Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

SOSIALISASI STOP BULLYING PADA ANAK KELAS 4 SD NEGERI 53 BENGKULU SELATAN Erliya Ramayana; Andri Kusuma Wijaya; Ferasinta; Mardiah Syofiana; Risnanosanti; Kashardi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 5 No. 3 (2025): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jimakukerta.v5i3.9179

Abstract

Bullying mengacu pada penggunaan agresi fisik atau verbal secara terus-menerus oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap orang yang rentan. Tindakan yang dilakukan dengan maksud untuk mengintimidasi atau mengancam orang lain juga diklasifikasikan sebagai perundungan. Anak-anak yang pendiam dan sulit bergaul di lingkungan bermainnya adalah mereka yang diintimidasi. Sasaran Bullying adalah anak-anak sulit bergaul dan pendiam di lingkungan bermainnya. Bullying pada anak sekolah dasar (SD) merupakan fenomena serius dan mempunyai dampak jangka panjang yang signifikan. Bullying tidak hanya berdampak pada kesejahteraan psikologis dan emosional anak, namun juga dapat mengangu proses belajar mengajar di lingkungan sekolahMetode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Sosialisasi Stop Bullying di SD Negeri 53 Bengkulu Selatan. Berdasarkan hasil sosialisasi ini, siswa dapat memahami tentang apa itu bullying, jenis-jenis bullying, dampak negatif bullying dan aturan hukum yang mengatur bullying. Selain itu, melalui penyuluhan ini juga difokuskan pada pencegahan bullying di sekolah.
AYO CUCI TANGAN! EDUKASI SEHAT UNTUK MEMBANGUN KEBIASAAN BERSIH SEJAK DINI DI SD 41 KOTA BENGKULU Dwi Salsabilla; Surya Ade Saputra; Lussyefrida Yanti; Ferasinta; Andri Kusuma Wijaya
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 5 No. 3 (2025): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jimakukerta.v5i3.9216

Abstract

Kesehatan anak usia sekolah dasar sangat dipengaruhi oleh kebiasaan perilaku hidup bersih, salah satunya adalah mencuci tangan dengan sabun. Namun, masih banyak siswa yang belum membiasakan diri melakukan cuci tangan dengan benar sehingga berisiko terhadap penularan penyakit menular. Permasalahan ini mendorong dilaksanakannya kegiatan edukasi di SD 41 Kota Bengkulu pada kelas 4A melalui pendekatan interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung enam langkah mencuci tangan sesuai standar WHO. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, simulasi praktik, permainan edukatif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan tangan, ditandai dengan perubahan perilaku yang lebih disiplin dalam mencuci tangan sebelum makan, setelah bermain, dan setelah dari toilet. Guru turut berperan aktif sehingga pesan kesehatan lebih mudah diterapkan secara berkelanjutan. Kegiatan ini tidak hanya memberi dampak positif di sekolah, tetapi juga terbawa ke lingkungan keluarga dan masyarakat. Dengan demikian, edukasi sederhana ini terbukti efektif dalam membangun kebiasaan hidup bersih sejak dini, meskipun masih diperlukan penambahan fasilitas cuci tangan dan pengawasan berkelanjutan agar kebiasaan tersebut dapat dipertahankan. Hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan capaian peserta setelah mengikuti program. Sebelum kegiatan dilaksanakan, rata-rata skor peserta berada pada angka 5,1 dengan skor terendah 4,0 dan skor tertinggi 6,0. Setelah program selesai, rata-rata skor meningkat menjadi 9,0, dengan skor terendah 8,0 dan skor tertinggi mencapai 10,0. Dengan demikian, terdapat selisih rata-rata sebesar 3,9 poin atau peningkatan sebesar 76%.
PENURUNAN INSOMNIA PADA LANSIA DENGAN TERAPI ZIKIR Lussyefrida Yanti; Fatsiwi Nunik Andari; Dedy Novriadi; Ferasinta Ferasinta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Insomnia adalah suatu kondisi yang ditandai dengan gangguan dalam kuantitas, kualitas, atau waktu tidur seseorang. Gangguan tidur dapat memengaruhi perkembangan fisik, emosional, kognitif, dan sosial orang dewasa. Insomnia pada lansia sering terjadi bersamaan dengan penyakit lain yaitu penyakit fisik (hipertiroidisme, gout), penyakit jiwa (depresi, kecemasan) yang membuatnya tidak dapat tidur dengan normal. Lanjut usia atau yang biasa disebut dengan lansia adalah individu yang berada pada tahap akhir siklus kehidupan dengan usia 60 tahun ke atas. Proses penuaan yang terjadi pada lansia melibatkan perubahan kumulatif di dalam tubuh dimana jaringan dan sel tubuh mengalami penurunan kemampuannya untuk berfungsi. Lansia memiliki kapasitas regeneratif yang terbatas dan rentan terhadap berbagai macam penyakit atau sindroma. Salah satu terapi non- farmakologi  yang  dapat  diterapkan  untuk  menurunkan  insomnia  pada lansia  adalah  dengan  terapi  dzikir.  Terapi dzikir merupakan penanganan non-farmakologi yang dapat bermanfaat bagi lansia. Hal ini dikarenakan mekanisme dari terapi dzikir dapat membuat jiwa merasa nyaman dan tenteram  serta tidak memiliki efek samping sehingga insomnia pada lansia dapat diatasi. Kata Kunci : Lansia, insomnia, terapi dzikir