Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Perbedaan Pengaruh Model Pembelajaran Six Thinking Hats Dan Pair Check Terhadap Hasil Belajar IPS Ditinjau Dari Kreatifitas Belajar Siswa Kelas V SD Negeri Sekecamatan Laweyan Diana Dewi Wahyuningsih; Ninda Beny Asfuri
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 7 No. 1 (2020): Jurnal Mitra Swara Ganesha
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model Pembelajaran merupakan bagian dari komponen pembelajaran yang sangat mempengaruhi kualitas pembelajaran. Guru seyogyanya harus bisa memilih model pembelajaran yang tepat untuk menunjang keberhasilan kegiatan pembelajaran sehingga akan mempengaruhi hasil belajar siswa. Faktor-faktor yang lain yang juga berpengaruh terhadap hasil belajar, misalnya kreatifitas belajar siswa, motivasi belajar, minat belajar, tingkat intelegensi siswa, dll. Jika siswa memiliki kreatifitas yang tinggi dalam mengikuti pembelajaran maka hasil belajar juga akan meningkat. Model pembelajaran Six Thinking Hats dan Pair Check merupakan alternatif yang dapat digunakan untuk mempengaruhi hasil belajar ditinjau dari kreatifitas belajar siswa. Penelitian ini menggunakan adalah metode eksperimen. Dalam penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok perlakuan yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kedua kelompok tersebut diuji terlebih dahulu keadaan awalnya, sebelum diberi perlakuan yang berbeda. Dalam pelaksanaan pembelajaran IPS pada kelompok eksperimen menggunakan model pembelajaran Six Thinking Hats, model pembelajaran pair Check untuk kelompok kontrol. Pada akhir perlakuan kedua kelompok diukur Hasil Belajar IPS melalui tes. Hasil pengukuran digunakan sebagai data penelitian setelah itu diolah dan dianalisis hasilnya untuk menemukan jawaban atas masalah yang diajukan. Dari analisis data uji independent sample t test diperoleh nilai Sig(2-tailed) sebesar 0,037 < 0,05 dapat disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan pengaruh penggunaan model pembelajaran The Six Thinking Hats dan model pembelajaran Pair Check terhadap hasil belajar IPS. Dilihat dari coefficients Output menggunakan SPSS sebesar 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima dengan kata lain ada perbedaan pengaruh antara siswa yang mempunyai kreatifitas belajar tinggi, kreatifitas belajar sedang, dan kreatifitas belajar rendah terhadap hasil belajar IPS.Dari uji regresi Nilai Rsquare Hasil = 0,421. Artinya: Tidak ada interaksi pengaruh antara model pembelajaran dan kreatifitas belajar siswa terhadap hasil belajar. Kata kunci: Hasil Belajar IPS, Model Pembelajaran Six Thingking Hats, Pair Check, Kreatifitas Belajar
PERSEPSI MAHASISWA UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN (UTP) SURAKARTA MENGENAI PROGRAM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA Ninda Beny Asfuri; Purwadi; Muchammad Sholeh; Diana Dewi Wahyuningsih; Untung Nugroho
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pemahaman dan pengetahuan mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta tentang Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Data responden diperoleh secara keseluruhan dari Jumlah Mahasiswa Program Studi PGSD UTP Surakarta sebanyak 254 orang. Hasil penelitian menunjukkan pemahaman Mahasiswa Program Studi PGSD sudah banyak yang mengetahui kebijakan MBKM secara keseluruhan yaitu sebesar 34,57 %, sumber informasi yang diperoleh mahasiswa PGSD 42 % mengetahui dari Kanal daring Perguruan Tinggi (laman/website, media social), Kegiatan pembelajaran yang diluar program studi yang paling dominan dipilih oleh mahasiswa PGSD adalah kampus mengajar sebesar 92 %, dan mahasiswa yang menyatakan kesiapan mengikuti Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sebesar 75,31%. Hasil survey juga menunjukkan mahasiswa merasa kegiatan MBKM dalam pengembangan kompentensi/keterampilan sebagai bekal bekerja setelah lulus 58,02%. Mahasiswa juga merasa tertarik program MBKM yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi 62,96 % dan merekomendasikan program sebesar 82,71 %. Dampak penelitian ini menunjukan bahwa mahasiswa menjadi lebih fleksibel tehadap proses perkuliahan, pengalaman bersama masyarakat dan bekal untuk bekerja setelah lulus kuliah. Kata Kunci: Persepsi;Mahasiswa UTP Surakarta; MBKM
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK PROBLEM SOLVING UNTUK MENGURANGI GAYA HIDUP HEDONIS PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 KARANGANYAR Kristiani, Lia; Kusumawati, Eny; Dewi Wahyuningsih, Diana
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 11 No 1 (2024): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jmsg.v11i1.3267

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh dari layanan bimbingan kelompok teknik problem solving untuk mengurangi gaya hidup hedonis pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Karanganyar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, jenis pre eksperimental Design dengan desain penelitian one group pre-test post-test. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling, di mana sampel jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 10 siswa kelas XI MIPA 2 dan XI IPS 4. Metode pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, dan observasi. Validitas instrumen menggunakan rumus product moment, reliabilitas dengan rumus Cronbach Alpha, dan analisis data dengan menggunakan uji t. Berdasarkan hasil analisis data dengan uji t (paired sample t-test), diperoleh hasil bahwa thitung lebih besar dari ttabel yaitu 14.195 > 1.8331 dan Sig. (2- tailed) = 0,000 < 0,05. Hasil tersebut disimpulkan bahwa Hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima, pernyataan tersebut dapat dikatakan bahwa ada pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik problem solving untuk mengurangi gaya hidup hedonis siswa kelas XI SMA Negeri 2 Karanganyar.
EFEKTIFITAS TERAPI PERILAKU KOGNITIF BERBASIS TEKNIK SELF CONTROL DALAM KONSELING INDIVIDU UNTUK MENGURANGI KECANDUAN DALAM MENONTON DRAMA KOREA PADA MAHASISWA BK DI UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA Kusumawati, Eny; Dewi Wahyuningsih, Diana; Novita Sari , Deviana
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 12 No 1 (2025): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jmsg.v12i1.4530

Abstract

Kemajuan negara korea salah satunya didukung dari bidang dunia hiburan khususnya perfilman dan musik, dalam era globalisasi kecanduan menonton drama korea sangat fenomenal dan sulit dikendalikan dikalangan mahasiswa yang notabenenya bebas memilih waktu untuk dipergunakan. Fenomena ini bisa menjadi ancaman karena mahasiswa merupakan penerus bangsa dimasa depan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui keefektifan dari layanan konseling individu dengan teknik self control untuk mengurangi kecanduan dalam menonton drama korea pada mahasiswa BK UTP Surakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, jenis pre eksperimental Design dengan desain penelitian one group pretest posttest. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling, di mana jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 4 mahasiswa BK UTP Surakarta. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, skala dan dokumentasi. Validitas instrumen menggunakan rumus product moment, reliabilitas dengan rumus Cronbach Alpha, dan analisis data dengan menggunakan uji t. Berdasarkan hasil analisis data dengan uji t (paired sample t-test), diperoleh hasil pretest (M = 108,24, SD = 10,046) sedangkan hasil posttest atau sesudah pemberian layanan berubah menjadi (M = 87,50, SD = 6,856) t (11,547), Sig.(2 Tailed) = 0,001 p < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa layanan konseling individu dengan teknik self control efektif dalam mengurangi kecanduan dalam menonton drama korea.