Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Analisis Objektif Pengetahuan Laboratorium Kesehatan Tentang Manfaat Alat Pelindung Diri di Laboratorium Universitas Respati Yogyakarta Naomi Suprayudha; Suwarto Suwarto; Yoseph Emanuel Pati
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v10i2.964

Abstract

Abstrak Latar Belakang:Dari studi pendahuluan yang dilakukan di laboratorium kesehatan Universitas Respati Yogyakarta, data atau informasi yang kami dapatkan sangat menjadi masalah sebab dari 5 petugas laboratorium/ laboran yang kami wawancarai, hanya 2 laboran yg rutin menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) disetiap kegiatan praktikum di laboratorium,Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk Kajian Analisis objektif pengetahuan petugas laboratoruim kesehatan tentang manfaat alat pelindung diri di laboratorium kesehatan Universitas Respati Yogyakarta.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif artinya adalah suatu proses penelitian dan pemahaman yang berdasar pada metodologi yang menyelidiki suatu fenomena sosial dan masalah manusia.Hasil Penelitian: Petugas laboran mempunyai pengetahuan yang cukup baik terhadap manfaat penggunaan alat pelindung diri yang terdapat dilaboratorium, secara keseluruhan petugas laboratorium memahami fungsi dari APD dan manfaatnya, penggunaan Alat pelindung diri belum terdapat secara khusus tentang standar pengunaan APD sesuai SOP yang berlaku, kepatuhan Petugas laboran tentang manfaat penggunaan alat pelindung diri sudah sesuai dengan tata tertib yang berlaku dilaboratorium, sarana dan prasana terkait pengunaan alat pelindung diri sudah cukup baik.Kesimpulan : Petugas laboran mempunyai pengetahuan yang cukup baik terhadap manfaat penggunaan alat pelindung diri yang terdapat dilaboratorium 
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES KERJA PADA TERAPIS ANAK AUTISME DI KLINIK KEANNA CENTER TAHUN 2013 Mahesa Dhirny Mirnawati; Suwarto .
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 5, No 1 (2015): jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.164 KB) | DOI: 10.52643/jbik.v5i1.119

Abstract

Dewasa ini, konsep tentang stres kerja telah menarik dan mengguncang perhatian nasional. Hal tersebut karena peningkatan klaim ketidak mampuan berdasarkan pada faktor-faktor terkait dengan stres. Seiring perjalanan waktu, kemajuan teknologi tampaknya memperlambat kemampuan kita untuk mempertahankan produktifitas, dan kita merasa hanya memiliki sedikit kendali bahkan tidak memiliki kendali sama sekali,Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada terapis anak autisme di klinik Keanna Center tahun 2013.Jenis penelitian ini merupakan studi analitik dengan pendekatan cross sectional, yaitu mencari faktor-faktor yang berhubungan dengan variabel dependen (stress kerja) yang diteliti dalam waktu bersamaan. Pengambilan data dependen dan independen dengan skala ordinal dengan menggunakan kuesioner.Hasil yang diperoleh dari penelitian yaitu tidak semua terapis mengalami stres kerja. Sebanyak 7 terapis (35%) mengalami stres kerja dan  13 terapis (65%) tidak mengalami stres kerja. Dari kelima faktor yang mempengaruhi stress kerja, hanya terdapat 2 faktor yang berhubungan yaitu beban kerja (P value = 0,005) dan rutinitas (P value = 0,015).Pihak manajemen disarankan untuk memberikan fasilitas jamsostek kepada setiap karyawan klinik agar karyawan merasa nyaman selama bekerja. Kemudian mengadakan pelatihan untuk para terapis agar meningkatkan kinerja terapis dan menambah pendapatan klinik. Daftar Bacaan       : 27 (1994 – 2012)Kata Kunci             : Stres Kerja, Terapis Anak Autisme
Perilaku Merokok pada Mahasiswa di Universitas Respati Indonesia Laila Ulfa; Samingan .; Suwarto .
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 7, No 1 (2017): jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.991 KB) | DOI: 10.52643/jbik.v7i1.209

