oleh karena itu, dibutuhkan program khusus yang berfokus pada pemulihan pasien dengan pendekatan keluarga melalui model Peer Support- Family Meeting Program (FMP 2C1S) untuk mengurangi dampak komplikasi pasca stroke. Program FMP2C1S ini meliputi counselling, coping skill development dan Stress Management. Tujuan penelitian ini sebagai upaya pemulihan pasien stroke terhadap frekuensi kejadian stroke berulang. Metode Penelitian ini menggunakan quasi experiment with a pre and post without control group dengan tahapan tahapan penelitian sebagai berikut mulai dari identifikasi masalah, membuat rumusan masalah penelitian, penentuan variabel, melakukan studi pustaka dan telaah jurnal, melakukan ethical clearance ini sangat memprihatinkan, merancang intervensi model Program (FMP 2C1S, melakukan reduksi data dan olah data sebelum intervensi dan sesudah intervensi dan penyusunan laporan akhir.Hasil penelitian ini melalui FMP2C1S efektif untuk mengurangi kejadian serangan berulang pasca stroke, membantu pengelolaan emosi dan manajemen stres pada keluarga pasien.