Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : MAJALAH ILMIAH GLOBE

ANALISIS DEGRADASI UNTUK PENYUSUNAN ARAHAN STRATEGI PENGENDALIANNYA DI TAMAN NASIONAL GUNUNG HALIMUN–SALAK PROVINSI JAWA BARAT Carolyn, Rully Dhora; Baskoro, Dwi Putro Tejo; Prasetyo, Lilik Budi
MAJALAH ILMIAH GLOBE Vol 15, No 1 (2013)
Publisher : Badan Informasi Geospasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.771 KB) | DOI: 10.24895/MIG.2013.15-1.70

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini mengkaji status degradasi hutan pada Taman Nasional Gunung Halimun-Salak (TNGHS). Petakerapatan tajuk dihasilkan dari citra Landsat tahun 2003, 2006 dan 2011, yang selanjutnya digunakan untukmendeteksi kelas kerapatan hutan dan tingkat degradasi hutan. Degradasi hutan terjadi akibat interaksi berbagaifaktor, oleh karena itu analisis terhadap faktor-faktor yang diduga memberikan pengaruh terhadap degradasi hutanpenting untuk dikaji, antara lain faktor fisik dan sosial. Teknik Stepwise Generalized Linear/Nonlinear Regression yangdigunakan untuk melihat faktor-faktor ini menunjukkan bahwa jarak Desa dengan Kecamatan, laju perubahan luaslahan non pertanian, laju pertumbuhan penduduk dan persentase perubahan jumlah keluarga pertanian merupakanfaktor-faktor yang berpengaruh terhadap luas degradasi. Memperhatikan hal tersebut maka disusunlah alternatifstrategi pengendalian degradasi hutan dengan menggunakan teknik Analytic Hierarchy Process. Berdasarkanpembobotan, disimpulkan bahwa strategi yang paling penting sebagai langkah awal pengendalian degradasi hutanadalah strategi penyelarasan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bogor dengan Surat Penunjukkan TNGHS.Kata Kunci : Degradasi Hutan, Faktor-Faktor yang Berpengaruh, Regulasi.ABSTRACTThe study investigated the status of forest degradation in Gunung Halimun-Salak National Park. Forest canopydensity maps derived from 2003, 2006, and 2011 Landsat satellite imagery, were used to detect the forest canopydensity and forest degradation level. Forest degradation caused by interaction of many factors, therefore it is importantto examine the driving factors of forest degradation, such as social and physical factors. Stepwise generalizedlinear/nonlinear regression models were applied. The results showed that the distance to the nearest town, the growthof builtup area (non agriculture area), population growth, and amount of agriculture family unit are significantlyinfluencing forest degradation. Considering the driving factors, the alternative strategy have been arranged and scoredby Analytic Hierarchy Process. It was concluded that synchronization between Bogor Regency regional planning andofficially status authorized of the Park was the most important strategy to become starting point to manage forestdegradation in Gunung Halimun-Salak National Park.Keyword : Forest Degradation, Driving Factors, Regulation.
STRATEGI PENGEMBANGAN KOMODITAS PERKEBUNAN BERBASIS DAYA DUKUNG LAHAN DI KABUPATEN MAJENE Fatmawaty, Fatmawaty; Baskoro, Dwi Putro Tejo; Widiatmaka, Widiatmaka
MAJALAH ILMIAH GLOBE Vol 17, No 1 (2015)
Publisher : Badan Informasi Geospasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.614 KB) | DOI: 10.24895/MIG.2015.17-1.215

