Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pola Komunikasi Kepemimpinan di PT Trisesa Ozora Steelindo Dalam Membangun Kinerja Karyawan Anestesia, Risti Feberyanti; Kusumawati, Nina; Himawan, Sultan
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v4i2.2789

Abstract

PT. Trisesa Ozora Steelindo adalah perusahaan yang bergerak supplier Baja, Wiremesh, Spandek, Besi dan lainlainnya. Kinerja karyawan merupakan hal penting bagi keberlangsungan perusahaan agar tercapainya tujuan perusahaan. Setiap perusahaan memiliki syarat dalam penilaian kinerja kerja karyawan setiap 3 bulan agar mengetahui perkembangan kinerja kerja karyawan, Seperti yang diketahui bahwasanya penilaian pasti mengalamipeningkatan atau bahkan menurun. Maka dari itu peran seorang pimpinan sangat diperlukan di perusahaan ini agar bisa memotivasi dan semangat kerja dalam membangun kinerja karyawan, dan bagaimana pola komunikasi kepemimpinan dalam membangun kinerja karyawan di PT. Trisesa Ozora Steelindo. Penelitian ini menggunakan komunikasi interpersonal sebagai teori karena dinilai paling ampuh dalam kegiatan mengubah sikap, kepercayaan, opini dan perilaku komunikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang mana sumber datayaitu observasi, wawancara dan dokumentasi dengan 2 informan karyawan PT. Trisesa Ozora Steelindo, dan 1informan sebagai manajer divisi Keuangan. Setelah melakukan penelitian adapun hasilnya adalah bahwasanya pola komunikasi kepemimpinan sudah berjalan sangat baik dan mudah dimengerti oleh seluruh karyawan divisi, dan menggunakan pola komunikasi dua arah, yang dimana komunikasi bisa dilakukan secara tatap muka atau menggunakan media dan menunjukkan dari pihak komunikan dapat melakukan umpan balik kepada komunikator.
Representasi Persahabatan dalam Film Agak Laen (Analisis Semiotika Charles Sander Peirce dalam Film Agak Laen) Kusmawan, Indra; Kusumawati, Nina; Nurdiansyah, Chepi
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 1 No. 4b (2024): OKTOBER (Tambahan)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v1i4b.2300

Abstract

Films serve not only as entertainment but also as a medium for conveying social, political, and cultural messages. Through narrative, visual, and semiotic techniques, films have the power to evoke emotional and intellectual responses, encouraging deep reflection on social realities. The film Agak Laen was chosen for this study due to its portrayal of the dynamics of friendship. The purpose of this research is to analyze how friendship is represented in the film using Charles Sander Peirce's semiotic theory, which includes three core elements: sign, object, and interpretant. This research employs qualitative methods with a semiotic analysis approach. The results reveal that the film Agak Laen conveys messages about the meaning of friendship, as reflected through four components found in each scene: affection in friendship (friendship’s affective), social elements (sociability elements), shared and communal experiences, and the quality of the friendship.
KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU DALAM MENINGKATKAN INTERAKSI SOSIAL ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB 7 JAKARTA Dela Rusianti; Nina Kusumawati
An Nafi': Multidisciplinary Science Vol. 2 No. 03 (2025): An Nafi’
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Interpersonal communication is fundamental in education, particularly in special schools serving children with special needs (CSN). Teachers play a pivotal role in fostering social interaction, as effective communication greatly influences students’ emotional and social development. This study aims to describe how interpersonal communication applied by teachers at SLBN 7 Jakarta enhances the social interaction of CSN students. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through in-depth interviews, direct observation, and documentation. The main informants were teachers working with students with diverse needs, including intellectual disabilities, hearing impairments, and autism. Findings indicate that teachers employ empathetic, adaptive, and personalized communication strategies aligned with each student’s characteristics. These strategies involve verbal and nonverbal language, gestures, and emotional support, which together create a comfortable and supportive learning environment. As a result, children with special needs were able to build peer relationships, gain self-confidence, and engage more actively in social activities. The study concludes that teachers’ interpersonal communication is a crucial factor in strengthening students’ sense of security, confidence, and social participation. Ultimately, interpersonal communication skills contribute significantly to improving the overall social development of children with special needs in inclusive learning contexts.
Strategi Komunikasi Pemasaran Melalui Media Instagram @serambibotaniofficial untuk Meningkatkan Penjualan Lismayani, Tiara Dwi; Nina Kusumawati
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i5.6592

