Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

NASKAH MIKRAJ SALINAN BUYA TANTUA DI SOLOK SELATAN: ANALISIS ISI Zora, Nofri Dwino; Pramono, Pramono; Meigalia, Eka
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Elektronik Wacana Etnik 11 (2) 2022
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/we.v11.i2.196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isi teks Naskah Mikraj Salinan Buya Tantua yang tersimpan di Solok Selatan, Sumatera Barat, berdasarkan teori nilai keagamaan. Menggunakan metode filologi dengan fokus pada analisis isi, penelitian ini mengidentifikasi dan menginterpretasikan nilai-nilai keagamaan (akhlak, eskatologi, keimanan, dan kesejarahan) yang terkandung dalam kisah perjalanan spiritual Nabi Muhammad Saw sebagaimana tertuang dalam naskah beraksara Jawi tersebut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Naskah Mikraj Salinan Buya Tantua menyajikan narasi Mikraj dengan kekhasan dalam beberapa detailnya. Analisis isi mengungkapkan adanya nilai-nilai akhlak yang menekankan kepemimpinan adil, menjauhi kemaksiatan, kejujuran, dan harmoni sosial. Nilai eskatologis menyinggung konsep surga dan neraka. Nilai keimanan tercermin dalam ajaran tentang tawakal dan keteguhan. Nilai kesejarahan menegaskan peristiwa Mikraj sebagai bagian penting dari sejarah Islam.Implikasi penelitian ini menyoroti pentingnya pelestarian naskah kuno sebagai warisan intelektual, potensi naskah sebagai sumber nilai dalam penguatan moderasi beragama dan toleransi, serta relevansinya sebagai materi pembelajaran agama dan etika. Penelitian ini berkontribusi pada kajian filologi lokal dan pemberdayaan kearifan lokal. Temuan ini menggarisbawahi bahwa naskah-naskah kuno menyimpan nilai-nilai luhur yang masih relevan untuk kehidupan bermasyarakat dan beragama di masa kini.
PENCITRAAN TOKOH IBU DALAM LIRIK LAGU-LAGU MINANGKABAU Putri, Rahmi Livia; Meigalia, Eka; Pramono, Pramono
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Elektronik Wacana Etnik 11 (1) 2022
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/we.v11.i1.188

