Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Analisa Kenaikan Volume dan Kuat Tekan pada Campuran Beton Non Pasir dengan Penambahan Baking Powder Afriansyah Afriansyah; Nurmaidah Nurmaidah; Amsuardiman Amsuardiman
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 1, No 1 (2017): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v1i1.364

Abstract

Kebutuhan manusia akan bahan bangunan yang efisen, ekonomis dan mudah dalam pengerjaan, memicu penelitian dalam hal tersebut, salah satunya ialah beton, selai sebagai konstruksi bangunan beton juga berguana bagi konstruksi jalan raya yaitu rigid, dinding penahan, dan juga berguna untuk non struktural seperti dinding pemisah atau dinding isolasi dan dinding parit.Pada proses pembuatan bahan konstruksi banyak berbagai macam jenis dari semen, mulai dari portland tipe I, II dan III, semua jenis ini dimaksudkan memiliki fungsinya masing-masing, namun kembali lagi kebutuhan akan beton yang efisien, ekonomis dan workability lebih dicari. Untuk itu, banyak hal yang telah dilakukan dalam rangka mencari alternatif lain namun juga memikirkan efek lingkungan yang tidak berdampak negatif terhadap alam, salah satunya dengan cara mengurangi penggunaan pasir yang menghasilkan produk baru dari beton yang dikenal sebagai Beton Non pasir, dalam hal ini peneliti mencoba mengaplikasikan penggunaan campuran beton non pasir dengan penambahan baking powder dan faktor air semen yang lebih diperbesar yaitu 0,5 dengan maksud tidak mengurangi volume beton pada umumnya.Pada penelitian ini Baking Powder (Natrium Bikarbonat) dicampurkan dengan adonan beton dengan variasi 0%, 0,5 %, 1 % , dan 1,5 %, kemudian beton non pasir campuran baking powder akan diuji kuat tekan dan kenaikan volumenya.
MODEL PERMEABLE PAVEMENT,BIOSWALE DAN PLANTERS BOXES SEBAGAI MODEL PENGENDALIAN GENANGAN DI KAWASAN PERMUKIMAN PADAT KOTA MEDAN Ina Triesna Budiana; Nurmaidah Nurmaidah
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 6, No 1 (2022): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v6i1.6826

Abstract

The development of urban areas causes a lot of conversion of open land into housing and public facilities which reduces the absorption area causing flooding and inundation. When it rains heavily, the existing drainage channels are no longer able to accommodate runoff. To overcome this problem, one of the existing solutions is to implement an environmentally sound drainage system, namely the Green Infrastructures system where the drainage system is made in addition to accommodating runoff, it can also change the absorption area to be attractive or aesthetic for the area and store sufficient water reserves, namely with a drainage system model of Permeable Pavement, Planter Boxes and Bioswale which are adjusted to the conditions of the flood and inundation locations. The purpose of this research is the Green Infrastructures drainage system model will create an environmentally friendly spatial planning concept as well as a solution to overcome flooding and inundation in PB Selayang II Village, Medan Selayang District, Medan City. The research method used is descriptive quantitative with a positivistic approach to research. namely a scientific approach based on inductive reasoning. This approach requires certainty in a truth in the form of conclusions that can be measured, observed and verified (Moleong, 1999).
Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) di Kawasan Gedung Kampus Universitas Prima Indonesia Ulfa Dwiyanti Pane; Nurmaidah Nurmaidah
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 4, No 2 (2020): JCEBT September
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v4i2.4215

Abstract

Traffic Impact Analysis is a study of traffic impacts that occur due to changes in traffic arrangements due to a development or development in a particular region. To anticipate the influence of a large enough traffic, it is necessary to conduct a Traffic Impact Analysis. This research was conducted to determine the characteristics of the road network and move students to the UNPRI campus. Analyze how much new trip generation requires traffic engineering and traffic management. This research was conducted by quantitative descriptive method. The discussion is carried out by describing the problems that exist in sequence and then analyzed to get solutions to problems. Trip generation and attraction resulting from UNPRI Medan Faculty of Medicine campus building activities are predicted to generate trips of 183  smp /hour, and attract trips of 183 smp/hour. The road segment directly affected by the activities of the Medan Medical Faculty UNPRI is Jalan Gelas. Based on the results of the analysis conducted in the prediction of Jalan Gelas will experience changes in traffic performance. The worst performance of the 2019 basic road segment occurred in the segment 2 Ayahanda road with a Degree of Saturation of 0.73 or Level of Service D. While the performance of the road segment on a Gelas Road with a DS of 0.43 or Level of Service B.
UJI PEMADATAN STANDAR DAN UJI PEMADATAN MODIFIED TERHADAP TANAH YANG DICAMPUR KAPUR Nurmaidah Nurmaidah; Suranto Suranto
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 6, No 1 (2022): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v6i1.6828

