Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pelatihan Perancangan Program Bimbingan & Konseling Yang Berwawasan Kebencanaan Pada Guru Bimbingan & Konseling di Provinsi Banten Arga Satrio Prabowo; Evi Afiati; Raudah Zaimah Dalimunthe; Siti Muhibah; Mohamad Saripudin; Alfiandy Warih Handoyo; Meilla Dwi Nurmala; Bangun Yoga Wibowo; Lenny Wahyuningsih
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6986

Abstract

Tujuan khusus kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memperkenalkan dan mengedukasi guru Bimbingan dan Konseling di Provinsi Banten agar mampu melaksanakan program Bimbingan dan Konseling yang berwawasan kebencanaan. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan kegitan pengabdian adalah metode pendidikan, penyuluhan, pelatihan, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Target kegiatan ini adalah guru Bimbingan dan Konseling yang tergabung dalam Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling SMA di Provinsi Banten. Kegiatan rencananya akan dilakukan di SMAN 1 Malingping yang berada di wilayah kecamatan Malingping Provinsi Banten yang berjarak ± 40 Kilometer dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Pemilihan lokasi ini dikarenakan sekolah tersebut berada di pesisir pantai dan belum menerapkan layanan BK yang berwawasan kebencanaan.
Pelatihan Perancangan Program Bimbingan & Konseling Yang Berwawasan Kebencanaan Pada Guru Bimbingan & Konseling di Provinsi Banten Arga Satrio Prabowo; Evi Afiati; Raudah Zaimah Dalimunthe; Siti Muhibah; Mohamad Saripudin; Alfiandy Warih Handoyo; Meilla Dwi Nurmala; Bangun Yoga Wibowo; Lenny Wahyuningsih
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6986

Abstract

Tujuan khusus kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memperkenalkan dan mengedukasi guru Bimbingan dan Konseling di Provinsi Banten agar mampu melaksanakan program Bimbingan dan Konseling yang berwawasan kebencanaan. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan kegitan pengabdian adalah metode pendidikan, penyuluhan, pelatihan, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Target kegiatan ini adalah guru Bimbingan dan Konseling yang tergabung dalam Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling SMA di Provinsi Banten. Kegiatan rencananya akan dilakukan di SMAN 1 Malingping yang berada di wilayah kecamatan Malingping Provinsi Banten yang berjarak ± 40 Kilometer dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Pemilihan lokasi ini dikarenakan sekolah tersebut berada di pesisir pantai dan belum menerapkan layanan BK yang berwawasan kebencanaan.
PEREMPUAN KORBAN KDRT DALAM PERSPEKTIF ISLAM (STUDI TERHADAP PEREMPUAN YANG MENGALAMI KDRT DI PANTI ASUHAN NURUL ISLAM, SERANG) Meilla Dwi Nurmala; Septi Kuntari; Evi Afiati; Arga Satrio Prabowo; Siti Muhibah; Deasy Yunika Khairun; Rahmawati Rahmawati; Raudah Zaimah Dalimunthe; Alfiandy Warih Handoyo; Putri Dian Dia Conia; Rochanie Rochanie; Bangun Yoga Wibowo; Lenny Wahyuningsih; Ibrahim Al-Hakim
Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpbk.v8i1.24302

Abstract

Secara umum, permasalahan KDRT terkait erat dengan minimnya akses perempuan untuk mengakses sumber daya ekonomi (modal finansial dan aset tetap, misalnya tanah, dan dari pendapatan untuk kesejahteraan lainnya), usia, tingkat pendidikan, keyakinan agama, dan lain-lain. etnis. Melakukan perbuatan fisik diperbolehkan dalam Islam yang dikatakan ta'dib (perbuatan mendidik) terhadap anak. Upaya penanganan yang diberikan kepada korban kekerasan adalah dengan memberikan layanan bimbingan dan konseling, agar mereka yang menjadi korban dapat memahami masalah dan penyebabnya, dapat mengetahui potensi dan kelebihannya serta dapat menentukan sendiri jalan keluar yang akan ditempuh oleh pihak korban. korban untuk menuntut keadilan dan tanggung jawab dari negara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga dalam kehidupannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Studi kasus hasil penelitian ini menjelaskan bahwa terdapat tindak kekerasan dalam rumah tangga, terutama yang dialami oleh Perempuan.
The Effect of Lifestyle on Social and Social Norm: A Case Study of Male University Students at a Public University in Banten, Indonesia Lenny Wahyuningsih; Putri Dian Dia Conia; Meilla Dwi Nurmala; Aisling O’Boyle; Siti Muhibah; Bangun Yoga Wibowo
Jurnal Pendidikan Indonesia Gemilang Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/jpig.v3i1.183

