Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Focus Group Discussion (FGD) Untuk Meningkatkan Self Efficacy Nunik Afriyanti; Alfiandy Warih Handoyo; Putri Dian Dia Conia
Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_bk.v7i2.1378

Abstract

This study aims to assist students in increasing awareness of Self Efficacy with group guidance services using the Focus Group Discussion (FGD) technique at MTs Negeri 1 Serang. This research uses quantitative experimental methods. The total population is 295 students with population characteristics aged 12-15 years in class VII at MTs Negeri 1 Serang in 2021/2022. The sampling technique used was purposive sampling and got 10 students who had low self-efficacy to be given treatment. The analysis technique used in testing the hypothesis is the Wilcoxon signed ranks test. The results of the study seen from the implementation of the pre-test and post-test there was a significant increase from the average value of 66.9% to 94.7%. Analysis of the Wilcoxon Signed Ranks Test in the hypothesis decision-making process, the value of 0.005 is lower than 0.05, it can be concluded that the hypothesis is accepted. Thus Ha is accepted and H0 is rejected. In statistical data, it can be concluded that group guidance with Focus Group Discussion (FGD) techniques can influence in increasing self-efficacy. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk membantu siswa dalam meningkatkan kesadaran Self Efficacy dengan layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik Focus Group Discusion (FGD) di MTs Negeri 1 Kabupaten Serang. Penlitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif. Jumlah populasi sebanyak 295 siswa dengan karakteristik populasi berusia 12-15 tahun kelas VII di MTs Negeri 1 Serang tahun 2021/2022. Teknik pengambilan sample menggunakan purposive sampling dan mendapatkan 10 siswa yang memiliki Self Efficacy rendah untuk kemudian diberikan treatment. Teknik analisis yang digunakan dalam pengujian hipotesis yaitu Wilcoxon signed ranks test. Hasil penelitian dilihat dari pelaksanaan pre-test dan post test adanya peningkatan secara signifikan dari nilai rata-rata sebesar 66,9% menjadi 94,7%. Analisis uji Wilcoxon Signed Ranks Test pada proses pengambilan keputusan hipotesis, nilai 0,005 lebih rendah dari pada 0.05, maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis dinyatakan diterima. Dengan demikian Ha diterima dan H0 ditolak. Secara data statistik dapat disimpulkan bimbingan kelompok dengan teknik Focus Group Discussion (FGD) dapat mempengaruhi dalam meningkatkan self efficacy.
Pengaruh Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Problem Solving Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Mihdatun Nisa; Alfiandy Warih Handoyo; Putri Dian Dia Conia
Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_bk.v7i2.1467

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of group guidance with problem solving techniques to increase learning independence in class X students of SMK Negeri 3 Serang City in the 2022/2023 academic year. The study used a pre-experimental method with one group pre-test and post-test design. Determination of the research sample using purposive sampling. The results of the pre-test showed that from a total of 227 students, 20 were in the low category, 180 were in the medium category, and 27 were in the high category. The results showed that the average pre-test was 50.6%, while the post-test increased by 77.5%. Testing the research hypothesis using the Wilcoxon Signed Rank Test, there are differences in the learning independence of students before and after treatment is carried out through group guidance with problem solving techniques. With Asymp results. Sig. (2-tailed) of 0.005 is lower than 0.05, then Ha is accepted and Ho is rejected. Thus, these results indicate that group guidance with problem solving techniques can increase the learning independence of class X students at SMK Negeri 3 Serang City in the 2022/2023 academic year. Abstrak: Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik problem solving untuk meningkatkan kemandirian belajar pada peserta didik kelas X SMK Negeri 3 Kota Serang tahun ajaran 2022/2023. Penelitian menggunakan metode pra-eksperimen dengan one group pre-test and post-test design. Penentuan sampel penelitian menggunakan purposive sampling. Hasil pre-test menunjukkan dari total 227 peserta didik 20 berada pada kategori rendah, 180 berada pada kategori sedang, dan 27 berada pada kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pre test sebesar 50,6% sedangkan post test terjadi peningkatan sebesar 77,5%. Uji hipotesis penelitian menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test, terdapat perbedaan kemandirian belajar peserta didik sebelum dan setelah dilaksanakan treatment melalui bimbingan kelompok dengan teknik problem solving. Dengan hasil Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,005 lebih rendah dari 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian, hasil tersebut menunjukkan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik problem solving dapat meningkatkan kemandirian belajar peserta didik kelas X SMK Negeri 3 Kota Serang tahun ajaran 2022/2023.
Pengembangan Modul Layanan Konseling Individu Berbasis Art Therapy Untuk Mereduksi Kecemasan Sosial Siswa Korban Bullying Nurul Fathia Heryadi; Alfiandy Warih Handoyo; Putri Dian Dia Conia
Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia Vol 7 No 3 (2022): Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_bk.v7i3.1484

