Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Solo mothers : peran personal growth initiative terhadap psychological distress pada ibu tunggal Alia Rizki Fauziah; Kamilah Syahidah; Nita Sri Handayani; Tri Maryani
Jurnal Integrasi Riset Psikologi Vol 3 No 2 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/intensi.v3i2.4663

Abstract

Ibu tunggal pada umumnya memiliki banyak masalah yang dihadapi dalam hidupnya. Masalah tersebut sering kali berasal dari aspek fisik, psikologi maupun peran ganda, karena harus memenuhi tanggung jawab dan keperluan rumah tangga. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji secara empirik kontribusi personal growth intitiative terhadap psychological distress  pada ibu tunggal. Teknik purposive sampling, merupakan teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini, sebanyak 101 ibu tunggal berusia 20-40 tahun yang menjadi sampel dalam pnelitian ini. Adapun, skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah psychological distress scale 10 (K-10) oleh Kessler dan Mroczek (2002) yaitu  depresi dan kecemasan. Sedangkan untuk skala personal growth initiative scale II (PGIS-II) oleh Robistchek, Ashton, Spering, Geiger, Byers, Schotts, dan Thoen (2012) mencakup dua komponen yaitu komponen kognitif  yang terdiri dari readiness for change dan planfulness, dan komponen perilaku yang terdiri dari intentional behavior, dan using resources.  Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai R -Square sebesar 0,921 dengan niai signifikansi 0,001 (p<0,05), artinya terdapat kontribusi yang sangat signifikan antara personal growth initiative sebesar 92,1 % terhadap psychological distress pada ibu tunggal, sedangkan 7,9 % di pengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini. Kata Kunci: ibu tunggal, personal growth initiative, psychological distress
Peranan Sapta Pesona Dalam Pengembangan Dusun Ngaduman Yustina Denik Risyanti; Julian Andriani Putri; Tri Maryani
Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/faedah.v1i2.75

Abstract

The elements of Sapta Pesona Wisata are: 1. Safe, 2. Orderly, 3. Clean, 4. Cool, 5. Beautiful, 6. Friendly, 7. Memories. This can be created, among others, by providing comfortable, good and healthy accommodation; dazzling distinctive cultural arts attractions; delicious regional specialties and drinks with attractive presentation and appearance; local souvenirs that are of high quality, easy to carry, affordable and have a special meaning for the places they visit. Promoting and cultivating Sapta Pesona Wisata in everyday life has a much broader objective, namely to increase national discipline and national identity which will also enhance the good image of the nation and state. The large number of tourist objects makes the government pay less attention to tourist objects that are not included in the Priority Tourism Objects. However, developing and managing tourist objects as a whole is one of the government's main tasks in sustainability
ANALISIS PERAN BUDAYA KERJA DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN Theresia Sri Lidia Wati Laia; Tri Maryani
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 2 (2026): Edisi Mei - Agustus 2026
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i2.7490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran budaya kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan pada PT IT Matsuka Winner Industry. Budaya kerja merupakan salah satu faktor penting dalam organisasi yang mempengaruhi perilaku dan produktivitas karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dengan melibatkan lima informan yang terdiri dari karyawan operasional, supervisor, dan pihak manajemen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kerja yang diterapkan di perusahaan mencakup nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama tim, dan profesionalisme yang berperan dalam meningkatkan kinerja karyawan, khususnya dalam aspek disiplin dan produktivitas. Namun, proses internalisasi budaya kerja belum berjalan secara optimal karena masih bersifat formal dan belum sepenuhnya menjadi nilai yang melekat pada karyawan. Selain itu, orientasi budaya kerja yang berfokus pada pencapaian target produksi cenderung meningkatkan kuantitas kerja, namun belum diimbangi dengan kualitas kerja yang merata. Faktor kepemimpinan, komunikasi organisasi, dan sistem penghargaan juga mempengaruhi efektivitas budaya kerja. Dengan demikian, diperlukan penguatan internalisasi budaya kerja, peningkatan komunikasi, serta pengembangan sistem penghargaan yang adil untuk meningkatkan kinerja karyawan secara berkelanjutan.
ANALISIS STRATEGI INOVASI DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING USAHA Tri Maryani; Murnikasih Ndruru
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 2 (2026): Edisi Mei - Agustus 2026
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i2.7491