Abstract

This study aims to analyze the marketing communication strategy through the Instagram account @serambibotaniofficial in building consumer engagement and its influence on sales, particularly at Serambi Botani’s physical store. A descriptive qualitative method was applied, with data collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The study uses the Marketing Mix (4P) framework, consisting of product, price, place, and promotion. The findings reveal that Serambi Botani leverages Instagram to build brand awareness and strengthen relationships with consumers through educational content, consistent visuals, and a soft selling approach. Products are presented informatively, prices are communicated through seasonal promotions, distribution is directed to both offline and online channels, and promotion is carried out through a mix of educational posts, testimonials, and simple interactions. Although the strategy has not significantly boosted direct sales, it has proven effective in shaping a positive brand image, expanding audience reach, and maintaining consumer relationships. Optimizing interactive features such as reels, live, and Q&A is recommended to enhance audience engagement and potential sales conversions in the future.
Pola Komunikasi Kelompok Pada Komunitas Fandom Once Jakarta Dalam Menjaga Solidaritas Nisa, Awaliyah Choerun; Kusumawati, Nina; Nurdiansyah, Chepi
Brand Communication Vol. 3 No. 2 (2024): Manusia Digital Dalam Tatanan Masyarakat Era Informasi Baru/New Information Era
Publisher : Prisani Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70704/bc.v3i2.321

Abstract

Awaliyah Choerun Nisa (44200285), Pola Komunikasi Kelompok Pada Komunitas Fandom Once Jakarta Dalam Menjaga Solidaritas Di era digital dan media sosial yang semakin berkembang dengan pesat. komunitas penggemar K-Pop yang dikenal sebagai fandom menjadi entitas sosial yang kuat dalam industri hiburan global. Perilaku penggemar juga dapat mendorong seseorang untuk saling berinteraksi dengan orang asing dan saling berbagi informasi tentang idola mereka masing-masing sehingga mereka dapat membentuk suatu komunitas. Pola komunikasi kelompok memiliki peran yang penting dalam sebuah komunitas. Dengan pola komunikasi yang baik dan tepat maka dapat membantu membangun rasa solidaritas. Fokus pada penelitian ini adalah untuk mengetahui pola komunikasi kelompok pada komunitas fandom Once Jakarta dalam menjaga solidaritas dengan teori pola komunikasi kelompok menurut Joseph A. Devito. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan 5 informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola komunikasi yang digunakan oleh komunitas fandom Once Jakarta dalam menjaga solidaritas dengan menggunakan pola bintang. Sehingga setiap anggota komunitas dapat bebas berkomunikasi satu sama lain tanpa adanya batasan. Tidak adanya kesenjangan antar anggota dalam komunitas serta tidak adanya status yang membeda-bedakan anggota merupakan upaya yang dilakukan komunitas fandom Once Jakarta dalam menjaga solidaritas. Kata kunci : Pola Komunikasi, Komunikasi Kelompok, Menjaga Solidaritas
Analisis Semiotika Pesan Moral Video Klip BTS ‘We Are Bulletproof: The Eternal’ Ningtyas, Ardhia; Kusumawati, Nina; Himawan, Sultan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8311

Abstract

Video klip menjadi salah satu wadah komunikasi yang mengunakan media massa untuk menyampaikan informasi maupun pesan yang ditujukan kepada banyak khalayak. Lewat video klip ‘We Are Bulletproof: The Eternal’ karya Bangtan Sonyeondan (BTS), melalui analisis semiotika Roland Barthes yang menjelaskan makna denotasi, konotasi dan mitos, penelitian ini mengungkapkan bagaimana BTS menggunakan tanda-tanda visual dan lirik lagu dalam video klip untuk menyampaikan pesan moral kepada penonton dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi dan studi pustaka, yaitu dengan melakukan penelusuran dan perolehan dari berbagai sumber yang terdapat data yang diperlukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat banyaknya pesan moral dari berbagai sudut pandang masyarakat khususnya para fans BTS selain pesan inti berupa perjalanan karir BTS selama tujuh tahun. Namun juga pesan moral berupa kejujuran, menjadi diri sendiri, bertanggungjawab, kemandirian, keberanian moral, kerendahan hati, dan kritis.
Representasi Makna Keluarga Dalam Animasi “Gakuen Babysitters” Episode 2 (Analisa Semiotika Roland Barthes) Iwari, Ida Sakinah; Himawan, Sultan; Kusumawati, Nina
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11860

Abstract

Film lekat dengan simbol yang memiliki makna yang bermacam-macam. Melalui simbol-simbol tersebut film menjadi media untuk menyampaikan makna melalui bahasa visualnya, makna yang di sampaikan berbeda- beda ada yang tersirat atau makna yang tersurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna denotasi dan konotasi yang dapat merepresentasikan makna keluarga dalam animasi “Gakuen Babysitters” Episode 2 melalui analisis semiotika Roland Barthes. Metode penelitian yang dipergunakan ialah deskriptif kualitatif dan metode pengumpulan data pada penelitian ini ialah dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya nilai kekeluargaan dari tayangan yang dipaparkan melalui tanda dan makna pada film animasi Gakuen Babysitters Episode 2 terdapat 7 scene yang mempresentasikan makna kekeluargaan. Representasi ialah penggambaran akulturasi diri dalam teks media yang menggunakan realitas sebenarnya. Representasi ialah suatu penyebutan yang mengarah pada metode yang mana individu ataupun suatu hal digambarkan pada sebuah media. Kekeluargaan ialah asas utama yang seringkali diimplementasikan pada beberapa tempat, aspek, organisasi dan lainnya.
HEDONISME DALAM PROMO PROGRAM SINETRON JAKARTA LOVE STORY"VERSI ALYSA" Kusumawati, Nina
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 1 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v1i1.174

