Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Instruktional

PENERAPAN PEMBELAJARAN DONGENG DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA zulfitria, zulfitria; Dewi, Happy Indira; Khanza, Mutia
Instruksional Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Instruksional
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.853 KB) | DOI: 10.24853/instruksional.2.1.56-63

Abstract

Dilatarbelakangi oleh era millenium sekarang ini, bahwa budaya mendongeng telah dianggap kuno dan mulai ditinggalkan.  Dongeng merupakan cerita yang mengandung nilai-nilai moral dan sosial yang berguna untuk membentuk karakter anak. Strategi pembentukan karakter anak dilakukan dengan pemberian contoh, pembiasaan membaca dongeng, pembiasaan mendengarkan dongeng, dan penciptaan lingkungan baca yang mendukung. Tujuan penelitian ini adalah penerapan pembelajaran berbasis dongeng untuk pembentukan karakter siswa di era millennium secara maksimal, menyenangkan, dan terintegrasi dengan keluarga dan sekolah. Hasil penelitian bahwa penerapan pembelajaran dongeng sangat membantu guru dalam menyampaikan pesan untuk pembentukan karakter siswa yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif berupa pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan pembelajaran berbasis mendongeng sangat dipenting digunakan guru sehingga dapat membentuk karakter siswa. Pembentukan karakter anak dapat dilakukan di lingkungan pembelajaran sekolah dan lingkungan rumah atau keluarga.
EFEKTIFITAS PROGRAM DIKLAT BERJENJANG TINGKAT DASAR BAGI GURU PAUD DALAM JARINGAN DI KOTA DEPOK Rosydiana, Erni; Dewi, Happy Indira; Winata, Widia
Instruksional Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Instruksional
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.842 KB) | DOI: 10.24853/instruksional.2.1.47-55

Abstract

This research is motivated by the qualifications of educators who have not been in line with expectations, lack of competence, lack of confidence in self-development, this is a condition that needs special attention and serious efforts. One effort was made in improving the quality of services for PAUD educators with the provision of training, namely tiered level training for PAUD teachers in the network. This study uses qualitative methods, especially naturalistic. The research analysis process follows the models of Miles and Huberman. The purpose of this study is to describe of the implementation of basic level education and training programs for PAUD teachers in the network, in addition to providing input into the basic level education and training program policies for PAUD teachers in the network. The process of collecting data using observation, interviews and documents. Data analysis includes analysis of data reduction, data display, and data verification. The results of the study show the effectiveness of the implementation of a basic level training program for PAUD teachers in a network in the city of Depok in the hope that it can be useful for relevant parties who can use such as principals, teachers, administrators, admin, mentors and further researchers.
FENOMENA IMPLEMENTASI MONTESSORI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KREATIF UNTUK ANAK PRA SEKOLAH Aisya, Adynda Rosamanda; Winata, Widia; Dewi, Happy Indira
Instruksional Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Instruktional
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/instruksional.3.2.97-116