Abstract

This study aims to develop a media module for individual counseling services and art therapy to reduce the social anxiety of students who are victims of bullying. In this study using the ADDIE development model, which includes several stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The instrument used to measure social anxiety is the questionnaire measuring social anxiety (SAS-A). The data obtained were then analyzed using qualitative and quantitative data analysis. Based on the results of the study, the following results were obtained, 1) the results of the validation test from media & material experts, language, and practitioners got an average score of 91% which means the module is feasible to use because it meets the module eligibility criteria 2) get a decrease in the average score of the pretest & posttest results from 44% to 26%. Based on these results, it can be concluded that the development of individual counseling service module media and art therapy to reduce social anxiety of students who are victims of bullying can be accepted to be implemented into guidance and counseling services. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media modul layanan konseling individu dan art therapy untuk mereduksi kecemasan sosial siswa korban bullying. Dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE, yang meliputi beberapa tahap yaitu Analisis (Analysis), perancangan (Design), pengembangan (Development), implementasi (Implementation), evaluasi (Evaluation). Instrumen yang digunakan untuk mengukur kecemasan sosial ialah angket alat ukur kecemasan sosial (SAS-A). Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil sebagai berikut, 1) hasil uji validasi dari ahli media&materi, bahasa, serta praktisi mendapatkan rata-rata nilai 91% yang berarti modul layak untuk digunakan karena memenuhi kriteria kelayakan modul 2) mendapatkan penurunan rata-rata skor hasil pretest & posttest dari 44% ke 26%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pengembangan media modul layanan konseling individu dan art therapy untuk mereduksi kecemasan sosial siswa korban bullying dapat diterima untuk diimplementasikan kedalam layanan bimbingan dan konseling.
PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK UNTUK MENINGKATKAN PERENCANAAN KARIR SISWA Vina Febrian; Arga Satrio Prabowo; Putri Dian Dia Conia
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 4 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER-DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2023.v8i4.606-613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media komik perencanaan karir agar dapat memudahkan siswa dalam membuat perencanaan karir. Metode yang digunakan adalah research and development (R&D), dengan menggunakan model pengembangan 4D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media komik perencanaan karir mendapatkan nilai rata-rata sebesar 92% yang artinya sangat layak untuk diimplementasikan. Subjek penelitian ini adalah 10 siswa kelas XI di SMKN 4 Pandeglang, yang memiliki perencanaan karir terendah berdasaran hasil analisis kebutuhan. Pengukuran perencanaan karir serta uji kelayakan media komik dilakukan dengan menggunakan angket. Data yang diperoleh, dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan wilcoxon match pairs test, yang disajikan dalam bentuk tabel serta grafik. Hasil uji wilcoxon match pairs test menunjukkan bahwa nilai Asymp Sig. (2 tailed) sebesar 0,005 dimana nilai tersebut kurang dari 0,05, data tersebut menunjukkan bahwa hipotesis diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan media komik dapat meningkatkan perencanaan karir siswa kelas XI di SMKN 4 Pandeglang.
Pengembangan Modul Bimbingan Kelompok Teknik Role Playing Untuk Meningkatkan Self Awareness Siswa Ria Kurniasari; Raudah Zaimah Dalimunthe; Putri Dian Dia Conia
Journal on Education Vol 6 No 4 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 4 Mei-Agustus 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i4.6211

