Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI PENAMBAH AGREGAT KASAR MUTU BETON F’C 17 Mpa TERHADAP KUAT TEKAN BETON Syafiatun siregar; Nurmaidah .
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 2, No 1 JUNI (2016): Educational Building
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.648 KB) | DOI: 10.24114/eb.v2i1.6917

Abstract

Pada pembangunan beton banyak di gunakan umumnya bangunan sipil. Bahan dasar dari beton ialah campuran semen, air, agregat halus dan agregat kasar, sedangakan beton yang     menggunakan tulangan baja disebut beton bertulang. Sesuai perkembangan zaman dengan teknologi yang mendukung mengakibatkan terus bertambahnya jumlah barang bekas dan berbagai macam limbah yang keberadaannya menjadi masalah bagi kehidupan,  salah satunya adalah limbah tempurung kelapa. Tempurung kelapa ini dapat diperoleh di berbagai tempat dan dapat diolah pada industri pabrik seperti obat nyamuk, arang menjadi karbon aktif, pinsil dan lain sebagainya.Penelitian ini tempurung kelapa digunakan sebagai bahan tambahan pada campuran beton  normal. Variasi penambahan tempurung kelapa pada beton  normal  untuk mengetahui kuat tekan beton  yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas beton berupa kuat tekan. Adapun variasi tempurung kelapa   yang digunakan adalah 0%, 10%, 20%, dan 30%.Sehingga hasil kuat tekan beton yang di peroleh dari variasi tersebut adalah 54,72 ton , 28,75 ton , 28,59 ton  dan  22,969 ton.. Kata Kunci : beton, kuat tekan , slump, tempurung kelapa  ABSTRACT On the construction of concrete used in general civil buildings. The basic ingrendient of concrete is a mixture of cement, water, fine aggregate and coarse aggregate, while the concrete using steel reinforcement called reinforced concrete. According to the times with technology that supports resulted in increasing number of second – hand goods and a wide variety of waste whose existence is aproblem for life, one of which waste coconut shell. Coconut shell can be obtained in a variety of place and can be processed in industrial plants such as insect repellent, be carbon activated charcoal, pencil and so forth.This study coconut shell is used as an additive in a mixture of normal concrete. The addition  of coconut shell variation on normal concrete to determine the compressive strenght of concrete is expected to improve the quality of the compressive strenght of the concrete form. As for the variation of coconut shells used were 0%, 10%, 20% and 30%. So rthat the compressive stregth of concrete obtained from the variation is 55.72 tons, 28.75 tons, 28.59 tons and 22.969 tons. Keywords: Integrative Learning Model, Learning Outcomes, foundations Survey and Mapping
STUDI ANALISIS PERILAKU DAYA DUKUNG PONDASI TIANG BOR DENGAN MENGGUNAKAN UJI BEBAN STATIK DAN MODEL TANAH MOHR COULOMB PADA PROYEK PARAGON SQUARE TANGERANG, BANTEN Nurmaidah Nurmaidah
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 3, No 1 JUNI (2017): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1035.92 KB) | DOI: 10.24114/eb.v3i1.7441

Abstract

ABSTRAKDalam menganalisis dan membandingkan besarnya beban maksimum suatu pondasi tiang bor  melalui data Loading Test sudah banyak menggunakan berbagai macam cara, yaitu dengan menggunakan metode empirik maupun dengan menggunakan metode numerik. Metode - metode empirik untuk menganalisis daya dukung dan penurunan (settlement) pondasi tiang bor melalui data Loading test telah banyak dikembangkan, diantaranya adalah metode Davisson, Mazurkiewiecz dan metode Chin. Analisis yang dilakukan pada Proyek Paragon Square ini  yaitu untuk membandingkan besarnya daya dukung dan penurunan (settlement) yang terjadi pada pondasi tiang bor dengan menggunakan beberapa metode empirik dan juga dengan menggunakan metode elemen hingga.Kata Kunci : Bored Pile, Daya Dukung, Penurunan Tiang ABSTRACT In analyzing and camparing the amount of  the maximum load of a bored pile foundation with Loading Test data was using many various ways, by using empirical method and numerical method. Empirical method to analyze carrying capacity and settlement of a bored pile foundation from Loading Test data have been developed such as Davisson method, Mazurkiewiecz method and Chin method. In this paper, a analyze located Paragon Square Project is to campare carrying capacity and settlement in bored pile foundation by using some empirical method and finite element method.Keywords: Bored Pile, Carrying Capacity, Pile Reduction
PELATIHAN PEMBUATAN KAP LAMPU DARI KERTAS BEKAS SEBAGAI UPAYA MENGURANGI LIMBAH PERGURUAN TINGGI Syarifah Muthia Putri; Nurmaidah; Ina Triesna Budiani
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v6i2.1471

