Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Biaya Kualitas Lingkungan PT PIP Karawang Imam Nurudin; Yanti Yanti; Rohma Septiawati
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 2 (2024): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i2.7440

Abstract

The purpose of this study is to provide an overview and new insights into the application of environmental quality costs in manufacturing companies, especially PT PIP Karawang. This type of research is qualitative with a case study approach and uses qualitative descriptive analysis techniques. This research reveals that PT PIP has not classified environmental costs as formulated by Hansen and Mowen. PT PIP Karawang has incurred costs related to environmental quality but the classification is still mixed with other costs related to production activities. Regarding the analysis of environmental quality costs according to PSAK, PT PIP has issued costs related to its environmental activities. However, these costs have not been specifically identified by the company, because the identification carried out by PT PIP in carrying out the stages of environmental cost treatment is treated as factory overhead costs. In addition, there is no recognition and measurement of environmental costs incurred according to PSAK, so PT PIP applies the recognition and measurement of environmental costs in accordance with Company policy. PT PIP Karawang has not reported and disclosed the environmental costs incurred because the disclosure of environmental costs is disclosed as overhead costs, so there is no need for special presentation in the financial statements. In addition, PT PIP Karawang has disclosed the GRI 306 standard regarding disclosure of wastewater (influent) and waste management which consists of reporting the volume of waste, type of waste, transportation of waste in collaboration with a transportation company or a utilization company that already has a license from the Ministry of Environment (KLH). Keywords: Environmental Quality Cost, Hansen & Mowen, PSAK, GRI 306
PENGARUH GREEN INTELLECTUAL CAPITAL DAN KOMPETENSI KEWIRAUSAHAAN AKUNTANSI TERHADAP SUSTAINABLE PERFORMANCE UMKM DI KABUPATEN KARAWANG Sintia Ayuandira Rahayu; Dedi Mulyadi; Yanti Yanti
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol 8, No 1 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i1.10464

Abstract

This study aims to evaluate and examine the effect of green intellectual capital and accounting entrepreneurial competency on sustainable performance of micro, small and medium enterprises (MSMEs) in Karawang regency. This study uses a quantitative methodology with primary data collection. The population of this study consisted of micro, small and medium enterprises (MSMEs). The number of samples in this study were 100 respondents. This research focuses on MSMEs in Karawang Regency. This research model uses PLS using SmartPLS 4.0 software. The findings of this study indicate that green human capital, green structural capital, green relational capital and accounting entrepreneurial competence have a significant positive effect on sustainable performance.
PENGARUH TAX AVOIDANCE, SUSTAINABILITY REPORT DAN CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Pada Perusahaan Sektor Barang Konsumen Non-Siklis yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2022) Fitri Nuraeni; Yanti Yanti; Lilis Lasmini
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol 8, No 1 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i1.10462

Abstract

Nilai perusahaan mencerminkan ekspektasi investor, kinerja perusahaan, dan prospek masa depannya. Nilai yang tinggi tidak hanya meningkatkan daya tarik perusahaan bagi investor dan pemegang saham, tetapi juga memudahkan perusahaan untuk mendapatkan pendanaan eksternal. Penurunan harga pernah terjadi pada saham manufaktur yang salah satu indeks sahamnya yakni terdapat pada sektor bahan pokok konsumen Indonesia tercatat mengalami tekanan. Berdasarkan penelitian terdahulu berpendapat bahwa nilai perusahaan ini dipengaruhinya oleh tax avoidance, sustainability report, corporate governance. Metode penelitian yang diapakai dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kuantitatif melalui studi kausal. Teknik dalam mengolah datanya memakai metode Partial Least Square (PLS) melalui software SmartPLS versi 3. Tax avoidance pengaruhnya signifikan positif terhadap variabel nilai perusahaan. Sustainability report pengaruhnya signifikan positif terhadap variabel nilai perusahaan. Corporate governance pengaruhnya signifikan positif terhadap variabel nilai perusahaan. Nilai r-square dari variabel nilai perusahaan yaitu sebanyak 0,477 mengartikan variabel itu bisa diberikan penjelasan dari variabel tax avoidance, variabel sustainability report, dan variabel corporate governance sebanyak 47,7%, sementara sisanya diberikan penjelasan dari variabel lainnya.
Pengaruh Ukuran Perusahaan dan Leverage terhadap Kinerja Keuangan : Studi pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2022 Regita Safira; Yanti Yanti; Carolyn Lukita
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 6: September 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i6.12106

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh ukuran perusahaan dan leverage terhadap kinerja keuangan perusahaan pertambangan tahun 2020- 2022. Penelitian ini menggunakan teori signaling, karena mampu menjelaskan bahwa perusahaan akan mengirimkan informasi terkait dengan finansial perusahaan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Sampel yang digunakan berjumlah 56 perusahaan, teknik pengambilan sampel dengan metode purposive sampling. Pengukuran penelitian ini menggunakan nilai ukuran asset, DER, dan nilai ROA. Hasil penelitian menjelaskan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh secara signifikan terhadap nilai ROA. Dan leverage berpengaruh positif signifikan terhadap nilai kinerja keuangan perusahaan pertambangan.
Pengaruh Profitabilitas, Harga Saham, dan Price To Book Value terhadap Dividend Pay Out Ratio : Studi Kasus pada Perusahaan Manufaktur Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2019 Rudi Rermawan; Yanti Yanti; Thomas Nadeak
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 6: September 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i6.12107

