Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Effect of Instructional Media Use on Elementary Students’ Learning Interest and Learning Outcomes Ningrum, Catur Cahya; Dharin, Abu
Indonesian Journal of Innovative Teaching and Learning Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Innovative Teaching and Learning, 3(1), 2026
Publisher : Academia Edu Cendekia Indonesia (AEDUCIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64420/ijitl.v3i1.340

Abstract

Background: This study is grounded in the limited use of instructional media in classroom instruction, which contributes to low student interest in learning, reduced motivation, and suboptimal academic outcomes at the elementary school level. Objective: The purpose of this research is to examine the effect of instructional media use on students’ learning interest and learning outcomes at SD Negeri Kaliputih. Method: This study employed a quantitative field research design using a survey method. The population consisted of 174 students, with a sample of 63 students from grades 1 to 6 selected for analysis. Data were collected through questionnaires and documentation and analysed using multiple linear regression, preceded by prerequisite tests including normality, linearity, and F-tests. Result: The findings indicate a statistically significant effect of instructional media and learning interest on student learning outcomes, with a combined contribution of 41.9%. In comparison, the remaining 58.1% is influenced by other factors not examined in this study. Conclusion: The effective use of instructional media plays a vital role in enhancing student engagement and academic achievement. Contribution: This research contributes empirical evidence supporting the integration of instructional media as a strategic approach to improve elementary learning processes and outcomes.
Pengaruh Penerapan Metode Wafa terhadap Peningkatan Kemampuan Tahsin Al-Qur’an Peserta Didik SMPIT Harapan Bunda Purwokerto Istijabah Anggit Lintang Prasasti; Abu Dharin
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan tahsin Al-Qur’an peserta didik tingkat sekolah menengah pertama. Metode Wafa dipilih sebagai alternatif solusi karena merupakan metode pembelajaran Al-Qur’an berbasis otak kanan dengan pendekatan multisensorik serta tahapan pembelajaran 5P (Pembukaan, Pengalaman, Pengajaran, Penilaian, dan Penutupan). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen multiple group pre-test post-test without control karena peneliti tidak memungkinkan membentuk kelompok kontrol, sehingga seluruh kelompok penelitian memperoleh perlakuan yang sama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pre-test dan post-test, observasi, serta dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan tahsin Al-Qur’an yang signifikan setelah penerapan metode Wafa. Peningkatan tersebut terlihat dari perbandingan nilai pre-test dan post-test yang mengalami kenaikan secara konsisten pada seluruh kelompok bab 1–5. Perbaikan kemampuan peserta didik mencakup aspek makharijul huruf, ketepatan penerapan tajwid, serta kelancaran membaca Al-Qur’an. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilai signifikansi yang diperoleh lebih kecil dari taraf signifikansi yang ditetapkan, yaitu Sig. < 0,05 dengan nilai Sig. < 0,001, sehingga hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode Wafa terbukti berpegaruh dalam meningkatkan kemampuan tahsin Al-Qur’an peserta didik kelompok bab 1–5 di SMPIT Harapan Bunda Purwokerto
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN GOOGLE SITES TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MTS N 5 TEGAL Izmatul Aliyah, Nurul; Dharin, Abu
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 3 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i3.531

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman belajar siswa dalam mata pelajaran Akidah Akhlak. Pemahaman belajar siswa merupakan kemampuan siswa dalam menangkap, menginterpretasikan, dan menjelaskan kembali materi pembelajaran dengan menggunakan bahasa dan pemikiran sendiri. Salah satu solusi yang ditawarkan yakni penggunaan teknologi sebagai media pembelajaran, salah satunya dengan menggunakan media Google Sites. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat efektivitas media dan seberapa besar efektivitas media pembelajaran Google Sites dalam meningkatkan pemahaman belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs N 5 Tegal. Metode penelitian yang digunakan yakni yakni penelitian kuantitatif deskriptif desain quasi eksperimen tipe non-equivalent control group. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling untuk mengambil kelas IX U dan IX A sebagai sampel dari seluruh populasi kelas IX MTs N 5 Tegal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest. Analisis data yang digunakan yakni uji independent sample t-test dan uji N-Gain guna mengetahui peningkatan pemahaman belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya efektivitas penggunaan media pembelajaran Google Sites dalam meningkatkan pemahaman belajar siswa. Diperoleh rata-rata N-Gain Score kelas kontrol sebesar 62,7079 dan kelas eksperimen sebesar 68,3424. Hasil uji independent sample t-test dengan nilai sig. (2-tailed) menunjukkan lebih kecil dari 0,05 (0,034 < 0,05) yang berarti H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Google Sites efektif digunakan dalam pembelajaran Akidah Akhlak guna meningkatkan pemahaman belajar siswa, meskipun tingkat pemahaman yang diperoleh masih pada kategori sedang.