Articles
PENGARUH RATIONAL-EMOTIVE BEHAVIORAL THERAPY TERHADAP PENINGKATAN STRATEGI COPING MENGATASI KECEMASAN MENGHADAPI PERKULIAHAN
Ayu Mustikasari;
Eka Wahyuni;
Gantina Komalasari
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1064.774 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.032.03
Artikel ini bertujuan untuk memaparkan hasil penelitian tentang penggunaan Rational- Emotive Behavioral Therapy teknik kognitif dalam layanan konseling kelompok terhadap peningkatan strategi Coping mengatasi kecemasan menghadapi perkuliahan. Penelitian dilaksanakan pada mahasiswa Bimbingan dan Konseling Reguler 2013, Universitas Negeri Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre Eksperimental Design dengan kelompok One Group Pretes-posttest Design. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive sampling. Sampel berjumlah sepuluh mahasiswa berdasarkan hasil pretes strategi coping yang tergolong rendah. Pretes dan post-tes dilakukan dengan pemberian kuesioner tertutup yang berisi 46 butir item yang mewakili setiap indikator kepada 30 individu. Berdasarkan rumus Alpha Cronbach didapat nilai reliabilitas sebesar 0,92 yang menunjukkan bahwa reliabilitas tinggi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan rumus uji Wilcoxon Match Pair Test. Hasil uji hipotesis menyatakan bahwa Ho ditolak dengan nilai asymp. Sig sebesar 0,005
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DENGAN KEMATANGAN KARIR SISWA KELAS XI SMKN 8 JAKARTA
Iman Setiyanto;
Louise B Siwabessy;
Gantina Komalasari
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1174.467 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.032.06
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran empiris mengenai hubungan efikasi diri dengan kematangan karir siswa kelas XI di SMK Negeri 8 Jakarta, dengan populasi sebanyak 316 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling. Peneliti menggunakan 65 siswa sebagai sampel penelitian atau 20% dari jumlah populasi (316 siswa). Penelitian ini menggunakan metode penelitian korelasional. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa kuesioner tentang efikasi diri dan CMI (Career Maturity Inventory milik Crites). Setelah dilakukan uji coba didapatkan hasil 28 item valid dengan nilai reliabilitas 0.896 untuk variabel efikasi diri dan 114 untuk CMI dengan nilai reliabilitas 0.82. Berdasarkan pengujian hipotesis antara efikasi diri dan kematangan karir variabel didapatkan koefisien korelasi sebesar 0.179 dengan (Ha : Ï â‰ 0), artinya terdapat hubungan yang positif antara efikasi diri dengan kematang an karir siswa. Semakin tinggi tingkat efikasi diri siswa maka semakin tinggi juga kematangan karir siswa, begitu pula sebaliknya, semakin rendah tingkat efikasi diri siswa maka semain rendah kematangan karir siswa. Selain itu didapatkan efikasi diri mempengaruhi kematangan karir sebesar 3.2% dan 96.8% dipengaruhi oleh faktor lain yaitu kualitas pengalaman pendidikan yang telah dilalui, dukungan keuangan yang tersedia mengikuti pelatihan tertentu dan potensi Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan bagi pihak sekolah khususnya bagi guru BK untuk memahami apa itu efikasi diri serta dapat dijadikan bahan acuan penyusunan program layanan BK agar para siswa dapat memahami efikasi diri dan memiliki kesadaran untuk meningkatkan efikasi diri untuk mencapai kematangan karir yang lebih baik.
DETERMINASI DIRI MAHASISWA JURUSAN BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA TAHUN ANGKATAN 2009-2013
Irma Ayuning Tyas;
Gantina Komalasari;
Eka Wahyuni
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1020.525 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.032.08
Artikel ini bertujuan untuk memaparkan hasil penelitian tentang determinasi diri mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Jakarta tahun angkatan 2009-2013. Penelitian dilaksanakan di jurusan Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Jakarta dengan populasi sebanyak 378 mahasiswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Proportional Random Sampling. Peneliti menggunakan 76 mahasiswa sebagai sampel penelitian atau 20% dari masing-masing jumlah populasi per angkatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survey. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuesioner tentang determinasi diri yang merujuk pada teori Wehmeyer (1997). Setelah dilakukan uji coba, didapatkan hasil 55 item valid dan uji reliabilitas menggunakan koefisien Alpha Cronbach dengan nilai 0.753 yang berarti masuk dalam kategori tinggi dan layak untuk dijadikan alat ukur. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat determinasi diri mahasiswa BK UNJ berada pada kategori sedang 47.37%, rendah 28.95%, dan tinggi 23.68%.Persentase tertinggi berada pada kategori sedang yang artinya mahasiswa cukup mampu untuk membuat pilihan, membuat keputusan, mengatasi masalah, menetapkan tujuan dan pencapaian, mengobservasi diri, ketrampilan mengevaluasi diri, ketrampilan memberi penguatan diri, cukup memiliki lokus kontrol atau pusat kendali internal, cukup memiliki pengaruh positif dari efikasi dan harapan, cukup memiliki kesadaran diri, dan cukup memiliki pengetahuan diri.
