Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Educatio FKIP UNMA

Analisis Kelancaran Prosedural Matematis Siswa Berdasarkan Kemandirian Belajar Arni Safitri; Karunia Eka Lestari
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 2 (2022): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i2.1979

Abstract

Kelancaran prosedural matematis merupakan aspek penting dan harus dikuasai oleh siswa, yang dari kecakapan matematika yang dibangun di atas pemahaman konseptual, kompetensi strategis, penalaran adaptif, dan pemecahan masalah. Kecakapan prosedural juga terkait dengan aspek sikap seperti kemandirian belajar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelancaran prosedural matematis berdasarkan kemandirian belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini melibatkan 10 orang siswa kelas VIII di salah satu SMP Negeri 1 Kutawaluya Karawang. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif melalui teks analisis. Gambaran mengenai kemandirian belajar siswa serta kaitannya dengan kelancaran prosedural matematis juga dianalisis secara deskriptif melalui tampilan grafis data. Hasil penelitian menunjukkan gambaran umum kelancaran prosedural matematis siswa yang masih tergolong rendah. Meskipun demikian, secara umum siswa menunjukkan sikap positif terhadap kemandirian belajar. Secara keseluruhan hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara kelancaran prosedural matematis dan kemandirian belajar.
Efektivitas Model Connected Mathematics Project Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis dan Kecemasan Matematika Erna Aprillia; Karunia Eka Lestari
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 3 (2022): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i3.2305

Abstract

Kemampuan penalaran matematis adalah salah satu aspek terpenting dan mendasar dalam matematika. Kemampuan ini dapat dikembangkan melalui model pembelajaran yang dapat menstimulus siswa untuk membangun pengetahuan penalarannya sendiri. Salah satu model pembelajaran dengan karakteristik tersebut adalah Connected Mathematics Project (CMP). Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran CMP terhadap kemampuan penalaran matematis dan kecemasan matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen dengan desain kuasi eksperimen. Desain kuasi eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah the nonequivalent posttest-only control group design. Penelitian dilakukan di salah satu SMK di Karawang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Dengan jumlah sampel sebanyak 18 siswa kelas eksperimen dan 18 siswa kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan penalaran matematis yang terdiri atas tiga soal tes uraian dan angket kecemasan matematika. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) kemampuan penalaran matematis siswa pada model pembelajaran CMP lebih tinggi daripada siswa pada pembelajaran konvensional. 2) persentase rata-rata sikap kecemasan siswa pada model pembelajaran CMP lebih rendah daripada siswa pada pembelajaran konvensional, dan 3) Efektifitas pembelajaran CMP terhadap kemampuan penalaran matematis dan kecemasan matematika tergolong tinggi.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Dalam Soal Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Cahyana, Yaya; Lestari, Karunia Eka; Abadi, Agung Prasetyo
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i3.9350

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan bagian penting dari kurikulum matematika karena memungkinkan siswa memperoleh pengalaman menggunakan pengetahuan dan keterampilan yang mereka miliki untuk memecahkan masalah yang tidak biasa. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII masih tergolong rendah. Ini disebabkan oleh beberapa faktor berikut: (1) tahap pemahaman masalah, siswa belum sepenuhnya memahami masalah materi sistem persamaan linear dua variabel, (2) tahap merencanakan penyelesaian, siswa mengalami kesulitan dalam menulis strategi atau rencana untuk menyelesaikan masalah, (3) tahap penyelesaian, siswa gagal melakukan proses perhitungan dengan benar dan tidak menemukan solusi yang tepat, dan (4) tahap pengecekan, siswa hanya mengulangi masalah sampai mereka menemukan solusi tanpa memeriksa masalah sebelumnya. Berdasarkan hal tersebut perlu dilakukan analisis menyeluruh tentang bagaimana kemampuan siswa untuk memecahkan masalah matematis pada materi sistem persamaan linear dua variabel yang didasarkan pada langkah-langkah Polya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas VIII K SMPN 1 Kotabaru dan diambil tiga siswa terpilih. Pengambilan data diperoleh dari pemberian instrumen soal tes kemampuan pemecahan masalah berupa soal cerita SPLDV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua siswa sudah mampu memahami apa yang dimaksud dari soal tersebut. Pada tahap merencanakan masalah terdapat dua siswa yang mampu merencanakan. Berikutnya pada tahap menyelesaikan masalah hanya satu siswa yang mampu menyelesaikan masalah dengan benar. Terakhir pada tahap memeriksa kembali hanya satu siswa yang dapat memberikan kesimpulan yang valid berdasarkan hasil yang diperoleh sebelumnya.