Sutrisno Sutrisno
STIKES An-Nur Purwodadi

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN SIKAP TERHADAP PERILAKU PENGENDALIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI DESA JONO KECAMATAN TAWANGHARJO KABUPATEN GROBOGAN Sutrisno Sutrisno; Christina Nur Widayati; Radate Radate
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 3, No 2 (2018): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v3i2.121

Abstract

Latar Belakang: Kondisi alam dan masyarakat saat ini sangat kompleks sehingga banyak masalah kesehatan yang muncul, masalah kesehatan pada lansia yang cukup dominan khususnya di negara maju yaitu hipertensi atau tekanan darah tinggi. Perilaku dalam mengendalikan hipertensi dapat dikendalikan dan dapat diatasi jika lansia tahu dan bersikap terhadap apa yang harus dilakukan untuk mengendalikannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan sikap terhadap perilaku pengendalian hipertensi pada lansia di Desa Jono Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan.Metode: Desain penelitian ini adalah Deskriptif Corelation dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan didapatkan 136 responden yang sesuai dengan kriteria. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Analisis datanya dengan bantuan computerized menggunakan uji Somersd dengan taraf signifikansi 95 %.Hasil: Berdasarkan hasil analisa data (1) Responden yang memiliki pendidikan menengah sebanyak 79 responden (58,1%), (2) responden yang memiliki sikap cukup sebanyak 69 responden (50,7%), (3) responden yang memiliki perilaku cukup sebanyak 66 responden (48,5%), (4) Ada hubungan tingkat pendidikan dengan perilaku pengendalian hipertensi di Desa Jono Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan menggunakan uji Somers’d nilai r (0,633) dengan p-value (0,00) < sig (0,05), (5) Ada hubungan sikap dengan perilaku pengendalian hipertensi di Desa Jono Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan menggunakan uji Somers’d nilai r (0,742) dengan p-value (0,00) < sig (0,05).Kesimpulan: Berdasarkan hasil uji somers’d disimpulkan bahwa ada hubungan tingkat pendidikan dan sikap terhadap perilaku pengendalian hipertensi pada lansia di Desa Jono Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan.    Kata Kunci : Tingkat Pendidikan, Sikap, dan Perilaku
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN DAUN JAMBU BIJI (PSIDIUM GUAJAVA) DAN DAUN SIRIH MERAH (PIPER CROCATUM) TERHADAP PENGONTROLAN ODOUR (BAU) PADA PASIEN DENGAN LUKA DIABETES MELLITUS DI FATCHUL WOUND CARE Sutrisno Sutrisno; Daru Puji Hidayat
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 3, No 1 (2018): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v3i1.57

Abstract

Latar belakang: Pada pasien diabetes mellitus 15% diantaranya menderita ulkus. Dari studi pendahuluan 22 pasien ulkus diabetes di FWCC. 63.64% pasien merawat luka dengan rivanol, 18.18% pasien menggunakan NaCl, 9.09% merawat lukanya dengan betadin dan sisanya 18.18% pasien merawat luka dengan bioplasenton. Tetapi ulkus diabetes tersebut tidak kunjung sembuh dan menimbulkan bau yang menyengat. Wound cleansing menggunakan larutan yang non toksik untuk mempercepat penyembuhan luka dan mengontrol kontaminasi bakteri lebih lanjut sehingga Odour dapat diminimalisir. Salah satu contohnya dapat menggunakan astringent herbal yaitu larutan rebusan daun jambu biji (Psidium guajava) dan rebusan daun sirih merah (Piper crocatum). Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui efektivitas penggunaan daun jambu biji (Psidium guajava) dan daun sirih merah (Piper crocatum) terhadap pengontrolan odour (bau) pada pasien dengan luka diabetes mellitus Di Fatchul Wound Care.Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan pendekatan Postest Only Design. Taknik sampling yang digunakan adalah non probability sampling dengan metode accidental sampling dan didapatkan 20 responden.Hasil; Berdasarkan analisis menggunakan uji Independent sample t-test didapatkan nilai mean : perlakuan wound cleansing menggunakan rebusan daun Psidium guajava dan rebusan daun Piper crocatum sebesar 20.50 dan 12.70. Selain itu, dari hasil uji diperoleh nilai p=0.000 (p < 0.05) yang menunjukan ada perbedaan yang signifikan dengan tingkat kepercayaan 95% didapatkan nilai t=5.876 (> dari t tabel = 1.734) yang berarti bahwa perbedaan tersebut dapat diterima dengan nilai perbedaan rata-rata (mean) sebesar 7.80.Simpulan; wound cleansing menggunakan rebusan daun Piper crocatum lebih cepat mengontrol odour pada luka diabetes. Kata Kunci : Wound cleansing, Psidium guajava, Piper crocatum dan Odour
PENGARUH HIPNOTERAPI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PENAWANGAN II KABUPATEN GROBOGAN Sutrisno Sutrisno; Rahmawati Rahmawati; Haryanto Haryanto
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 1, No 1 (2016): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v1i1.23