STUDI KASUS GAMBARAN COPING STRES PADA MAHASISWI PEKERJA SEKS KOMERSIAL
Salsabila Nurul Hidayati;
Gantina Komalasari;
Indira Chanum Chalik
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1027.947 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.032.15
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap tentang strategi coping stres yang digunakan oleh mahasiswi yang menyambi sebagai pekerja seks komersial (PSK). Metode yang digunakan adalah studi kasus dalam pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di tempat kos dan kampus daerah Jakarta, dengan dua responden yaitu mahasiswi angakatan 2010 dengan nama samaran Rani dan Mawar. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancara yang dilakukan adalah wawancara terstruktur terhadap subjek atau kasus, orang tua, teman kos dan teman kampus dengan mengacu pada teori coping stres dari Lazarus dan Folkman. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui studi kasus, adapun penyajian data menggunakan narasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber data. Hasil penelitian keseluruhan menunjukan adanya coping stres yang dilakukan oleh Rani dan Mawar. Untuk strategi coping pada subjek Rani menggunakan problem focused coping yaitu dengan menceritakan masalah yang dihadapinya kepada teman dekatnya dan emotion focused coping yaitu dengan cara merokok untuk mengatasi stresnya, sedangkan subjek Mawar lebih cenderung menggunakan emotion focused coping saja yaitu dengan memendam kecemasannya dan berpura-pura tidak terjadi apa-apa, menarik diri dari lingkungan masyarakat selain itu subyek juga sering meminum obat tidur agar bisa melupakan masalahnya.
GAYA KEPEMIMPINAN PEREMPUAN (Studi Pada Ketua OSIS diSMA Se-Jakarta Timur)
Sri Wahyuningsih;
Susi Fitri;
Gantina Komalasari
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1096.372 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.032.19
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya kepemimpinan perempuan (studi pada ketua OSIS di SMA se-Jakarta Timur). Penelitian ini menggunakan metode survei. Subyek dalam penelitian ini adalah ketua OSIS perempuan di SMA wilayah Jakarta Timur sebanyak 32 orang di 123 SMA yang terdapat di wilayah Jakarta Timur dari 40 SMA Negeri dan 83 SMA Swasta . Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen gaya kepemimpinan yang dibuat berdasarkan teori dari Ronald Lippit and Ralp K. White yang menyatakan bahwa ada 3 gaya kepemimpinan yaitu otoriter, demokratis, laissez faire. Telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Menghasilkan 56 butir pernyataan yang valid dan 38 butir pernyataan yang tidak valid dari 94 keseluruhan butir pernyataan, agar instrumen lebih proposional maka setiap indikator hanya terdiri 2 butir pernyataan yang valid sehingga didapat 66 butir pernyataan sedangkan reliabilitasnya sebesar 0,9501 yang berarti tinggi.Hasil Penelitian diketahui bahwa ketua OSIS yang menggunakan gaya kepemimpinan otoriter sebesar 31% yang artinya gaya kepemimpinan yang mempunyai kekuasaan pada seorang pemimpin. Kepemimpinan demokratis adalah pemimpin yang mempunyai kekuasaan secara bersama (ketua dan pengurus) sebesar 59%. Sedangkan gaya kepemimpinan laissez faire 10% yang artinya kepemimpinan laissez faire pada kemampuan untuk mempengaruhi orang lain agar bersedia bekerja sama dengan cara berbagai kegiatan yang akan dilakukan namun lebih banyak diserahkan kepada bawahan.Ketua OSIS perempuan masih jarang terdapat di SMA, oleh karena itu bagi guru BK harus mampu memfasilitasi siswa melalui layanan dan fungsi BK untuk melakukan layanan informasi, penempatan dan penyaluran untuk menyediakan pemenuhan kebutuhan siswa dan melihat potensi, bakat dan minat siswa, sehingga bagi siswa perempuan mempunyai peluang untuk menjadi pemimpin di berbagai organisasi di sekolah sebagai gerbang bagi siswa perempan untuk menjadi pemimpin. Implikasinya adalah dengan diketahuinya gaya kepemimpinan perempuan studi pada ketua OSIS, memberikan perluasan akses perempuan dalam mengembangkan kegiatan OSIS terutama pada kepemimpinan di Sekolah.