Abstract

Universitas Medan Area berkomitmen tinggi dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup melalui keikutsertaan secara aktif pada program Green Metric setiap tahunnya. Hal ini juga didukung oleh seluruh unit yang ada di Universitas Medan Area. Sebagai perguruan tinggi limbah kertas bekas merupakan limbah yang dihasilkan dalam jumlah banyak setiap harinya, sehingga diperlukan suatu kegiatan yang dapat mendaur ulang limbah kertas ini menjadi sebuah produk bermanfaat. Peran program studi terhadap pelaksanaan Green Metric di Universitas Medan Area dapat diwujudkan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan memanfaatkan limbah kertas. Metode Pengabdian Kepada Masyarakat diberikan dengan bimbingan teknis pembuatan kap lampu dari limbah kertas. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam rangka memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup, peran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup, dan wujud nyata masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup melalui pengolahan limbah kertas menjadi produk bermanfaat yang dapat dikomersilkan. Berdasarkan hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini diketahui 71% peserta sangat setuju akan manfaat pengabdian yang dilaksanakan kepada anggota Pengajian Silaturahmi Kelurahan Kenangan Baru.
PENAMBAHAN KAPUR PADA TANAH LEMPUNG UNTUK PERKERASAN JALAN RAYA Nurmaidah Nurmaidah
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 6 No. 2 (2022): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v6i2.7810

Abstract

Lapisan tanah dasar merupakan lapisan paling bawah yang berfungsi untuk meneruskan beban dari lapis perkerasan, tidak selamanyan lapisan tanah dasar mampu berfungsi dengan baik sebagai daya dukung. Kerusakan yang terjadi pada perkerasan sangat beragam,salah satunya diakibatkan oleh kerusakan lapisan tanah dasar.Tanah dasar adalah permukaan tanah asli, permukaan galian atau permukaan tanah timbunan. Tujuan penelituan ini mendapatkan perbandingan antara plastisitas tanah dasar dan nilai CBR tanah asli yang telah distabilisasi menggunakan kapur Ca(OH)₂. Test properties tanah dilaboratorium mencakup : Berat jenis, Kadar air, analisis saringan, Pengujian pemedatan Proctor standard, batas-batas atterberg, dan percobaan Nilai CBR (California Bearing Ratio) laboratorium. Stabilisasi lempung dengan variasi campuran kapur 5%, dan 10%. Hasil yang didapat penurunan dan kenaikan nilai properties akibat stabilisasi menggunakan kapur di atas, pengaruh yang paling dominan akibat stabilisasi dengan kapur yaitu penurunan indeks plastisitas, yaitu dari 10,69% menjadi 5,15% dengan besar penurunan yaitu  5,54%. Nilai CBR Laboratorium juga mengalami kenaikan yang signifikan, yaitu dari 2.69 % menjadi 14.88 % atau naik sebesar 12.19%. Stabilisasi dengan kapur juga mengubah sifat tanah unconfined dalam sistem klasifikasi kuat tekan bebas tanah, yaitu dari 0.20 kg/cm² menjadi 1.47 kg/cm² atau dari jenis very soft menjadi stiff dengan kenaikan sebesar 1.27 kg/cm².
KAJIAN PENGARUH TINGKAT KEKASARAN BAHAN STRUKTUR PONDASI TIANG TERHADAP PENINGKATAN KAPASITAS DUKUNG TANAH Kartika Indah Sari; Nurmaidah Nurmaidah
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 8, No 2 DES (2022): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v8i2 DES.41866

Abstract

Tanah lunak seperti tanah lempung merupakan tanah dengan kadar air tinggi dan daya dukung rendah. Tiang merupakan perkuatan yang dipakai dalam menambah daya dukung tanah untuk memikul beban konstruksi yang akan dibangun di atas tanah. Perkuatan tiang yang digunakan adalah tiang beton, tiang baja dan tiang kayu untuk mengetahui seberapa besar peningkatan kapasitas dukung. Metode perkuatan tanah lunak yang digunakan dalam penelitian adalah metode uji beban untuk mengetahui kapasitas dukung tiang tunggal pada tiang kayu, tiang baja dan tiang beton. Tinggi tiang yang digunakan 35 cm dan diameter 2,5 cm dengan jumlah tiang 4 dimasing-masing tiang. Hasil uji beban membuktikan bahwa kapasitas dukung tiang kekasaran lebih tinggi kapasitas dukungnya dari pada tiang polos. Kekasaran tiang dapat berpengaruh terhadap kapasitas dukung tiang. Perbedaan kekasaran permukaan tiang mempengaruhi tingkat interaksi antar partikel butiran tanah dan tiang, ini berarti lebih besar peningkatan kapasitas tiang kasar atau tiang kekasaran variasi. Kata Kunci: Lempung, Perkuatan, Tiang ABSTRACT Soft soils such as clay are soils with high water content and low bearing capacity. Piles are reinforcement used to increase the carrying capacity of the soil to carry the load of the construction to be built on the ground. Reinforcement of the poles used are concrete poles, steel poles and wooden poles to determine how much the increase in bearing capacity is. The soft soil reinforcement method used in this study is the load test method to determine the bearing capacity of single piles on wooden piles, steel piles and concrete piles. The height of the poles used is 35 cm and the diameter is 2.5 cm with 4 poles in each pole. The load test results prove that the bearing capacity of the rough pile is higher than that of the plain pile. Pile roughness can affect the pile bearing capacity. Differences in pile surface roughness affect the level of interaction between soil particles and piles, this means a greater increase in pile capacity or pile roughness variation. Keywords: Clay, Pile, Reinforcement
Design of Retarding Basin as an Effort to Reduce Flood Syafiatun Siregar; Harun Sitompul; Kinanti Wijaya; Ahmad Andi Solahuddin; Nurmaidah Nurmaidah
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 4 (2023): April
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i4.3392