Abstract

Merokok merupakan perilaku yang berbahaya bagi kesehatan, karena dampaknya tidak hanya dirasakan oleh perokok, tetapi juga bagi orang yang menghisap asapnya.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang melatarbelakangi perilaku merokok pada mahasiswa di Universitas Respati Indonesia. Rancangan penelitian kualitatif dengan pendekatan rapid survey assessment. Informan adalah mahasiswa yang merokok berjumlah 5 orang dan 3 orang informan kunci yaitu pengurus organisasi kemahasiswaan (Badan Eksekutif Mahasiswa/BEM) universitas. Informan dipilih secara purposive sampling. Pengambilan data dengan wawancara mendalam, focus group discussion dan observasi.  Hasil penelitian menunjukkan faktor yang melatarbelakangi mahasiswa merokok adalah pengaruh teman, kurang dukungan orangtua, harga rokok terjangkau, dan belum ada peraturan yang tegas tentang larangan merokok di kampus.  Sebagian besar informan  memiliki pengetahuan yang baik, persepsi yang positif, namun  belum bisa berhenti merokok dikarenakan faktor tersebut di atas. Disarankan  agar adanya  peraturan atau larangan  merokok di kampus  yang dikeluarkan oleh pihak rektorat. Kata Kunci           :  Perilaku merokok, Dukungan Orang Tua, Pengaruh Teman, Harga Rokok, Peraturan 
Penyuluhan DBD Terhadap Kader Jumantik Rw 09/13 Kecamatan Cipayung Dan Cilangkap Jakarta Timur Suwarto Suwarto; Sri Widodo; Samingan Samingan; Tamri Tamri
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.138 KB) | DOI: 10.52643/pamas.v1i1.439

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) telah dikenal di Indonesia sebagai penyakit yang endemis di masyarakat, terutama sangat berbahaya bagi kalangan anak-anak. Kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Jakarta Timur meningkat drastis. Adapun permasalahan yang ditemukan  pada saat melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur adalah Kasus  Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan melakukan kegiatan PSN (Pemberantas Sarang Nyamuk) dalam menanggulangi nyamuk DBD di Kelurahan Cilangkap , Kecamatan Cpayung Jakarta Timur.  Kelurahan Cilangkap , Kecamatan Cipayung Jakarta Timur  berkomitmen untuk melaksanakan program kegiatan PSN secara rutin setiap hari jum’at pukul 09.00-11.00 bersama dengan masyarakat dan kader Jumantik di wilayah setempat. Adapun tujuan secara umum dilakukannya PSN di Kelurahan Cilangkap , Kecamatan CIpayung Jakarta Timur adalah untuk meningkatkan Angka Bebas Jentik (ABJ) sehingga seluruh Masyarakat terbebas dari penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan secara khusus bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman terhadap kesehatan lingkungan yang merupakan salah satu faktor pencetus meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), serta meningkatkan peran serta masyarakat dalam kegiatan  PSN. Upaya pemberantasan dan pencegahan yang dilakukan Kelurahan Cilangkap Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur  yaitu yang pertama dengan penyuluhan DBD  biasanya melakukan penyuluhan pada saat adanya kegiatan arisan di tiap RT/RW.   Kedua dengan melakukan kegiatan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) dengan cara 3M plus yaitu Menguras TPA, Menutup TPA , Mengubur barang-barang bekas dan Memantau Jentik nyamuk DBD. Dengan kegiatan  Pemberantasan Sarang Nyamuk dapat meningkatkan Angka Bebas Jentik(ABJ) Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Kelurahan Cilangkap Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Upaya pemberantasan DBD hanya dapat berhasil apabila seluruh masyarakat berperan secara aktif  dalam PSN DBD. Gerakan PSN DBD merupakan bagian yang paling  penting dari keseluruhan upaya pemberantasan DBD selain itu peran kader JUMANTIK sangat dibutuhkan untuk mengecek kondisi pemukiman warga dari jentik nyamuk DBD.   Kata kunci : penyuluhan, DBD, nyamuk.
Penyuluhan DBD Terhadap Kader Jumantik Rw 09/13 Kecamatan Cipayung Dan Cilangkap Jakarta Timur Suwarto Suwarto; Tamri Tamri
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.076 KB) | DOI: 10.52643/pamas.v2i2.403

