Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : SmartComp

Desain Antena Ground Plane 915 Mhz Untuk Sistem IoT LoRa Gateway Menggunakan Software MMANA-Gal Eko Pramono
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 11, No 3 (2022): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v11i3.3892

Abstract

Long Range Access (LoRa) merupakan teknologi nirkabel berdaya rendah yang menggunakan spektrum radio dengan pita frekuensi 433 MHz, 868 Mhz atau 915 MHz. Agar pancaran sistem LoRa bisa cukup jauh maka dibutuhkan sebuah gateway sebagai perantara serta di tunjang oleh antena yang baik. Antena yang baik adalah antena yang memiliki biaya pembuatan yang rendah dan memiliki efisiensi yang tinggi. Kebanyakan antena yang digunakan untuk sistem LoRa adalah antena monopole karena ukuran antena tidak berlalu besar untuk perangkat IoT. Hal ini menarik peneliti untuk mencoba mendesain antena ground plane dengan bantuan software MMANA-GAL. Dimana antenna ground plane ini merupakan jenis antenna monopole yang ditambahkan dengan artificial ground/radial. Dengan beberapa skenario perancangan seperti penyesuaian panjang serta perubahan sudut radial akhirnya didapat desain antenna ground plane yang memiliki impedansi mendekati 50 ohm dan nilai VSWR 1.2 serta pola radiasi yang cukup luas
Analisa Front To Back Ratio Antena Yagi Pada Sistem LoRa Di Frekuensi 915 Mhz Menggunakan Software MMANA-Gal Eko Pramono; Nur Widjiyati
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 12, No 2 (2023): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v12i2.5135

Abstract

Semakin banyak hal di kehidupan kita ini yang terhubung ke Internet, sehingga akhirnyamenciptakan suatu sistem yang disebut sebagai Internet of Things (IoT). LoRa adalah solusijaringan area luas berdaya rendah yang dirancang khusus untuk perangkat IoT yang mengirimdan menerima sejumlah kecil data dalam jarak beberapa kilometer dengan konsumsi dayaminimal. Dalam memaksimalkan sistem LoRa dibutuhkan antena yang mampu mengarah kearahdimana data tersebut akan dikirim dan diterima. Antena Yagi memiliki direktivitas yang cukupbaik dan penguatan yang cukup tinggi. Direktivitas antenna Yagi sangat erat hubungannyadengan perbandingan rasio antara radiasi sinyal maju dan radiasi sinyal yang membalik (FrontTo Back Ratio), sehingga front to back ratio ini mampu menilai atau menyatakan seberapa besardirektivitas dari antena Yagi. Fenomena front to back ratio pada antena Yagi ini menarik penulisuntuk menganalisanya menggunakan software MMANA-Gal. Dengan beberapa skenario dalampengujianakhirnyadidapatbeberapaanalisamengenaifronttobackratio,dimanapergeseran/perubahan jarak antaradriven dan reflector mampu meningkatkan nilai dari front toback ratio
Analisis Tahapan Software Requirement Specification pada Perancangan Sistem Informasi Akreditasi Menggunakan Metode MDI dan TOE (Studi Kasus: Universitas XYZ) Nur Widjiyati; Eko Pramono; Safar Dwi Kurniawan
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 11, No 4 (2022): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v11i4.4254

Abstract

Akreditasi merupakan aktifitas penting didalam sebuah sivitas perguruan tinggi, untuk mencapai sebuah hasil yang baik.  Banyak hal yang dipersiapkan dalam rangka proses akreditasi meliputi pemenuhan standar mutu perguruan tinggi dan terciptanya Tri Dharma dengan baik.  1 data merupakan hal yang menjadi kesulitan perguruan tinggi – perguruan tinggi, khususnya perguruan tinggi dengan skala kecil dan swasta dalam mengakamodir kebutuhan dokumen dan administrasi akreditasi.  Dirancangnya Sistem Informasi Akreditasi merupakan salah satu bentuk pemanfaatan Teknologi Informasi dalam mewujudkan 1 data.  Dalam tahapan perancangannya diperlukan analisis yang baik dan matang mengenai spesifikasi dan rancangan arsitektur sistem informasi, agar sistem tersebut dapat digunakan sesuai model bisnis organisasinya, oleh karena itu pada tahapan Software Requirement Specification (SRS) diperlukan teknik analisis yang mendalam.  Pada paper ini dibahas teknik analisis pada tahapan SRS menggunakan metode MDI dan TOE, dimana didapat hasil akhir terinci mengenai fitur – fitur apa saja yang akan dikembangkan pada sistem informasi akreditasi tersebut berdasarkan user story para stakeholder, dengan menggunakan tahapan – tahapan yang disusun secara sistematis