Abstract

The retarding basin functions as a body of water that is useful for temporarily storing water, namely by giving the opportunity for rainwater to seep into the ground. The concept of the retarding basin is to accommodate the volume of rainwater when the maximum discharge occurs. Medan Johor sub-district is part of 21 sub-districts in Medan City, which is located in the south of the city. Topographically, Medan Johor District has several basin areas that cause the water flow to be concentrated. Another problem is that the drainage channel in the Medan Johor Subdistrict is not functioning properly due to sedimentation from the garbage. When the rainy season arrives, Medan Johor District often experiences flooding. The impact of floods resulted in damage to public facilities and infrastructure, disruption of public services, and the emergence of social impacts in the community. The purpose of this study was to design a retarding basin that serves to hold stagnant water temporarily. The water reservoir will then be channeled to the nearest sewer or river. Based on theoretical studies and analysis based on primary and secondary data, it is necessary to design a retarding basin in the Medan Johor District area to reduce flooding. From the results of the research conducted, it is necessary to design 3 (three) retarding basins in the Medan Johor area.
PEMANFAATAN SOSIAL MEDIA DALAM MEMASARKAN HASIL/PRODUK DESA PATUMBAK I Wan Suryani; Retnawati Siregar; Nurmaidah Nurmaidah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19102

Abstract

Desa Patumbak I, desa ini terletak di Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli Serdang. Kabupaten Deli Serdang merupakan salah satu Kabupaten yang berada di kawasan Pantai Timur Provinsi Sumatera Utara. Ibu kota Kabupaten Deli Serdang terletak di Lubuk Pakam. Bila dilihat dari luas wilayah per Kecamatan berdasarkan jumlah 22 kecamatan, maka dapat dilihat Kecamatan Patumbak mempunyai luas 46,79 km2 (1,87 % dari luas wilayah Kabupaten Deli Serdang), sedangkan kecamatan yang paling kecil wilayahnya adalah Kecamatan Deli Tua dengan luas 9,36 km2 (0,37 % dari luas wilayah Kabupaten Deli Serdang). Pentingnya PKM  ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat Desa Patumbak dalam memasarkan produk dengan memanfaatkan sosial media. Diharapkan dengan memanfaatkan social media jangkauan pasar lebih luas. Tujuan PKM ini ; 1) membantu masyarakat dalam memahami pentingnya branding 2) Membantu masyarakat dalam membuat akun E-commerce 3) Membantu Masyarakat desa Patumbak I dalam memasarkan produk menggunakan social media.
Analisis Sistem Penyangga pada Terowongan Pengelak Proyek Bendungan Lau Simeme Kec. Sibiru-biru Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara Geovano Osvaldo Simbolon; Nurmaidah Nurmaidah
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Arsitektur (JITAS) Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Arsitektur (JITAS)
Publisher : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Arsitektur (JITAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jitas.v2i1.1940

Abstract

This tunnel is an alternative structure used to divert river water during construction of the dam body. Location The tunnel is located in Kuala Deca Village, Civilville District, Deli Serdang District, North Sumatra. Since this tunnel is located under a hill, a buffer system is required within the tunnel for the tunnel to be considered safe. The purpose of this study is to analyze the entrance side stress and calculate the safety factor of the tunnel. Rock mass classification (RMR) is currently used to determine the service life of tunnels. Analysis of the upstream support system "Inlet" shows that at STA 0+ 043.000 the support system used on the upstream side of the tunnel is I conclude that it is bedrock bolts and shotcrete. A geologist gives him an RMR value between RMR 41 and 60. Mathematically, the inlet stress is 11,758 MPa and the maximum stiffness is 41.221,137 MPa/m, so the inlet safety factor is 301,14. 51,50 for roofs and walls. The Lau-Simeme Dam Tunnel is considered safe because the overall tunnel safety factor is 1,5.