Abstract

ABSTRACTMontessori is a primary curriculum implemented to be used appropriately and effectively. This research aims to find out: 1) The phenomenon of Montessori implementation as a creative learning medium for preschoolers. 2) The child's response when given learning media results from the Montessori method. The study authors used a qualitative method with a phenomenological approach. The study results: 1) Based on observations about Montessori as a creative learning medium to 10 preschoolers at The National Children's Creation School, it is known that 8 out of 10 preschoolers can master learning independently / individually using various materials provided. In addition, 2 out of 10 preschoolers lack mastered independent/individual learning. 2) Children's response when given learning media resulting from the Montessori method in this study is very diverse, with four correspondents giving different responses when given a variety of Montessori media. Some correspondents are interested in the media that Montessori is given, while there are correspondents who are not interested in the media that Montessori is given. Recommendations: 1) Teachers should develop more affective aspects, one of which is taking themes that occur in the real world of pre-school children so that children are more interested in participating in the learning process. 2) Further researchers are expected to conduct more in-depth research with the same theme to find new things that can later complement the shortcomings of the research that has been done. ABSTRAKMontessori merupakan sebuah kurikulum dasar yang dimana telah diterapkan agar dapat digunakan secara tepat dan efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Fenomena implementasi Montessori sebagai media pembelajaran kreatif untuk anak prasekolah. 2) Respons anak ketika diberikan media pembelajaran yang dihasilkan dari metode Montessori. Penelitian yang penulis gunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian: 1) Berdasarkan hasil observasi tentang Montessori sebagai media pembelajaran kreatif kepada 10 anak prasekolah di Sekolah Kreasi Anak Bangsa, diketahui 8 dari 10 anak prasekolah mampu menguasai pembelajaran secara mandiri/individual menggunakan berbagai material yang disediakan. Selain itu, 2 dari 10 anak prasekolah kurang menguasai pembelajaran secara mandiri/individual. 2) Respons anak ketika diberikan media pembelajaran yang dihasilkan dari metode Montessori pada penelitian ini sangat beragam, dari 4 koresponden memberikan respons yang berbeda-beda saat diberikan berbagai macam media Montessori. Ada koresponden yang tertarik dengan media yang Montessori yang diberikan sementara ada koresponden yang tidak tertarik dengan media yang Montessori yang diberikan. Rekomendasi: 1) Hendaknya guru lebih mengembangkan aspek afektif salah satunya yaitu mengambil tema yang terjadi dalam kehidupan dunia nyata anak Pra Sekolah sehingga anak-anak lebih tertarik dalam mengikuti proses pembelajaran. 2) Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengadakan penelitian yang lebih mendalam dengan tema yang sama, sehingga dapat menemukan hal-hal baru yang nantinya dapat melengkapi kekurangan pada penelitian yang telah dilakukan. 
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS APLIKASI WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS KOGNITIF ANAK PADA PELAJARAN BAHASA INGGRIS Novyanti, Novyanti; Dewi, Happy Indira; Winata, Widia
Instruksional Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Instruksional
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/instruksional.4.1.%p

Abstract

ABSTRACTThis research aims to develop learning media based on the Wordwall application to improve children's cognitive creativity in English lessons. And determine the effectiveness of using learning media with the Wordwall application to increase students' cognitive creativity in English lessons. This research is a research and development with the ADDIE development model. The method used is the mix method. In the data collection technique, the questionnaire was analyzed descriptively. The population of the study was the first grade students, with a sample of 27 students. This research was conducted at Elementary school. The results of the Development of Wordwall that the Wordwall Application-Based Learning Media can improve cognitive creativity as seen from the learning outcomes in English subjects which are very good for students who use these learning media.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis aplikasi Wordwall untuk meningkatkan kreativitas kognitif anak dalam pelajaran bahasa Inggris. Dan untuk mengetahui keefektifan penggunaan media pembelajaran dengan aplikasi Wordwall untuk meningkatkan kreativitas kognitif siswa pada pelajaran bahasa Inggris. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan ADDIE. Metode yang digunakan adalah metode campuran. Dalam teknik pengumpulan data, angket dianalisis secara deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar dengan populasi penelitian ini adalah siswa kelas I, dengan sampel sebanyak 27 siswa. . Hasil Pengembangan Wordwall bahwa Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Wordwall dapat meningkatkan kreativitas kognitif yang terlihat dari hasil belajar mata pelajaran bahasa Inggris yang sangat baik bagi siswa yang menggunakan media pembelajaran tersebut.
STUDI MODEL PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME BERBASIS MIND MAPPING UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Nugrahanti, Rahmi; Suryadi, Ahmad; Dewi, Happy Indira
Instruksional Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Instruksional
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/instruksional.4.1.%p

