Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Didactical Mathematics

Analisis Kesalahan Berdasarkan Kategori Watson dalam Menyelesaikan Permasalahan Persamaan Kuadrat Pada Siswa SMP Rina Mustika; Lessa Roesdiana
Didactical Mathematics Vol. 4 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.05 KB) | DOI: 10.31949/dm.v4i1.2003

Abstract

Siswa kadang kala melakukan kesalahan dalam menyelesaikan persoalan matematika khususnya pada soal cerita, kesalahan tersebut diantaranya kesalahan penggunaan konsep, kesalahan penggunaan operasi matematika, tidak menuliskan kesimpulan akhir dan belum bisa memanipulasi rumus aljabar. Sehingga, kategori Watson menjadi indikator pada penelitian ini dalam menganalisis permasalahan tersebut. Dengan berdasarkan kategori Watson diharapkan mampu mengidentifikasi jenis dan mendeskripsikan kesalahan apa saja yang dilakukan oleh siswa dalam mengerjakan soal bentuk narasi atau cerita pada materi persamaan kuadrat. Siswa kelas IX E SMP Negeri 1 Telukjambe Barat tahun ajaran 2021/2022 menjadi populasi dalam penelitian ini. Peneliti menggunakan instrumen tes sebanyak 3 soal untuk memperoleh data yang diinginkan. Dari penelitian ini diperoleh persentase tertinggi kesalahan yang dilakukan oleh siswa berdasarkan kategori Watson yaitu pada hierarki keterampilan (skill hierarchy problem) sebesar 27,78%. Persentase tertinggi kedua yaitu kesalahan pada data tidak tepat (inappropriate data) sebesar 24,44%. Dan persentase tertinggi ketiga yaitu kesalahan kesimpulan hilang (omitted conclusion) sebesar 17,78%.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas IX SMP Pada Materi Translasi Sania Yulaistin; Lessa Roesdiana
Didactical Mathematics Vol. 4 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.842 KB) | DOI: 10.31949/dm.v4i1.2010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kategori kemampuan pemahaman konsep siswa pada materi translasi. Subjek dalam penelitian adalah 25 orang siswa kelas IX salah satu sekolah di Kabupaten Karawang Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil adopsi soal dari penelitian sebelumnya yang berupa lima buah soal uraian yang sudah divalidasi untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Hasil penelitian ini adalah kategori kemampuan pemahaman konsep matematis siswa didominasi oleh siswa dengan kategori kemampuan pemahaman konsep rendah sebesar 64%, siswa dengan kategori kemampuan pemahaman konsep sedang 28% sedang siswa dengan kemampuan pemahaman konsep tinggi sebesar 8%. Terdiri dari 14 siswa memiliki indikator kemampuan pemahaman konsep matematis menyatakan ulang sebuah konsep dan mengklasifikasikan objek menurut sifatnya, 15 siswa dapat memberikan contoh selain contoh dari konsep dan memilih prosedur yang tepat serta hanya 2 siswa yang memenuhi indikator mengaplikasikan konsep pada pemecahan masalah.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMA dalam Menyelesaikan Soal Cerita SPLTV Lilisantika; Lessa Roesdiana
Didactical Mathematics Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v5i2.5480

