p-Index From 2021 - 2026
11.125
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL SISTEM INFORMASI BISNIS Jurnal Administrasi Bisnis Research Report - Social Science Journal of Economics, Business, & Accountancy Ventura Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Jurnal ULTIMA Accounting JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jambura Accounting Review Ultima Management : Jurnal Ilmu Manajemen Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT) Jurnal Riset Akuntansi Aksioma Jurnal Wacana Ekonomi Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Inobis: Jurnal Inovasi Bisnis dan Manajemen Indonesia BUDGETING : Journal of Business, Management and Accounting Jurnal EMA (Ekonomi Manajemen Akuntansi) Journal of Economics and Business UBS Jurnal Disrupsi Bisnis Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian (EJPP) Jurnal Sains Teknologi dan Sistem Informasi Bina Ekonomi: Majalah Ilmiah Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Jurnal Ekonomi Perjuangan (JUMPER) ProBisnis : Jurnal Manajemen JAMBURA: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN BISNIS Jurnal Sains dan Teknologi Jurnal Ekonomika Dan Bisnis Economic Reviews Journal IJFBP International Journal of Family Business Practices PENGABDIAN SOSIAL Journal of Social And Economics Research Gemilang: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Journal of Accounting Research, Organization and Economics (JAROE) Mizania : Jurnal Ekonomi dan Akuntansi Innovative: Journal Of Social Science Research An Nuqud: Journal of Islamic Economics Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Journal of Education Transportation and Business journal of social and economic research Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi PESHUM Jurnal Akuntansi Kontemporer Jurnal Manajemen Maranatha Jurnal Akuntansi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Research Report - Social Science

KLASTER INDUSTRI KECIL DAN KERAJINAN RUMAH TANGGA DI JAWA BARAT Yanuarita Hendrani; Hamfri Djajadikerta; Urip Santoso
Research Report - Humanities and Social Science Vol. 1 (2009)
Publisher : Research Report - Humanities and Social Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7828.655 KB)

Abstract

The success of Silicon Valley as a technological industrial cluster in the US has made industrial cluster gain a popularity among local authorities in developing countries as a means of enhancing local competitiveness. In West Java, most industrial clusters grow naturally with minimal assistance from the government. They grow naturally as some families’ inherited skills are transfered to or imitated by their neighbors and other family members in the same village.The purpose of this research is to identify the clusters and their sizes in West Java. Using 2 sources data from BPS, namely, the 2006 census of formal small scale industries and the 2005 survey of informal small scale and home industries, it is found that the largest clusters in term of size are found in Bogor municipal, bandung municipal, Cirebon municipal, Tasikmalaya city and municipal and Bekasi municipal. The product varies from palm suga, rattan furniture, brick and roof tiles, embroidery and garment. It is also found that industrial clusters in West Java are more of Sonobe’s and Otsuka’s concept of “one village one product” with few related businesses located in the same location.Keywords: industrial cluster, labor market pooling, specialized suppliers, knowledge spillover, small scale industry, home industry
Studi Literatur Mengenai Penggunaan Activity Based Costing Systems di Beberapa Negara Hamfri Djajadikerta
Research Report - Humanities and Social Science Vol. 1 (2014)
Publisher : Research Report - Humanities and Social Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.18 KB)

