Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

EFEKTIVITAS REGULASI LARANGAN IMPOR PAKAIAN BEKAS DI BATAM: USULAN LEX SPECIALIS SEBAGAI SOLUSI PENGATURAN LEGAL Velita Priskila Angelia Simbolon; Made Cinthya Puspita Shara
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/gthdgc70

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas regulasi larangan impor pakaian bekas di Kota Batam dan merumuskan alternatif kebijakan berbasis lex specialis yang kontekstual dan berkeadilan. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis-normatif dengan studi kepustakaan. Analisis didasarkan pada bahan hukum primer (peraturan dan kebijakan), literatur ilmiah, serta data sekunder resmi. Temuan menunjukkan bahwa meskipun kerangka hukum nasional untuk melarang impor pakaian bekas telah ada, penerapannya di Batam belum efektif karena karakteristik wilayah (status kawasan perdagangan bebas), keberadaan pelabuhan kecil dan jalur tikus, praktik undeclared, fragmentasi kapasitas pengawasan antarinstitusi, dan masalah integritas aparat. Sebagai respons, penelitian ini mengusulkan legalisasi terbatas yang dirumuskan dalam bentuk Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) sebagai lex specialis bagi Batam, aturan ini bersifat khusus, terharmonisasi dengan norma nasional, dan mengatur secara rinci mekanisme pengelolaan (klasifikasi risiko, kewajiban pembongkaran dan pemrosesan di fasilitas tersertifikasi, penomoran batch untuk traceability, skema trusted-trader/fast-lane, mekanisme fiskal proporsional untuk sanitasi dan limbah, integrasi data melalui single-window, serta program pembinaan UMKM). Rancangan ini disarankan diuji melalui pilot terstruktur disertai indikator kinerja dan audit independen sebelum perluasan kebijakan.
AKIBAT HUKUM TERHADAP PERJANJIAN KREDIT MELALUI LAYANAN PINJAMAN PENDANAAN BERSAMA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DI INDONESIA Kadek Keyna Kamita Semarabawa; Made Cinthya Puspita Shara
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 9 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi September
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/bpktk093

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah untuk mengkaji secara mendalam mengenai akibat hukum terhadap perjanjian kredit melalui layanan pinjaman pendanaan Bersama berbasis teknologi informasi di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif, dengan mengandalkan dua jeis pendekatan, yaitu Pendekatan Perundang-Undangan (statute appeoach) dan Pendekatan Analisa (analytical approach). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Perlindungan hukum yang diberikan negara kepada penerima pinjaman sudah sangat baik dan aturannya pun sangat ketat agar pemberi pinjaman (penyelenggara pendanaan) tidak seenaknya atau tidak sebebasnya melakukan penagihan yang nantinya akan ada unsur tekanan baik itu fisik ataupun kepada mental orang yang menerima pinjaman dari pemberi pinjaman tersebut. Jadi aturan yang dibuat pemerintah telah mengkoordinir secara keseluruhan perlindungan hukum bagi penerima pinjaman. Selanjutnya dalam hal akibat hukum berdasarkan uraian dalam penelitian ini, akibat hukum yang ditimbulkan tentu sangat merugikan pihak pemberi pinjaman, oleh karena itu pemerintah dan negara dirasa sangat perlu untuk bisa melihat kebutuhan pemberi pinjaman untuk menciptakan rasa keadilan kepada pemberi pinjaman itu pula.