Abstract

Latarbelakang; Tingginya prevalensi hipertensi, minimalnya penderita untuk dapat mengendalikan hipertensi, dan bagaimana efek komplikasi hipertensi, memerlukan intervensi kombinasi obat farmakologis dengan non farmakologis. Intervensi non farmakologis yang dapat di gunakan adalah hipnoterapi. Seseorang yang mendapat hipnoterapi, memiliki respon aktivasi sistem retikularic pada otak, menyebabkan respon syaraf otonom, yaitu penurunan denyut nadi, penurunan tekanan darah, dan penurunan laju pernafasan. Jika diberi sugesti yang bagus, akan memberi efek terapeutik dan relaksasi. Dalam keadaan hipnosis hormon baik akan dilepas, ada serotonin, dopamin, endorphin, sekaligus merupakan hormon yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh hypnoteraphy terhadap penurunan tekanan darah tinggi di Puskesmas Penawangan IIMetode; Penelitian ini berjenis quasy experiment design non randomized with control group pretest – posttest design. Terdapat 35 responden dalam setiap grup yang dipilih berdasarkan purposive sampling technique.Hasil; Uji paired t-test, Wilcoxon dan mann whitney menunjukkan mean dari penurunan sistolik sebesar 25,63 mmHg dan mean penurunan diastolic sebesar 11,63 mmHg. Hasil uji p-value (0,000) < α (0,05) yang berarti ada perbedaan antara pre dan posttest. Uji perbedaan antara dua group menunjukkan p-value (0,00) < α (0,05) yang berarti ada perbedaan antara group intervensi dengan control group pada penurunan tekanan darah tinggi.Kesimpulan; Terdapat pengaruh yang signifikan dari hypnotheraphy terhadap penurunan tekanan darah tinggi. Kata kunci     : Hypnotherapy, Darah Tinggi, Tekanan Darah
INFLUENCE OF MOTHER’S KNOWLEDGE ABOUT TYPE OF WEANING FOOD ON THE NUTRITIONAL STATUS OF 6-24 MONTHS CHILDREN IN POSYANDU GODAN VILLAGE, TAWANGHARJO Ratna Sri Rahayu; Sutrisno Sutrisno; Sulistiyarini Sulistiyarini
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 3, No 2 (2018): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v3i2.132

Abstract

Background; Nutrition plays an important role in the growthof the child. According to the World Health Organization (2016) 6% or 40,6 million are overfed and 7,7% or 52 million malnourished. Knowledge is one of the internal factors that affect the nutritional status of children (Notoatmodjo, 2007). According to Mulyana (2011), 29 (40,3%) of respondents who have less knowledge have malnourished children. Based on WHO (2007) in Syatriani (2010), 54% of  11 million children under five around the world die from malnutrition and 46% died due to concomitant diseases such as respiratory infections, diarrhea, malaria and measles.Purpose - To determine the effect of mother’s knowledge about the type of weaning foods on the nutritional status of 6-24 months children in Posyandu Godan Village Sub-District of Tawangharjo.Method; Design research was analytic survey with case control approach with Chi Square test. The population were 132 respondents. Sample collectingused non-probability sampling Quota method. Sample case group were 30 respondents and control groups were 30 respondents.Result; Mothers with good knowledgewho have  children with bad nutritional status are 9 (15%)  respondents while mothers with bad knowledge who havechildren with good nutritional status are 21 (35%) respondents. Mothers with good knowledge who have children with good nutritional status are 20 (33,3%) respondents while the mothers with bad knowledge who have children with good nutritional status are 10 (16,7%) respondents. ρ value = 0,010 and 4,667 Odds Ratio value. It means that there is influence of mother’s knowledge about the type of weaning foods on the nutritional status of 6-24 month children in the Godan Village Tawangharjosub-District.Conclusion; There isinfluence of mother’s knowledge about the type of weaning foods on the nutritional status of 6-24 months children in Posyandu Godan Village Sub-District of Tawangharjo. Keywords : Nutritional Status, Weaning Food, Knowledge Level
PENGARUH MOBILISASI PADA PASIEN STROK NON HAEMORAGIC YANG MENGALAMI GANGGUAN MOTORIK TERHADAP KEJADIAN DEKUBITUS DI RSUD dr. R. SOEDJATI SOEMODIARDJO PURWODADI Anita Lufianti; Sutrisno Sutrisno
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 2, No 1 (2017): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v2i1.32