SELF ESTEEM KORBAN BULLYING (Survey Kepada Siswa-siswi Kelas VII SMP Negeri 270 Jakarta Utara)
Stefi Gresia;
Gantina Komalasari;
Karsih Karsih
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1134.543 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.032.20
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai self esteem korban bullying yang duduk di kelas VII. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 270 Jakarta Utara dengan populasi sebanyak 168 siswa-siswi kelas VII. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling, diperoleh 39 siswa korban bullying dengan kategori tinggi. Metode penelitian yang digunakan dengan studi deskriptif. Instrumen pada penelitian ini berupa kuesioner tentang bullying yang dikembangkan oleh Sullivan dan Self Esteem yang diadaptasi Stanley Coopersmith. Setelah dilakukan uji coba, untuk angket bullying, didapatkan hasil 31 item valid dan 4 item drop dengan nilai reliabilitas 0.712 dan self esteem didapatkan hasil 55 item valid dan 3 item drop dengan reliabilitas uji coba 0.739. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat self esteem siswa yang menjadi korban bullying 46% siswa berada pada kategori sedang, 31% siswa berada pada kategori rendah dan 23% siswa berada pada kategori tinggi. Untuk mean per komponen, jumlah tertinggi diperoleh dari komponen self esteem umum sebesar 39 atau 43,33% selanjutnya self esteem akademis dengan sebesar 12 atau 42,30%, lalu self esteem sosial dengan jumlah 11 atau 41,67% dan terendah adalah self esteem keluarga dengan jumlah 10 atau 40%. Penelitian ini ditujukan bagi guru Bimbingan dan Konseling serta pihak sekolah, hendaknya memberikan layanan informasi kepada siswa-siswi untuk mengembangkan harga diri. Langkah ini juga dapat ditempuh dengan memberikan layanan konseling kelompok kepada siswa-siswi yang menjadi korban bullying dan bekerjasama dengan pihak sekolah, seperti wali kelas dengan tujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan nyaman.
PENGEMBANGAN SOFTWARE EVALUASI HASIL LAYANAN DASAR BIMBINGAN DAN KONSELING TINGKAT SMP
Sudharno Dwi Yuwono;
Louise Siwabessy;
Gantina Komalasari
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1001.365 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.032.22
Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji kelayakan alat bantu berupa software evaluasi layanan dasar Bimbingan dan Konseling tingkat SMP dengan menggunakan bahasa pemrograman Delphi 7.0. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D). Langkah penelitian dibatasi hingga langkah ke tujuh (revisi produk) dari sepuluh langkah dalam R&D. Hasil penelitian berupa software dengan nama Dw.1 Meldba. Software ini telah diuji oleh ahli materi dan ahli media dengan skor 93,18% atau kategori layak. Kesimpulan penelitian ini yaitu software Dw.1 Meldba sudah dapat digunakan sebagai alat bantu untuk mempermudah proses input data, analisis data, manajemen data dan membantu membuat laporan dalam kegiatan evaluasi hasil layanan dasar Bimbingan dan Konseling tingkat Sekolah Menengah Pertama. Oleh karena itu, software ini perlu digunakan sebagai alat bantu evaluasi guna mendorong akuntabilitas kinerja guru BK.
PENGEMBANGAN SOFTWARE EVALUASI HASIL LAYANAN DASAR BIMBINGAN DAN KONSELING TINGKAT SMP
Sudharno Dwi Yuwono;
Louise Siwabessy;
Gantina Komalasari
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1001.365 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.031.22
Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji kelayakan alat bantu berupa software evaluasi layanan dasar Bimbingan dan Konseling tingkat SMP dengan menggunakan bahasa pemrograman Delphi 7.0. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D). Langkah penelitian dibatasi hingga langkah ke tujuh (revisi produk) dari sepuluh langkah dalam R&D. Hasil penelitian berupa software dengan nama Dw.1 Meldba. Software ini telah diuji oleh ahli materi dan ahli media dengan skor 93,18% atau kategori layak. Kesimpulan penelitian ini yaitu software Dw.1 Meldba sudah dapat digunakan sebagai alat bantu untuk mempermudah proses input data, analisis data, manajemen data dan membantu membuat laporan dalam kegiatan evaluasi hasil layanan dasar Bimbingan dan Konseling tingkat Sekolah Menengah Pertama. Oleh karena itu, software ini perlu digunakan sebagai alat bantu evaluasi guna mendorong akuntabilitas kinerja guru BK.
