Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Peningkatan Minat Masyarakat melakukan Imunisasi pada Anak melalui Program “Ojek Posyandu” Nurfitri Nurfitri; Dewi Purnama Windasari; Sri Lestari; Najihah Najihah
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 3 NOMOR 1 TAHUN 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v3i1.3175

Abstract

Imunisasi adalah salah satu kemajuan terbesar dalam kesehatan dan pembangunan global. Untuk pertama kalinya dalam tiga dekade program imunisasi mengalami kemunduran akibat gangguan pandemi, konflik, pengungsian, dan meningkatnya informasi yang salah tentang vaksin. Akibatnya, sekitar 25 juta anak tidak vaksin sehingga berisiko mengalami campak dan polio. Akses terhadap fasilitas kesehatan dengan situasi dan kondisi geografis merupakan tantangan yang cukup besar didalam pemberian pelayanan immunisasi secara merata di seluruh Indonesia. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan minat masyarakat mengikuti dan mensukseskan program imunisasi pada anak. Metode yang digunakan yaitu memfasilitasi transportasi dari rumah ke posyandu dan dari posyandu kembali ke rumah. Hasil kegiatan yaitu Ojek posyandu dilakukan dengan menggunakan 3 unit sepeda motor. Penjemputan dan pengantaran dilakukan pada ibu dan anak yang mengikuti program imunisasi dan tidak memiliki kendaraan pribadi, serta layanan ini diberikan secara gratis. Dengan adanya kegiatan ini masyarakat merasa senang dan merasa terbantu akan program ini, serta mengharapkan program ini terus berlanjut. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu meningkatkan minat dan semangat masyarakat dalam mensukseskkan program imunisasi pada anak
PREVALENSI PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIK (PPOK) BERDASARKAN KARAKTERISTIK DEMOGRAFI DAN DERAJAT KEPARAHAN Najihah Najihah; Estania Megaputri Theovena; Maria Imaculata Ose; Donny Tri Wahyudi
Journal of Borneo Holistic Health Vol 6, No 1 (2023): Journal Of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v6i1.3550

Abstract

PPOK merupakan penyakit respirasi kronis yang dapat dicegah dan dapat diobati, ditandai adanya hambatan aliran udara yang persisten dan biasanya bersifat progresif serta berhubungan dengan peningkatan respons inflamasi kronis saluran napas yang disebabkan oleh gas atau partikel iritan tertentu. Pada tahun 2012 lebih dari 3 juta orang meninggal dan estimasi menunjukkan bahwa PPOK akan menepati urutan ketiga dari penyebab kematian diseluruh dunia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui angka kejadian PPOK. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 38 responden yang ditentukan dengan teknik nonprobability sampling dengan pendekatan purpossive sampling. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini adalah lembar kuesioner yang berisi data demografi pasien. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat. Data akan diolah dalam bentuk analisa univariat yang dilakukan terhadap tiap variabel dari hasil penelitian. Hasil analisis data menunjukkan bahwa sebagian besar penderita PPOK berusia lanjut usia yaitu 92.2% dan mayoritas berjenis kelamin laki-laki yaitu 73.3%. Sedangkan derajat keparahan PPOK terbanyak pada derajat berat yaitu 47.4%. Sehinga dapat disimpulkan bahwa usia dan jenis kelamin dapat menjadi faktor risiko seseorang menderita PPOK.
PENGARUH AROMATERAPI LILIN LAVENDER TERHADAP TINGKAT DISMENORHEA PRIMER PADA MAHASISWI KEPERAWATAN Fatma Jama; Yusrah Taqiyah; Najihah Najihah
Journal of Borneo Holistic Health Vol 6, No 1 (2023): Journal Of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v6i1.3381