Abstract

Compaction in the laboratory produces the maximum dry volume weight achieved at a certain water content. Compaction test is very dependent on the type of soil, water content and effort given during compaction. The effort given (compaction energy) is very dependent on the number of layer collisions, number of layers, pounder weight, pounder fall height and mold volume. The higher the effort given, the higher the volume of dry volume achieved. In laboratory mechanics soil compaction can be done by two methods, namely compaction with Standard Proctor and Modified Proctor. This study aims to obtain comparison results of the value of maximum dry density and optimum moisture content by using the Standard Proctor and Modified Proctor methods on land from Jalan Pertahanan - Patumbak mixed with Lime. The results of the analysis of the experiments obtained from the Road of Pertahanan - Patumbak soil by passing No. 200 loss 40.06%, Liquid Limit (LL) 31.60%, Plastic Limit (PL) 16.87%, Plastic Index (PI) 14, 73%. According to the Unified Soil Classification (USCS) this land  is  included  in  the  CL-an  organic  symbol  with  low  to  moderate  plasticity,  while  according  to  the Association of State Highway and Transportation Officials (AASHTO) this land is classified into group A-6 where  this  land  is  widely  available  and  is  often  used  as  embankment  material.  Results  of  compaction experiments using the ASTM D-698 Standard Proctor AASHTO T-99 test obtained maximum dry density of 1.931 gr / cm3, optimum moisture content of 11.90%. whereas, with the testing of Modified Proctor ASTM D-1557 AASHTO T-180, the maximum dry density was 1.946 gr / cm3, the optimum moisture content was 12.1%. The values obtained show that the use of the ASTM D-1557 AASHTO T-180 Modified Proctor method is higher than the ASTM D-698 AASHTO T-99 Standard Proctor method
EVALUASI PERHITUNGAN BANGUNAN ATAS JEMBATAN KOMPOSIT Harsan Ingot Hasudungan; Nurmaidah Nurmaidah
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 5, No 1 (2021): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v5i1.5071

Abstract

Jembatan mrupakan bagian dari jalan yang sangat berpengaruh terhadap kelancaran transportasi yang menghubungkan antara jalan Tanjung Selamat dengan jalan Beras Sekata Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Jembatan ini memiliki panjang 24 meter dan lebar total 7,30 meter. Penelitian ini bertujuan untuk Mengevaluasi Perhitungan Bangunan Atas Jembatan Komposit dan  mengetahui kemampuan kapasitas nominal Bangunan Atas berdasarkan SK SNI 03-2874-2002, SNI T-2004 dan  Pembebanan Untuk Jembatan menggunakan SK SNI 1725:2016. Kapasitas nominal berdasarkan SK SNI 03-20874-2002, SNI T-2004 pada evaluasi slab tebal 200 mm, jarak tulangan terhadap sisi luar slab lantai yaitu 35 mm, sehingga lebar efektif slab 165 mm. Momen ultimit rencana Mu = 54,74 kNm dan momen lapangan tumpuan ultimit rencana Mu = 48,63 kNm. Untuk tulangan lentur negativ tulangan yang digunakan arah melintang D25-40 mm dan arah memanjang D19-10, untuk tulangan lentur positif tulangan yang digunakan arah melintang D25-40 mm dan arah memanjang D19-10. Dari perhitungan digunakan shear connector dengan diameter D 13-20 dengan Jumlah shear connector dari tumpuan sampai 1/4L adalah 46 buah jadi satu gelagar didapat = 92 buah shear connector.
Analisa Perhitungan Daya Dukung Pondasi Tiang Pancang Overpass Sei Semayang Sta. 0+350 Pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Medan-Binjai Santa Vera Novita Br Ginting; Irwan Irwan; Nurmaidah Nurmaidah
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 3, No 1 (2019): JCEBT Maret
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v3i1.2460