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) telah dikenal di Indonesia sebagai penyakit yang endemis di masyarakat, terutama sangat berbahaya bagi kalangan anak-anak. Penyebab penyakit ini ialah virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegepty sebagai faktor utama, disamping nyamuk Aedes Albopictus. Penyakit Demam Berdarah Dengue di Indonesia adalah penyakit yang sampai saat ini masih menjadi pusat perhatiaan karena jumlah kasusnya yang semakin  bertambah banyak dan ada yang meninggal. Kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Jakarta Timur meningkat drastis. Menanggapi peningkatan tersebut, Walikota Jakarta Timur  masih mengandalkan Pemberantasan Sarang  Nyamuk (PSN) untuk mengatasinya.. Kelurahan Cilangkap , Kecamatan Cipayung Jakarta Timur  berkomitmen untuk melaksanakan program kegiatan PSN secara rutin setiap hari jum’at pukul 09.00-11.00 bersama dengan masyarakat dan kader Jumantik di wilayah setempat. Adapun tujuan secara umum dilakukannya PSN di Kelurahan Cilangkap , Kecamatan CIpayung Jakarta Timur adalah untuk meningkatkan Angka Bebas Jentik (ABJ) sehingga seluruh Masyarakat terbebas dari penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan secara khusus bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman terhadap kesehatan lingkungan yang merupakan salah satu faktor pencetus meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), serta meningkatkan peran serta masyarakat dalam kegiatan  PSN. Upaya pemberantasan dan pencegahan yang dilakukan Kelurahan Cilangkap Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur  yaitu yang pertama dengan penyuluhan DBD  biasanya melakukan penyuluhan pada saat adanya kegiatan arisan di tiap RT/RW.   Kedua dengan melakukan kegiatan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) dengan cara 3M plus yaitu Menguras TPA, Menutup TPA , Mengubur barang-barang bekas dan Memantau Jentik nyamuk DBD. Dengan kegiatan  Pemberantasan Sarang Nyamuk dapat meningkatkan Angka Bebas Jentik(ABJ) Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Kelurahan Cilangkap Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Upaya pemberantasan DBD hanya dapat berhasil apabila seluruh masyarakat berperan secara aktif  dalam PSN DBD.Kata kunci: Penyuluhan , DBD, Jumantik
Ketajaman Penglihatan, Kapasitas Vital Paru dan Penggunaan APD Pengolah Batu Kapur di Kabupaten Gunungkidul Sisi Apriyani; Sukismanto Sukismanto; Suwarto Suwarto
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v12i2.2243

Abstract

Menggiling batu kapur menggunakan mesin, pada proses pengolahan batu kapur akan selalu timbul debu batu kapur pada lingkungan kerja. Hal ini mengakibatkan paparan debu kapur terhadap pekerja dengan konsentrasi maupun ukuran yang berbeda-beda. Selain berbahaya terhadap kesehatan, debu juga dapat mengganggu pandangan mata. Sehingga potensi bahayanya adalah gangguan ketajaman penglihatan, kapasitas paru pada pekerja yang tidak menggunakan Alat Pelindung Diri.Tujuan untuk mengetahui kepatuhan pekerja dalam menggunakan Alat Pelindung Diri, mengetahui kejadian ketajaman penglihatan dan mengetahui gangguan kapasitas vital paru pada pekerja batu kapur.Penelitian ini dilaksaakan di Wilayah Kerja Puskesmas Ponjong I Gunungkidul. Desain Penelitian adalah cross-sectional. Subyek enelitian adalah para pekerja tambang batu kapur. Instrument menggunakan Snellen chart, spiroAnalyzer ST-75 dan kuesioner.Tujuh puluh persen pekerja memeliki ketajaman penglihatan Normal, 61,3% pekerja memiliki kapasitas vital paru tidak normal dan 35,4% pekerja mematuhi penggunaan Alat Pelindung Diri.Ketajaman penglihatan para pekerja normal, Kapasits Vital Paru para pekerja kebanyakan tidak normal dan penggunaan Alat Pelindung Diri para pekerja kebanyakan sangat patuh terhadap pemakaian Alat Pelindung Diri Kata Kunci: ketajaman penglihatan, penggunaan Alat Pelindung Diri, Kapasitas Vital Paru
Kebutuhan Pembinaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Pos Upaya Kesehatan Kerja (Pos UKK) Bagi Pekerja Pada Pekerjaan Sektor Informal Sukismanto Sukismanto; Suwarto Suwarto; Sri Kadaryati; Yunita Indah Prasetyaningrum
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v13i1.2948