Abstract

Dismenorhea merupakan hal yang sangat mengganggu aktivitas remaja dan jika tidak ditangani akan berdampak buruk bagi mereka. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lilin aromaterapi lavender terhadap tingkat dismenore primer pada mahasiswi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pra-eksperimental, dengan desain one group pretest-posttest design. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan non probability sampling dengan teknik total sampling dengan besar sampel sebanyak 30 responden. Uji hubungan dilakukan dengan menggunakan uji statistik Wilcoxon dengan tingkat kemaknaan α = 0.05.Hasil penelitian ini menunjukkan nilai ρ = 0.000, dimana nilai ρα, maka Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh lilin aromaterapi terhadap tingkat dismenore primer pada Mahasiswi Keperawatan UMI. Adapun saran dari penelitian ini adalah mengatasi nyeri bisa dilakukan dengan metode non farmakologis seperti melakukan teknik relaksasi dengan menggunakan lilin aromaterapi lavender tanpa harus mengonsumsi obat-obatan farmakologis, diharapkan sebaiknya  mahasiswa dapat menggunakan alternative pengobatan komplenter berupa lilin aromaterapi lavender.
Merokok dan Prevalensi Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) Najihah; Estania Megaputri Theovena
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol 5 No 4 (Oktober 2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woh.v5i04.38

Abstract

Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) merupakan penyakit saluran pernapasan kronis yang ditandai dengan obstruksi aliran udara yang menetap, bertahap dan berhubungan dengan peningkatan respons peradangan saluran napas akibat gas atau partikel iritan tertentu. Dikatakan PPOK apabila memiliki riwayat sesak napas yang diperparah dengan aktivitas dan bertambahnya usia yang disertai batuk berlendir atau memiliki riwayat sesak napas disertai batuk berlendir dengan nilai Indeks Brinkman ≥ 200. Dari beberapa faktor risiko, merokok adalah risiko utama terjadinya PPOK. Penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan derajat merokok dengan prevalensi PPOK. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Jumlah sampel penelitian ini 38 responden yang merupakan pasien PPOK yang diperoleh dengan menggunakan teknik Purpossive sampling. Proses pengolahan data dengan menggunakan statistic deskriptif yang hasilnya akan disajikan dalam bentuk tendensi sentral dan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menujukkan bahwa menunjukkan bahwa berdasarkan Indeks Brinkmannya pasien dengan derajat PPOK ringan-sedang mempunyai derajat merokok ringan 75%, sedangkan pasien dengan PPOK derajat berat-sangat berat mempunyai derajat merokok sedang-berat 66.7%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan signifikan (p value 0.034) antara derajat merokok berdasarkan Indeks Brinkman dengan prevalensi PPOK. Oleh karena itu, petugas kesehatan harus memberikan edukasi terkait kebiasaan merokok yang dapat memberikan dampak terjadinya PPOK, dimana edukasi ini merupakan salah satu Intervensi Keperawatan.
Efektivitas Media Edukasi Booklet Smart DSME Terhadap Literasi DM Pada Penderita DMT2 Pra Ulkus Di Wilayah Kerja Puskesmas Mangarabombang Kabupaten Takalar Suardi Suardi; Ernawati Ernawati; Patmawati Patmawati; Zainuddin Zainuddin; Nurfateha Nurfateha; Najihah Najihah
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 10 (2024): Volume 6 Nomor 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i8.15871