Abstract

Konstruksi bangunan sipil seperti gedung, jembatan, jalan raya, terowongan, menara dan tanggul harus mempunyai pondasi yang dapat memikul bebannya. Bangunan yang lantai kerja atau tanah dasarnya tidak mempunyai daya dukung yang cukup untuk memikul beban atau tanah nya memiliki kedalaman yang cukup dalam untuk mencapai tanah yang dizinkan untuk mendukung konstruksi diatasnya, maka biasanya digunakan tiang pancang. Untuk mengetahui daya dukung tiang tersebut memenuhi atau tidak, dapat memakai perhitungan metode Meyerhoff dengan data SPT dan PDA test, lalu perhitungan tersebut dapat di teruskan untuk menghitung efesiensi tiang pancang. Perhitungan efesiensi tiang ini digunakan rumus Converse-Labarre karena jenis tanah pendukung pada objek adalah tanah kepasiran. Dari hasil analisa dan perhitungan daya dukung tiang hasil SPT berdasarkan  metode Meyerhoff,  Abutment 1 memiliki daya dukung tiang tunggal sebesar 767,88 ton, daya dukung tiang kelompok sebesar 12649,45  ton dan Abutment 2 memiliki daya dukung tiang  tunggal sebesar 732,5  ton, daya dukung tiang kelompok sebesar 12056,75 ton. Masing-masing daya dukung pada kedua percobaan telah mencapai tanah keras sedalam 21 meter, sedangkan analisa daya dukung tiang pancang berdasarkan PDA Test  adalah  sebesar 394,9 ton pada OP 1 dan 325,9 ton pada OP 2.
Evaluasi Perhitungan Dimensi Tulangan Balok Terhadap Analisa Struktur Pada R6 Portal As-32 Proyek Pembangunan Ruko Citraland Bagya City Medan Lidya Rosalia Sihombing; Nurmaidah Nurmaidah
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 3, No 2 (2019): JCEBT September
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v3i2.2777

Abstract

In the planning of multi-storey construction buildings need to pay attention to all aspects that affect the structure of the building and consideration of mature, especially if a multi-story building is designed to withstand earthquakes, the structure considerations will affect the planner in determining alternative planning. Multi-storey building planning needs to pay attention to several criteria, including strength criteria, good structural behavior at the stage of the earthquake plan as well as economical aspects. Discussion topics focused on the comparison of reinforcement plan beam dimension to structural analysis. The purpose of this report is to know and control how the calculation of flexural repetition on the beam structure. For solving this problem a case study is provided that provides theoretical information and analysis. Information in the form of data is processed through computer simulation Program Structure Analysis. Above modeling is made, analyzed to obtain results and discussed for calculation of beam reinforcement dimension ratio. The result of calculation obtained from comparison of reinforcement dimension of portal structure of AS-32 port obtained less amount of reinforcement result of calculation from amount of reinforcement used in field with max comparison value 33%, the difference happened because different assumptions or methods in the calculation analysis.
Pengaruh Pemadatan Campuran Beton Terhadap Kuat Tekan K 175 Wahyudi Wahyudi; Irwan Irwan; Nurmaidah Nurmaidah
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 1, No 1 (2017): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v1i1.372

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui mutu beton yang terbaik dari berbagai proses pemadatan yang akan di coba dengan nilai FAS yang sama dengan mutu beton K-175. Perbandingan mutu beton K-175 menggunakan bahan-bahan seperti semen, kerikil, pasir dan air. Faktor Air Semen (FAS) yang dipakai 0,60 dan bahan-bahan yang akan digunakan berasal dari Kota Binjai ,provinsi Sumatera Utara. Sehingga dalam aplikasi di lapangan perlu diperhatikan proses pemadatan yang tepat dan memberikan kekuatan tekan yang paling maksimal terhadap beton. Proses pemadatan yang akan diuji adalah proses pemadatan dengan cara dituang (tanpa pemadatan), proses pemadatan beton dengan cara di rojok dan proses pemadatan beton dengan meja getar. Benda uji pada penelitian ini adalah slinder beton dengan ukuran Ө15cm dimensi 30cm berjumlah 30 sampel .Setelah pengujian dilakukan, didapat perbandingan kuat tekan yang berbeda pada setiap percobaan maka beton yang tanpa pemadatan mempunyai kuat tekan rata-rata sebesar 9,96N/mm², beton dengan pemadatan dirojok kuat tekan rata-rata 24,18N/mm² dan beton dengan pemadatan dengan meja getar kuat tekan rata-rata 21,97N/mm².pemadatan yang menghasilkan kuat tekan terbaik adalah pemadatan dengan dirojok
Analisa Stabilitas Bendung Gerak Pada Proyek Pembangunan Bendung Sei Padang D.I. Bajayu Tebing Tinggi Sumatera Utara Binsar Maruli Sihaloho; Edy Hermanto; Nurmaidah Nurmaidah
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 3, No 1 (2019): JCEBT Maret
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v3i1.2462

