Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Kredit Koperasi Karya Cipta Mandiri Dalam Meningkatkan Pendapatan Usaha Sari Meliana Gulo; Dyah Palupiningtyas; Tri Maryani
Kompak :Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Komputer Akuntansi (KOMPAK)
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/kompak.v17i1.1765

Abstract

This research aims to analyze the contribution of credit, level of member satisfaction, and credit services to increasing business income through credit services for members of the Karya Cipta Mandiri Cooperative in Sendangwaru Village, Semarang Regency, Central Java. Using a quantitative approach and SPSS statistical tools, research was conducted on 150 cooperative members who used credit for productive activities. According to the results of descriptive statistical data analysis, member satisfaction levels, credit services, credit contributions, and income increases are all average variables. Classic assumptions such as normality, heteroscedasticity, multicollinearity, and autocorrelation were tested to verify the multiple linear regression model used in the research. According to multiple linear regression analysis, credit contribution and member satisfaction levels have a positive and significant effect on increasing members' business income. In contrast, credit services are not proven to have a significant effect on increasing income. Simultaneous and partial tests show that the three independent variables influence the dependent variable simultaneously.
STUDI KINERJA PERANGKAT DESA: PELATIHAN, FASILITAS KERJA DAN LATAR BELAKANG PENDIDIKAN SEBAGAI PREDIKTOR DI KECAMATAN BANDUNGAN KABUPATEN SEMARANG Sis Budiyono; Tri Maryani; Henry Yuliamir; Syamsul Hadi; Idah Kusuma Dewi
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 10: Mei 2025
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) adalah faktor dimana mampu menunjukkan kualitas negara dan diperlukan kemampuan SDM yang berkualitas dan bermutu, baik dalam bentuk keterampilan sosial (soft skill) maupun keterampilan akademik (hard skill) sehingga pendidikan merupakan salah satu penentu mutu SDM. Kinerja yang tepat perlu dukungan pendidikan dan pelatihan serta fasilitas kerja yang tepat untuk menjadikannya sebagai pendukung keberhasilan pekerjaan. Didalam studi ini dipergunakan metode kuantitatif sebagai pendekatannya dengan sampel sejumlah 86 perangkat desa di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Data dikumpukan melalui kuesioner yang disebar ke responden. Diolah dengan bantuan program SPSS dan diuji validitas dan reliabilitas sebagai uji instrumennya. Dilakukan juga uji hipotesis guna penerimaan atau penolokan hipotesis yang diajukan. Dari hasil pengolahan data, dapat disimpulkan dalam penelitian ini yaitu: (1) pelatihan, fasilitas kerja dan latar belakang pendidikan berdampak kepada kinerja perangkat desa (2) pelatihan, fasilitas kerja dan latar belakang pendidikan berdampak kepada kinerja Perangkat Desa secara simultan.
Solo mothers : peran personal growth initiative terhadap psychological distress pada ibu tunggal Alia Rizki Fauziah; Kamilah Syahidah; Nita Sri Handayani; Tri Maryani
Jurnal Integrasi Riset Psikologi Vol 3 No 2 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/intensi.v3i2.4663

Abstract

Ibu tunggal pada umumnya memiliki banyak masalah yang dihadapi dalam hidupnya. Masalah tersebut sering kali berasal dari aspek fisik, psikologi maupun peran ganda, karena harus memenuhi tanggung jawab dan keperluan rumah tangga. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji secara empirik kontribusi personal growth intitiative terhadap psychological distress  pada ibu tunggal. Teknik purposive sampling, merupakan teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini, sebanyak 101 ibu tunggal berusia 20-40 tahun yang menjadi sampel dalam pnelitian ini. Adapun, skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah psychological distress scale 10 (K-10) oleh Kessler dan Mroczek (2002) yaitu  depresi dan kecemasan. Sedangkan untuk skala personal growth initiative scale II (PGIS-II) oleh Robistchek, Ashton, Spering, Geiger, Byers, Schotts, dan Thoen (2012) mencakup dua komponen yaitu komponen kognitif  yang terdiri dari readiness for change dan planfulness, dan komponen perilaku yang terdiri dari intentional behavior, dan using resources.  Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai R -Square sebesar 0,921 dengan niai signifikansi 0,001 (p<0,05), artinya terdapat kontribusi yang sangat signifikan antara personal growth initiative sebesar 92,1 % terhadap psychological distress pada ibu tunggal, sedangkan 7,9 % di pengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini. Kata Kunci: ibu tunggal, personal growth initiative, psychological distress
Peranan Sapta Pesona Dalam Pengembangan Dusun Ngaduman Yustina Denik Risyanti; Julian Andriani Putri; Tri Maryani
Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/faedah.v1i2.75

Abstract

The elements of Sapta Pesona Wisata are: 1. Safe, 2. Orderly, 3. Clean, 4. Cool, 5. Beautiful, 6. Friendly, 7. Memories. This can be created, among others, by providing comfortable, good and healthy accommodation; dazzling distinctive cultural arts attractions; delicious regional specialties and drinks with attractive presentation and appearance; local souvenirs that are of high quality, easy to carry, affordable and have a special meaning for the places they visit. Promoting and cultivating Sapta Pesona Wisata in everyday life has a much broader objective, namely to increase national discipline and national identity which will also enhance the good image of the nation and state. The large number of tourist objects makes the government pay less attention to tourist objects that are not included in the Priority Tourism Objects. However, developing and managing tourist objects as a whole is one of the government's main tasks in sustainability