Abstract

The aim of the research is to develop media in the form of modules with a group guidance approach to role playing techniques to increase the self-awareness of class XI students at SMAN 1 Kramatwatu. The research method used is research and development (R&D) with the ADDIE development model. The data collection technique uses a questionnaire and the data analysis technique uses a Likert scale. The results of the feasibility test obtained an overall result of 90% with a very feasible category with the provisions of the material and media feasibility test obtaining a result of 86%, the language feasibility test of 94% and the practitioner feasibility test of 93% and to strengthen the effectiveness of the services provided the N-Gain percent result was 57.61%, namely quite effective with a score of 0.57 in the medium category. From the results of this management, the module was declared suitable for use by guidance and counseling teachers in providing understanding to students regarding self-awareness.
IMPLEMENTASI CAREER PROFESSION CARD SEBAGAI MEDIA BIMBINGAN KARIR PADA REMAJA Tri Haryanti; Arga Satrio Prabowo; Putri Dian Dia Conia
Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpbk.v9i2.25012

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan media career profession card terhadap wawasan karir siswa yang dilakukan di SMA Negeri 1 Cilegon. Penelitian ini menggunakan metode pra-eksperimen one grup pre-test post-test design. Populasi pada siswa kelas XI SMA Negeri Cilegon tahun ajaran 2023/2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan mendapatkan 7 siswa yang memiliki tingkat wawasan karir rendah yang kemudian diberikan treatment. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian dilihat dari pelaksanaan pretest dan posttest, diperoleh nilai rata-rata sebesar 57 menjadi 88. Kemudian hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa Asymp. Sig. (2-tailed) bernilai 0,017. Nilai 0,017 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian bimbingan kelompok dengan media career professsion card dapat meningkatkan wawasan karir siswa SMA. 
PEREMPUAN KORBAN KDRT DALAM PERSPEKTIF ISLAM (STUDI TERHADAP PEREMPUAN YANG MENGALAMI KDRT DI PANTI ASUHAN NURUL ISLAM, SERANG) Meilla Dwi Nurmala; Septi Kuntari; Evi Afiati; Arga Satrio Prabowo; Siti Muhibah; Deasy Yunika Khairun; Rahmawati Rahmawati; Raudah Zaimah Dalimunthe; Alfiandy Warih Handoyo; Putri Dian Dia Conia; Rochanie Rochanie; Bangun Yoga Wibowo; Lenny Wahyuningsih; Ibrahim Al-Hakim
Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpbk.v8i1.24302

Abstract

Secara umum, permasalahan KDRT terkait erat dengan minimnya akses perempuan untuk mengakses sumber daya ekonomi (modal finansial dan aset tetap, misalnya tanah, dan dari pendapatan untuk kesejahteraan lainnya), usia, tingkat pendidikan, keyakinan agama, dan lain-lain. etnis. Melakukan perbuatan fisik diperbolehkan dalam Islam yang dikatakan ta'dib (perbuatan mendidik) terhadap anak. Upaya penanganan yang diberikan kepada korban kekerasan adalah dengan memberikan layanan bimbingan dan konseling, agar mereka yang menjadi korban dapat memahami masalah dan penyebabnya, dapat mengetahui potensi dan kelebihannya serta dapat menentukan sendiri jalan keluar yang akan ditempuh oleh pihak korban. korban untuk menuntut keadilan dan tanggung jawab dari negara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga dalam kehidupannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Studi kasus hasil penelitian ini menjelaskan bahwa terdapat tindak kekerasan dalam rumah tangga, terutama yang dialami oleh Perempuan.