Abstract

Bendung gerak Sei Padang  D.I. Bajayu di bangun pada daerah aliran sungai (DAS) Padang Tebing Tinggi. Bendung ini di desain untuk mengakomodasi kepentingan irigasi ( D.I Paya Lombang 1588 Ha, D.I Langau2000 Ha dan D.I Bajayu 4000 Ha) dan pengendalian Banjir kota Tebing Tinggi. Bendung sei Padang D.I.bajayu harus dirancang dengan struktur yang tahan lama. Sehingga pada perencanaan harus benar-benar dihitung dengan baik agar tidak terjadi kesalahan dalam pembangunan yang mengakibatkan musibah yang lebih parah   akibat perhitungan perencanaan stuktur yang kurang maksimal dan kesalahan- kesalahan pada waktu pelaksanaan pembangunan.Stabilitas bendung juga sangat perlu diperhatikan karena bendung berfungsi untuk menaikkan tinggi muka air. Sasaran yang hendak dicapai adalah penentuan besarnya gaya berat sendiri, teka nan lumpur, tekanan hidrostatis, uplift, tekanan tanah aktif dan gaya gempa yang dipergunakan sebagai acuan untuk memeriksa keamanan bendung terhadap gaya guling dan gaya gelincir. Berdasarkan hasil perhitungan analisis untuk mencapai stabilitas diatas maka faktor keamanan pada saat normal gaya guling adalah1,734 dan faktor keamanan gaya gelincir adalah 2,395. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut maka dapat ditarik kesimpulan bahwa bendung aman terhadap gaya guling dan gaya gelincir dengan mengaju pada persyaratan untuk gaya guling Sfg >1,5 dan syarat untuk gaya gelincir Sfge>1,5.
PENGARUH PENGGUNAAN ABU VULKANIK SEBAGAI BAHAN PENGISI (FILLER) CAMPURAN AC – WC TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL Nurmaidah .
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 2, No 2 DESEMBER (2016): Educational Building
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (995.232 KB) | DOI: 10.24114/eb.v2i2.4392

Abstract

ABSTRAK Karakteristik abu vulkanik ini relatif berbeda dengan debu tanah kering yang biasa dijumpai pada musim kemarau. Abu vulkanik terbentuk dari pembekuan magma yang dierupsikan secara eksplosif. Maka dari itu abu vulkanik bisa menjadi bahan pengisi (filler) dalam campuran aspal AC-WC. Maksud dari penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh pemanfaatan abu vulkanik sebagai bahan pengisi (filler) terhadap nilai uji marshall campuran AC-WC. Pada campuran AC-WC yang biasanya menggunakan filler semen portland, pada penulisan ini filler semen portland akan dibandingkan dengan menggunakan filler abu vulkanik terhadap alat uji marshall dalam campuran AC-WC dengan menggunakan berat jenis agregat yang sama. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dilakukan di laboratorium dengan variasi kadar aspal rencana 5,0%; 5,5%; 6,0%; 6,5%; 7,0%. Sampel yang digunakan berjumlah masing-masing 3 buah pada setiap variasi kadar aspal rencana. Sebelum pembuatan benda uji material agregat dan material aspal harus diuji terlebih dahulu dan pengujian benda uji menggunakan alat uji marshall test. Untuk pembuatan benda uji dapat dilihat dari tabel hasil gradasi agregat gabungan. Tujuan dari pengujian dengan menggunakan alat uji marshall test adalah untuk mencari nilai stability, berat jenis bulk, dan kadar aspal optimumnya. Dari hasil penelitian perbandingan Marshall sisa dari kadar aspal optimum yang berbeda dapat disimpulkan untuk penggunaan semen portland sebagai filler dalam campuran ac-wc lebih baik nilai stabilitasnya dibandingkan dengan abu vulkanik sebagai filler dalam campuran ac-wc 1105 kg berbanding dengan 1095 kg.   Kata Kunci : Abu vulkanik, Aspalt concreate – wearing course, Filler, Karakteristik Marshall, Semen Portland