Abstract

This study aims to analyze innovation strategies in enhancing business competitiveness at DIN’S SALON STUDIO in Karangjati. The research employs a qualitative approach with a case study design to gain an in-depth understanding of innovation implementation in the context of service-based businesses. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving key informants, including the business owner, manager, employees, and customers, selected using purposive sampling. Data analysis was conducted using an interactive model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the implemented innovation strategies include service innovation, process innovation, digital marketing innovation, and customer-based innovation. Although the innovations are incremental in nature, they significantly improve service quality, customer satisfaction and loyalty, and create business differentiation in a highly competitive market. Internal factors such as human resource competence, employee creativity, and leadership play a crucial role in driving innovation, while external factors such as digital technology development, market competition, and changing customer preferences influence the effectiveness of innovation strategies. The study concludes that customer-oriented innovation strategies supported by digital technology utilization are key to enhancing the competitiveness of service-based SMEs.
Pelatihan Komunikasi Bisnis UMKM Kuliner Berbasis Elevator Pitch di Desa Wisata Manggihan Ida Kusuma; Sukrisno Sukrisno; Tri Maryani
Jurnal Nusantara Berbakti Vol. 4 No. 2 (2026): April: Jurnal Nusantara Berbakti
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jnb.v4i2.723

Abstract

Desa Manggihan in Semarang Regency is an environmental education tourism village supported by culinary MSMEs providing souvenirs. However, MSME actors faced challenges in business communication, including low self-confidence, suboptimal non-verbal communication, and an inability to deliver the Unique Selling Proposition (USP) of their products. This Community Service (PKM) activity aimed to improve verbal and non-verbal business communication skills, self-confidence, and elevator pitch techniques among partners. The method used was participatory training conducted on May 20, 2026, at the Manggihan Village Hall, involving three culinary MSME actors: producers of fried cheese cassava, crispy papaya floss, and peanut brittle (gula kacang). The activity stages included needs analysis, training, elevator pitch simulation, and qualitative descriptive evaluation through participatory observation. The results showed a significant improvement across all observed aspects. The MSME actors, who were previously passive and only mentioned prices/ingredients, became proactive, demonstrated better eye contact and open body language, and successfully delivered their product's USP briefly, clearly, and compellingly. This participatory training is proven effective in strengthening partners' business communication skills to better welcome tourists.
Pengembangan Aplikasi Mobile KawanHijau Berbasis Android sebagai Solusi Waste Management untuk Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Masyarakat Suhendri; Tri Maryani; Nabhani Fatin; Mustafidz Faturachman; Dezein Hibatullah; Gunawan Nur Bachtiar
Jurnal ICT: Information Communication & Technology Vol. 26 No. 1 (2026): JICT-IKMI, July , 2026
Publisher : LPPM STMIK IKMI Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36054/jict-ikmi.v26i1.372

Abstract

Solusi berbasis teknologi diperlukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah yang kurang efektif. Studi ini bertujuan untuk membuat aplikasi KawanHijau berbasis Android yang dapat membantu pengendalian sampah secara pintar. Analisis kebutuhan sistem, perancangan, pelaksanaan, pengujian, dan pemeliharaan adalah semua bagian dari model Life Cycle Development of Systems (SDLC) Waterfall yang digunakan. Pengembangan aplikasi menggunakan React Native dan Supabase sebagai backend. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi KawanHijau dapat digunakan secara efektif melalui fitur penjualan sampah, profil pengguna, artikel edukasi, sistem poin dan reward, serta notifikasi. Selain itu, semua fitur dapat digunakan sesuai kebutuhan fungsional. Penelitian terbaru ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah secara berkelanjutan dengan menggabungkan fitur edukasi lingkungan, transaksi sampah digital, dan sistem penghargaan ke dalam satu aplikasi mobile.