Abstract

Penelitian ini mengangkat peran seorang ibu dalam lirik lagu. Peran ibu di Minangkabau mengalami perubahan seiring perkembangan zaman, yang tercermin dalam lirik-lirik lagu Minang yang membahas sosok seorang ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan struktur yang terdapat pada lirik lagu Minang yang bertemakan ibu, serta bagaimana pencitraan tokoh ibu disampaikan dalam lirik-lirik tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori struktural dan pencitraan. Data penelitian berupa lirik-lirik lagu Minang yang membahas tentang ibu, diambil dari akun-akun YouTube. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mencari lagu-lagu terkait di YouTube, kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia untuk analisis menggunakan teori struktural. Dalam penelitian ini, ditemukan dua bentuk struktur dalam lirik lagu Minang tentang ibu, yaitu struktur batin dan fisik. Pada aspek diksi, banyak gambaran tentang keadaan yang malang, menderita, dan bukti perjuangan. Permajasan yang sering muncul meliputi metafora, hiperbola, antitesis, personifikasi, alegori, simile, repetisi, dan anafora. Terdapat beberapa pencitraan terhadap tokoh ibu, di antaranya sebagai sosok yang menderita dan malang, dibutuhkan dan pelindung bagi anak-anaknya, pejuang untuk keluarganya, keras dalam mengambil keputusan untuk anaknya, dan berjasa dalam kehidupan seorang anak.Kesimpulannya, lirik-lirik lagu Minang mencerminkan perubahan peran ibu di Minangkabau seiring dengan zaman, dengan struktur yang kaya akan diksi dan pemakaian permajasan yang beragam. Pencitraan tokoh ibu dalam lirik-lirik ini menunjukkan sosok yang menderita, kuat, dan memiliki peran yang penting dalam kehidupan keluarga. Ini merupakan gambaran mendalam tentang bagaimana peran dan pengaruh ibu dalam budaya Minangkabau.
SASTRA LISAN BAGURAU PADA LAMAN FACEBOOK “MALAM BAGURAU MENDUNIA”: SEBUAH DESKRIPSI SINGKAT Izati, Nurul; Meigalia, Eka; Gayatri, Satya; Hidayat, Herry Nur
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Elektronik Wacana Etnik 11 (2) 2022
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/we.v11.i2.195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pertunjukan bagurau yang diselenggarakan oleh komunitas daring “Malam Bagurau Mendunia” di Kota Padang, Sumatera Barat. Bagurau, sebagai genre sastra lisan Minangkabau berupa dialog lelucon dalam bentuk pantun yang diiringi musik tradisional, mengalami adaptasi signifikan melalui pemanfaatan platform media sosial Facebook sebagai wadah utama pertunjukan selama pandemi Covid-19. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan anggota “Malam Bagurau Mendunia” untuk mengumpulkan data mengenai sejarah pembentukan komunitas daring, format pertunjukan, karakteristik penampil dan perlengkapan, serta interaksi dengan khalayak daring dan luring.Hasil penelitian menunjukkan bahwa “Malam Bagurau Mendunia” berhasil menciptakan ruang virtual untuk melestarikan dan mengembangkan tradisi bagurau. Pertunjukan daring ini mempertahankan elemen-elemen tradisional seperti dendang dan pantun, namun mengintegrasikan fitur-fitur media sosial untuk interaksi dengan penonton, termasuk request lagu dan donasi daring. Teks pantun yang disajikan bervariasi dalam tema dan fungsi, menjadi daya tarik utama pertunjukan. Khalayak daring yang luas menunjukkan apresiasi terhadap bagurau dan mendukung keberlangsungan komunitas ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa “Malam Bagurau Mendunia” merupakan contoh sukses adaptasi seni tradisional di era digital, membuka peluang baru untuk pelestarian dan promosi warisan budaya Minangkabau.
PENCITRAAN TOKOH IBU DALAM LIRIK LAGU-LAGU MINANGKABAU Putri, Rahmi Livia; Meigalia, Eka; Pramono, Pramono
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal Elektronik Wacana Etnik 11 (1) 2022
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/we.v11.i1.188