Abstract

This research is entitled Hedonism in Promo Program Sinetron "Jakarta Love Story"Alysa's version. The object of research in this study is Promo Program Sinetron "Jakarta Love Story"Alysa's version which tells about the life of a woman named Alysa who is a girl with a hedonistic lifestyle. This research is qualitative research using Charles Sanders Pierce's semiotic analysis with the triangle of a meaning theory which develops a meaning triangle consisting of signs, objects, and interpretants. The results of this study indicate that the promo for Alysa's version of the soap opera Jakarta Love story program. This program promo imagines a woman with a hedonic lifestyle with a barely-fitting brain who can survive by looking for a rich man who relies on beauty. The hedonist lifestyle is depicted by the character Alysa through scenes showing off luxury and branded goods
Pola Komunikasi Kepemimpinan di PT Trisesa Ozora Steelindo Dalam Membangun Kinerja Karyawan Anestesia, Risti Feberyanti; Kusumawati, Nina; Himawan, Sultan
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v4i2.2789

Abstract

PT. Trisesa Ozora Steelindo adalah perusahaan yang bergerak supplier Baja, Wiremesh, Spandek, Besi dan lainlainnya. Kinerja karyawan merupakan hal penting bagi keberlangsungan perusahaan agar tercapainya tujuan perusahaan. Setiap perusahaan memiliki syarat dalam penilaian kinerja kerja karyawan setiap 3 bulan agar mengetahui perkembangan kinerja kerja karyawan, Seperti yang diketahui bahwasanya penilaian pasti mengalamipeningkatan atau bahkan menurun. Maka dari itu peran seorang pimpinan sangat diperlukan di perusahaan ini agar bisa memotivasi dan semangat kerja dalam membangun kinerja karyawan, dan bagaimana pola komunikasi kepemimpinan dalam membangun kinerja karyawan di PT. Trisesa Ozora Steelindo. Penelitian ini menggunakan komunikasi interpersonal sebagai teori karena dinilai paling ampuh dalam kegiatan mengubah sikap, kepercayaan, opini dan perilaku komunikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang mana sumber datayaitu observasi, wawancara dan dokumentasi dengan 2 informan karyawan PT. Trisesa Ozora Steelindo, dan 1informan sebagai manajer divisi Keuangan. Setelah melakukan penelitian adapun hasilnya adalah bahwasanya pola komunikasi kepemimpinan sudah berjalan sangat baik dan mudah dimengerti oleh seluruh karyawan divisi, dan menggunakan pola komunikasi dua arah, yang dimana komunikasi bisa dilakukan secara tatap muka atau menggunakan media dan menunjukkan dari pihak komunikan dapat melakukan umpan balik kepada komunikator.
Representasi “Cancel Culture” Dalam Film Budi Pekerti Kusumawati, Nina
Jurnal Media Penyiaran Vol. 4 No. 2 (2024): Desember (2024)
Publisher : LPPM UBSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jmp.v4i2.8138

Abstract

Penelitian ini mengkaji representasi cancel culture dalam film Indonesia yang berjudul "Budi Pekerti", menggunakan teori semiotika Charles Sanders Peirce. Tujuannya adalah menganalisis bagaimana film ini menggambarkan fenomena cancel culture melalui tanda-tanda visual dan naratif. Menggunakan metode analisis semiotika kualitatif, penelitian berfokus pada trikotomi tanda Peirce: ikon, indeks, dan simbol. Data diperoleh melalui pengamatan mendalam terhadap adegan-adegan kunci, dialog, dan elemen visual film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa "Budi Pekerti" merepresentasikan cancel culture melalui berbagai tanda semiotik. Ikon-ikon visual merepresentasikan peran teknologi digital, indeks-indeks menggambarkan dampak sosial dan psikologis, sementara simbol-simbol mewakili konvensi dalam praktik cancel culture. Analisis mengungkapkan bahwa film ini menyajikan cancel culture sebagai fenomena kompleks dengan implikasi sosial yang luas, termasuk kritik terhadap penyebaran informasi cepat dan dampaknya pada individu serta masyarakat. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman representasi isu sosial kontemporer dalam sinema Indonesia dan dapat menjadi dasar untuk diskusi lebih lanjut tentang peran media dalam membentuk persepsi publik di era digital. Kata kunci: Cancel Culture, Semiotika Peirce, Film, Representasi