Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : conten computer and network technology

IMPLEMENTASI METODE EXTREME PROGRAMMING DALAM APLIKASI SISTEM INFORMASI KELULUSAN (ASIK) Riza Arby Khoerus Shidiq; Luthfiah Alya Choirunnisa; Tri Ayuningsih Dewi Indahrini; Rousyati Rousyati; Warjiyono Warjiyono; Husni Mubarok; Hiya Nalatissifa; Angga Ardianysah; Dzulchan Abror
CONTEN : Computer and Network Technology Vol. 2 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/conten.v2i1.1318

Abstract

SMKS Bhakti Praja Adiwerna adalah salah satu sekolah menengah kejuruan yang terdapat di Kabupaten Tegal. Pada saat ini mempunyai kurang lebih 1.800 peserta didik. Berdasarkan hasil observasi tim penulis, hampir setiap kelulusan SMKS Bhakri Praja Adiwerna masih menggunakan cara konvensional yaitu dengan mengundang orang tua siswa datang ke sekolah untuk mengambil surat kelulusan anak – anaknya Masalahnya adalah masih banyak orang tua siswa yang datang tidak tepat dari waktu yang ditentukan pihak sekolah pada undangan pengambilan surat kelulusan sehingga menimbulkan bertambahnya waktu untuk pembagian surat kelulusan tersebut. Dari permasalahan yang telah diuraikan sebelumnya, sebagai upaya dalam mempersingkat waktu penyampaian hasil kelulusan maka SMKS Bhakti Praja Adiwerna membutuhkan sistem berbasis web yang dapat diaskses oleh para siswa untuk melihat pengumuman lulus tidaknya mereka. Hal ini bertujuan untuk lebih memudahkan para siswa dalam mengetahui hasil kelulusan mereka, karena mudah diakses kapan dan dimana saja. Di sisi lain, dengan adanya sistem ini juga sangat membantu pihak sekolah dalam mempersiapkan proses pengumuman hasil kelulusan para siswanya. Dengan dirancangnya website ASIK ini dapat mempermudah para siswa kelas dua belas (12) dalam mengetahui kelulusannya. Mempermudah para siswa dalam melihat hasil kelulusan pada sistem dimana saja. Memberikan efisiensi, baik waktu maupun materiil karena dengan adanya sistem ini instansi Pendidikan tidak perlu repot – repot membuat informasi kelulusan yang berupa fisik/surat keterangan kelulusan.
ALAT PENDETEKSI FORMALIN PADA IKAN SEGAR MENGGUNAKAN SENSOR HCHO BERBASIS ARDUINO Dany Pratmanto; Evita Nur Khasanah; Rousyati Rousyati
CONTEN : Computer and Network Technology Vol. 1 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.367 KB) | DOI: 10.31294/conten.v1i1.387

Abstract

Maraknya pemberitaan tentang penggunaan formalin yang dilakukan oleh oknum-oknum Nelayan maupun Pedagang ikan di Tempat Pelelangan Ikan menimbulkan kekhawatiran konsumen terhadap ikan yang dikonsumsinya. Formalin yang seharusnya digunakan untuk desinfekan dan pengawet mayat disalahgunakan untuk mengawetkan bahan makanan. Formalin sangat berbahaya bagi manusia jika terkonsumsi. HCHO Sensor gas VOC semikonduktor. Desainnya didasarkan pada WSP2110 yang konduktivitasnya berubah dengan konsentrasi gas VOC di udara. Melalui rangkaian, konduktivitas dapat dikonversi menjadi sinyal keluaran yang sesuai dengan konsentrasi gas. Sensor ini bisa mendeteksi gas yang konsentrasinya sampai 1ppm. Ini cocok untuk mendeteksi formaldehida, benzena, toluena dan komponen volatil lainnya. Dengan menggunakan arduino uno dan memanfaatkan sensor HCHO penulis membuat alat yang berfungsi untuk mendeteksi adanya kandungan formalin pada ikan segar yang diperjualbelikan di Tempat Pelelangan Ikan sekaligus memberi informasi nilai kandungan formalin pada sampel ikan temuan. Sehingga dengan adanya alat yang mempermudah dalam pendeteksian kandungan formalin pada ikan segar dan diharapkan bisa mencegah oknum – oknum nakal yang menggunakan formalin untuk mengawetkan ikan segar.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PERJALANAN PARIWISATA INDONESIA (NUSANTARA TRIP) Rousyati Rousyati; Muhammad Ali Faatikh Riziq; Anto Sony Wijaya; Nabila Norafi; Annisa Ichsani; Dwi Vikki Rizkiyani
CONTEN : Computer and Network Technology Vol. 3 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/conten.v3i1.1812