Abstract

ABSTRACT Diabetes mellitus (DM) is a chronic pancreatic disease caused by insulin deficiency of the body’s inabolity to use the insulin in produces properly. Hiperglycemia, or increased blood sugar, is one of the symptoms of DM. One of the hormones that controls blood sugar insulin. To determine the effectiveness of the Smart DSME Booklet educational media on DM literacy in pre ulcer DMT2 sufferers at the Mangarabombang community health center, Takalar regency. This research is quantitative research with a Quasi Experimental method using a One Group pre-post test design approach. The research subjects consisted of 30 respondents selected useng the Accidental Sampling method. Data collection used the modifed HLS-EU-16-Q questionnaire. Data analysis used the Wilcoxon test with a significance value of P0,05. The results of the study showed that there was an increase in DM literacy before and after the intervention with an increase of 18,333, and there was a significant influence between DM Literacy on the provision of DSME Smart Booklet educational media P0.000. The Smart DSME Booklet can provide a significant increase in DM literacy. This can be used as information an input to increase regular and input to increase regular and scheduled educational activities with the media Booklet on DM literacy because this is a preventive and promotive effort for the community. Keywords: DMT2, Booklet, DM Literacy, Pre Ulcer  ABSTRAK Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit pankreas kronis yang disebabkan oleh kekurangan insulin atau ketidakmampuan tubuh untuk menggunakan insulin yang diproduksi dengan baik. Hiperglikemia, atau peningkatan gula darah, merupakan salah satu gejala DM. Salah satu hormon yang mengontrol gula darah adalah insulin. Mengetahui efektivitas media edukasi Booklet Smart DSME terhadap literasi DM pada penderita DMT2 pra ulkus di Puskesmas Mangarabombang Kabupaten Takalar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Eksperiment dengan menggunakan pendekatan One group pre-post tes design. Subjek penelitian terdiri dari 30 responden yang dipilih dengan metode Accidental Sampling. Pengumpulan data menggunakan kusioner HLS-EU-16-Q yang telah dimodifikasi. Analisa data menggunkana Uji Wilcoxon dengan nilai signifikansi P0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan literasi DM sebelum dan setelah intervensi dengan peningkatan 18.333, dan ada pengaruh yang signifikan antara Literasi DM terhadap pemberian media edukasi Booklet Smart DSME P0,000. Booklet Smart DSME dapat memberikan peningkatan yang signifikan terhadap Literasi DM. Hal ini bisa dijadikan informasi dan masukan agar dapat meningkatkan kegiatan edukasi secara teratur dan terjadwal dengan media Booklet tentang Literasi DM karena hal ini merupakan upaya preventif dan promotif bagi masyarakat. Kata Kunci:DMT2, Booklet, Literasi DM, Pra Ulkus
Tingkat Stres Pada Mahasiswa dalam Pelaksanaan Praktik Profesi Ners Stase Keperawatan Medikal Bedah Dewi Wijayanti; Najihah Najihah; Ferly Yacoline Pailungan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.53949

Abstract

Students are vulnerable to stress caused by the transition from college to hospital practice. The purpose of this study was to determine the stress levels of nursing students practicing in the medical-surgical nursing program. A sample of 50 respondents was selected using a purposive sampling technique. Data collection used the DASS-42 (Depression Anxiety Stress Scale 42) questionnaire. Univariate analysis was used using descriptive statistical tests. The results showed that physical stress was highest at a moderate level (32 students), emotional stress was highest at a moderate level (31 students (62%), cognitive stress was highest at a moderate level (31 students (62%), and behavioral stress was highest at a moderate level (33 students (66%). The recommendations for future researchers include: The results of this study can serve as a reference and allow them to continue researching the factors influencing stress levels in students across all programs.
Profil Demografi Orang Dewasa dengan Hipertensi di Wilayah Pesisir Kota Tarakan: Studi Deskriptif Najihah; Nurman Hidaya
Window of Nursing Journal Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/won.v7i1.3057

Abstract

Hypertension is the leading cause of premature death worldwide. The trend in the prevalence of hypertension has significantly increased over the past two decades, and many factors contribute to the current burden of hypertension, including modernization, urbanization, lifestyle changes, and socioeconomic status. The incidence of hypertension can be influenced by demographic characteristics. This study aims to identify the demographic characteristics of adults with hypertension. This research is a quantitative study with a descriptive approach. The sample in this study consists of 287 adults with chronic hypertension living in the coastal area of Tarakan Island, obtained using purposive sampling technique with age criteria >18-59 years. The research was conducted in six community health centers in Tarakan City, including Juata, Karang Rejo, Sebengkok, Gunung Lingkas, Mamburungan, and Pantai Amal. The instrument used was a questionnaire sheet containing demographic data such as age, gender, education, occupation, and residence. The research results showed that the average age of adults with hypertension was 51.4 years, the majority were female, had a high school education, worked as housewives, and lived in urban areas. This indicates that hypertension is prevalent among middle-aged groups with certain socio-demographic backgrounds, especially women engaged in domestic activities in urban areas.
Pengalaman Keluarga dalam Perawatan Anak di Rumah Sakit Perbatasan:  Studi Fenomenologi di Garis Batas Negara Nurman Hidaya; Sulidah; M. Akbar Nugraha; Najihah; Nur Fadila
Window of Nursing Journal Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/won.v7i1.3067