Abstract

Latar belakang: Pekerjaan sektor informal lebih banyak dibandingkan dengan jenis pekerjaan sektor formal, Pemerintah melalui kementerian kesehatan Republik Indonesia mengamanahkan untuk membentuk Pos Upaya Kesehatan Kerja (Pos UKK) sebagai tempat untuk pelaksanaan kesehatan kerja bagi masyarakat yang pembinaannya dilakukan oleh Pusat Kesehatan masyarakat (Puskesmas), pelaksanaan kesehatan kerja oleh Pos UKK belum optimal dilaksanakan dan belum ada kegiatan rutin dan mandiri oleh Pos UKK. Tujuan: bagaimana kebutuhan pelaksanaan di Pos UKK. Metode: Desain penelitian kualitatif dengan tujuan menggali kebutuhan kegiatan Pos UKK yang dapat dilaksanakan oleh kader kesehatan. Sebanyak 7 orang informan yang terdiri dari Pembina Puskesmas, kader kesehatan, tokoh masyarakat dan anggota Pos UKK. Hasil: Penelitian menunjukan adanya dukungan dari pemerintah melalui adanya kebijakan pembentukan Pos UKK, pendampingan aktif dari Puskesmas. Dukungan dari tokoh masyarakat dengan adanya fasilitasi tempat balai padukuhan sebagai tempat kegiatan, peran kader kesehatan serta pemilik kerja, jam kerja masyarakat menyesuaikan waktu yang ada dimasyarakat, Kegiatan yang dilaksanakan sesuai petunjuk yang pernah diberikan oleh puskesmas, namun peran serta anggota jika tidak ada keluhan sakit tidak hadir dalam kegiatan di Pos UKK. Kesimpulan: Kebutuhan pelaksanaan di Pos UKK adalah kegiatan pemeriksaan kesehatan dan edukasi permasalahan risiko bahaya pekerjaan serta cara pencegahanya.Kata kunci : keselamatan kerja, sektor informal, Pos UKK
Kajian Pengembangan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (SMK3) di Puskesmas Azir Alfanan; Yona Delsi Christy Laga Pongdatu; Suwarto Suwarto
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.2024

Abstract

Menurut organisasi buruh internasional (ILO), setiap tahun lebih dari 2,78 juta kematian pertahun yang diakibatkan oleh kecelakaan kerja maupun Penyakit Akibat Kerja (PAK). Untuk menurunkan angka kecelakaan kerja, PAK dan kecelakaan akibat kerja (KAK) maka perlu diselenggarakan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) ditempat kerja. Puskesmas sebagai pelayanan tingkat awal memiliki risiko yang cukup rawan terhadap PAK dan KAK, sehingga perlu menerapkan SMK3. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengembangan SMK3 di Puskesmas. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Data yang dikumpulkan adalah hasil wawancara, hasil pengamatan dan dokumentasi. Pengembangan SMK3 di Puskesmas berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No 52 Tahun 2018 sebesar 86,8% dan jika dibandingkan dengan Peraturan Pemerintah RI No 50 Tahun 2012 dengan penerapan tingkat awal mencapai 23 kriteria dari 64 kriteria dengan persentase 35,9% dengan kategori kurang maka belum memenuhi semua kriteria SMK3 tingkat awal
Tingkat Stres Akademik pada Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Angkatan 2019 Universitas Respati Yogyakarta Selama Perkuliahan Online di Masa Pandemi Novriana Manik; Suwarto Suwarto; Hesti Yuningrum; Naomi Nisari Rosdewi
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i2.506