Abstract

Penelitian ini mengangkat peran seorang ibu dalam lirik lagu. Peran ibu di Minangkabau mengalami perubahan seiring perkembangan zaman, yang tercermin dalam lirik-lirik lagu Minang yang membahas sosok seorang ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan struktur yang terdapat pada lirik lagu Minang yang bertemakan ibu, serta bagaimana pencitraan tokoh ibu disampaikan dalam lirik-lirik tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori struktural dan pencitraan. Data penelitian berupa lirik-lirik lagu Minang yang membahas tentang ibu, diambil dari akun-akun YouTube. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mencari lagu-lagu terkait di YouTube, kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia untuk analisis menggunakan teori struktural. Dalam penelitian ini, ditemukan dua bentuk struktur dalam lirik lagu Minang tentang ibu, yaitu struktur batin dan fisik. Pada aspek diksi, banyak gambaran tentang keadaan yang malang, menderita, dan bukti perjuangan. Permajasan yang sering muncul meliputi metafora, hiperbola, antitesis, personifikasi, alegori, simile, repetisi, dan anafora. Terdapat beberapa pencitraan terhadap tokoh ibu, di antaranya sebagai sosok yang menderita dan malang, dibutuhkan dan pelindung bagi anak-anaknya, pejuang untuk keluarganya, keras dalam mengambil keputusan untuk anaknya, dan berjasa dalam kehidupan seorang anak.Kesimpulannya, lirik-lirik lagu Minang mencerminkan perubahan peran ibu di Minangkabau seiring dengan zaman, dengan struktur yang kaya akan diksi dan pemakaian permajasan yang beragam. Pencitraan tokoh ibu dalam lirik-lirik ini menunjukkan sosok yang menderita, kuat, dan memiliki peran yang penting dalam kehidupan keluarga. Ini merupakan gambaran mendalam tentang bagaimana peran dan pengaruh ibu dalam budaya Minangkabau.
SASTRA LISAN BAGURAU PADA LAMAN FACEBOOK “MALAM BAGURAU MENDUNIA”: SEBUAH DESKRIPSI SINGKAT Izati, Nurul; Meigalia, Eka; Gayatri, Satya; Hidayat, Herry Nur
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Elektronik Wacana Etnik 11 (2) 2022
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/we.v11.i2.195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pertunjukan bagurau yang diselenggarakan oleh komunitas daring “Malam Bagurau Mendunia” di Kota Padang, Sumatera Barat. Bagurau, sebagai genre sastra lisan Minangkabau berupa dialog lelucon dalam bentuk pantun yang diiringi musik tradisional, mengalami adaptasi signifikan melalui pemanfaatan platform media sosial Facebook sebagai wadah utama pertunjukan selama pandemi Covid-19. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan anggota “Malam Bagurau Mendunia” untuk mengumpulkan data mengenai sejarah pembentukan komunitas daring, format pertunjukan, karakteristik penampil dan perlengkapan, serta interaksi dengan khalayak daring dan luring.Hasil penelitian menunjukkan bahwa “Malam Bagurau Mendunia” berhasil menciptakan ruang virtual untuk melestarikan dan mengembangkan tradisi bagurau. Pertunjukan daring ini mempertahankan elemen-elemen tradisional seperti dendang dan pantun, namun mengintegrasikan fitur-fitur media sosial untuk interaksi dengan penonton, termasuk request lagu dan donasi daring. Teks pantun yang disajikan bervariasi dalam tema dan fungsi, menjadi daya tarik utama pertunjukan. Khalayak daring yang luas menunjukkan apresiasi terhadap bagurau dan mendukung keberlangsungan komunitas ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa “Malam Bagurau Mendunia” merupakan contoh sukses adaptasi seni tradisional di era digital, membuka peluang baru untuk pelestarian dan promosi warisan budaya Minangkabau.
NASKAH MIKRAJ SALINAN BUYA TANTUA DI SOLOK SELATAN: ANALISIS ISI Zora, Nofri Dwino; Pramono, Pramono; Meigalia, Eka
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Elektronik Wacana Etnik 11 (2) 2022
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/we.v11.i2.196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isi teks Naskah Mikraj Salinan Buya Tantua yang tersimpan di Solok Selatan, Sumatera Barat, berdasarkan teori nilai keagamaan. Menggunakan metode filologi dengan fokus pada analisis isi, penelitian ini mengidentifikasi dan menginterpretasikan nilai-nilai keagamaan (akhlak, eskatologi, keimanan, dan kesejarahan) yang terkandung dalam kisah perjalanan spiritual Nabi Muhammad Saw sebagaimana tertuang dalam naskah beraksara Jawi tersebut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Naskah Mikraj Salinan Buya Tantua menyajikan narasi Mikraj dengan kekhasan dalam beberapa detailnya. Analisis isi mengungkapkan adanya nilai-nilai akhlak yang menekankan kepemimpinan adil, menjauhi kemaksiatan, kejujuran, dan harmoni sosial. Nilai eskatologis menyinggung konsep surga dan neraka. Nilai keimanan tercermin dalam ajaran tentang tawakal dan keteguhan. Nilai kesejarahan menegaskan peristiwa Mikraj sebagai bagian penting dari sejarah Islam.Implikasi penelitian ini menyoroti pentingnya pelestarian naskah kuno sebagai warisan intelektual, potensi naskah sebagai sumber nilai dalam penguatan moderasi beragama dan toleransi, serta relevansinya sebagai materi pembelajaran agama dan etika. Penelitian ini berkontribusi pada kajian filologi lokal dan pemberdayaan kearifan lokal. Temuan ini menggarisbawahi bahwa naskah-naskah kuno menyimpan nilai-nilai luhur yang masih relevan untuk kehidupan bermasyarakat dan beragama di masa kini.
PENAMPIL LINTAS GENDER DALAM SASTRA LISAN MINANGKABAU, RONGGEANG PASAMAN Eka Meigalia; Yerri Satria Putra
Aksara Vol 31, No 1 (2019): AKSARA, Edisi Juni 2019
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v31i1.331.51-64