Abstract

Sebatik is an island in the Nunukan district of North Kalimantan Province. Sebatik Island is owned by 2 countries, namely Indonesia and Malaysia. Sebatik has a primary hospital and is far from several villages. This study aims to explore the experiences of paediatric patients and their families when receiving health services at border hospitals. Methods: Qualitative content analysis was conducted using data collected through observation, in-depth interviews, and field notes in the hospital environment. A total of 6 informants were selected purposively from patient families. Results: This study identified three main themes that reflect the satisfaction of paediatric patients and their families when treated at border hospitals, including 1. Implementation of family-centred care through communication and education 2. Quality of medical services and 3. Availability and completeness of facilities. Conclusion: This study highlights the experiences of paediatric patients and their families when treated at border hospitals, amidst limited human resources (HR) and health service facilities. This study emphasises the importance of HR, facilities, equipment, and access to health services in border areas. 
Health Education on Dengue Fever and Early Screening of Non-Communicable Diseases in Coastal Communities, Tarakan City Ayuk Cucuk Iskandar; Dewy Haryanti Parman; Najihah Najihah; Nanda Halimatussa'diah; Shinta Nur Haliza; Herlina Herlina; Lusiana Lusiana; Vannesa Nur Quraini; Syirah Syirah; Risna Risna
Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Agustus
Publisher : FKM UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/shihatuna.v6i2.30818

Abstract

Background: Dengue fever remains a major public health concern in Indonesia, particularly in coastal communities where environmental conditions facilitate mosquito breeding. At the same time, the increasing prevalence of non-communicable diseases (NCDs), such as hypertension and diabetes mellitus, underscores the importance of community-based health education and early detection programs. This community service program aimed to improve public knowledge regarding dengue fever prevention and facilitate early screening for NCD risk factors among coastal residents. Methods: A pre–post community intervention was conducted during a one-day community service program in March 2026 in Lingkas Ujung Village, Tarakan City, involving 35 participants. Health education was delivered through interactive sessions consisting of presentations, discussions, and question-and-answer activities supported by posters and standing banners. Participants' knowledge was assessed using pre-test and post-test questionnaires. Health screening included blood pressure, random blood glucose, total cholesterol, and uric acid measurements. Thirty participants completed both the pre-test and post-test, while all 35 participants underwent health screening. Data were analyzed descriptively using mean scores and frequencies. Results: The mean knowledge score increased from 80.7 before the intervention to 97.7 after the educational session. Health screening showed that 48.6% of participants had prehypertension, 34.3% had hypertension, 45.7% had prediabetes, 11.4% had hyperglycemia, 11.4% had elevated cholesterol levels, and 22.9% had elevated uric acid levels. Conclusion: The community service program effectively improved participants' knowledge of dengue fever prevention while facilitating early identification of NCD risk factors. Similar integrated health education and screening programs should be continuously implemented through collaboration among universities, local health authorities, and community organizations to strengthen preventive health efforts in coastal communities.
Kulit Sehat Hati Senang: Kenali Skabies dan Jaga Kebersihan Diri Ayuk Cucuk Iskandar; Najihah Najihah; Ferly Yacoline Pailungan; Mais Wuri Anjani; Siti Oktaviani; Wahjianty Wahjianty; Fadhilah Adristi Ananda; Nur Liana; Cindy Haryani; Susi Lucia; Nurul Fazila; Yerina Siska; Kristi Jhony
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v5i1.2650

Abstract

Skabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi kutu Sarcoptes scabiei varietas hominis. Skabies sering diabaikan oleh masyarakat, sehingga penyakit ini menjadi salah satu masalah di seluruh dunia. Penyakit ini lebih banyak terjadi di negara berkembang, terutama di daerah endemis dengan iklim tropis dan subtropis, seperti Afrika, Amerika Selatan, dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi tentang penyakit skabies dan cara pencegahannya. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan disertai demonstrasi dan poster dengan memberikan edukasi tentang penyakit skabies dan kebersihan diri, demonstrasi 6 langkah cuci tangan yang benar, dan dilakukan pre-posttest sebagai evaluasi. Peserta kegiatan ini adalah santriwati di Muhammadiyah Boarding School sebanyak 135 orang. Setelah dilakukan kegiatan, hasil posttest menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dengan rata-rata nilai 91.39 (baik). Sehingga dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan yang diberikan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini terbukti dapat meningkatkan pengetahuan santri. Diharapkan peningkatan pengetahuan tentang pencegahan skabies melalui menjaga kebersihan diri dan lingkungan pada santri sebaiknya diberikan secara konsisten.