Abstract

Kemampuan lahan merupakan potensi lahan untuk penggunaan berbagai sistem pertanian secara umum untuk penggunaan lahan berkelanjutan. Kemampuan lahan adalah salah satu metode untuk mengetahui daya dukung lahan. Kabupaten Majene merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat yang sebagian besar mata pencaharian penduduknya adalah sebagai petani. Komoditas pertanian seperti perkebunan dianggap sangat membantu perekonomian masyarakat, tetapi penurunan produktivitas perkebunan mengakibatkan dampak negatif bagi pendapatan masyarakat. Kegiatan pertanian selalu ditandai dengan pembukaan lahan baru. Oleh karena itu, jika aktivitas pertanian mengabaikan kemampuan lahan maka lahan akan menjadi rusak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penggunaan lahan dengan kemampuan lahan dan RTRW dan menyusun strategi pengembangan komoditas unggulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 4 kelas kemampuan lahan dan 12 sub-kelas kemampuan lahan dengan faktor pembatas dominan adalah lereng. Sebagian penggunaan lahan di beberapa area tidak cocok dengan kemampuan lahannya yaitu sebesar 28%, sedangkan ketidakcocokan penggunaan lahan dengan RTRW jauh lebih sedikit, yakni 14,8%. Strategi yang diharapkan dapat meningkatkan komoditas perkebunan adalah menjaga kesuburan tanah, pengendalian hama terpadu, penerapan pola tanam, meningkatkan kualitas sumber daya petani, meningkatkan peran penyuluh, pembangunan dan perbaikan infrastruktur serta manajemen panen/pasca panen.Kata kunci: Strategi pengembangan komoditas, kemampuan lahan, komoditas unggulanABSTRACTLand capability is potentials land for uses of various agricultural systems for general sustainable land uses. Land capability is one of methods to determine carrying capacity of land. Majene Regency is one of regencies in West Sulawesi Province with major of livelihoods is as farmers. Agricultural commodities especially plantation is very important for the people‟s welfare in this area, but the decrease in productivity have negative impacts to the farmers‟ income. Agricultural activities always be marked with opening new land. Therefore, if land capability ignored then the land will be degraded. This research aims to evaluate conformity of the existing land use and land capability with spatial planning (RTRW) and to arrange a leading community development strategy. The results showed that land has four capability classes and twelve capability sub-classes with slope concerns as the dominant limiting factor. The land uses in some areas do not match with their land capabilities accounted for 28%, while unconformity land uses to spatial planning (RTRW) is far less, accounted for 14,8%. The strategies to increase the plantation commodities are by maintaining soil fertility, integrated pest management, implementation of cropping patterns, development of farmer resource, development role of agricultural extension agents, development and improvement of infrastructure and management of harvest and postharvest.Keywords : commodity development strategy, land capability, leading commodity
Co-Authors A Akbar Aditia Sapto Utomo Affan Chahyahusna Agis Mulyani Alim, Nurmaranti Andrea Emma Pravitasari, Andrea Emma Andria Harfani Qalbi Ansori Ansori Araswati, Fulki Dwiyandi Asti Nurmilah Astrid Aryani Ndun Asyhari, Adibtya Baba Barus Balqis Nur Aisyah Basuki Sumawinata Benadikta Widjayatnika Boedi Tjahjono Budi Mulyanto Carolyn, Rully Dhora Darmawan Darmawan Darmawan Darmawan Desy Fatmawati Diyah Novita Kurnianti Dyah Retno Panuju Elianah Elvina Nora Lubis Enni Dwi Wahjunie Enny Dwi Wahyunie Ernan Rustiadi Evi Nursari Evi Nursari Fajar Nugraha Fatmawaty Fatmawaty, Fatmawaty Fatoni, Arif Fayra Parahita Gangga, Adi Gilang Munggaran Harisman Edi Hendi Hendra Bayu Henry D. Manurung Iman Sadesmesli Irvan Zidni Iskandar Iskandar Jepri, Kristoporus Jon Hendri JUBAEDAH JUBAEDAH, JUBAEDAH Khursatul Munibah Komarsa Gandasasmita Kukuh Murtilaksono Kukuh Murtilaksono Kukuh Murtilaksono Latief M Rahman Latief Mahir Rachman Leonard Kristofery LILIK BUDIPRASETYO M. Galih Permadi Mahardika, Rabbirl Yarham Mahartika Setianingsih Malahayati, Sri Marisa Dwi Putri Maswar Maswar Maudy Susanti Mohammad Sofyan Muhammad Yahya Fadhil Nabila Nurhaliza Navisha Maulita Dewi Neneng Laela Nurida Nur Etika Karyati Nuraida Nuraida Nurmaranti Alim Nursari, Evi Omo Rusdiana Oteng Haridjaja Parahita, Fayra Purwakusuma, Wahyu Putri, Savitri Khairunnisa Rahmah Dewi Yustika, Rahmah Dewi Rahman, Latief M Ramadhi, Muhammad Haris Achyar Ratna Yestina Ravelle, Adzan Pandu Reni Kusumo Tejo Selamet Kusdaryanto Seniarwan Seniarwan Siregar, Mariana Sella Suria Darma Tarigan Surya Darma Tarigan Syaiful Anwar Tiwi Astriani Toga Pandapotan Sinurat Vinni Lovita Widiatmaka Wistha Nowar Yayat Hidayat Yusuf, Sri Malahayati Zluyan Firdaus Afif