Abstract

Untuk meningkatkan pengetahuan tentang tempat-tempat wisata di Indonesia, baik bagi masyarakat Indonesia maupun luar negeri, diperlukan pemetaan geografis yang sesuai dengan perkembangan teknologi. Informasi mengenai tempat wisata di Indonesia, seperti pantai, candi, bendungan, air terjun, dan lokasi wisata lainnya dapat diakses melalui internet menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web. Pembuatan Sistem Informasi Geografis Pariwisata Indonesia mengikuti metode Waterfall Model yang terdiri dari 5 tahapan, yaitu desain, analisis, pengkodean dan pengujian, implementasi, dan pemeliharaan. Data yang dibutuhkan mengacu pada model data spasial pada Sistem Informasi Geografis. Informasi yang disajikan dalam Sistem Informasi Geografis Pariwisata Indonesia mencakup informasi mengenai wilayah, peta, foto, dan rute terdekat menuju lokasi wisata. Tujuan dari Sistem Informasi Geografis Pariwisata di Indonesia adalah untuk memberikan manfaat kepada masyarakat Indonesia maupun luar negeri agar dengan mudah mendapatkan informasi mengenai tempat wisata di Indonesia.
PENGEMBANGAN WEBSITE KULINER TEGAL SEBAGAI MEDIA INFORMASI DAN PROMOSI UMKM MENGGUNAKAN METODE WATERFALL Rousyati; Azzah Rifqi Hakim; Fandhilah Fandhilah; Sopian Aji; Dzulchan Abror
CONTEN : Computer and Network Technology Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/conten.v5i2.11215

Abstract

Perkembangan bisnis kuliner di Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan, ditandai dengan semakin banyaknya restoran, kafe, dan tempat makan yang bersaing memperebutkan pelanggan. Pola konsumsi masyarakat juga mengalami perubahan, di mana konsumen cenderung memilih layanan pemesanan makanan secara daring dengan mempertimbangkan rating, ulasan, serta rekomendasi digital. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, “Kuliner Tegal” dikembangkan sebagai sistem informasi berbasis website yang menyediakan rekomendasi makanan dan tempat makan dengan rating terbaik sesuai preferensi pengguna. Sistem ini tidak hanya memudahkan masyarakat dalam menemukan kuliner yang tepat tanpa harus datang langsung atau mengantri, tetapi juga berfungsi sebagai media promosi digital bagi pelaku UMKM kuliner di Kota Tegal. Pengembangan website Kuliner Tegal menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall, meliputi tahapan analisis, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Website ini menawarkan beberapa kelebihan, antara lain kemampuan menampilkan rekomendasi berdasarkan rating dan harga, serta kemudahan akses bagi seluruh pengguna. Namun demikian, sistem ini masih memiliki keterbatasan, yaitu belum menyediakan fitur pencarian berdasarkan jarak terdekat maupun informasi promo yang sedang berlangsung pada masing-masing tempat makan. Temuan ini menjadi dasar bagi pengembangan fitur lanjutan agar sistem dapat memberikan rekomendasi yang lebih personal dan relevan.