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus jenis baru yaitu coronavirus yang pertama kali muncul pada Desember 2019 di Wuhan. Pandemi Covid-19 membuat semua negara, termasuk Indonesia, menerapkan pembatasan pergerakan penduduk dalam suatu wilayah terhadap segala bentuk aktivitas masyarakat di tempat-tempat umum, termasuk lembaga pendidikan. Selama pandemi Covid-19 pembelajaran dan perkuliahan dilakukan secara online. Perubahan ini membutuhkan adaptasi bisa diterima secara langsung, serta adanya tuntutan maupun kendala selama prosesnya yang bisa mengakibatkan stres akademik berdasarkan aspek ekspetasi akademik, tuntutan perkuliahan dan ujian, dan persepsi diri akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres akademik pada Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Angkatan 2019 Universitas Respati Yogyakata selama perkuliahan online di masa pandemi. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Sampel dalam penelitian ini diambil secara total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data dalam penelitian yaitu analisis univariat yang bertujuan untuk menjelaskan atau mendeskripsikan karakteristik setiap variabel penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada 92 responden, terdapat 14 (15.2 %) mahasiswa mengalami stres akademik pada kategori rendah, 61 (66.3 %) mahasiswa mengalami stres akademik pada kategori sedang, dan 17 (18.5 %) mahasiswa mengalami stres akademik pada kategori tinggi. Tingkat stres akademik mahasiswa kesehatan masyarakat angkatan 2019 selama perkuliahan online dimasa pandemi pada kategori sedang
Hubungan Perilaku 3M Plus dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Puskesmas Umbulharjo 1 Kota Yogyakarta Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2022/2023 Setiawan Setiawan; Allicia Elliani Benyamin; Naomi Nisari; Suwarto Suwarto
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i3.521

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan terdapat 70% responden dengan perilaku PSN 3M Plus yang buruk dan 30 % sisanya mempunyai perilaku PSN 3M Plus yang baik. Maka perilaku PSN 3M Plus merupakan salah satu masalah yang mempengaruhi kejadian DBD di Puskesmas Umbuharjo 1 Kota Yogyakarta.Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan perilaku 3M Plus dengan kejadian DBD di Puskesmas Umbulharjo 1, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini kuantitatif yang menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengunjung di Puskesmas Umbulharjo 1 dari awal hingga pertengahan bulan desember 2022 sebanyak 128 pengunjung. Sampel penelitian yang didapat berjumlah 87 orang yang diambil dengan accidental sampling, menggunakan kuesioner sebagai instrument penelitian. Hasil: Hasil uji chi-square menunjukkan p-value  0,000 untuk kegiatan menguras TPA, p-value  0,000 untuk kegiatan menutup rapat TPA, p-value  0,009 untuk kegiatan menyingkirkan/mendaur ulang barang bekas, p-value  0,071 untuk kegiatan memelihara ikan pemakan jentik , p-value  0,093 untuk kegiatan memasang kawat kasa, p-value  0,001 untuk kegiatan menggantung pakaian di dalam ru mah, p-value  0,000 untuk kebiasaan menggunakan kelambu, dan p-value  0,001 untuk kegiatan menggunakan obat anti nyamuk. Kesimpulan: Ada hubungan antara kegiatan menguras TPA, menutup rapat TPA, menyingkirkan/mendaur ulang barang bekas, menggantung pakaian di dalam rumah, kebiasaan menggunakan kelambu, dan menggunakan obat anti nyamuk dengann kejadian DBD di Puskemas Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istiewa Yogyakarta.