Abstract

Developments in technology and culture affect a person's attitude and lifestyle. Lifestyle describes the "whole person" who interacts with his environment. One of the trendy lifestyles in demand by various people, including students, is the modern lifestyle. Modern lifestyles influence consumers' consumption decisions because good images will arise if we can follow this lifestyle. Especially in social problems, where to hang out, and style in appearance. So, a person's lifestyle is related to his association and social norms that are carried out in the surrounding environment. This study aimed to determine the relationship between the influence of lifestyle on student association and social norms. This research uses a quantitative approach with a correlational study. Respondents in this study were male students at a state university in Banten, Indonesia, which consisted of the Faculty of Law, Faculty of Medicine, Faculty of Teaching and Education, Faculty of Engineering, Faculty of Business Economics, Faculty of Agriculture, Faculty of Social and Political Sciences, totaling 115 people. Data collection uses a VALS scale questionnaire (adaptation). The results of this study indicate that there is an influence of lifestyle on association and social norms. A simple lifestyle following the circumstances of the respondents influences associations that do not require a "brand image" or require branded goods in their association. As well as influences social norms as well. If lifestyle changes, then the behavior shown will also affect the social norms that it does.
KETERLIBATAN AYAH DALAM PENGASUHAN (FATHER INVOLVEMENT) DAN DAMPAKNYA TERHADAP PREFERENSI PEMILIHAN PASANGAN HIDUP PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL Ratu Venny Ramadhania; Lenny Wahyuningsih; Evi Afiati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 02, Juni 2026 Produce
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.16082

Abstract

Father involvement in parenting is a crucial yet often overlooked aspect of family dynamics in Indonesia, where fathers are predominantly perceived as breadwinners rather than active caregivers. This study aims to explore the experiences of early adult women regarding their fathers’ involvement in parenting and its impact on their partner selection preferences. A qualitative approach with a case study design was employed, conducted at the Faculty of Teacher Training and Education (FKIP) of Sultan Ageng Tirtayasa University. Four primary informants aged 20–22 years were selected through purposive sampling, along with four supporting informants (biological parents). Data were collected through semi-structured in-depth interviews, 14-day daily observations, and source triangulation, then analyzed using thematic analysis. The findings reveal that father involvement in all four informants was categorized as high, encompassing three dimensions: engagement (active interaction and meaningful communication), accessibility (physical and psychological availability), and responsibility (comprehensive fulfillment of needs and value guidance). Partner selection preferences included responsibility, religiosity, communication quality, physical-emotional closeness, and value congruence. Father involvement was found to shape these preferences through two mechanisms: internalization of positive relational experiences and compensation for relational limitations. These findings align with Bowlby’s attachment theory through the concept of internal working models and Bandura’s social learning theory, both of which confirm that early relational experiences with the father figure form an individual’s internal representations in determining partner criteria in adulthood.
PENGEMBANGAN MEDIA BOARD GAME MISI PERCAYA DIRI UNTUK MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI SISWA (RESEARCH AND DEVELOPMENT PADA SISWA KELAS VIII SMPN 10 KOTA SERANG) Mahya Rianisela; Lenny Wahyuningsih; Bangun Yoga Wibowo
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.17167

Abstract

The formulation of the problem in this study is how a board game can be used as a guidance and counseling service medium to improve students’ self-confidence. This study aims to develop the Misi Percaya Diri board game as a guidance and counseling service medium to enhance junior high school students’ self-confidence. This research employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. To determine the feasibility and practicality of the media, the researcher conducted validation tests involving several experts, including media experts, material experts, language experts, and practitioner experts, with the purpose of assessing the feasibility of the product and obtaining feedback before testing it on students. The results showed that the product obtained an average feasibility score of 91% from expert validation, which falls into the “Very Feasible” category. Based on the results of the trial conducted in class VIII of SMPN 10 Kota Serang, the developed product was found to be feasible for use as a guidance and counseling service medium to improve junior high school students’ self-confidence.