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to determine creative constructivism learning in Indonesian language learning, to determine the supporting and inhibiting factors of creative constructivism learning, to determine the effect of creative constructivism learning on Indonesian language learning outcomes. This study used qualitative research methods. Data obtained by using interviews, observation and documentation. The results obtained in this study are the steps of the konstruktivisme secara kreatif learning model, namely as follows: preparation for learning, information about the konstruktivisme secara kreatif learning process, providing lesson topics, making konstruktivisme secara kreatif, guiding students and the main results of mapping, supporting factors for the konstruktivisme secara kreatif learning model, namely interest students who are serious in participating in the teaching and learning process, if students are enthusiastic in making konstruktivisme secara kreatif, the results of their work in making konstruktivisme secara kreatif are also satisfying. Besides that, complete equipment is also a success factor in the teaching and learning process to make students more creative and active.ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pembelajaran konstruktivisme kreatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia, untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pembelajaran konstruktivisme kreatif, untuk mengetahui pengaruh pembelajaran konstruktivisme kreatif terhadap hasil belajar bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data diperoleh dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah langkah-langkah model pembelajaran konstruktivisme kreatif, yaitu sebagai berikut: persiapan pembelajaran, informasi tentang proses pembelajaran konstruktivisme kreatif, pemberian topik pelajaran, pembuatan konstruktivisme kreatif, membimbing siswa dan hasil utama pemetaan, mendukung faktor model pembelajaran konstruktivisme kreatif yaitu adanya minat siswa yang serius dalam mengikuti proses belajar mengajar, jika siswa antusias dalam membuat kreatif konstruktivisme maka hasil kerja mereka dalam membuat konstruktivisme kreatif juga memuaskan. Selain itu, kelengkapan peralatan juga menjadi faktor keberhasilan dalam proses belajar mengajar untuk membuat siswa lebih kreatif dan aktif.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS I DI SDN RAWA BADAK SELATAN 03 PAGI DIMASA PANDEMI Shafrillia, Sry Uliyah; Dewi, Happy Indira; Zulfitria, Zulfitria
Instruksional Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Instruksional
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/instruksional.4.1.%p

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study is to analyze the differences in learning outcomes between students who learn to use audio learning media and students who learn to use print media, to analyze the effect of interactions between the use of learning media and critical thinking skills on learning outcomes, to analyze the differences in groups of students who have high thinking skills. by using audio media and students who learn to use print media and analyze the differences in groups of students who have low thinking skills on the learning outcomes of students who use audio media and students who learn to use print media. This research was conducted at SDN Rawa Badak Selatan 03 Pagi. This study uses a 2x2 factorial quantitative method. The results of this study are in general that thematic learning outcomes taught using printed learning media are higher than thematic learning outcomes taught using audio learning media, Thematic learning outcomes in students who have low thinking who learn to use printed learning media are higher than learning outcomes students who have low critical thinking who learn to use audio learning media, thematic learning outcomes of students who have high critical thinking who learn to use audio learning media are lower than the learning outcomes of students who have high critical thinking who learn to use printed learning media. Based on the analysis of research that has been done, it can be concluded that there is an interaction effect between learning media and students' thinking styles on thematic learning outcomesABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan hasil belajar antara siswa yang belajar menggunakan media pembelajaran audio dan siswa yang belajar menggunakan media cetak, untuk menganalisis pengaruh interaksi antara penggunaan media pembelajaran dan keterampilan berpikir kritis terhadap hasil belajar. , untuk menganalisis perbedaan kelompok siswa yang memiliki kemampuan berpikir tinggi. dengan menggunakan media audio dan siswa yang belajar menggunakan media cetak serta menganalisis perbedaan kelompok siswa yang memiliki kemampuan berpikir rendah terhadap hasil belajar siswa yang menggunakan media audio dan siswa yang belajar menggunakan media cetak. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Rawa Badak Selatan 03 Pagi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif faktorial 2x2. Hasil penelitian ini secara umum hasil belajar tematik yang diajarkan menggunakan media pembelajaran cetak lebih tinggi daripada hasil belajar tematik yang diajarkan menggunakan media pembelajaran audio, hasil belajar tematik pada siswa berkemampuan berpikir rendah yang belajar menggunakan media pembelajaran cetak lebih tinggi daripada hasil belajar siswa yang berpikir kritisnya rendah yang belajar menggunakan media pembelajaran audio, hasil belajar tematik siswa yang berpikir kritisnya tinggi yang belajar menggunakan media pembelajaran audio lebih rendah daripada hasil belajar siswa yang berpikir kritisnya tinggi yang belajar menggunakan pembelajaran cetak. media. Berdasarkan analisis penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh interaksi antara media pembelajaran dan gaya berpikir siswa terhadap hasil belajar tematik.