Abstract

Ronggeang[1] Pasaman merupakan salah satu sastra lisan dari etnis Minangkabau yang berkembang di wilayah Pasaman. Tradisi ini masih hidup dan diapresiasi oleh masyarakat pendukungnya hingga saat ini. Dalam pertunjukannya, ronggeang (penari) dalam tradisi Ronggeang Pasaman ini dilakukan oleh laki-laki yang berdandan sebagaimana seorang perempuan. Namun dialektika antara adat dan agama di Minangkabau secara tidak langsung juga berdampak pada penerimaan masyarakat terhadap kehadiran mereka dalam pertunjukan. Untuk itu, tulisan ini akan memaparkan permasalah yang dihadapi oleh penampil lintas gender dalam tradisi Ronggeang Pasaman berkaitan dengan dialektika antara adat dan agama di Minangkabau.. Dengan melalui proses penelitian yang bermetode etnografis dan kualitatif, data-data untuk tulisan ini diperoleh melalui proses pengamatan, wawancara, serta studi pustaka. Berdasarkan proses tersebut dapat dipahami bahwa kehadiran penampil lintas gender dalam tradisi Ronggeang Pasaman merupakan hasil negosiasi dan adaptasi terhadap perbenturan budaya yang ada, yaitu Jawa dengan Minang. Juga perbenturan antara adat dan syarak yang dianut masyarakat Minangkabau.[1] Penulisan kata ronggeang di sini disesuaikan dengan pelafalan masyarakat Pasaman terhadap tradisi ini yang bagi mereka sendiri berbeda dengan tradisi ronggeng di Jawa.
PENGEMBANGAN MOTIF BATIK BERBASIS ILUMINASI NASKAH KUNO MINANGKABAU DALAM PENINGKATAN USAHA RUMAH BATIK DEWI BUSANA DAN CANTING BUANA Pramono Pramono; Eka Meigalia; Fauzan Misra; M. Yusuf; Rona Almos; Yerri Satria Putra; Bahren Bahren; Nur Ahmad Salman Herbowo
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jhi.v6i1.634

Abstract

The development and utilization of ancient manuscript illumination need to be done. One of them is designing cloth motifs or batik motifs. The activity was carried out from August to December 2022 with partners Canting Buana Kreatif Padang Panjang and Dewi Busana Pesisir Selatan. The method used is counseling and training. The activity was carried out in six stages. First, preparations include administration, preparation of implementation schedules, licensing processes, and guidelines from August 19 to September 30, 2022. Second, clustered discussions to produce exotic narratives of batik motif designs on October 3 and 4, 2022. Third, batik production training is attended by batik artisans and prospective artisans and students from October 5 to 14, 2022 at Canting Buana Kreatif and Dewi Busana. Fourth, batik production from October 14 to 26, 2022. Fifth, digital marketing training on October 31 and November 1, 2022, at Andalas University. Sixth, an exhibition of batik products produced by the participants will be held from November 3 to December 4, 2022, at the Minangkabau Corner, Andalas University. This activity involves the participation of partners and students. 10 (ten) Students are actively involved in this activity. The benefits of this activity are expected to be the formation of a community ecosystem that is aware of the utilization of cultural heritage (ancient manuscripts) for the creative industry. This activity aims to develop and utilize the treasures of cultural heritage in the form of ancient manuscript illumination treasures for the enrichment of Minangkabau batik motif designs. This activity concludes that artisans from both batik houses and partner participants can develop and understand the philosophy of the motifs for developing Minangkabau ancient manuscript illumination.