Abstract

Sejak awal tahun delapan puluhan, banyak pendapat, baik dari kalangan akademisi maupun dari kalangan praktisi, yang menyatakan bahwa traditional or conventional cost accounting methods sudah ketinggalan jaman atau obsolete. Kritik utama terhadap metode tradisional tersebut adalah pada alokasi biaya overhead yang hanya berdasarkan pada single cost driver dapat menyebabkan distorsi biaya, terdapat cost object yang undercosting dan disisi lain ada cost object lain yang overcosting. Activity Based Costing System (ABC System) dianggap dapat mengatasi problem tersebut. ABC System membebankan biaya kepada cost object misalnya produk atau pelanggan berdasarkan sumber daya yang dikonsumsinya.Mula-mula dengan ABC System ini biaya dibebankan pada aktivitas-aktivitas dan setelah itu membebankan biaya suatu aktivitas pada cost object yang memperoleh manfaat dari pelaksanaan suatu aktivitas. Aktivitas-aktivitas ditelusuri kepada produk atau pelanggan tertentu yang menyebabkan terjadinya aktivitas. Biaya produk mencerminkan biaya semua aktivitas yang dikonsumsinya, dengan demikian biaya dapat ditentukan lebih akurat dan manajemen dapat mengendalikan aktivitas yang muncul dan juga mengendalikan biayanya.Istilah activity based costing sendiri mula-mula dikemukakan oleh Harvard Business School pada tahun 1987, selanjutnya artikel pertama dalam Journal of Cost Management, mengunakan istilah ini (Clarke and Mullins, 2000). ABC System ini oleh Johnson,1990, bahkan disebut sebagai salah satu inovasi terpenting dalam bidang akuntansi manajemen pada abad 21 ( Pierce and Brown, 2004).Namun dalam perkembangannya, walau secara teoritis banyak keunggulan dari ABC System, beberapa survey menunjukkan bahwa memang ada perusahaan-perusahaan yang sukses menggunakan ABC System namun perkembangan penggunaan ABC system pada berbagai perusahaan tidak seperti yang diharapkan (Cohen, Venieris and Kaimenaki, 2005). Studi literatur ini penggunaan ABC System di beberapa negara, termasuk alasan mengapa menolak untuk mengadopsi ABC System, manfaat yang didapat oleh pengadopsi ABC System, dan masalah-masalah yang dihadapi saat implementasi ABC System .Key-words : traditional/conventional cost accounting , activity based costing (ABC), adopsi pada beberapa negara..
Co-Authors Adela Agustinus Susilo Aldifayan, Nisrina Amelia Setiawan Amelia Setiawan Andhella, Sylviana Andriana, Gisella Angela Kayla Jannessa Agustinus Angelina Cindy Setiawan Anjarany, Shabrina Audrey Aurelia Binekas, Bani Calista, Nissa Chandra, Haryani Devina Nathania Devinsa Aurelle Gunawan Devita Wulandari Dewanti, Monica Paramita Ratna Putri Erwin Kornelius Faninda, Sandra Fanji Farman Felita Aileen Fransisca Ardieta Amabel Christy Gisella Andriana Glorie Fajar Paularine Golda Chrissty Natalie Grace Meyliana Hermawan Gunawan, Agnes Regina Gustantio, Esther Rendy Hafiz Rahmansyah Yusup Haki, Billy Adriyadi Halim, Fidelia Vanessa Hanna Priscilla Haryani Chandra Haryanto Haryanto Haryono, Jane Magdalena Irma Suryani Jesslyn, Vellicia Jesslyn Jocelyn Andhari Avrilly Josephine Patricia Bunga Rimta Joychristy, Eveline Judith Tagal Gallena Sinaga Katlea Fitriani Khaliza, Lidya Adisti Ghaida Nur Kusuma Natita, Rendi Lilian Danil Lusanjaya, Gery Lusanjaya, Gery Raphael Marcella Virginia, Agnes Marjuka, Martinus Yuwana Marshanda Azalia Michael Michael Michael Michael Monica, Cassia Nikolaus, Khoe Felicia Nina Septina Nurhadewa, Kresna Patrick Pebrian Pratama Putri, Alma Nabila Kuntoro Rahman, Erpi Renisha Rizki Indrawan Robert Vincent Kristanto Rustanto, Vina Regina Samuel Wirawan Santoso, Nathalia Santoso, Urip Sasmitapura, Angga Setiawan , Amelia Setiawan, Stanley Shafira Meiza Paradisha Shavinna Dwi Gunawan Stephen Sanjaya Kusnandar Susilo, Agustinus Sylvia Fettry Sylvia Fettry E.M Tanaya, Alicia Tarigan, Rita Corolina Valencia, Jessica Valerie Vania Vashti Vareen Canovala Veronika Veronika Vicky Dzaky Cahaya Putra Viony Fransiska Wijaya, Chandra Ferdinand Yanuarita Hendrani Yeremias Budi Irawan Yuwono, Aurelia Marvetta