Model Hipotetik Layanan Advokasi Bimbingan Dan Konseling Pada Kasus Pelecehan Seksual Kelompok Mikrosistem di SMP Negeri Kota Bekasi
Gantina Komalasari;
Susi Fitri;
Bella Yugi Fazny
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 6 No 1 (2017): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (299.694 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.061.02
Tujuan penelitian ini mengembangkan dan menguji kelayakan rancangan layanan advokasi bimbingan dan konseling pada kasus pelecehan seksual kelompok mikrosistem di SMP Negeri Kota Bekasi. Rancangan layanan ini dikembangkan untuk meningkatkan pengetahuan pelecehan seksual pada kelompok mikrosistem. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes pengetahuan pelecehan seksual dan tes pengetahuan layanan advokasi bimbingan dan konseling pada kelompok mikrosistem. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development (RnD), dengan pelaksanaan langkah penelitian dibatasi hingga tahap ke 9 yakni merevisi rancangan layanan advokasi bimbingan dan konseling berdasarkan hasil dari analisis uji ahli. Rancangan layanan advokasi bimbingan dan konseling dalam penelitian ini telah diujikan oleh dua pakar ahli yaitu ahli bimbingan dan konseling dan ahli pengguna yaitu guru bimbingan dan konseling. Hasil evaluasi formatif dari uji ahli adalah mayoritas aspek rancangan layanan advokasi bimbingan dan konseling dinilai baik dan sangat baik. Semua hasil koreksi uji ahli telah diperbaiki oleh peneliti sehingga rancangan layanan advokasi bimbingan dan konseling dalam penelitian ini dikategorikan baik dan layak. Hasil penelitian ini berupa rancangan layanan advokasi bimbingan dan konseling pada kasus pelecehan seksual kelompok mikrosistem di SMP Negeri Kota Bekasi. Kesimpulannya rancangan layanan advokasi bimbingan dan konseling mengenai pengetahuan pelecehan seksual dalam penelitian ini sudah layak digunakan untuk diujicobakan secara terbatas hingga luas. Rancangan layanan advokasi bimbingan dan konseling ini mendapat penilaian baik dan sangat baik pada sebagian besar aspek komponen yang terdapat dalam rancangan layanan. Hal ini mengindikasi bahwa rancangan layanan advokasi bimbingan dan konseling mengenai pengetahuan pelecehan seksual memiliki materi yang sudah sesuai dengan tujuan pembelajaran, memiliki metode yang sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, memiliki media pembelajaran yang sesuai dengan kegiatan pembelajaran, serta melakukan asesmen kebutuhan yang tepat sehingga kesesuaian antara tujuan, metode,materi dan media dapat mendukung ketersediaan layanan advokasi bimbingan konseling.
Pengembangan Hipotetik Buku Bantuan Diri Tentang Bahaya Merokok
Awaluddin Tjalla;
Gantina Komalasari;
Elmira Asharika
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 5 No 2 (2016): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (277.652 KB)
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.052.03
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah buku bantuan diri tentang bahaya merokok guna memberikan informasi pada mahasiswa/i tentang bahaya dan dampak dari merokok. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) yang dikembangkan oleh Borg and Gall. Penelitian yang dilakukan tergolong dalam penelitian R&D skala kecil (Small-Scale R&D), karena penelitian yang dilakukan menggunakan beberapa tahapan saja yaitu penelitian dan pengumpulan informasi; perencanaan; pengembangan format produk awal; validasi produk awal; dan revisi produk. Pada tahap validasi, produk dinilai oleh tiga validator ahli yaitu validator ahli media, validator ahli materi, validator ahli bahasa, serta dinilai oleh validator pengguna yaitu mahasiswa. Penelitian ini menghasilkan sebuah buku bantuan diri yang berjudul “#mahasiswatanparokokâ€. Hasil persentase kelayakan buku dari masing-masing validator yaitu validator ahli media menilai sebesar 80,8% (sangat layak), validator ahli materi menilai sebesar 72,2% (layak), validator ahli bahasa menilai sebesar 86,1% (sangat layak), serta validator pengguna yaitu mahasiswa menilai sebesar 87,2% (sangat layak). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu buku bantuan diri tentang bahaya merokok dikategorikan sangat layak dengan rata-rata persentase sebesar 80.5%. Diharapkan buku bantuan diri tentang bahaya merokok dapat diujicobakan sehingga buku ini efektif digunakan, serta diharapkan penelitian ini dapat dilakukan di Universitas lainnya.