Abstract

Dalam pembelajaran, sebagian besar siswa SMA kurang memahami langkah-langkah penyelesaian masalah matematika khususnya pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV). Soal cerita dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah dan penguasaan materi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa saat menyelesaikan soal-soal SPLTV serta mengetahui kesulitan dan faktor yang mempengaruhinya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 96 Jakarta yang berjumlah 59 siswa. Metode pengumpulan data dengan tes kemampuan pemecahan masalah matematis, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis siswa berdasarkan langkah Polya adalah 48,19 dan berada pada kategori cukup baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dibagi menjadi tiga kriteria, yaitu: (1) Siswa dengan kemampuan tinggi dapat memenuhi tiga indikator pemecahan masalah, (2) Siswa dengan kemampuan sedang dapat memenuhi dua indikator. pemecahan masalah, (3) Siswa dengan kemampuan rendah hanya dapat menyelesaikan satu indikator pemecahan masalah. Penyebabnya adalah siswa kesulitan memahami soal, kesulitan  melakukan operasi hitung sehingga tidak dapat menyelesaikan penyelesaian dengan benar, dan tidak terbiasa memeriksa kembali jawaban. Faktor yang mempengaruhi diantaranya kurang aktif dalam proses pembelajaran dan kurang memperhatikan guru ketika menjelaskan.
Analisis Disposisi Matematis Siswa Pada Masa Pembelajaran Luring Setelah Pandemi Covid-19 Hanna Istivarati; Lessa Roesdiana
Didactical Mathematics Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v5i2.5637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis setiap indikator dari disposisi matematis yang dialami oleh siswa selama pembelajaran luring setelah pandemi COVID-19. Metode penelitian dari peneitian ini adalah menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan instrumen non-tes adopsi berupa survei angket penelitian dilakukan kepada siswa-siswi kelas X dan Kelas XII dari SMK Al-Ikhlas Batujaya sebanyak 26 responden. Untuk pengumpulan data, peneliti menggunakan pengisian angket yang dibagikan kepada para responden melalui link Google Form. Untuk pengolahan data peneliti menggunakan penghitungan skala likert dengan menghitung persentase dari setiap indikator disposisi matematis. Dari hasil data penelitian terlihat bahwa disposisi matematis siswa pada masa pembelajaran luring setelah pandemi COVID-19 dinyatakan TINGGI dengan persentase 71,54% untuk indikator “Rasa Percaya Diri”, 62,82% untuk indikator “Rasa Diri Mampu”, 78,85% untuk indikator “Rasa Ingin Tahu”, 75,13% untuk indikator “Rajin dan Tekun”, 75,77% untuk indikator “Fleksibel”, 77,50% untuk indikator “Reflektif”. Serta, rata-rata dari semua indikator disposisi matematis siswa persentasenya sebesar 73,60%.
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMA Pada Materi Turunan Fungsi Aljabar Alifatul Fitria Az Zahra; Lessa Roesdiana
Didactical Mathematics Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v5i2.6273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SMA pada salah satu sekolah di kabupaten Karawang pada materi turunan fungsi aljabar dengan menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI semester genap tahun ajaran 2022/2023 sebanyak 30 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes esai untuk memperoleh data kemampuan berpikir kreatif matematis, dari pemberian tes pada materi turunan fungsi aljabar yang telah divalidasi secara empirik. Untuk melihat kemampuan berpikir kreatif matematis siswa digunakan 4 indikator yaitu 1). Kelancaran (fluency); 2). Keluwesan (flexibility); 3). Keaslian (originality); 4). Keterincian (elaboration). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis presentase dengan bantuan microsoft office excel 2007. Berdasarkan analisis data diperoleh untuk indikator kelancaran (fluency) sebesar 48,3%, keluwesan (flexibility) sebesar 45%, keaslian (originality) sebesar 41,7%, dan keterincian (elaboration) sebesar 41,7%. Setelah dilakukan analisis tersebut peneliti menyimpulkan bahwa tingkat kemampuan berpikir kreatif matematis siswa masuk kedalam kategotri sedang.
Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Ditinjau dari Gender Dimas Bagus Cahyadi; Lessa Roesdiana
Didactical Mathematics Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v5i2.6290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar, gender, dan interaksinya terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK Pratama Mulya Karawang yakni sebanyak 140 siswa, sedangkan sampel berjumlah 60 siswa terdiri atas 30 siswa laki-laki dan 30 siswa perempuan yang dipilih berdasarkan teknik cluster random sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan angket motivasi belajar dan soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji anova dua jalur. Hasil penelitian menunjukan: 1) Terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa; 2) Terdapat pengaruh gender terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa; dan 3) Tidak terdapat interaksi antara faktor motivasi belajar dan gender terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.