Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penerapan Forgiveness Therapy untuk Meningkatkan Penerimaan Diri Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II-A Tangerang Maliya Tu'Zahro; Putri Dian Dia Conia; Puspa Pertiwi
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1245

Abstract

Penerimaan diri yang rendah sering menjadi tantangan utama bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakan Perempuan Kelas II-A Tangerang, yang dipengaruhi oleh rasa bersalah, penyesalan serta stigma sosial yang melekat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas forgiveness therapy dalam meningkatkan penerimaan diri warga binaan di Lembaga Pemasyarakan Perempuan Kelas II-A Tangerang. Partisipan dalam penelitian ini terdiri atas sembilan warga binaan yang memenuhi kriteria. Penelitian ini menggunakan metode pra-eksperimen dengan one group pre-test dan double post-test. Pengukuran dilakukan pada tiga waktu yakni sebelum intervensi, setelah intervensi dan satu minggu pasca intervensi. Data dikumpulkan menggunakan dimensi penerimaan diri dari skala Ryff’s psychological well being serta skala forgiveness. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan rerata skor penerimaan diri dari 7 pada pre-test menjadi 9,67 pada post-test dan meningkat menjadi 10 pada tahap follow-up. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0.53 menunjukkan tingkat peningkatkan pada kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa forgiveness therapy efektif dalam meningkatkan penerimaan diri warga binaan dan berpotensi menjadi salah satu intervensi psikologis untuk mendukung kesejahteraan psikologis mereka.
Implementasi Terapi Mindfulness terhadap Environmental Mastery Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Tangerang Maysahani Diya Faiz; Putri Dian Dia Conia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 8 No. 2 (2026): Juni: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/pengabmas.v8i2.1187

Abstract

Overcapacity in correctional facilities is a persistent issue that can generate psychological distress and reduce inmates’ ability to adapt effectively to their living environment. Limited personal space, restricted autonomy, and continuous social pressures may negatively affect environmental mastery, which is an important dimension of psychological well-being. This study aimed to examine the effectiveness of mindfulness therapy in improving environmental mastery among inmates at the Tangerang Class IIA Women’s Correctional Facility. An experimental method with a one-group pre-test and double post-test design was employed. The participants consisted of nine inmates who demonstrated low to moderate levels of psychological well-being and mindfulness. Data were analyzed using a paired-sample t-test and the N-Gain Score to evaluate changes before and after the intervention. The findings revealed a statistically significant improvement in environmental mastery following mindfulness therapy (t(8) = -12.72, p < 0.001), with the positive effects remaining evident during the follow-up assessment. The average N-Gain score of 0.546 indicated that the intervention achieved a moderate level of effectiveness. These findings suggest that mindfulness therapy is an effective and practical psychological intervention for enhancing environmental mastery, strengthening psychological adaptation, and supporting the overall well-being of inmates in correctional settings.