Abstract

Latar Belakang; Pada penderita stroke non hemorrhagic perlu di lakukan mobilisasi karena bisa menurunkan resiko terjadinya trauma atau iskemik jaringan daerah yang terkena mengalami perburukan atau sirkulasi yang lebih jelek dan menurunkan sensasi dan lebih besar menimbulkan kerusakan pada kulit atau dekubitus. Tujuan; penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mobilisasi pada pasien stroke non haemoragic yang mengalami gangguan motorik terhadap kejadian dekubitus di RSUD dr. Raden Soedjati Soemodiardjo Purwodadi.Metode; Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan pendekatan Post Test Only  Control group Design. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Sampel didapatkan 20 responden dari ruang Seroja dan Kemuning. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 10 responden pada kelompok intervensi dan 10 responden pada kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan Skala Norton yang terdiri dari Keadaan fisik, Keadaan mental, Aktivitas, Mobilitas, inkontinensia. Analisis datanya dengan bantuan computerized menggunakan uji Independent t test dengan taraf signifikansi 95 %.Hasil; Responden pada kelompok intervensi yang memiliki kondisi dengan resiko sedang terjadi dekubitus sebanyak 3 responden (30%) dan yang memiliki resiko rendah dekubitus sebanyak 7 responden (70%), sedangkan pada kelompok kontrol, responden yang memiliki resiko sedang terjadi dekubitus sebanyak 7 responden (70%) dan yang memiliki resiko rendah dekubitus sebanyak 3 responden (30%). Nilai mean kelompok perlakuan 16.70 dan SD 1.05 Nilai mean kelompok control 17.80 dan SD 1.13 Ada perbedaan rata-rata kondisi dekubitus antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol dengan nilai t hitung (2,240) > t tabel (2,101) dan nilai p value  (0,038) < α (0,05).Kesimpulan; Mobilisasi pada pasien stroke non hemoragik memberikan pengaruh terhadap risiko dekubitus. Peluang terjadinya dekubitus bisa diperkecil atau risikonya lebih ringan. Kata kunci; Mobilisasi, Stroke Non Haemoragic, dan Pressure Ulsers
EFFECTIVENESS OF PLAYING ORIGAMI AND PUZZLE IN MOTORIC DEVELOPMENT ON 4 – 5 YEARS OLD CHILDREN AT KEMALA BHAYANGKARI KINDERGARTEN 38 PURWODADI GROBOGAN Ni Made Sri Budhi Utami; Sutrisno Sutrisno; Sulistyarini Sulistyarini
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA DIII KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v4i1.153

Abstract

Background; Fine motor delay is a common problem in pre-school children. Children with fine motor delay in KemalaBhayangkari kindergarten are about 32 children. According Delgado (2016) 12-18% of children's population in developing countries show significant delay in psychomotor ability resulting behavior problems and difficulty in learning process. One of the strategies that can be used to train fine motor development is to play origami and play a puzzle. The purpose of this research is to know effectiveness of playing origami and playing puzzle in fine motor development on 4 – 5 years old children in Kemala Bhayangkari Kindergarten 38 Purwodadi - GroboganMethod; The research design thatwas used in this study was Quasi Experimet with Posttest Only Control Group Design approach. The sampling technique was Probability sampling with random sampling method (simple random sampling) with 32 respondent.Result; Based on the analysis using SPSS 16.0, the average value for development speed after being treated with origami is 6.19 days, while for the speed of development after being treated with puzzle is 8.13 days. In addition, from Mann-Whitney test, ρ value is 0.003 (α = 0.05) which shows the difference of effectiveness of playing origami and playing puzzle dealing with the development of fine motor.Conclusion; From the results of the above research it can be concluded that there are differences between the effectiveness of playing origami and playing puzzle dealing with fine motor development on  4-5 years old children. Keywords        : Origami, Puzzle, Fine Motor Development