Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pencegahan Komplikasi Hipertensi melalui Senam Hipertensi dalam Mendukung Kesehatan Masyarakat Najihah Najihah; Ayuk Cucuk Iskandar; Darni Darni; Merry Margareta Mulang
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 5 No 2 (2025): Juni-November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v5i2.1731

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab utama kematian dini di seluruh dunia dan merupakan faktor risiko stroke yang paling umum serta komplikasi kardiovaskular lainnya. Hal ini terjadi karena penderita hipertensi masih kurang kesadaran dalam hal mengendalikan tekanan darahnya. Upaya promotif dan preventif merupakan bagian dari pendekatan nonfarmakologis untuk pencegahan dan pengendalian Hipertensi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah modifikasi gaya hidup dengan melakukan aktivitas fisik teratur seperti dengan melakukan Senam Hipertensi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu demonstrasi berupa Senam Hipertensi untuk mecegah komplikasi hipertensi yang sasarannya adalah kelompok masyarakat dengan hipertensi di Desa Pelita Kanaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dengan mampu mengontol tekanan darah sehingga dapat terhindar dari berbagai komplikasi hipertensi. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya perubahan tekanan darah penderita hipertensi setelah dilakukan senam hipertensi yang ditunjukkan dengan penurunan tekanan darah sistolik rata-rata 9mmHg dan penurunan tekanan darah diastolik rata-rata 4,5mmHg. Oleh karena itu, diharapkan penderita hipertensi memiliki motivasi untuk mengontrol tekanan darah dengan melakukan senam hipertensi secara teratur serta dapat dilakukan secara mandiri
Optimalisasi Pencegahan & Pengelolaan Penyakit Tidak Menular melalui Pemeriksaan Kesehatan pada Masyarakat Pesisir Ferly Yacoline Pailungan; Najihah Najihah; Ayuk Cucuk Iskandar; Dewi Wijayanti; Heni Heni
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v6i01.524

Abstract

Daerah pesisir yang terletak jauh dari pusat kota mungkin menghadapi tantangan kesehatan karena terbatasnya akses ke layanan dan infrastruktur yang tidak memadai. Hipertensi dan diabetes melitus (DM) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama di wilayah pesisir, dengan tingkat prevalensi yang memprihatinkan. Kedua penyakit tidak menular ini memerlukan perhatian untuk mencegah komorbiditas atau perkembangan kondisi yang lebih parah, seperti gagal ginjal kronis atau gagal jantung. Deteksi dini dan pengelolaan faktor risiko yang efektif dapat mencegah penyakit tidak menular (PTM). Hasil observasi menunjukkan tingginya angka kejadian hipertensi dan diabetes melitus di wilayah Tarakan, dengan pengetahuan masyarakat yang kurang memadai tentang pencegahan dan pengelolaan penyakit tidak menular ini, terutama di Kecamatan Pantai Amal di wilayah pesisir. Tingginya persentase pasien dengan tekanan darah dan gula darah yang tidak terkontrol, serta tingginya angka komplikasi, memperkuat fakta ini. Untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir, kegiatan pengabdian masyarakat ini, yang bertujuan untuk mengoptimalkan pencegahan dan pengelolaan penyakit tidak menular, khususnya hipertensi dan diabetes melitus, dilakukan melalui pengabdian masyarakat di Kecamatan Pantai Amal.
A Cross-Sectional Study of Blood Pressure Difference in Hypertensive Patients Ferly Yacoline Pailungan; Ayuk Cucuk Iskandar; Najihah Najihah; Ana Damayanti
An Idea Health Journal Vol 6 No 03 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ihj.v6i03.679

Abstract

Background: Hypertension is a major global health challenge due to its rising prevalence and potential for severe complications. This study analyzed differences in blood pressure among hypertensive patients with and without a medication supervisor Methods: A quantitative, non-experimental, cross-sectional study was conducted at PKM “X” in Tarakan City. Medication supervisors were defined as family members who monitored patients' adherence to medication. The sample included 89 hypertensive patients selected through purposive sampling. Data collection involved interviews and direct blood pressure measurements using a calibrated sphygmomanometer. Bivariate analysis was conducted using the unpaired T-test and Mann-Whitney test. Results: The findings indicate a significant association between medication supervision and systolic blood pressure control. Patients with medication supervisors had a significantly lower mean systolic blood pressure (143.0 ± 16.3 mmHg) than those without supervisors (153.7 ± 16.5 mmHg; p = 0.003, α = 0.05). The mean difference was 10.7 mmHg (95% CI: 3.7–17.7), with a medium-to-large effect size (Cohen’s d = 0.65), demonstrating both statistical and clinical significance. No significant difference was observed in diastolic blood pressure between the group with a medication supervisor (85.1 ± 14.3 mmHg) and the group without (85.5 ± 11.2 mmHg, p = 0.322). These results indicate that the presence of a medication supervisor is a key factor in optimizing systolic blood pressure regulation. Conclusion: A significant difference in blood pressure, particularly systolic blood pressure, was observed between hypertensive patients with and without medication supervision.