Kurniasih Kurniasih
English Education Department, Universitas Islam Malang, Indonesia

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

MEMBENTUK SANTRI YANG PERCAYA DIRI: PENINGKATAN KEMAHIRAN BAHASA INGGRIS MELALUI INTENSIVE PUBLIC SPEAKING COURSE DI PONDOK PESANTREN AN-NAHDLOH MALAYSIA Mahabbatul Afiqoh; Yuyun Yuyun; Mohammad Aryun Jauhari; Zalfa Amirah Khusniyah; Kurniasih Kurniasih; Imam Wahyudi Karimullah; Dzulfikri Dzulfikri; M. Faruq Ubaidillah; Mohammad Khoirul Umam
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas dampak dari intensive public speaking course di pondok pesantren An-Nahdloh Malaysia dalam meningkatkan kemahiran bahasa Inggris dan kepercayaan diri santri. Dengan latar belakang era globalisasi yang membutuhkan kemahiran bahasa Inggris, penelitian ini menyoroti peran public speaking dalam membentuk pribadi yang percaya diri. Artikel ini mencermati penelitian terdahulu yang menunjukkan peningkatan kemampuan berbahasa Inggris melalui public speaking. Pondok pesantren An-Nahdloh, sebagai mitra dalam penelitian, memiliki komitmen pada pengembangan holistik santri dengan fokus pada kemampuan berbicara di depan umum. Pengabdian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak intensive public speaking course terhadap keterampilan komunikasi berbahasa Inggris dan kepercayaan diri santri. Rangkaian kegiatan mencakup pre-test, persiapan, pelaksanaan program, analisis hasil, dan penilaian performa. Temuan dari artikel ini menunjukkan bahwa setelah mengikuti intensive public speaking course, para santri menunjukkan peningkatan dalam kepercayaan diri dibuktikan dengan kemampuan mereka dalam menampilkan master of ceremony, speech, story telling, dan choral speaking di depan umum. Artikel ini berharap memberikan wawasan tentang efektivitas intensive public speaking course dalam konteks pesantren.
INTERNATIONAL TEACHING PRACTICUM - COMMUNITY SERVICE: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DI PONDOK PESANTREN AN-NAHDLOH SELANGOR MALAYSIA Malik Dwi Candra; Dwi Rizki Novantin; Faradila Rofiatun Munfaridah; Fathia Afray Vita Oktavia; Khalisa Nurul Husna; Alya Firdhia Mazida; Mohammad Aang Fajar Barlaman; Kurniasih Kurniasih; Diah Retno Widowati; Muhammad Khairul Umam
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

International Teaching Practicum and Community Services atau ITP-CS merupakan suatu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang sudah dilaksanakan oleh beberapa kampus di Indonesia salah satunya di Universitas Islam Malang. Program ini menggabungkan dua aspek penting yaitu pengalaman mengajar internasional dan pengabdian kepada masyarakat. Program Community Service yang dilakukan oleh mahasiswa ITP-CS difokuskan pada pelaksanaan English Camp untuk para santri di Pondok An-Nahdloh Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris santri melalui kegiatan interaktif yang dilakukan setelah waktu Subuh dan pada malam hari setelah kegiatan pondok selesai. Terdapat beberapa program yang terlaksana di Pondok An-Nahdloh diantaranya English Camp, Mini book “Vocabulary for Daily Routines”, Pengaktifan Mading dan Banner Expression. Metode pengajaran yang diterapkan bersifat partisipatif dan interaktif. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan motivasi santri dalam mempelajari bahasa Inggris. Para santri menjadi lebih percaya diri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris, dan semakin banyak santri yang berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan English Club. Pelaksanaan dari program ini dimulai pada tanggal 8 Agustus - 2 September.
Utilizing Strategy-Based Instruction on The EFL Listening Achievement: A Quasi- Experimental Study Ika Hidayanti; Eko Suhartoyo; Kurniasih
JEELS (Journal of English Education and Linguistics Studies) Vol. 7 No. 2 (2020): JEELS November 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil, Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/jeels.v7i2.2004

Abstract

The current study aims at investigating the effectiveness of using strategy-based instruction on the student’s listening achievement. This research applied quasi-experimental design, and the instruments were pretest and posttest. Both tests were about putting the pictures in order and form completion.  Prior to strategy choice, this study utilized Posteriori Taxonomy of Strategies of Learning English Listening Skill (Zuhairi & Hidayanti, 2014) especially focusing on the use of eight strategy categories deployed by successful students (Hidayanti & Umamah, 2018). Gaining the result from Independent t-Test analysis, it was found out that the experimental group outperformed better than their counterparts in control group. Thus, Strategy-based instruction plays important role to enhance and improve the EFL learners’ listening skill.
The Effect of Collaborative Reasoning On Indonesian University Students’ Literacy and Argumentation Skills Firman Parlindungan; Mursyidin; Kurniasih; Refanja Rahmatillah; Rahmad Nuthihar; Said Oussou
JEELS (Journal of English Education and Linguistics Studies) Vol. 10 No. 1 (2023): JEELS May 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil, Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/jeels.v10i1.788

Abstract

Since the global COVID-19 pandemic, traditional classrooms have no longer become accessible for everyone. Most teaching and learning process is conducted virtually. The use of interactive and dynamic pedagogy is needed to maintain the quality of learning, especially that enhance argumentation and literacy skills. This research aims to examine whether there are differences in literacy and argumentation skills of Indonesian university students before and after the implementation of Collaborative Reasoning (CR) approach during online learning. A quasi-experimental one-group pretest-and posttest design was employed. A total of 30 students taking Communication and Gender course were involved in this research. We developed a Reading Comprehension Test (RCT) to collect the literacy scores of the students and Cognitively Based Assessment of, for, and as Learning (CBAL) Argumentation Progression to measure argumentation scores. Using a paired samples t-test, the literacy and argumentation scores of the students before participating in CR were compared to their scores after participating in CR. The literacy and argumentation scores were significantly higher after participating in CR. This finding indicates that there is an increase in literacy and argumentation scores over time that was not likely to be due to chance. It is pivotal then for language educators to consider CR in their classrooms.