Abstract

Mengkaji bagaimana Dividend Payout Ratio dipengaruhi oleh Profitabilitas, Harga Saham, dan Price to Book Value merupakan tujuan utama dari penelitian ini. Penelitian ini didasarkan pada teori sinal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mensurvei 31 perusahaan manufaktur yang beroperasi di subsektor konsumen antara tahun 2017 dan 2019. Populasi perusahaan manufaktur menjadi dasar analisis ini. Analisis regresi berganda digunakan dalam penyelidikan ini. Profitabilitas (Roe) berpengaruh terhadap Dividend Pay Out Ratio, berdasarkan temuan penelitian ini. Pada gilirannya, rasio pembayaran dividen dipengaruhi oleh harga saham dan harga terhadap nilai.
Pengaruh Tingkat Pendidikan Dewan Direksi dan Afiliasi Politik Manajemen terhadap Kinerja Keberlanjutan Perusahaan Property & Real Estate Dyah Ayu Hapsari; Yanti Yanti; Septiana Rahayu
Jurnal Economic Resource Vol. 9 No. 2 (2026): April - September
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/jer.v9i2.2556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pendidikan dewan direksi dan afiliasi politik manajemen terhadap kinerja keberlanjutan perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Sampel penelitian terdiri atas 25 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 100 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui aplikasi SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan dewan direksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keberlanjutan perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa dewan direksi dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggi memiliki kemampuan yang lebih baik dalam merumuskan strategi, mengawasi implementasi praktik keberlanjutan, serta mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola ke dalam pengambilan keputusan perusahaan. Selain itu, afiliasi politik manajemen juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keberlanjutan. Hal tersebut menunjukkan bahwa hubungan politik yang dimiliki manajemen dapat memberikan akses terhadap informasi kebijakan, dukungan pemerintah, serta sumber daya strategis yang mendukung implementasi praktik keberlanjutan perusahaan. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia pada tingkat dewan direksi dan pemanfaatan jaringan kelembagaan secara tepat dapat menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja keberlanjutan perusahaan.
Dampak Norma Sosial, Budaya Lingkungan Dan Regulasi Lingkungan Terhadap Kinerja Sosial Aryanti Dewi Safitri; Yanti Yanti; Dian Purwandari
Bursa : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 3 (2026): September 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah, Yayasan Mentari Meraki Asa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jeb.v5i3.2243

Abstract

UMKM batik di Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki keterlekatan yang kuat dengan masyarakat lokal, pekerja, dan nilai budaya, tetapi aktivitas produksinya juga dapat menimbulkan tantangan sosial dan lingkungan bagi masyarakat sekitar. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya memahami faktor-faktor yang membentuk kinerja sosial UMKM batik dalam menjalankan aktivitas usahanya. Penelitian ini menganalisis pengaruh norma sosial, budaya lingkungan, dan regulasi lingkungan terhadap kinerja sosial UMKM batik di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan menggunakan Social Embeddedness Theory, penelitian ini mengkaji bagaimana konteks sosial dan institusional membentuk kinerja sosial UMKM batik. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dari 100 UMKM batik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa norma sosial dan budaya lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja sosial, sedangkan regulasi lingkungan tidak berpengaruh signifikan. Nilai R² sebesar 0,469 menunjukkan bahwa model menjelaskan 46,9% variasi kinerja sosial, sementara faktor lain di luar model juga dapat berkontribusi. Dengan mengintegrasikan faktor sosial, budaya, dan institusional formal dalam satu kerangka. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman mengenai bagaimana keterlekatan kontekstual membentuk kinerja sosial UMKM. Temuan ini menunjukkan bahwa nilai sosial dan lingkungan dapat melengkapi peran regulasi lingkungan formal dalam mendukung kinerja sosial UMKM batik.   Batik MSMEs in Yogyakarta are closely embedded in local communities, workers, and cultural values, while their production activities may also create social and environmental challenges for surrounding communities. This context highlights the importance of understanding the factors that shape the social performance of Batik MSMEs in conducting their business activities. This study examines the effects of social norms, environmental culture, and environmental regulations on the social performance of Batik MSMEs in Yogyakarta. Drawing on Social Embeddedness Theory, this study investigates how social and institutional contexts shape the social performance of Batik MSMEs. Primary data were collected through questionnaires from 100 Batik MSMEs selected using purposive sampling and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results indicate that social norms and environmental culture have positive and significant effects on social performance, whereas environmental regulations do not have a significant effect. The R² value of 0.469 indicates that the model explains 46.9% of the variance in social performance, while other factors outside the model may also contribute. This study contributes by integrating social, cultural, and formal institutional factors into a framework for explaining MSME social performance within its embedded business context. The findings suggest that social and environmental values can complement formal environmental regulation in supporting the social performance of Batik MSMEs.