Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENERAPKAN PEMBELAJARAN IPA MELEBIHI FAKTA MELALUI BUDIDAYA JAMUR TIRAM Diana, Merita
Prosiding Seminar Biologi Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.982 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan; (1)  aktivitas belajar siswa, (2) hasil belajar (kemampuan kognitif) siswa pada materi gerak menggunakan pembelajaran IPA melebihi fakta melalui budi daya Jamur Tiram. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Tanjungraja, semester genap tahun 2010/2011. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan pada bulan maret hingga bulan april 2011. Prosedur penelitian ini terdiri dari 3 (tiga) siklus belajar dan setiap siklus dilaksanakan dengan perubahan yang ingin dicapai. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan prosedur sebagai berikut : Perencanaan, Pelaksanaan tindakan, Evaluasi, dan Refleksi. Data yang diperoleh setelah diadakan penelitian ini adalah data berupa Data kualitatif yang terdiri dari : Data aktivitas siswa diperoleh melalui lembar observasi aktivitas belajar siswa  selama proses pembelajaran. Aktivitas siswa meliputi; (1) Kemampuan siswa dalam bertanya dan mengemukakan pendapat, (2) Kemampuan siswa dalam melakukan eksperimen, dan (3) Partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Dan Data kuantitatif  yang diperoleh dari pemberian tes pada setiap akhir siklus. Indikator keberhasilan penelitian ini apabila terjadi peningkatan rerata aktivitas dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian Penerapan model pembelajaran IPA melebihi fakta melalui budi daya Jamur Tiram dapat meningkatkan (1) Rata-rata aktivitas belajar siswa yakni siklus I 41,67, siklus II sebesar 60,13, siklus III sebesar 73,04.  (2). Persentase hasil belajar (kemampuan kognitif) yakni siklus I sebesar 47,4%, siklus II sebesar 71,15 %, siklus III sebesar 97,36%. Key word : aktivitas belajar, hasil belajar, pembelajaran melebihi fakta.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENERAPKAN PEMBELAJARAN IPA MELEBIHI FAKTA MELALUI BUDIDAYA JAMUR TIRAM Merita Diana
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 8, No 1 (2011): Prosiding Seminar Nasional VIII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan; (1)  aktivitas belajar siswa, (2) hasil belajar (kemampuan kognitif) siswa pada materi gerak menggunakan pembelajaran IPA melebihi fakta melalui budi daya Jamur Tiram. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Tanjungraja, semester genap tahun 2010/2011. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan pada bulan maret hingga bulan april 2011. Prosedur penelitian ini terdiri dari 3 (tiga) siklus belajar dan setiap siklus dilaksanakan dengan perubahan yang ingin dicapai. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan prosedur sebagai berikut : Perencanaan, Pelaksanaan tindakan, Evaluasi, dan Refleksi. Data yang diperoleh setelah diadakan penelitian ini adalah data berupa Data kualitatif yang terdiri dari : Data aktivitas siswa diperoleh melalui lembar observasi aktivitas belajar siswa  selama proses pembelajaran. Aktivitas siswa meliputi; (1) Kemampuan siswa dalam bertanya dan mengemukakan pendapat, (2) Kemampuan siswa dalam melakukan eksperimen, dan (3) Partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Dan Data kuantitatif  yang diperoleh dari pemberian tes pada setiap akhir siklus. Indikator keberhasilan penelitian ini apabila terjadi peningkatan rerata aktivitas dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian Penerapan model pembelajaran IPA melebihi fakta melalui budi daya Jamur Tiram dapat meningkatkan (1) Rata-rata aktivitas belajar siswa yakni siklus I 41,67, siklus II sebesar 60,13, siklus III sebesar 73,04.  (2). Persentase hasil belajar (kemampuan kognitif) yakni siklus I sebesar 47,4%, siklus II sebesar 71,15 %, siklus III sebesar 97,36%. Key word : aktivitas belajar, hasil belajar, pembelajaran melebihi fakta.
Manajemen Pendidikan Islam dan Atmosfer Akademik: Sebuah Tinjauan Epistemologis Nurani, Nurani; Diana, Merita; Junaina, Junaina; Agustina, Safitri; Pahrudin, Agus; Rahman, Bujang
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 18 No. 2 (2025): Lentera
Publisher : STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52217/9pr4vr68

Abstract

The stagnation of the academic atmosphere in Islamic educational institutions is often caused by management practices that are trapped in administrative formalities and a scientific dichotomy that separates religious knowledge from science. This study aims to deconstruct Islamic education management practices and offer a new model based on an Islamic epistemological review. This research is a qualitative library research utilizing a philosophical-pedagogical approach. Data were sourced from authoritative literature on Islamic educational philosophy and modern management, analyzed using content analysis and hermeneutics methods. The findings reveal that ideal Islamic education management must be built upon the integration of three epistemological reasonings: Bayani (textual), Burhani (rational-empirical), and Irfani (intuitive-spiritual). Bayani reasoning serves as a guardian of religious identity and ethics, Burhani reasoning encourages a culture of research and scientific innovation, while Irfani reasoning strengthens the dimensions of character and spirituality. This study recommends an "integrative-circular management" model that synergizes these three reasonings to create a holistic academic atmosphere, aiming to produce 'ulul albab' graduates who possess spiritual strength (dhikr), intellectual capacity (fikr), and good deeds (amal).
HUMANIZATION OF ORGANIZATIONAL EFFICIENCY IN ISLAMIC EDUCATION: A CLASSICAL AND NEOCLASSICAL SYNTHESIS APPROACH TO MADRASAH MANAGEMENT Diana, Merita; Febriana, Wahyu; Subandi, Subandi; Syarifudin, Encep
Jurnal TAM (Technology Acceptance Model) Vol 16, No 2 (2025): Jurnal TAM (Technology Acceptance Model)
Publisher : Institut Bakti Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56327/jurnaltam.v16i2.1871

Abstract

This study aims to analyze the synthesis of structural efficiency and organizational humanization in Islamic primary school management by integrating classical, neoclassical, and modern organizational theories. The research is motivated by the dominance of administrative-oriented managerial practices, while humanistic and systemic dimensions remain insufficiently integrated into Islamic primary school management. A qualitative approach with a case study design was employed at MIS Roudtul Atfal Pagelaran. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis involving the principal, teachers, and administrative staff as research participants. Data analysis followed the interactive model of Miles and Huberman and was supported by NVivo software to enhance analytical rigor and transparency. The findings reveal that school management is still largely characterized by structural efficiency reflected in formal task distribution and orderly administrative procedures. However, organizational humanization emerges through informal communication, harmonious social relations, and facilitative school leadership. Furthermore, the implementation of a systems approach and the utilization of information technology remain at an early stage and do not yet fully reflect the characteristics of a T-Form organization. This study concludes that synthesizing structural efficiency and humanistic approaches is essential for developing effective, adaptive, and sustainable Islamic primary school management. The findings contribute empirically to the development of an integrative management model that balances organizational efficiency with human values and Islamic ethics.